Bebas & Natural - Persikomet 2021 Home Shirt

Final Liga 3 2021 Zona Lampung lalu menghadirkan AD Sport FC dengan Persikomet Kota Metro. Sayangnya, Persikomet gagal menahan laju sang juara bertahan setelah kalah 0-1 melalui gol penalti Dicky Arya pada menit ke-85. Persikomet Kota Metro pun akhirnya harus puas menjadi runner up Liga 3 2021 Zona Lampung dan gagal melaju ke babak nasional. Ceritajersey akan membahas klub ini lebih jauh melalui artikel di bawah ya.


Klub asal Kota Metro di Lampung ini menjalin kerjasama dengan Elten sebagai apparel partner dalam mengarungi kompetisi 2021. Persikomet menggunakan jersey berwarna orange untuk jersey home mereka di Liga 3. Warna ini melambangkan kehangatan, kenyamanan, keceriaan, dan optimisme. Elten mendesain jersey dengan garis-garis vertikal yang memberikan kesan positif seperti jujur, tegas, cerah, dan cita-cita yang tinggi. Garis vertikal juga memberikan karakter seimbang, megah, dan kuat. Motif abstrak yang ditimpa oleh garis ini mengandung unsur bebas untuk mengekspresikan kesan natural dari tim sehingga Persikomet diharapkan dapat bermain tanpa tekanan.

Logo Elten Apparel di jersey

Elten apparel merupakan apparel asal Lampung, dengan logonya berupa huruf L dan angka 10 yang memiliki mahkota. Kerjasama apparel dengan klub Persikomet dimulai sejak akhir November 2021 lalu dengan teaser kerjasama mereka dengan toko olahraga di Lampung, Putrabaru Sport. Elten menyediakan layanan custom jersey untuk futsal, sepakbola, esports, dll. Selain custom, mereka juga memiliki produk seperti jersey Nothing to Lose untuk futsal yang menjadi salah satu identity productnya.

Material rubber untuk logo klub Persikomet

Klub yang bermarkas di Stadion Tejosari, Metro, ini berdiri pada tahun 1999, hal ini terlihat dari angka 99 yang berada di bagian atas logo klub. Nyala api di depan elemen bola sepak menunjukkan semangat klub untuk bermain dan meraih prestas tertinggi. Tentang kota Metro sendiri, kota ini merupakan kota terbesar kedua di provinsi Lampung dan berjarak sekitar 52 km dari Bandar Lampung. Ada dua versi asal nama Metro, yang pertama berasal dari bahasa Belanda "Meterm", artinya pusat karena Metro berada di tengah-tengah antara Lampung Tengah dan Lampung Timur. Kedua, Metro berasal dari kata Mitro (bahasa Jawa) yang artinya teman, mitra, atau kumpulan. Dikutip dari Wikipedia, pemilihan nama ini dilatarbelakangi dari kolonisasi yang datang dari berbagai daerah di luar wilayah Sumatra yang masuk ke daerah Lampung.

Kerah V-neck dengan variasi

Apparel menggunakan kain drifit milano dengan kombinasi drop needle untuk jersey Persikomet 2021. Warna orange yang dihasilkan merupakan hasil sublimasi printing, terlihat dari sisi dalamnya yang berwarna putih. Tag khas apparel, "One Team, One Dream", tersemat di bagian dalam kerah bersama dengan size label. Elten memilih V-neck dengan variasi kain hitam sebagai model kerah jersey ini.

Strip orange di ujung lengan jersey

Di bagian ujung lengan atau cuffs, terdapat strip orange yang menegaskan identitas warna klub asal Metro ini. Bahan yang digunakan masih sama dengan bagian utama jersey, yaitu kain drifit yang disublimasi.

Logo Putrabaru Sport, bagian dari sponsor utama klub, Putrabaru Group

Putrabaru Sport merupakan nama toko olahraga di Kota Metro, Lampung. Kerjasama klub dengannya memudahkan Persikomet Fans untuk mencari atribut resmi tim, baik jersey, t-shirt hingga produk lain. Jersey ini sendiri dapat diperoleh di Putrabaru Sport dan apparel dengan bandrol sekitar 130ribu, dan jika satu set dengan celana hanya 150ribu rupiah. Harga ini juga sudah termasuk dengan name & numberset. 100% keuntungan dari jersey ini digunakan untuk kebutuhan Persikomet selama persiapan & kompetisi digelar.

Name & Number Set Persikomet 2021

Elten mendevelop font type sendiri untuk jerseynya, dimana untuk musim 2021 lalu mereka menerapkan salah satu kreasinya di name & number jersey Persikomet 2021. Aplikasi NNS ini menggunakan bahan cutting polyflex. Di sisi belakang jersey, tepatnya di atas NNS ini juga terdapat tulisan Elten Apparel selaku apparel partner.

