Showing posts with label PSPS Riau. Show all posts
Showing posts with label PSPS Riau. Show all posts

The Legendary Stripes - Review PSPS 2021 Home Shirt

"Tuah sakti hamba negeri
Esa hilang dua terbilang
Patah tumbuh hilang berganti
Takkan melayu hilang di bumi"


Takkan Melayu Hilang Di Bumi, kembali menjadi tema besar dari set jersey PSPS Riau di musim 2021 lalu. Kalimat petuah dari pahlawan legendaris Melayu, Laksamana Hang Tuah, ini tertulis di ujung kanan bawah setiap jersey home, away, dan third dari PSPS Riau. Implementasi tema ini selaras dengan sentuhan Melayu yang nampak di ujung lengan jersey home PSPS Riau, berupa bendera kebesaran hijau-kuning-merah serta ikon pucuk rebung di sisi belakang jersey. Pucuk Rebung menyimbolkan kekuatan yang terpancar dari dalam.

Masuknya Norizam Tukiman sebagai owner baru PSPS Riau membawa perubahan dalam pengelolaan klub, termasuk kerjasama anyar dengan brand apparel yang dikelola Norizam, 93 Sports. Sejauh ini 93 Sports juga menjadi apparel klub Norizam lain yang berlaga di Liga Premier Malaysia, TRW Kelantan FC.

93 Sports masuk sebagai apparel baru PSPS Riau di musim 2021 lalu

Crest PSPS Riau, setia dengan woven heat press

Kembali tentang jersey home klub, motif strip biru-putih yang terakhir dikenakan PSPS Riau di musim 2013 hadir kembali dengan gaya baru di desain 2021 ini. Jika kita perhatikan di detil dalam tiap garis vertikal biru atau putih, ada lima garis di lagi di bagian dalamnya yang mana ini mewakili tahun kelahiran PSPS Riau (1955). Berkat strip biru-putih ini seragam kandang klub juga disebut sebagai The Legendary Stripes.

Sony Andrio, kembali berperan dalam desain jersey PSPS Riau. Tahun 2021 lalu merupakan tahun kelimanya berkontribusi di jersey klub asal kota Pekanbaru ini. Kemenangannya dalam sayembara jersey tahun 2017 lalu membuka serangkaian kisah manis dan sejarah untuk jersey PSPS Riau sejak bekerja sama dengan apparel Classico, Kelme, Curva, hingga 93 Sports.

Corak bendera kebesaran Melayu di ujung lengan jersey home

Ikon Pucuk Rebung diposisikan di atas nameset pemain

Tema besar jersey PSPS Riau 2022: Takkan Melayu Hilang di Bumi

Sisi dalam jersey home PSPS Riau 2021

Jersey home PSPS Riau 2021 memiliki kombinasi potongan kain yang unik di sisi depannya. Meski sisi depan menggunakan motif strip putih-biru, tidak demikian dengan bagian belakangnya. Warna full biru dipilih di sisi ini untuk mengakomodir jika ada potensi logo baru sponsor masuk ke dalam jersey. Tapi positifnya, warna ini cocok dengan pilihan warna NNS yang berwarna merah dengan outline putih.

Pori-pori pada kain polyester yang digunakan di panel belakang jersey ini cukup lebar dibandingkan kain drifit biasa sehingga memberikan kenyamanan lebih baik untuk penggunanya. Begitupun varian lubang di sisi samping yang berfungsi sama sebagai ventilasi jersey. Jersey ini menggunakan premium drifit untuk material fabricnya, sementara untuk sponsor sudah menggunakan bahan DTF.

Authentic tab untuk keaslian produk PSPS Riau

Tahun perdana kerjasama 93 Sports dengan PSPS Riau berhasil memberikan throwback manis bagi jersey kebanggaan Askar Bertuah, meski belum mampu membawa klub kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia seperti harapan yang disematkan dalam jersey ini. PSPS Riau harus puas finish di peringkat 3 grup A Liga 2 2021 di bawah Sriwijaya FC dan PSMS Medan.

Ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey home PSPS Riau 2021 ini. Konsistensi tema dari tahun sebelumnya & desain yang merupakan tribute untuk kiprah PSPS Riau tahun 2013 lalu menjadi hal manis yang bisa dikulik ceritanya dsri jersey ini. Nilai plus juga untuk PSPS Riau store yang debut di musim 2021 untuk distribusi merchandise resmi klub. Semoga pengelolaan yang baik ini menjadi nilai positif yang terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh klub.

Hang tag official merchandise dari PSPS Riau Store


Share:

Takkan Melayu Hilang Di Bumi - PSPS Riau Home Shirt 2020

15 Maret 2020 lalu, bertepatan dengan matchday 1 Liga 2 2020, PSPS Riau meluncurkan jersey anyarnya untuk mengarungi kompetisi tahun ini. Klub masih mengusung unsur budaya lokal untuk diterapkan dalam jerseynya, namun yang berbeda tahun ini, permainan pola warnanya seolah menjadi terobosan untuk PSPS.

Jersey home PSPS Riau musim 2020
Dalam sejarahnya, PSPS Riau memang pernah menggunakan jersey berdesain garis-garis vertikal, terakhir kali pada Indonesia Super League musim 2012. Dalam periode 1998 hingga 2012, tercatat 7 kali jersey home PSPS Riau bermotif vertical stripes. Warna yang digunakan pun terbilang standar, biru-putih. Nah, desain tahun 2020 ini mereka menggunakan perpaduan warna biru terang dan gelap dalam motif garis-garis vertikalnya. Motif pucuk rebung yang merupakan khas Riau pun tergambar di bagian garis biru terang jika kita amati dalam-dalam. Sejujurnya, menurut @ceritajersey konsep ini tergolong lebih segar dibandingkan dengan desain awal yang sempat terungkap di awal Februari lalu.

Logo apparel Curva pada jersey
Di tahun 2020 ini PSPS Riau masih bekerja sama dengan Curva, apparel asli Riau yang mulai mensupport klub sejak musim 2019. Dengan harga Rp.225ribu, kita sudah mendapatkan jersey player issue dari PSPS Riau (exclude NNS). Sejak pertengahan Februari lalu pun sebenarnya Curva sudah mulai merilis teaser dari tema jersey klub musim 2020: "Takkan Melayu Hilang di Bumi". Diungkapkan Curva, tema ini merupakan usaha berkelanjutan dari apparel & klub untuk terus memperkenalkan budaya melayu Riau melalui kancah sepak bola nasional. Ungkapan yang sama sebenarnya sudah muncul sejak 2018 lalu, di jersey versi Match Issue yang dikenakan pemain. Namun menyenangkan rasanya tema ini diangkat lagi di tahun ini.

Material promo dari @curvasportapparel
Logo klub berupa woven heatpress
Tidak ada perbedaan material untuk logo PSPS Riau di tahun ini dengan sebelumnya. Apparel masih menggunakan material woven yang dipasang dengan heatpress. Tahun ini juga menjadi tahun ke-3 untuk PSPS setelah menerapkan rebranding untuk logo klub. Btw, kalian bisa simak detail review jersey musim 2018 & 2019 di Cerita Jersey juga, di sini (2018) dan di sini (2019).

Jersey PSPS Riau dari kanan ke kiri, 2018 hingga 2020

Logo OSO Group & Sportivo sebagai sponsor PSPS Riau 2020
Sponsor di atas (Sportivo) masuk ke klub sejak putaran dua Liga 2 2019 lalu. Perusahaan ini dimiliki oleh Gede Pasek Suardika (GPS), yang juga menjadi pemilik klub Liga 3 Regional Bali, Sportivo Buleleng. Setelah Sportivo masuk, pada saat itu performa PSPS Riau menanjak dan akhirnya lolos dari jurang degradasi di klasemen akhir wilayah Barat. Uniknya di jersey musim 2020 nama sponsor ini terletak di atas nama klub sehingga kita membacanya sebagai Sportivo PSPS Riau. Hmm.. menarik.

Kerah O-neck, memberikan kesan classy pada jersey
Kerah yang digunakan jersey ini juga seperti melawan arus V-neck yang akhir-akhir ini ramai digunakan klub Liga Indonesia. Model O-neck pada kerah jersey PSPS Riau 2020 memberi kesan klasik. Tulisan "Karya Anak Riau" pada bagian dalam size label semakin menegaskan rasa "local pride" yang memang diusung klub & apparel sejak awal.

