Showing posts with label Sebellas. Show all posts
Showing posts with label Sebellas. Show all posts

Elang Selatan - Sumbersari FC 2019 Home Jersey

Semakin mendekati akhir dari jersey-jersey musim 2019 yang akan dibahas oleh Ceritajersey, kita rileks lagi dan bahas sebentar klub asal kota Malang yang (sebenarnya) sudah cukup lama malang melintang di pesepakbolaan lokal. Nama klub ini adalah Sumbersari FC, yang telah berdiri sejak tahun 1985. Meski begitu, pada awal terbentuknya klub ini merupakan sebuah SSB (Sekolah Sepak Bola) bernama Sumbersari Putra. Musim 2019 lalu klub ini berkompetisi di Liga 3 Zona Jawa Timur dan lolos hingga tahap regional Jawa. Yuk deh kita kenal lebih dalam tentang klub ini dan juga jersey homenya.

Sumbersari FC memutuskan mulai ikut kompetisi Liga 3 Zona Jawa Timur dikarenakan vakumnya kompetisi internal kota Malang. Supaya pemain-pemain SSBnya mendapat jam terbang, akhirnya SSB Sumbersari Putra diikutkan kompetisi Liga 3 mulai tahun 2018 dengan nama Sumbersari FC. Di kompetisi internal kota Malang sendiri, Sumbersari Putra ini berada di Divisi 1. Menurut ownernya, Totok Sukarjito, seperti dikutip dari official website klub, target yang diusung klub ini adalah yang terbaik saja, supaya timnya bisa bermain lepas dan tidak dipaksakan. Materi pemain Sumbersari FC memang mayoritas pemain muda. Walaupun target tidak menjadi patokan, pada kenyataannya tim ini mampu melaju jauh hingga lolos ke Liga 3 2019 babak regional Jawa. Sayang langkah mereka harus terhenti oleh Serang Jaya FC dengan skor agregat 2-4. Photo by: @sumbersarifc

Jersey home Sumbersari FC untuk musim 2019 ini berwarna merah dan full sublim, sebagaimana spesifikasi semua jersey pemain klub peserta Liga 3 2019 Zona Jawa Timur yang bekerja sama dengan Equinoc. Meski sublim, desain dari jersey ini tidak biasa-biasa saja. Ada ilustrasi besar burung elang yang sedang membentangkan sayapnya di bagian kiri depan jersey. Hal ini sejalan dengan julukan dari Sumbersari FC: Elang Selatan. Desain ini diajukan sendiri oleh manajemen klub, sehingga apparel hanya perlu melakukan retouch.

Pembelian jersey pada waktu itu dilakukan via Equinoc Store. Equinoc yang mewadahi beberapa apparel lokal di Indonesia melakukan kerjasama dengan PSSI Asprov Jatim dalam kompetisi Liga 3 ini. Alhasil, distribusi jersey-jersey untuk klub peserta bisa lebih baik dan suporter bisa mendapatkan jersey klub idolanya dengan lebih baik. Apparel-apparel lokal juga akhirnya memiliki kesempatan dan pengalaman untuk mensupport tim di level Liga Indonesia.

Apparel asal Sleman, Sebellas, menjadi apparel partner untuk Sumbersari FC. Di Liga 3 2019 Zona Jawa Timur, seluruh jersey yang dikenakan pemain merupakan full print. Namun untuk yang dijual umum, jika dilihat seksama ada sekitar 3 grade. Untuk jersey-jersey produksi Sebellas apparel ini bisa dilihat perbedaannya dari hasil jadinya: jersey Persekabpas Pasuruan, Persikoba Batu, dan Sumbersari FC ini.

Logo Sumbersari FC ini berbeda dengan logo SSB Sumbersari Putra, kecuali unsur elangnya. Nama ini diambil dari nama dusun Sumbersari (Malang) yang saat ini telah berubah nama menjadi Bandulan.  Mungkin orang Malang sendiri akan bertanya-tanya, bagaimana bisa klub bernama Sumbersari FC tapi aslinya di Bandulan. Menurut owner klub, seperti dikutip dari website resminya , Sumbersari dulu masih ikut Kecamatan Wagir. Dengan alasan itulah klub ini masih memakai nama Sumbersari hingga saat ini.