Authentic black tab dari Elten untuk jersey Persikomet 2021

Tab authentic produk dari Elten disematkan di sisi bawah jersey dengan bahan polyflex. Overall jersey ini cukup apik untuk klub yang berlaga di Liga 3. Apparel dapat mendeliver cita-cita dan filosofi bermain klub dengan apik ke dalam jerseynya. Dengan harga yang terjangkau dan kemudahan memperoleh jersey ini, ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey home Persikomet Kota Metro musim 2021. Warna orange yang mencolok cocok dengan nyala api yang dikobarkan oleh klub. Kesan bebas dari motif abstrak di jersey dapat menggambarkan permainan ciamik tim di lapangan hingga babak akhir Liga 3 Zona Lampung. Semoga ke depannya prestasi dari Persikomet semakin baik dan sukses selalu untuk klub serta Elten Apparel.

Share:

Ngadeg Teteg - Review PSIW Wonosobo 2021 Home Shirt

Klub asal Wonosobo ini akhirnya bangkit dan kembali berkompetisi di level senior kompetisi Liga Indonesia setelah selama beberapa tahun absen dan hanya mengikuti kejuaraan junior di Piala Soeratin. PSIW Wonosobo bertanding di Liga 3 2021 Zona Jawa Tengah dan tergabung di grup D bersama lima tim lainnya. Comeback mereka ditandai dengan pengumuman kerjasama mereka dengan apparel Grande di media sosial PSIW untuk mengarungi Liga 3.

Ngadeg Teteg adalah tema yang diusung oleh apparel bersama klub dalam campaign PSIW di musim 2021 ini. Berdiri Bersama & Satukan Tujuan menjadi frasa penyemangat supaya PSIW dapat meraih hasil terbaik dalam kompetisi "debut" mereka di Liga 3. Dalam launching klub pada Oktober 2021 lalu, selain memperkenalkan kembali jersey preseason yang telah digunakan sejak September, klub juga merilis set jersey anyar mereka untuk pertandingan home & away. Warna merah kombinasi hitam dipilih untuk jersey homenya dan warna putih kombinasi biru untuk away. Warna merah untuk jersey ini dipilih untuk menggambarkan semangat serta gairah perjuangan PSIW Wonosobo yang kembali bangkit. Grande menjadi apparel partner mereka untuk musim kompetisi 2021 ini. 

Material promo dari PSIW Wonosobo dan Grande Apparel. Images by: @grande_sportwear

Sama seperti kebanyakan klub Liga 3 lain, jersey PSIW dapat diperoleh di awal musim dengan mekanisme pre order melalui apparel. Harganya cukup terjangkau dan sudah termasuk dalam paket kemasan boxset. 

Video launching jersey PSIW Wonosobo 2021 oleh @grande_sportwear

Isi boxset jersey PSIW Wonosobo 2021

Apparel mengemas jersey PSIW Wonosobo ini dalam sebuah kardus bertuliskan nama klub & tahun kompetisi dalam angka romawi. Tema besar "Ngadeg Teteg" tertulis di atas nama klub, di bawah logo kolaborasi dengan apparel. Sesuai promonya, boxset ini berisi jersey, stiker, masker, dan sertifikat keaslian. Dalam sertifikatnya dituliskan ucapan terima kasih dan harapannya jersey ini dapat menjadi momentum sejarah bangkitnya PSIW di kancah sepakbola Indonesia.

Logo apparel Grande di jersey

Grande merupakan apparel asli Wonosobo, Jawa Tengah. Tahun 2021 ini menjadi tahun ketiga kolaborasi dari Grande & PSIW. Apparel yang berdiri sejak tahun 2015 ini menyediakan layanan custom jersey dan sebelumnya juga telah memiliki pengalaman bekerja sama dengan klub-klub Liga Indonesia, salah satunya Persewar Waropen di musim 2019. Kalian bisa cek review jersey tersebut via artikel ceritajersey sebelumnya. Dibandingkan jersey tersebut, jujur musim 2021 ini terdapat banyak peningkatan kualitas dan material di jersey dari Grande. Logo apparel di jersey PSIW ini misalnya, mereka menggunakan material rubber yang cukup tebal.

Crest klub dari material woven di jersey PSIW

Logo PSIW Wonosobo menggunakan material woven heatpress sehingga bisa dijamin keawetannya. PSIW merupakan singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Wonosobo. Di dalam logo ini terdapat siluet dua gunung: Gunung Sindoro & Gunung Sumbing serta air yang mengalir sebagai simbol dari keindahan alam & kesuburan tanah Wonosobo. Ada tiga bintang di dalam logo ini, yang jujur susah sekali mencari referensi atas hal ini mengapa ada di logo klub. Silahkan komen di kolom komentar di bawah ya jika kalian tahu. PSIW Wonosobo sendiri sudah ada dan menjadi anggota PSSI sejak tahun 1937, yang mana informasi ini diperoleh dari majalah olahraga terbitan tahun yang sama. Namun begitu, masih belum jelas di tanggal berapa klub ini berdiri.