Motif pucung rebung melambangkan harapan baik
Sony Andrio, desainer jersey PSPS Riau selama 4 musim terakhir, memberikan sentukan lokal berupa motif pucuk rebung yang tercetak samar di bagian garis biru terang. Motif batik ini memilki makna yang dalam, yaitu melambangkan harapan baik karena bambu merupakan pohon yang tidak mudah roboh oleh tiupan angin kencang. Penggunaannya dalam kain songket ditujukan supaya pemakai kain mempunyai keberuntungan dan harapan baik dalam setiap langkah hidup. Semoga saja hal ini juga ikut memberikan semangat positif bagi pada pemain PSPS Riau.

Name & Number Set (NNS) PSPS Riau 2020
Motif pucung rebung juga ditampilkan pada nomor punggung pemain, tepatnya di ujung atas. Meski sekilas mirip dengan font type musim lalu di bagian angka, sebenarnya hanya bagian polkadotnya saja yang sama dengan 2019. Di 2020 ini tidak ada outline di sekitar angka dan terdapat penerapan efek bayangan (shadowing) di belakang nomor punggung.

Patch Liga 2 di lengan kanan jersey
Bagian dalam jersey dan washing tag yang terpasang
Jersey PSPS Riau musim ini menggunakan material premium polymesh dengan sublimasi untuk warna dan motif-motif yang ada. Washing tag di dalamnya berisikan pesan untuk stop beli produk bajakan dan beli produk original sebagai bentuk kecintaan terhadap produk lokal, apalagi jersey ini adalah karya anak Riau.

Authentic tab jersey PSPS Riau 2020
Tab authentic jersey ini memiliki material dan teknik pasang yang sama dengan logo klub. Berbeda dengan beberapa black tab klub lain yang terkesan generik, tanda original jersey PSPS Riau ini terasa lebih personal. Pencantuman logo klub, tema jersey, serta peruntukan jersey (digunakan di Liga 2 2020), seakan mengatakan bahwa jersey ini memang dibuat khusus dan eksklusif untuk PSPS Riau.

@ceritajersey kembali memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey yang dibahas kali ini. PSPS Riau bersama Curva sukses menghadirkan feel yang berbeda pada jersey musim 2020, terlebih dengan pola strip vertikal serta penggunaan motif pucuk rebungnya. Penggunaan polymesh sebagai bahan jersey juga menjadikannya lebih nyaman saat digunakan. Respon cepat dari apparel dan harga yang terjangkau membuat jersey ini makin mudah untuk dimiliki. Btw, di tengah wabah COVID-19 ini, Curva juga menyertakan free 1 masker setiap pembelian produk. Nice move.

Sekian review kali ini, sampai ketemu di Cerita Jersey berikutnya ya. Salam dari @ceritajersey! Know Your Culture, Love Your Culture. Jaga kesehatan dengan tetap #stayathome.
Share:

PSPS 2019 Home Jersey - Demi Marwah Riau

Musim 2019 bisa jadi merupakan musim yang serba mendadak untuk PSPS Riau. Dengan kompetisi Liga 2 yang rencananya akan dimulai pada Juni 2019, PSPS Riau akhirnya menggelar latihan perdananya pada pertengahan Mei 2019. Case-case seperti tunggakan gaji yang menjadi kendala pun selesai menjelang keikutsertaan klub di Liga 2 2019. Bagaimana dengan jerseynya? Dari keterangan bang @SonyAndrio di twitternya, proses desain dan produksi untuk jersey PSPS Riau 2019 ini dikebut dalam waktu kurang dari 2 bulan. Kondisi yang bisa dibilang kurang ideal. Tapi sepertinya hal ini tidak mengurangi keunikan dan apiknya jersey PSPS di musim ini. Seperti apa detailnya? Yuk kita simak.