Kerah jersey ini menggunakan model V-neck dengan variasi. Aksen kuning di ujungnya mempermanis jersey ini. Size label ditempatkan oleh apparel di bagian dalam dengan cutting polyflex.

Ilustrasi burung elang yang merentangkan sayapnya  dan bersiap akan terbang ini mempertegas keinginan Sumbersari FC untuk terus mengembangkan diri dengan pemain-pemain mudanya. Perkembangan pesat klub ini layak diapresiasi, dalam 3 tahun Sumbersari FC melaju dari juara 1 divisi 2 kota Malang, masuk ke divisi 1 Askot dan tahun 2019 lalu lolos Liga 3 hingga level regional.

Material jersey ini berupa drifit milano atau mtiis. Bagian dalamnya berwarna putih karena memang jersey ini full sublim di permukaannya.

Instruksi pencucian jersey ini ditulisan dalam hangtag yang terpasang di bagian lengan jersey.

Dan terakhir adalah bagian tab authenticnya. Seperti terlihat dari gambar di atas, jersey ini memang diperuntukkan bagi para pemain (player) di lapangan. Salah satu pertimbangan mengapa banyak jersey Liga 3 Jawa Timur 2019 ini yang full sublim adalah karena banyak klub di zona ini yang mencuci jersey-jerseynya dengan laundry  kiloan. Dengan model perawatan oleh klub yang seperti ini, akan rentan jika jersey-jersey tersebut banyak terpasang patch-patch polyflex.

Itu dia cerita tentang jersey Sumbersari FC, klub yang berasal dari sebuah dusun di Malang namun prestasinya sampai ke regional Jawa. Semoga di musim-musim yang akan datang prestasi klub ini bisa lebih baik lagi bersama barisan para pemain mudanya.
Share:

Elang Putih - Persikoba Batu 2019 Away Jersey

Sepertinya tren tahunan ada jersey klub lokal Indonesia yang “menggebrak” dunia berlanjut di tahun 2019 ini. Setelah sebelumnya jersey tuxedo ala Cultural Leonesa sukses diimplementasikan oleh PSMP Mojokerto di jersey thirdnya pada musim 2018, tahun ini ada Persikoba Batu yang menghebohkan jagat jersey dengan motif elang Lazio-nya. Persikoba sendiri berasal dari Kota Batu, Jawa Timur, dan saat ini bermain di kompetisi Liga 3 Zona Jatim. Di klasemen sementara, Persikoba bercokol di peringkat 2 grup C dengan 9 poin dari 4 pertandingan. Photo by: @persikoba_official
Persikoba berdiri sejak 2003 dan bermarkas di Stadion Brantas serta memiliki julukan Elang Putih atau White Eagle. Jersey homenya musim ini berwarna biru gelap dengan motif petir biru muda. Yang jadi perhatian justru jersey awaynya. Persikoba bekerja sama dengan apparel Sebellas melalui Equinoc dalam mengarungi Liga 3 zona Jatim 2019. Desain jersey Persikoba, termasuk awaynya ini, merupakan request dari manajemen klub dan diretouch ulang oleh apparel. Julukan Elang Putih direpresentasikan dalam jersey “Lazio” ini dengan beberapa detail yang berbeda dari versi “asli”nya. Sebut saja, jumlah kepala elang yang jauh lebih banyak, bentuk kepala elang, letak kepala elang, bentuk kerah, hingga desain bagian belakang jerseynya. Namun memang tidak bisa dipungkiri, ambience jersey Lazio di musim 2018/2019 dari Macron tampak kuat di jersey ini. Lazio sendiri memiliki alasan history yang cukup kuat atas pemilihan desain jersey home seperti itu di musim lalu.