Logo DTF untuk sponsor Vidio di lengan jersey

Klub-klub peserta Liga 3 2021 Zona Jawa Tengah bisa dibilang memiliki desain jersey yang simple & elegan karena salah satunya logo sponsor yang cukup sedikit terpasang di bagian depan jersey mereka. Logo MS Glow terpasang sebagai single sponsor di bagian dada & Pengamat Sepakbola di sisi kiri bahu. Begitupun logo Vidio berada di sisi lengan kiri jersey. Semuanya menggunakan material DTF yang lagi "in" di dunia apparel Indonesia. Material ini terconfirm lebih awet dalam pengaplikasiannya di jersey.

Patch Liga 3 2021

Patch liga bertajuk MS Glow for Men Liga 3 2021 terpasang di sisi lengan kanan jersey. Jersey home PSIW ini menggunakan kain rib berwarna hitam putih di bagian cuffsnya. Dilihat sekilas bagian kain di lengan ini memiliki motif seperti sayap burung.

O-neck yang apik untuk pilihan collar jersey PSIW

Menurut ceritajersey, jersey ini melebihi ekspektasi ketika pertama kali unboxing paket yang diterima. Jujur saja, vibesnya sama seperti saat ceritajersey membeli jersey Semen Padang 2020 dari Ghanior dua tahun lalu. Desainnya bagus, kainnya enak, ukurannya pas. Kerah o-neck yang dipilih oleh apparel membuat jersey ini makin manis, konsisten juga dengan rib hitam-putihnya. Pola raglannya juga nyaman untuk pergerakan lengan. Jersey PSIW 2021 memang menjadi salah satu jersey favorit ceritajersey musim ini.

Potongan raglan jersey PSIW 2021

Nomor punggung 9 untuk Andri "Gepeng" Arianto, striker PSIW Wonosobo

Supaya sama dengan yang digunakan pemain, tentu pilihan NNS tanpa nama menjadi pilihan yang tepat. Ceritajersey memilih menggunakan nomor 9 di jersey home PSIW Wonosobo. Nomor ini digunakan oleh Andri "Gepeng" Arianto. Striker PSIW ini mencetak 4 gol dalam 5 pertandingan yang dijalani oleh klub di Grup D Liga 3 2021 Zona Jawa Tengah. Sayangnya langkah PSIW harus terhenti di fase grup setelah hanya mengumpulkan 6 poin hasil dari 1 kali menang & 3 kali seri sehingga finish di peringkat 4 klasemen akhir.


Jersey klub berjuluk Laskar Kolodete ini menggunakan kain drifit rhabit dan menggunakan kombinasi kain berwarna merah untuk panel-panel utama dan hitam di sisi kiri & kanan sebagai ventilasi. Karena kain dasarnya berwarna merah & bukan dari sublimasi, tentu jersey ini lebih optimal secara warnanya. Apparel menambahkan black tab woven di bagian bawah jersey ini untuk keaslian produknya.

Cuma satu yang kurang dari jersey ini: frasa "Ngadeg Teteg" di sisi kanan bawah jersey yang menghilang di produk akhirnya. Berbeda dengan yang disajikan dalam promotional video serta foto ketika jersey dilaunching, jersey yang diterima pembeli & yang dikenakan pemain saat bertanding tidak memiliki frasa ini di bagian yang seharusnya karena adanya ketentuan dari regulasi sponsor yang tidak memperbolehkan. Namun begitu, overall jersey ini @ceritajersey nilai 4,5 dari 5. Improvement apik dari Grande, warna & desain yang bold, serta kualitas yang melebihi bandrol produk menjadi faktor apiknya jersey ini. Salah satu jersey Liga 3 yang recommended untuk kalian punya.

Share:

Fight For Blue, Fight For It - Review PSIS Semarang 2021 Home Shirt

To continue the journey that will never end.
Unity is what makes us strong.
Unity is all that matters.
Support each other with full of pride.
Play the game with no fear, from the Ligina V to the present.
We must always stand together.
Believe in everything that will come, to the day we stand tall as champs again.
In Jatidiri, every great step is what we take.
In Jatidiri, we must fight for everything.
In Jatidiri, our dreams will happen.


Kalimat-kalimat pembuka di atas disampaikan Riors dalam peluncuran jersey home anyar PSIS Semarang untuk musim kompetisi 2021/2022. Fight for Blue menjadi tema besar klub untuk mereplikasi semangat juara di Liga Indonesia V dan harapannya Mahesa Jenar juga meraih hasil terbaik di Liga 1 2021/2022. Di tahun kelima kerjasama dengan apparel asal Tangerang ini, PSIS Semarang meluncurkan 3 set jersey home-away-third yang seluruhnya berdesain simpel namun mengena, utamanya mengusung kultur dan sejarah panjang kota Semarang. Riors juga menggunakan chasis serta teknologi hasil development sendiri, yang mereka sebut Movecularknit Technology, untuk menunjang performa atlit/pemain melalui jersey yang digunakan. Di artikel ceritajersey ini, kita akan bahas jersey home PSIS Semarang di spek tertingginya: player version.