Skuad PSPS Riau mengenakan jersey homenya saat berhadapan dengan Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 2 2019 (23 Juli 2019). PSPS memetik poin penuh setelah menang 2-1 atas Sriwijaya di Stadion Kaharuddin, Pekanbaru. Photo by: @pspsriau
Jersey home PSPS Riau di musim 2019 berwarna biru, sama seperti musim-musim sebelumnya. Yang membedakan, sublimasi gradasi air yang berada di bagian depan seolah "menghidupkan" jersey ini. Gradasi yang menggambarkan kedalaman air laut ini sekaligus untuk menegaskan ciri khas provinsi Riau yang identik dengan banyak perairan. Bekerja sama dengan apparel Curva Sports, jersey ini kembali didesain oleh mas @SonyAndrio. Seperti halnya jersey PSPS Riau di musim 2017 & 2018, jersey ini juga mengangkat identitas daerah dan klub. Selain gradasi perairan, unsur melayu dan throwback ke masa dream team PSPS Riau berusaha dikenalkan melalui seluruh jersey tanding pemain.
Untuk pembelian online, jersey dikirim dalam kemasan berlogo apparel seperti di atas
Di dalamnya masih terdapat plastic bag bertulisakn PSPS Riau Official Merchandise. Cukup rapi dan baik mengenai bagaimana apparel mentreat pengiriman produknya ke customer. Btw soal harga, jersey ini dibandrol sebesar 225 ribu dengan kualitas player issue.
Dalam paket pembelian jersey ini juga disertakan dua stiker bergambar logo official merchandise klub dan apparel jersey
Di musim 2019, PSPS bekerja sama dengan Curva Sports, apparel lokal asal Riau. Klub lain yang juga menjalin kerjasama dengan Curva adalah KS Tiga Naga, yang akan berkompetisi di Liga 3 2019. Tidak hanya jersey klub, Curva juga memproduksi kaos kaki, backpack, t-shirt, polo shirt, dan sudah memiliki teamwear sendiri. Nilai plus untuk Curva sebagai apparel!
Logo masih menjadi bagian primadona dari jersey PSPS Riau. Seperti yang sudah dijelaskan dalam review jersey musim 2018, unsur-unsur yang memiliki kaitan dengan PSPS dapat digambarkan dengan jelas dan modern di logo baru ini, termasuk bendera merah kuning hijau Melayu. Bahan logo terbuat dari material woven adhesive yang dipasang dengan cara heatpress di jersey. Cukup jarang ditemui cara seperti ini, jadi walaupun logo woven, karena materialnya cukup tipis (dan dipasang dengan teknik pressing) membuat jersey tetap ringan.
Patch Liga 2 berupa printing polyflex sudah include dalam pembelian jersey ini. Tidak seperti Liga 1, tampak tidak ada perubahan di logo Liga 2, tidak ada unsur sponsor tampil sehingga dalam 3 tahun terakhir logo relatif tetap.
Kerah jersey home (dan juga away) berwarna merah, yang mana terinspirasi dari jersey PSPS di era dream team (Liga Indonesia 2002)  saat skuad berisikan pemain-pemain sekelas Hendro Kartiko, Bima Sakti, Kurniawan, dkk. Jersey nike yang dikenakan PSPS saat itu juga cukup mencolok karena banyak terpampang sponsor di bagian depannya. Bisa jadi PSPS lah yang sebenarnya mengawali era jersey klub ligina memiliki banyak sponsor, di luar Bali United atau Persib Bandung seperti yang kita kenal saat ini. Di dalam kerah, terdapat informasi size dan keterangan original product made in Indonesia yang dicetak sepertinya dengan heat transfer.
Di belakang kerah, terdapat tambahan kain bersublimasi yang dijahit dan bermotif tricolor bendera Melayu: merah, kuning, hijau. Dikutip dari Wikipedia, masing-masing warna ini memiliki makna tersendiri. Merah digunakan untuk menunjukkan keberanian, kesetiaan, dan kepahlawanan. Kuning dikaitkan dengan Sultan-sultan Melayu dan digunakan untuk menegaskan kesetiaan orang Melayu kepada raja-raja mereka. Warna hijau adalah warna tradisional Islam, yang tentunya merupakan bagian penting dari budaya Melayu.
Di bagian samping, terdapat tulisan "Askar Bertuah" yang mana merupakan julukan dari PSPS Riau. Cukup menyenangkan melihat julukan PSPS akhirnya tersemat di jersey yang dilepas ke supporter. Musim lalu, tulisan "Askar Bertuah" hanya ada di jersey yang dikenakan oleh pemain bertanding (match issue), terletak di belakang kerah. Di musim 2019, julukan klub dicetak secara sublimasi di jersey, tepatnya di kain drifit jala (erbin) yang fungsinya sepertinya juga untuk sirkulasi udara jersey. Jahitan kain ini dipisahkan dengan list putih dengan bagian depan & belakang jersey.
Motif yang ditampilkan di badan jersey berupa pixel-pixel menggambarkan gradasi kedalaman air. Hal ini mengingatkan kita bahwa Riau adalah salah satu provinsi yang terkenal dengan perairannya. Sungai Siak, sungai terdalam di Indonesia, melintasi Riau. Sungai Kampar dan Rokan juga melewati provinsi Riau. Selat Malaka yang merupakan batas antara Indonesia dan Malaysia juga terdapat di Riau, dan menjadi salah satu jalur perdagangan di Indonesia.
 @pspsriau 
Beralih ke NNS, foto di atas merupakan perayaan gol para pemain PSPS saat berhadapan dengan PSMS Medan di pekan pertama Liga 2 2019. Tampak desain dari name & number set para pemain berubah dari musim sebelumnya. Photo by: @pspsriau
NNS pemain musim ini terbilang unik. Berbahan printing polyflex, dot dot kecil yang ada di dalam nomor punggung ternyata merupakan logo PSPS Riau. Di ujung bagian bawah juga masih terdapat logo PSPS Riau yang lebih jelas dan ukurannya lebih besar. NNS Danil Junaidi dipilih karena beliau merupakan kapten dari PSPS Riau di musim 2019 ini,
Kapten PSPS Riau, Danil Junaidi berjibaku dengan lawan saat berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh dalam kompetisi Liga 2 2019. Danil sempat memperkuat Persegres Gresik selama satu musim sebelum akhirnya kembali ke klub yang membesarkan namanya, PSPS Riau. Photo by: @pspsriau
Di ujung kerah, terdapat rib berwarna merah yang senada dengan bagian kerah jersey.
Jersey ini berbahan dasar drifit rhabit, fungsinya sama seperti drifit wave atau smash yaitu untuk anti UV dan anti bakteri. Polanya saja yang membedakan antara ketiga jenis drifit ini.
Penerapan teknik heat press atas woven adhesive juga dilakukan di black tab "original jersey" dari Curva.