Berawal dari kelakar @Jerseyforum pula, akhirnya jersey ini mulai dikenal publik. Satu tim lain yang memiliki kemiripan desain dengan Lazio adalah Holyhead Town FC, salah satu peserta Welsh Alliance Footbal League. Cuitan @Jerseyforum ini juga dikutip oleh salah satu jurnalis kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio, dalam tulisannya mengenai kemiripan jersey Persikoba Batu dan Lazio. Nah, dari sanalah akhirnya media-media di Indonesia ramai-ramai memberitakan hal ini. Efeknya, jersey ini juga langsung sold out di Equinoc Store.
Kembali soal jersey away Persikoba, ada yang unik lagi jika kita perhatikan detil-detilnya. Secara resmi, logo klub merupakan logo pemerintah Kota Batu yang tulisan “Kota Batu”nya diganti dengan “Persikoba”. Tapi di musim ini, logo yang terpampang di jersey 100% berupa logo pemerintah Kota Batu. Ada gambar bintang di dalamnya, yang ini berarti melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Formasi angka pada jumlah padi dan kapas yang ada di dalam logo mempunyai makna tanggal dan bulan peresmian Kota Batu (17 Oktober). Kota Batu yang berada di lereng beberapa gunung (Panderman, Arjuno, dan Welirang) direpresentasikan dalam logo gunung, yang juga melambangkan kekuatan dan kebesaran. Semboyan “Hakaryo Guno Mamayu Bawono” mengandung arti Berkarya Guna Membangun Bangsa. Btw logo klub pada jersey ini berbahan printing polyflex. Hal ini berbeda dengan versi player issuenya, yang mana seluruh elemen di jersey justru hanya berupa sublimasi.

Jersey ini diperoleh dari Equinoc Store dengan sistem pre order pada awal rilisnya. Jersey dikirim dalam plastic bag berlogo apparel.

Sebellas menjadi salah satu apparel yang bekerja sama dengan Equinoc dalam kompetisi Liga 3 Zona Jatim 2019. Selain Persikoba, apparel asal Sleman ini juga menggandeng Sumbersari FC serta Persekabpas Pasuruan. Logo apparel berupa cutting polyflex di jersey ini, terletak tepat di atas motif kepala elang.
Kerah jersey ini menggunakan model V-neck dengan variasi di ujungnya. Tidak banyak info yang disajikan di bagian dalam kerah, selain size jersey dan logo apparel yang dipasang dengan heatpress.

Logo sponsor yang terpampang di bagian depan jersey, Kopi ABC, merupakan bagian dari Kopi Kapal Api yang menjalin kerja sama dengan PSSI Asprov Jatim untuk Liga 3 2019 ini. Sebellas mengeksekusinya dengan baik dalam jersey ini melalui bahan cutting polyflexnya. Kembali lagi, di versi player issue, seluruh elemen jersey berupa sublimasi. Sepertinya hal ini untuk mengantisipasi kalau-kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bermain seperti patch sponsor yang copot, logo klub mengelupas, dll.
Bagian favorit di jersey ini adalah pemakaian dua warna kain berbeda untuk “biru langitnya”. Separuh kain berwarna putih yang di bagian atas disublimasi dengan motif elang. Sementara kain berwarna biru muda dijahit dengan rapi di bagian bawahnya. Ini juga termasuk salah satu hal yang membedakan jersey away Persikoba dengan jersey home Lazio, dimana warna biru pada jerseynya berupa printing.
Jersey Persikoba menggunakan kain drifit ferrari dan polymesh di bagian belakang yang tentunya semua berbahan polyester. So far cukup nyaman dipakai.
Dua musim terakhir PSSI Asprov Jatim melakukan terobosan dengan mengikat kerjasama bersama apparel lokal untuk penyediaan jersey tanding para peserta Liga 3 Zona Jatim. Bagusnya, selain kebutuhan klub terkait apparel terpenuhi, seluruh jersey klub-klub sekarang jadi jauh lebih mudah untuk diperoleh. Bayangkan 3-4 tahun lalu, betapa susahnya kita untuk hunting jersey klub-klub yang bermain di kasta terbawah Liga Indonesia. Jersey Persikoba ini pun menjadi salah satu original merchandise klub di musim ini yang dapat memberikan pemasukan tambahan bagi mereka. Di tag yang disertakan, selain hanging tag original merchandise juga terdapat instruksi pencucian jersey dari apparel Sebellas.

Tab authentic jersey dari apparel terletak di pojok kiri bawah bagian depan jersey dan berbahan polyflex.

Overall jersey ini sukses mencuri perhatian para penikmat jersey tanah air, dan pendapat pribadi @ceritajersey sih jersey ini cukup memenuhi ekspektasi saat awal rilis. Bahannya nyaman, desainnya detail, dan penggunaan material polyflex di logo klub & sponsor makin membuatnya apik. Bagian favoritnya tetep: kombinasi dua kain putih & biru untuk warna jersey. In the end, jangan lupa untuk buy original & support the club ya, teman-teman.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Jersey Archive

Labels