Promotional video launching jersey home PSIS Semarang oleh Riors

Promotional images by @riors.id

Jersey PSIS Semarang bisa diperoleh melalui apparel Riors atau official store klub di PSIS Store. Ada tiga spesifikasi utama yang dirilis awal: player, stadium, dan supporter version. Belakangan terdapat satu versi lagi: fans version, yang dijual melalui mekanisme pre order hanya di PSIS Store. Harga dari keempat jenis jersey ini juga cukup bervariasi, dari 200ribu di level fans hingga 1 juta untuk player version (tanpa sponsor).

Logo Riors berupa screen print di jersey player version

Riors telah memasuki tahun kelima kerjasama dengan Mahesa Jenar. Dari tahun ke tahun, semakin terlihat improvement dari apparel ini. Tahun 2016-2017 kita mengenal mereka saat mulai mensponsori PSIS Semarang, Bhayangkara FC, Persip Pekalongan, hingga Barito Putera dengan menggunakan nama Vision of Superior. Di tahun 2018, setelah sempat mengubah namanya menjadi Super10r, apparel asal Tangerang ini bertransformasi menjadi Riors hingga sekarang. Berbagai inovasi dibuat oleh Riors, dari teknologi IOR Dry untuk jersey, development chassis pattern, hingga yang terbaru movecularknit yang diterapkan di jersey player untuk PSIS Semarang. 

Crest klub di jersey player issue menggunakan material 3D screen print

Bahan logo PSIS Semarang di jersey versi pemain ini sama dengan versi supporternya: 3D Screen print. Hal ini berbeda dengan jersey Stadium versionnya yang menggunakan 3D Medallion transfer, sama seperti jersey musim-musim sebelumnya. Untuk jersey player memang lebih awet menggunakan material screen print ini dibandingkan bahan 3D TPU yang rentan lepas dalam pemakaiannya. Material screen print juga memiliki berat lebih ringan untuk diaplikasikan di jersey. 

Rangkaian logo sponsor di panel depan jersey PSIS Semarang

Pemasangan sponsor menjadi opsi untuk para pembeli jersey PSIS karena default yang ditawarkan oleh apparel adalah jersey sponsorless. Biaya pemasangan sponsornya sendiri sekitar 150ribu.

Bagian kerah jersey kandang PSIS Semarang 2021

Model kerah unik yang digunakan di jersey ini sekilas mengingatkan kita dengan jersey teamwear Teamgeist dari Adidas yang populer di 2006, walaupun tentu saja hal ini cukup berbeda dengan Riors. Termasuk dalam develop chasis teranyarnya, model yang sama juga diterapkan di jersey away PSIS. Pola raglan ini juga memudahkan atlit dalam pergerakan lengannya. Jargon klub musim ini, Fight for Blue tertulis di bagian dalam kerah. Apparel menjelaskan jargon ini dalam video pendek epik di bawah:

Promotional video tentang Fight For Blue oleh Riors

Angka 1932, tahun lahir PSIS Semarang

Tahun lahir PSIS tertulis di bagian belakang jersey ini tepatnya di bawah kerah dengan angka 1932 berwarna gold. Klub asal Semarang ini lahir pada 18 Mei 1932, walaupun cikal bakal klub mungkin sudah ada sejak 4 tahun sebelumnya, menurut buku yang baru-baru ini dirilis mengenai "Dinamika Sepak Bola di Semarang dari VIS sampai PSIS (1930-1942)".

Nameset Pratama Arhan untuk jersey home PSIS Semarang 2021

Tambahan nameset pemain di jersey PSIS Semarang 2021 memakan biaya sekitar 135ribu rupiah. Apparel menggunakan material screen print waterbased sehingga bertekstur cukup tipis dan handfeelnya soft setelah dipress di kain.

Ceritajersey memasang nama Pratama Arhan dengan nomor punggung 11 setelah melihat performa sang bek kiri ini di Liga Indonesia dan tim nasional dalam turnamen AFF Cup. Pemain kelahiran Blora, 21 Desember 2001 ini mengawali karir di SSB Putra Mustika & SSB Terang Bangsa sebelum bergabung dengan PSIS Semarang di musim 2018. Penampilan gemilangnya dalam Piala Menpora 2021 lalu membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Muda terbaik di akhir turnamen. Arhan juga dikenal memiliki lemparan ke dalam yang jauh serta tendangan keras dari luar kotak penalti yang berujung gol.