Overall jersey home PSPS Riau di musim 2019 ini unik dan konsisten dengan tema-tema yang diangkat selama 3 musim terakhir. Unsur lokalnya cukup terasa, hanya saja bang Sony Andrio dapat lebih memodernisasikannya di edisi tahun ini.
Semoga PSPS Riau dengan jersey barunya ini dapat bangkit di Liga 2 dan membuka peluang untuk kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tahun depan. Akhir artikel, semoga tulisan ini dapat membantu dan menambah referensi rekan-rekan dalam hunting jersey home PSPS 2019 ya. Buy original, support the club! Pembelian jersey original ini akan berkontribusi 10% ke pemasukan PSPS Riau, di luar royalti wajib sesuai kontrak apparel dengan klub. Be a smart supporter then.

Share:

Askar Bertuah - PSPS Riau 2018 Home Jersey

Beralih ke Liga 2, mari kita simak ceritajersey dari tim kebanggaan masyarakat Riau, PSPS, dalam mengarungi musim 2018. PSPS di Liga 2 2018 menggunakan apparel luar, Kelme, menggantikan Classico Indonesia.

PSPS Riau saat berhadapan dengan Persika Karawang pada lanjutan Liga 2 2018 (3/9/2018). Di musim 2018, PSPS Riau menempati posisi 6 di klasemen akhir wilayah barat Liga 2. Photo by: @pspsriau

PSPS Riau didirikan pada 1 Januari 1955 dengan berhomebase di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru. Tim ini memiliki julukan Askar Bertuah, yang artinya Pasukan Beruntung. Diharapkan PSPS Riau selalu beruntung dengan memenangi setiap pertandingan baik kandang maupun tandang. Photo by: @pspsriau