Elastic knit di panel samping jersey

Riors memperkenalkan teknologi barunya untuk kain produksi mereka: movecularknit yang terbuat dari 95% recycled polyester dan 5% elastane polyester. Material ini didevelop sendiri oleh RITS (Riors Innovation Team) dan diklaim dapat bekerja tiga kali lebih baik daripada polyester biasa. Keunggulan ini mereka sebut sebagai Threefold Function. Untuk keunggulan pertama: 3D Knit Pattern for Game, pola jahitan dari movecular ini dikembangkan dan ditempatkan sesuai struktur anatomi pada tubuh atlet. Ada tiga jenis pola jahitan yang masing-masing memiliki fungsi, sehingga diklaim teknologi movecular ini tiga kali lebih baik dibandingkan kain jenis lain dalam menyerap, menyebar, dan melepaskan molekul keringat dari kain ke udara.

Keunggulan kedua: Heat Breaker, fitur ini menjadi sistem sirkulasi udara yang digunakan dalam movecular knit, yang mana semakin pemain/atlit aktif bergerak maka semakin banyak sirkulasi udara panas di tubuh yang dilepas melalui pori-pori di kain.

Keunggulan ketiga dalam Threefold Function adalah Muscularstrain, dimana kombinasi dari jahitan ganda atas benang elasis dan non elastisnya menghasikan kain yang lebih kuat serta awet yang akhirnya mendukung performa dari pemain/atlit.

Perbedaan jersey player issue ini sendiri dengan stadium version selain dari chassis & bahan yang digunakan adalah fitting, dimana jersey versi pemain menggunakan fitting slimfit sementara stadium version menggunakan standar fitting Asia.

Sisi dalam jersey kandang PSIS Semarang 2021 player version

Komparasi spesifikasi jersey PSIS Semarang 2021 versi player, stadium, dan supporter

Authentic tab dari Riors untuk jersey PSIS Semarang

Hangtag untuk produk-produk Riors

Well... Harga satu juta rupiah untuk sebuah jersey klub di Liga Indonesia (jersey saja, tanpa sponsor dan nameset) memang bukan harga yang umum. Diferensiasi tipe jersey seperti player issue, stadium/P2R, supporter atau fans version mungkin bisa jadi jembatan untuk memfasilitasi berbagai level penikmat jersey/pendukung klub yang ingin memiliki jersey PSIS Semarang. Riors membawa jersey ini ke level yang berbeda dibanding jersey dari apparel lokal lain. Desainnya yang simple disertai dengan inovasi dalam teknologi dan story telling yang kuat dari Riors serta klub layak menempatkan jersey ini menjadi salah satu kandidat kuat jersey terbaik musim 2021/2022 ini. Ceritajersey sendiri memberikan nilai 5 dari 5 untuk jersey home PSIS Semarang musim 2021/2022, terlepas dari harga versi playernya yang cukup mahal. Namun begitu, opsi yang lebih terjangkau untuk versi stadium atau suporter bisa menjadi alternatif yang lebih baik untuk dipilih.
Share:

PSBI Blitar 2021 Home Shirt - Released for Liga 3 Zona Jawa Timur

Setelah sebelumnya kita membahas jersey PSBI Blitar yang dirilis oleh klub untuk kebutuhan merchandising di PSBI Zone, di artikel ini kita akan bahas jersey mereka yang digunakan dalam kompetisi Liga 3 2021 Zona Jawa Timur. Seperti diketahui, PSBI Blitar kembali berlaga di Liga 3 setelah absen sejak musim 2019. Di musim 2021 ini, mereka bergabung di grup A bersama Persedikab, Persekam Metro, PSID Jombang, dan Persem Mojokerto. Sayangnya, dalam empat laga yang dijalani PSBI meraih hasil 3 kali imbang dan sekali kekalahan sehingga harus puas berada di posisi juru kunci klasemen akhir dengan poin 3.

Jersey home & away PSBI Blitar untuk Liga 3 2021

R2J, selaku apparel yang ditunjuk oleh Asprov Jatim (follow up dari kerjasama dengan Equinoc), mengumumkan beberapa klub yang bekerja sama dengan mereka di Liga 3 Zona Jawa Timur musim 2021: selain PSBI, ada Persikapro, Persipro Probolinggo dan PSIL Lumajang. Informasi ini disampaikan pada 16 Oktober 2021 lalu di media sosial owner apparel.

Ada 2 jenis jersey PSBI yang dirilis, home & away dengan masing-masing variasi warna merah (home player) & hitam (home kiper) dan biru (away player) dan orange (away kiper). R2J merilis jersey player PSBI ke publik dengan dua grade: top & mid dengan spesifikasi detail masing-masing berbeda walaupun menggunakan bahan kain yang sama.

Promotional images dari @r2j.jersey

Jersey versi top grade dijual dalam kemasan box, yang sayangnya memang hanya berfungsi sebagai kemasan sehingga cukup rapuh dan rusak ketika paket diterima. Baik versi top maupun mid memiliki sertifikat keaslian jersey dengan stiker hologram authentic product. Apparel membuka sesi pre order jersey ini hanya selama 10 hari di November 2021 & memulai sesi pengiriman produknya di akhir bulan yang sama.

Kemasan box & sertifikat keaslian jersey dari apparel

Logo apparel R2J

R2J merupakan apparel asal Jember, dengan namanya berasal dari singkatan Rivalda Romadhona Javamici. Berdiri sejak 2018, R2J menyediakan produk & layanan custom jersey untuk sepakbola dan futsal. Tahun 2021 ini menjadi debut mereka di Liga Indonesia. Logo mereka terpasang di bagian depan jersey dengan perbedaan bahan antara top & mid grade. Di top grade, seluruh logo (baik apparel maupun sponsor utama ) menggunakan bahan HQ Polyflex PVC sementara di mid grade berupa sublimasi print.

Logo PSBI Blitar

Logo klub di jersey versi top grade menggunakan material 3D TPU. Seperti yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya, logo PSBI yang berwarna merah putih merepresentasikan bendera negara Indonesia dan kepemilikan klub oleh warga pribumi saat didirikan. 

Patch Liga 3 2021

Di lengan kanan jersey terpasang patch Liga 3 yang eksklusif hanya digunakan di Pulau Jawa karena ada title sponsor MS Glow for Men. Hal ini tak lepas dari perikatan sponsor PSSI Asprov di seluruh provinsi di Jawa dengan brand kosmetik asal Jawa Timur ini. Pihak sponsor menyebutkan dukungan ini dilakukan untuk menjadikan Liga 3 lebih semarak sehingga dapat meningkatkan motivasi seluruh pemain muda yang ada di klub-klub peserta kompetisi. Selain MS Glow for Men, Liga 3 Jawa juga menggaet Vidio, Rans Entertainment, dan Equinoc. Banyaknya sponsor yang masuk ke Liga 3 Jawa juga berawal dari komunikasi antar Asprov yang berkeinginan sama untuk memajukan pesepakbolaan di daerah.

Aksen garis di persendian bahu jersey

Sekilas kita melihat model jersey home PSBI Blitar ini seperti Arsenal di musim 2018/2019 saat bersama Puma dengan warna merah-putih dengan aksen garis-garis tipis di bagian lengan. Jersey PSBI sendiri meski sama-sama berpola raglan, aksen garis tipis ini berada persis di persendian bahu dengan lengan. Garis ini btw bukan sublim ya, tapi lebih seperti gesut di kain, sehingga memberikan efek timbul. Jersey mid gradenya pun menerapkan hal yang sama, walaupun patch-patch lainnya sublimasi. Template jersey yang sama (ada aksen garis di persendian) ternyata juga diterapkan di jersey klub partner R2J yang lain seperti PSIL dan Persipro.

Logo sponsor yang terpasang di bagian depan jersey merupakan putusan dari asosiasi

Model kerah jersey home PSBI Blitar 

Bagian depan jersey home memiliki motif seperti kontur tanah atau topografi, sementara untuk away menggunakan motif abstrak disertai dengan tulisan PSBI Singolodro ala airbrush. Dalam caption promotional images dari apparel disebutkan bahwa desain jersey home berasal dari PSBI langsung. Untuk motif jersey away, gaya yang sama juga diterapkan di dua klub lain (PSIL & Persipro) oleh R2J. Kedua motif ini disublimasi printing di kain jersey tampak dari sisi dalamnya yang berwarna putih. Sesuai ketentuan sponsorship di Liga 3 Zona Jawa Timur 2021, terdapat logo MS Glow for Men, Fresco, dan Mr. Cuanisasi serta Pengamat Sepakbola di bagian depan jersey. Di lengan kiri terdapat tambahan logo sponsor Vidio. Harus diakui, kerjasama Liga 3 Jawa dengan Vidio ini membuat exposure Liga 3 meningkat di kalangan penggemar bola Indonesia. Untuk penggemar PSBI seperti @ceritajersey yang cukup lama tidak menonton langsung tim berlaga pun sangat bersyukur akhirnya ada tayangan langsung pertandingan terkait.

Sisi belakang kerah jersey PSBI, sama seperti Persija (Menpora Cup) & Persib (2021)

R2J, meski baru ini terjun di Liga Indonesia, tidak menahan diri untuk memberikan yang terbaik di jersey para peserta. Pola-pola yang digunakan tergolong bukan hal yang sering diterapkan di jersey lokal, seperti model kerah (sama seperti Liverpool, Persija & Persib yang pernah dibahas dulu) dan penggunaan mesh di sisi belakang bawah kerah untuk jembatan panel kiri & kanan. R2J juga memasang mesh di kiri-kanan untuk menjaga sirkulasi udara ketika jersey dikenakan.