Tampak bagian belakang jersey para pemain PSPS Riau saat merayakan gol dalam pertandingan melawan Semen Padang (8/10/2018). Name & number set pemain cukup apik plus ditambah adanya logo PSPS di dalam nomor punggung. Selain itu, dalam versi match issue, terdapat tulisan "Askar Bertuah" di atas nama punggung pemain. Photo by: @pspsriau

Jersey PSPS Riau untuk kompetisi Liga 2 2018 ini dibeli di @latansaclothing, dengan harga 175ribu untuk versi player issue. Tanpa diskon, jersey ini dirilis dengan harga 300ribu. Plus sponsor jadi nambah 55rb. Jersey dikemas dalam plastic bag Kelme.

Jersey @pspsriau untuk Liga 2 2018 disupport oleh Kelme. Seperti yang dijelaskan dalam tweet official klub, jersey 2018 mengusung konsep minimalis dan elegan. Minimalis ditunjukkan dengan tidak terlalu banyaknya ornamen yang mencolok di jersey. Konsep elegan ditunjukkan dengan warna jersey yang hampir keseluruhan menggunakan satu warna, dalam jersey home ini berarti: biru. Sama seperti jersey musim sebelumnya, jersey musim 2018 ini didesain oleh @sonyandrio

Logo PSPS Riau berupa patch woven, cukup bagus untuk detail yang diberikan oleh apparel. Logo baru ini dilaunching pada 24 April 2018 lalu, untuk menggantikan logo lama yang masih menggunakan logo pemerintah Provinsi Riau. Di dalam logo PSPS yang baru ini, terdapat tiga warna khas melayu: merah, kuning, dan hijau di bawah tulisan PSPS. Di tengah logo juga masih terdapat simbol Lancang Kuning, keris, dan kepala burung serindit yang juga masih identik dengan logo pemerintah Provinsi Riau. Di bagian luarnya terdapat garis putih melingkar yang menandakan niat suci dan bersih PSPS pada pelaksanaan liga. Untuk background, warna biru dipilih karena merupakan warna kebesaran PSPS Riau selama ini.



Untuk musim 2018, PSPS Riau menggandeng apparel @kelmesports untuk mensupport keperluan tim. Material jersey untuk player issue berupa 100% polyester dan slim fit body. Logo apparel dicetak secara sublimasi.

Konsep minimalis yang diangkat juga untuk menyeimbangkan komposisi pada jersey, mengingat terdapat cukup banyak sponsor pada jersey PSPS Riau ini. Sponsor berupa print and cut juga cukup kuat menempel pada jersey ini. Secara pribadi, @ceritajersey suka dengan adanya sponsor "Frozen" dan peletakannya dengan background biru di jersey home ini. Rapi dan cukup "dingin" alias cool~

Di bagian kerah, polanya mirip dengan ujung bawah logo PSPS, seperti ujung perisai biru dengan strip putih. Size tag terletak di bagian dalam. Dan katanya, untuk versi yang dipakai pemain di pertandingan, terdapat tulisan ungkapan "Takkan Melayu Hilang di Bumi" yang merupakan ungkapan khas Melayu dan dapat menggambarkan eksistensi PSPS Riau di Liga Indonesia dari waktu ke waktu.

Di bagian lengan kiri dan belakang, terdapat sponsor yang juga dicetak dengan print & cut untuk pengaplikasiannya.

Ornamen lokal yang diusung di jersey ini adalah adanya motif pucuk rebung di bagian bahu jersey untuk pemain (dan bagian dada untuk kiper). Seperti dikutip dari official twitter @pspsriau, hal ini dapat dimaknai bahwa nama Riau diusung di bahu dan dada pemain, dan diharapkan dapat memicu semangat untuk mengharumkan nama PSPS di perhelatan liga musim 2018.

Black tab untuk orisinalitas jersey terletak di bagian kanan bawah jersey.

Dengan bandrol sebesar 300ribu, jersey PSPS ini termasuk yang terbaik di antara klub yang disupport oleh Kelme di 2018. Presentasi jerseynya cukup jelas saat dilaunch, detil ornamen lokal diaplikasikan cukup apik di jersey, dan yang paling disuka dari jersey Kelme: patch woven untuk logo klubnya mantab djiwa.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Jersey Archive

Labels