Motif topografi di jersey home PSBI Blitar 2021

@ceritajersey memilih memasang nomor punggung 7 untuk jersey homenya, nomor yang dikenakan pemain muda PSBI Blitar: Hengky Kurniawan. Berposisi sebagai striker,  pemain yang lahir di tanggal 31 Oktober ini tampil ciamik  dengan mencetak sejumlah gol dalam laga-laga pra musim PSBI sebelum Liga 3 dimulai. Hengky juga mencetak gol penyama kedudukan dalam babak penyisihan grup ketika PSBI Blitar menghadapi Persem Mojokerto sehingga pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Bagian dalam jersey PSBI Blitar

Kedua jenis jersey (top maupun mid) menggunakan kain drifit smash dengan teknologi yang sama: anti UV, anti odor, lightweight, dan quick dry. Seluruh bagian jersey ini, dari panel body, mesh, maupun ribnya berasal dari 100% polyester. Petunjuk perawatan jersey ini disertakan dalam washing tag yang berada di sisi dalam jersey. Di sisi lain, untuk nomor punggung di jersey top grade menggunakan material polyflex dan untuk mid grade nomor punggung langsung disublimasi printing di kain. Sayangnya jersey yang dijual oleh apparel tidak mengikutsertakan logo sponsor di sisi belakang jersey PSBI: De Karanganjar Koffie dan Lapis Kukus Balitar.

Untuk versi top grade, apparel memberikan black tab authentic dari woven yang dibordir di ujung bawah jersey, bersama dengan tambahan tag bertuliskan "PSBI" di sisi sebelah kiri. Simpel namun detail yang patut dipuji. Di dalam black tab tertulis frasa andalan apparel, "Gunakan dengan Bangga".

Authentic black tab jersey top grade PSBI Blitar

Tag PSBI di sisi kiri jersey

Di tahun kedua Equinoc menjadi pendukung Liga 3, sepertinya kualitas produksi jersey klub peserta semakin meningkat. Harus diakui, jersey PSBI yang digunakan untuk kompetisi Liga 3 2021 ini melebihi ekspektasi, setidaknya untuk versi yang dijual (top grade). Seperti yang pernah dijelaskan di channel youtube Ceritajersey bisa jadi jersey yang digunakan pemain saat bertanding (match issue/player issue) seluruhnya full sublimasi. Namun desain & pattern jersey yang digunakan R2J untuk PSBI Blitar ini cukup apik, at least dibandingkan dengan jersey salah satu peserta Liga 1 2021 pun masih lebih baik jersey PSBI ini. Ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey home PSBI Blitar 2021 versi Liga 3. Ada dua jersey yang dibeli dengan versi berbeda: home - top grade dan away - mid grade. Keduanya dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau dengan kualitas yang sepadan. Terlepas dari polemik jersey yang ada di klub, produk-produk apparel lokal ini (baik dari Blitar maupun Jember untuk PSBI) tetap harus kita apresiasi. Semoga di masa yang akan datang koordinasi antar pihak menjadi lebih baik lagi dan prestasi PSBI Blitar juga meningkat. Ora PSBI ora!

Share:

PSBI Blitar 2021 Home Shirt - Released by PSBI Zone

PSBI Blitar meluncurkan jersey yang dipersiapkan untuk musim kompetisi 2021 ini pada akhir Oktober tahun lalu. Bekerjasama dengan apparel lokal Amerygo, PSBI meluncurkan varian jersey home, away, dan third yang seluruhnya bisa diperoleh di PSBI Zone dengan kemasan boxset eksklusif.

Liga 3 Zona Jawa Timur 2021 dimulai sejak awal November dengan PSBI Blitar tergabung di grup A bersama tuan rumah Persedikab Kediri, Persekam Metro Malang, Persem Mojokerto, dan PSID Jombang. PSBI Blitar yang kembali berkompetisi setelah vakum sejak dua tahun lalu, berusaha membangun tim dengan mengontrak pemain & pelatih baru, koordinasi dengan suporter, mengikat sponsor-sponsor, dan merilis official store untuk membantu finansial tim. 


Jersey yang dirilis oleh klub ini tidak digunakan dalam kompetisi resmi Liga 3 Zona Jawa Timur 2021, dimana asosiasi (PSSI Jatim) sebelumnya telah mengikat kerjasama dengan Equinoc, asosiasi yang mewadahi produsen perlengkapan olahraga level UKM di Indonesia. Kerjasama ini sebelumnya hanya di zona Jawa Timur (2019) kemudian meningkat menjadi seluruh provinsi di Pulau Jawa pada 2021. Untuk jersey yang dikenakan PSBI Blitar dalam Liga 3 lalu akhirnya disupport oleh R2J untuk memenuhi regulasi terkait sponsor.

Jersey home versi rilisan klub ini berwarna sesuai identitas PSBI Blitar: merah & putih. Apparel juga menambahkan gradasi warna hitam ke arah sisi bawah jersey. Logo sponsor yang ditampilkan di jersey ini seluruhnya merupakan partner klub yang telah diperkenalkan sejak awal musim. De Karanganjar & Graha Bangunan kembali mensupport PSBI sama seperti musim-musim sebelumnya. Dua logo mereka terpampang besar di bagian depan jersey ini.

Promotional video dari PSBI Blitar (@psbi_blitar1928) untuk jersey home 2021

Boxset jersey home PSBI Blitar rilisan PSBI Zone untuk musim 2021

Klub merilis jersey ini dalam kemasan boxset dengan harga cukup terjangkau: sekitar 250ribu di awal peluncuran. Tekad "PSBI Bangkit" untuk mengembalikan nama besar klub di dalam & luar lapangan tertulis tegas di sertifikat keaslian produk. Uniknya, tanda tangan yang dibubuhkan oleh Ketua Umum PSBI Blitar, Bapak Herry Noegroho, di sertifikat ini merupakan asli goresan pena, bukan print seperti yang biasanya kita lihat di sertifikat keaslian klub lain. Dari sini kita bisa lihat salah satu bentuk keseriusan klub dengan tekad bangkitnya.

Logo flock Amerygo di jersey PSBI

Amerygo.co diumumkan sebagai apparel partner klub sejak 17 Oktober 2021. Klub menggandeng apparel lokal untuk ikut serta mengembangkan potensi yang ada di Blitar Raya sesuai dengan tujuan awal. Kebutuhan team & store akan dipenuhi oleh Amerygo.co selama setahun ke depan sejak kontrak ditandatangani. Logo mereka di jersey ini terbuat dari material flock/velvet.

Logo PSBI Blitar di jersey rilisan store

Sejauh ini diketahui bahwa PSBI Blitar berdiri sejak 8 Desember 1928 dengan namanya merupakan singkatan dari Persatuan Sepakbola Bangsa Indonesia. Warna merah & putih yang ada di logo mencerminkan bendera negara Indonesia dan menunjukkan bahwa klub ini merupakan milik pribumi saat didirikan dulu. Setelah era Bung Karno, PSBI kemudian dibawa ke Blitar dan bermarkas di kota kelahiran proklamator tersebut. Sejak terdegradasi dari Liga 2 di akhir musim 2017, sampai saat ini PSBI masih berkompetisi di Liga 3.

Sublimasi logo PSBI Fan Shop di bagian depan jersey

Sponsor lain yang ada di jersey PSBI adalah PFS atau PSBI Fan Shop. PFS merupakan unit penjualan merchandise dan produk resmi dari kelompok suporter PSBI, Freedom Gate, yang menjual berbagai pernak pernik suporter klub. Tagline mereka, "Belajar Menghidupi Tim" diterapkan secara nyata dengan kontribusi positif ke PSBI Blitar setiap musimnya. Logo mereka bersama logo sponsor lain diaplikasikan dengan sublimasi printing di jersey klub.

Di bagian belakang bawah, terdapat logo sublimasi sponsor Radar Blitar, bagian dari Jawa Pos Group

Kerah & size label jersey PSBI Blitar, bertuliskan "Bhumi Laya Ika Tantra Adi Raja"

Jersey ini menggunakan model kerah V-neck dengan kombinasi warna merah & putih. Di size labelnya tertera tulisan "Bhumi Laya Ika Tantra Adi Raja" yang merupakan kepanjangan dari Blitar. Arti dari kalimat ini adalah bumi tempat pusara raja-raja agung. Memang di Blitar terdapat beberapa makam tokoh jaman kerajaan seperti Raden Wijaya (pendiri Majapahit), Ranggawuni, Anusapati, bahkan Bung Karno pun dimakamkan di Blitar.

Tekstur kain drifit airwalk yang digunakan di jersey PSBI 2021

Meski bermain di Liga 3, kualitas jersey PSBI Blitar bisa dibilang selevel dengan klub Liga 1. Jenis bahan yang digunakan apparel merupakan polyester drifit dengan kain airwalk sehingga memiliki motif unik di bagian depan. Kita tahu Arema FC dengan SEA Apparel dan PSCS Cilacap (Liga 2) dengan apparel Artland juga menggunakan jenis kain yang sama untuk jersey mereka di musim 2020 lalu. Apparel menyebut aplikasi kain ini sebagai Amerygo Aeromesh.

Bagian dalam kain, terlihat warna jersey yang dihasilkan seluruhnya merupakan sublimasi printing

Authentic tab dari Amerygo, apparel jersey PSBI Blitar rilisan store

Tab autentik jersey ini berupa kain yang dijahit, berlogo Amerygo made in Blitar. Overall secara keseluruhan jersey ini cukup apik & muatan lokal Blitarnya terasa via sentuhan apparel. Sayang sekali jersey ini tidak sempat digunakan di kompetisi resmi. Semoga di musim berikutnya, rilisan resmi klub & koordinasi dengan pihak penyelenggara dapat ditingkatkan supaya jersey official tim bisa digunakan di pertandingan resmi kompetisi. Yang lebih penting lagi, teman-teman juga diharapkan tetap mendukung klub dengan support membeli produk-produk original dari PSBI Blitar via store klub.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels