Showing posts with label Persik Kediri. Show all posts
Showing posts with label Persik Kediri. Show all posts

Nribun Dari Rumah - Persik Kediri Pre Season 2021 Home Shirt

Berikutnya kita bahas jersey yang dikenakan Persik Kediri dalam turnamen Piala Menpora 2021. Masih kental dengan tema terkait pandemi Covid-19, Persik bersama Noij meluncurkan campaign #NribunDariRumah untuk jersey pre season terbarunya ini.


Sudah satu tahun lamanya sepak bola Indonesia mandek, terhitung sejak berakhirnya matchday ketiga Liga 1 dan matchday 1 Liga 2 pada 15 Maret 2020. Turnamen pertama, Piala Menpora, dipertandingkan sejak 21 Maret 2021 dengan kick off antara Arema vs Persikabo di Stadion Manahan, Solo. Persik Kediri yang tergabung di grup C baru akan memainkan pertandingan perdananya pada 23 Maret menghadapi Persebaya Surabaya. Klub bersama apparelnya, Noij, mengajak seluruh suporter untuk memahami kondisi pandemi ini dan mengingatkan untuk tidak menonton langsung pertandingan di stadion. Persik mengajak suporter tetap mendukung dengan doa dan menonton turnamen via televisi, alias nribun dari rumah. 

Promotional video dari @noijsportwear

Promotional images dari @noijsportwear

Noij merilis jersey pre season Persik 2021 ini dalam empat varian warna: hitam untuk outfield player home, merah untuk away, dan dua warna lain: kuning & putih diperuntukkan bagi goal keeper. Jersey ini bisa didapatkan via website Noij, https://www.noij.co.id/, atau kontak langsung media sosial apparel.

Logo apparel Noij. Noij merupakan boso walikan dari Jion, nama panggilan dari pemilik apparel.

Noij baru menjadi apparel Persik menjelang akhir tahun 2020, tepatnya pada saat kompetisi Liga 1 2020 akan dilanjutkan kembali. Sayang jersey yang sudah dirilis dengan apik gagal digunakan karena kompetisi akhirnya diputuskan berhenti. Logo Noij di jersey ini terbuat dari HD heat transfer yang cukup tebal. Konsisten dengan pengaplikasian apparel di jersey-jersey mereka sebelumnya.

Logo monokrom Persik Kediri di jersey pra musim 2021

Bahan yang sama, HD heat transfer, juga digunakan untuk logo klub yang ditampilkan secara monokrom di jersey. Omong-omong soal warna jersey, selama dua musim terakhir Persik Kediri tidak menggunakan warna ungu untuk pre season. Musim 2020 lalu, saat berlaga di Piala Gubernur Jatim, klub menggunakan warna merah marun yang dikombinasikan dengan warna kuning. Sementara untuk jersey away, klub menggunakan warna biru muda dan putih. Jersey tersebut juga kemudian menjadi seragam latihan klub selama Liga 1 2020 (saat masih bersama MBB). Sebenarnya, untuk jersey pre season 2021 ini klub juga memproyeksikan akan menggunakannya kembali sebagai jersey training 2021. Namun seperti yang kita tahu, Noij baru-baru ini juga merilis perlengkapan training Persik 2021 dengan desain yang memukau, mengikuti tren template dari salah satu apparel kenamaan dunia, Puma.

Sisi dalam kerah jersey. Made in Malang sammm!

Kerah jersey ini menggunakan model V-neck dengan variasi. Size dan petunjuk perawatan jersey ditampilkan dengan ikon-ikon di bagian dalam. Neck tape berlogo apparel, Noij, tampak menjadi pemanis dengan warna senada jersey.

Aksen putih di bagian bahu jersey. Jersey ini menggunakan potongan konvensional.

City branding Kediri: Harmoni Kediri

Kombinasi warna yang apik disajikan jersey ini dengan aksen putih di garis bahu & kerahnya. Meskipun pre season, kita juga masih melihat penampakan sponsor Biznet dan city branding Harmoni Kediri dalam jersey ini. Dua logo ini dipasang dengan menggunakan heat transfer.

Laser cut di bagian bawah ketiak ada di panel kiri & kanan jersey

Sama seperti jersey player issue Persik di 2020 lalu, Noij juga memberikan fitur laser cut di jersey pra musim ini yang berguna sebagai lubang sirkulasi udara. Warna putihnya cukup kontras dengan ungu sehingga ventilasi ini sangat terlihat jelas.

Bagian dalam jersey pra musim Persik Kediri 2021

Washing label jersey berada di sisi bagian dalam. Noij masih menggunakan N-tech fabric yang menjadi ciri khasnya. Tampak dari sini bahwa warna & motif pada panel depan jersey merupakan sublimasi.

Authentic tab dari apparel

Tab authentic dari apparel berupa woven terpasang di ujung kiri bawah jersey. Untuk informasi, meski Persik Kediri menyatakan bahwa jersey ini menjadi jersey utama selama pre season, dalam gelaran Menpora Cup lalu klub hanya mengenakannya sekali dalam pertandingan melawan PS Sleman (1 April 2021). Persik sendiri menderita kekalahan 0-1 dalam laga tersebut. Secara keseluruhan, Persik Kediri mencatat 4 poin hasil dari sekali menang, sekali seri, dan 3 kali kalah di grup C Piala Menpora. Dengan hasil ini, Macan Putih harus puas menempati posisi 4 klasemen akhir grup C.

Hang tag jersey pra musim Persik Kediri 2021 dari Noij

Ceritajersey memberikan rating 4 dari 5 untuk jersey home pre season Persik Kediri musim 2021 ini. Noij dengan apik memberikan sentuhan modern pada grafis jersey, begitupun dengan teknologi laser cut via N-tech yang digunakan apparel selama beberapa tahun terakhir. Pembelian paket dengan celana menjadi nilai plus untuk jersey ini. Akses memperolehnya juga mudah dengan harga terjangkau. Kalau pre seasonnya aja seperti ini, gimana jersey utamanya? Mari kita tunggu bersama ya.
Share:

Ayo Mbaleni! Persik Kediri 2020 Home Shirt Part 2

Persik Kediri berkesempatan mengulang sejarah musim 2003 saat di tahun 2020 lalu berhasil kembali ke kasta teratas Liga Indonesia dengan status juara Liga 2 2019. Sebelumnya, mereka juga berhasil menjuarai Liga 3 2018 setelah sempat terdegradasi dari Liga 2 2017. Semangat mengulang sejarah inilah yang mendasari Noij, apparel partner baru mereka untuk lanjutan Liga 1 2020, meluncurkan jersey dengan tema #AyoMbaleni. Sayangnya, jersey ini tidak akan pernah digunakan oleh klub, mengingat kompetisi akhirnya dihentikan setelah sempat lama tidak ada kejelasan.


Jersey ini dilaunching dengan cukup heboh, dimana klub bersama apparel menggandeng Happy Asmara dalam promotional video jersey. Pernyanyi dangdut asli Kediri ini berjoget bersama beberapa pemain Persik Kediri diiringi salah satu top hitsnya, Sambel Terasi. Total ada enam jersey yang diperkenalkan oleh Noij: 3 set jersey (home, away, third) untuk outfield player dan 3 set jersey untuk goal keeper.


Promotional image & video dari Persik Kediri. Documentation by: @noijsportwear


Kerjasama Persik Kediri dengan Noij berlangsung selama dua musim, 2020 dan 2021. Dipilihnya apparel asal Malang ini melalui pertimbangan bahan material yang nyaman untuk jersey serta desainnya yang apik. Noij sebelumnya memiliki pengalaman mensupport tim Liga 1 2018, Perseru Serui, serta klub Pro Futsal League, IPC Pelindo 2.


Untuk outfield kit, warna kuning dipilih menjadi jersey away dengan corak loreng macan sesuai julukan klub. Sementara untuk jersey thirdnya, warna putih dikombinasikan dengan batik khas kota Kediri, Bandarkidul.

V-neck untuk kerah jersey. Kombinasi merah-putih dan ungu menjadi tribute untuk desain jersey juara 2003

Jersey homenya jelas berwarna ungu, dan karena mengusung semangat musim 2003 lalu, tampak warna merah dan putih dipadankan dalam jersey ini. Noij merilis jerseynya dalam 3 level: player version, authentic replica, dan supporter version. Nah, mari kita bahas yang player version ya.


Jersey dengan grade tertinggi ini memiliki spesifikasi sama dengan yang digunakan pemain. Noij hanya merilis 100 pcs untuk masing-masing jersey home, away, dan third.

Kemasan boxset jersey Persik Kediri 2020

Beberapa gift yang disertakan Noij dalam boxset jersey Persik

Versi player dari jersey ini sempat ditunda cukup lama perilisannya karena menunggu dimulainya lanjutan Liga 1. Namun begitu, akhirnya Noij menjualnya juga melalui kanal resmi mereka di noij.co.id. Gimmick yang disertakan dalam paket penjualannya cukup wah dengan pertimbangan harga sangat terjangkau. Setiap penjualan jersey player version dikemas dalam box dilengkapi dengan nomor seri. Nomor ini cukup penting karena dengan begitu kita bisa tahu seberapa ekslusifkah item yang dirilis. Nomor seri yang sama juga tertera di dalam jersey (di belakang logo klub) dan sertifikat keaslian. Apparel juga menyertakan lanyard, gantungan kunci, serta sticker pack di dalam boxset ini.

Logo apparel berbahan HD plastisol. Khas Noij sejak pertama kali mengenal mereka di jersey Perseru Serui

Logo berbahan polyflex di jersey PI yang sempat menjadi kontroversi. Dibanding TPU, polyflex memang jauh lebih ringan dikenakan pemain saat bertanding. Namanya juga versi Player Issue~

Nomor seri jersey di balik logo klub

Jersey player version & authentic replica memiliki kesamaan berupa bahan yang digunakan, dimana Noij menyebutnya dengan N-tech. Logo Noij di masing-masing jersey juga berbahan HD plastisol transfer. Nah baru perbedaan paling kentara terlihat di logo klub. Jika versi replika menggunakan 3D TPU, versi player versionnya justru berupa polyflex. Detail lain juga ada di balik logo klub tadi, dimana versi PI-nya berupa nomor seri jersey dan tagline Keep Our History, sementara versi replika berisi frasa "Ayo Mbaleni".

Main sponsor Persik Kediri 2020

Logo sponsor di jersey ini menggunakan heat transfer. Persik sendiri merupakan satu dari sedikit klub di Liga 1 yang menggunakan single sponsor di bagian depan jerseynya. Jadi yaa.. lumayan memanjakan mata kalau soal ini. Biznet telah menjadi main sponsor klub sejak Liga 2 musim 2019 lalu.

Laser cut di sisi kiri & kanan jersey

Detail lain yang menjadi keunggulan jersey player version adalah adanya laser cut di sisi kiri & kanan, berfungsi sebagai lubang untuk sirkulasi udara di jersey. Fitur seperti ini juga digunakan oleh PS Sleman untuk jersey versi player issuenya di 2020.

Bagian dalam jersey, disertai dengan washing label. Jersey PI ini bukan sublimasi ya. Warna ungu yang muncul memang merupakan warna asli kain. Konon jersey ini bisa dipakai bolak-balik.

Kembali mengenai desain, jersey ini bisa dibilang juga tribute untuk jersey serupa yang digunakan Persik di putaran kedua Liga Indonesia 2003. Di musim ini, liga mulai menggunakan format kompetisi penuh, yang mana mempertemukan tiap tim dua kali per musimnya (home & away). Dengan total 20 klub peserta, maka akan ada 38 pertandingan yang harus dijalani oleh masing-masing klub. Luar biasanya, Persik Kediri mampu menjadi juara di musim pertamanya promosi ke Divisi Utama. Musikan, striker lokal dari Persik Kediri, dinobatkan menjadi pemain terbaik Liga Bank Mandiri 2003.

Semboyan klub: Djajati, tertera di ujung lengan jersey

Nameset pemain legendaris Persik, Musikan

Aksi Musikan bersama Persik Kediri saat menghadapi Semen Padang di Liga Bank Mandiri 2003. Images by: Berita Sepakbola Ranah Minang

Duetnya bersama dengan Frank Bob Manuel mampu menghasilkan 69% dari 72 gol yang dicetak Persik di musim tersebut. Momen terbaiknya di LBM 2003 adalah saat mencetak hattrick menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan penentu, dimana Persik akhirnya menang 3-2 dan mengunci gelar juara. Musikan juga dikenal ketika mencetak salah satu gol tercepat di sejarah Liga Indonesia, saat membuka skor dalam pertandingan vs Arema Malang di detik ke-22. Pertandingannya sendiri berakhir imbang 2-2 dengan dua gol Persik dicetak oleh Musikan.

Authentic label Noij di jersey Persik Kediri

Hang tag dari Noij

Jersey Persik Kediri 2020 dari Noij ini jelas membangkitkan memori manis hampir dua dekade silam. Semangat untuk mengulangi kembali prestasi yang sama patut diapresiasi meski liga akhirnya harus terhenti. Ceritajersey menilai 4,5 dari 5 untuk jersey ini. Launching yang menarik, berbagai level jersey dengan harga terjangkau, dan bobot cerita yang diusung dari Persik & Noij mampu memberikan kesan yang dalam. Masih ada satu musim lagi kontrak Noij dengan Persik, menarik dinanti seperti apa jersey mereka di musim 2021 nanti. Semoga yang berikutnya bisa digunakan para pemain bertanding ya.
Share:

Macan Putih Kembali ke Kasta Tertinggi - Persik Kediri 2020 Home Shirt Part 1

Terhentinya kompetisi Liga Indonesia musim 2020 lalu menyisakan cerita, termasuk pergantian apparel yang dilakukan oleh beberapa klub menjelang dimulainya kembali liga (walaupun akhirnya Liga diputuskan berhenti). Yang cukup menyita perhatian adalah kabar mengenai MBB yang bangkrut (dikutip dari artikel Goal.com berikut) dan dampaknya pada klub-klub yang bekerja sama dengannya. Apparel terkait menghentikan produksinya akibat pandemi virus Covid-19.

Persik Kediri, juara Liga 2 2019 yang promosi ke Liga 1 2020, menjadi salah satu "klien" MBB yang memutuskan beralih apparel pada saat itu. Nah, sebelum kita review jersey teranyar mereka (rilisan Noij), sebaiknya kita throwback dulu ke jersey produksi apparel sebelumnya, MBB, yang sempat digunakan tiga kali dalam Liga 1 2020. Dua dari tiga pertandingan tersebut menggunakan jersey home (ungu).

Persik Kediri telah bekerjasama dengan MBB sejak 2019, saat klub masih berkompetisi di Liga 2 dan akhirnya meraih gelar juara di akhir musim. Selepas promosi, kerjasama ini diperpanjang dan Persik Kediri akhirnya merilis jersey terbarunya pada 13 April 2020. Kombinasi warna dan desain yang fresh menjadi pembeda di jersey mereka untuk Liga 1 2020. Warna ungu khas Persik dikolaborasikan dengan unsur biru muda untuk jersey home, sementara paduan klasik kuning-ungu menjadi warna untuk jersey tandang. Reversal warna jersey home tampak di jersey ketiga, dengan biru menjadi pilihan utama sementara warna ungu tampak di bagian kerah serta ujung lengan.

Untuk seragam kandang, motif loreng kulit macan menjadi watermark jersey, mengingatkan kita pada motif jersey 2019 lalu saat Persik Kediri meraih juara Liga 2. Sponsor tunggal yang sebelumnya lekat dengan Intersport (2018) atau Gopay (2019), berganti menjadi Biznet di musim 2020.

Promotional pics dari media sosial resmi Persik Kediri

Salah satu produk terakhir MBB sebelum rebranding

MBB sendiri sebenarnya bukan pertama kalinya bekerja sama dengan Persik Kediri. Saat Persik menjuarai Piala Gubernur 2015 lalu, MBB telah menjadi penyuplai jersey mereka, dengan kombinasi motif macan serta pentagon dari bentuk logo klub. MBB (Maniak Baju Bola) saat ini merebranding diri dengan nama baru: XTen Indonesa dengan lokasi masih sama di Bogor. Satu klub yang masih bertahan bekerja sama dengan apparel ini adalah Madura United.

Logo Persik Kediri lengkap dengan dua bintang penanda dua kali juara Liga Indonesia

Sama seperti musim sebelumnya, logo klub di jersey ini menggunakan material woven heat press, termasuk dua bintang yang ada di atasnya. Sejujurnya cukup deg-degan juga dengan cara pemasangan seperti ini karena logo jadi rentan lepas. Positifnya, karena bagian dalam tidak dijahit jadinya si pemakai jersey menjadi lebih nyaman saat mengenakannya.

Perhatian potongan rib di bagian kerah ini

Model kerah jersey home musim ini menggunakan V-neck, yang uniknya ada "secuil" rib di bagian belakangnya. Meski tidak seunik jersey musim 2019 lalu, kerah 2020 menarik perhatian karena warna biru cerahnya. Tidak banyak ornamen di bagian kerah, hanya ada neck tape bertuliskan slogan Better Fly dan size label dari MBB.

Ventilasi jersey di kiri-kanan jersey

Di panel samping, kain dengan lubang pori yang cukup besar dipasang untuk menjadi "ventilasi" jersey. Warna biru muda dipilih untuk menyesuaikan dengan tone jersey.

Rib di ujung lengan jersey

Warna serupa juga tampak di ujung lengan dengan rib yang cukup elastis. Kombinasi dua warna ini (ungu - biru muda) baru muncul di musim ini untuk Persik Kediri. Terobosan yang menyegarkan.

Panjalu Djajati, Kediri Menang!

Di bagian belakang, tepat di rib kerah tadi, terdapat slogan dari Persik Kediri: Djajati. Asal kata ini sempat ceritajersey bahas saat review jersey Persik musim 2018, dimana mereka menjuarai Liga 3 Nasional.

Sponsor di bagian belakang jersey

Dibanding musim 2019, penataan logo sponsor di jersey 2020 ini terlihat lebih clean. Selain Biznet di bagian depan sebagai single sponsor, di bagian belakang bawah NNS terdapat logo sponsor Greenland Kediri. Pemasangan logo ini menggunakan material polyflex.

Logo X-fly dari MBB

Jersey ini masih menerapkan teknologi X-fly sehingga membuat jersey lebih ringan dan nyaman dipakai. Yang berbeda hanya bentuk logo dari X-fly ini dan pengaplikasiannya yang dilakukan dengan printing polyflex.

Washing tag jersey di bagian dalam

Seluruh warna ungu di jersey ini berupa sublimasi, tampak dari bagian dalam jerseynya yang berwarna putih. Washing tag untuk petunjuk pencucian jersey disertakan di bagian dalam oleh apparel.

Holographic authentic tab di jersey Persik Kediri 2020

Yang menarik dari jersey ini adalah authentic tabnya yang berupa hologram. Di satu sisi tampak satu logo besar MBB, dan tampak banyak logo-logo kecil apparel jika dilihat dari perspektif lain. Sepertinya makin susah ya untuk meng-KW-kan jersey di Indonesia sekarang dengan inovasi seperti ini.

Jersey ini sempat dijual melalui Persik Store dan MBB Apparel. Meski sempat sulit diperoleh beberapa waktu lalu, jersey ini juga sering beredar di forum-forum lelang & jual beli dengan harga yang cukup terjangkau. Berapa rating @ceritajersey untuk jersey ini? 4 dari 5 sepertinya cukup untuk jersey home 2020 Persik Kediri versi MBB. Potongan rib di leher, kombinasi warna ungu-biru muda yang fresh, serta detil ornamen lain seperti authentic tab yang unik membuat jersey ini menjadi pembeda dibanding rilisan-rilisan sebelumnya.

Nah usai sudah bedah jersey home Persik Kediri 2020 versi MBB. Berikutnya, tunggu bahasan tentang jersey Persik Kediri 2020 versi dari apparel asal Malang, Noij, yaaa. Salam Djajatiii!

Share:

Jersey Jawara Liga 2 2019 - Persik Kediri 2019 Home Jersey

Jersey Jawara berlanjut ke juara Liga 2 2019: Persik Kediri. Persik menjadi kampiun setelah mengalahkan Persita 3-2 di partai final Liga 2. Langsung saja kita bedah detail dari jersey Persik ini.

Faris Aditama merupakan pemain senior di Persik Kediri, dilahirkan pada 19 Februari 1988. Berposisi sebagai gelandang kiri, Faris ikut membantu Persik menjuarai Liga 2 2019 dan promosi ke Liga 1. Kapten Persik Kediri ini sempat memperkuat Persepam Madura, Martapura, dan Madura FC sebelum akhirnya membela kembali klub kelahirannya. Photo by: @persikfcofficial

Persik Kediri bekerja sama dengan MBB (Maniak Baju Bola) untuk pemenuhan kebutuhan apparelnya di Liga 2 2019. Harus diakui, ketiga jersey outfield yang dirilis seluruhnya menarik. Jersey homenya yang berwarna ungu menggunakan X-fly, fabric tech baru yang diperkenalkan MBB. Corak macannya digambarkan sepanjang bagian depan jersey, menyiratkan julukan klub, Macan Putih. Kerah yang digunakan juga unik, O-neck dengan cutting V di bawahnya. Jersey home Persik Kediri ini menempati 50 besar (peringkat 49) dalam list jersey terbaik rilisan Goal.com Indonesia 2019.



Logo MBB sebagai apparel dipasang high density transfer. Sekilas tentang MBB, apparel asal Bogor ini berdiri pada tahun 2000 dan produk awalnya ditujukan untuk Persikabo Bogor sebanyak 120 kostum. Di Liga 1 saat ini, MBB juga bekerjasama dengan Madura United.

Persik Kediri sudah dua kali menjuarai Liga Indonesia, tepatnya pada 2003 dan 2006. Dua prestasi ini yang kemudian ditandai dengan dua bintang di atas logo klub. Logo Persik dipasang dengan heat transfer paper pada jersey.


Selain Biznet, sponsor lain yang logonya menempel di jersey Persik ini adalah Gopay, bagian dari Gojek yang sudah 3 tahun terakhir aktif dalam mendukung pesepakbolaan Indonesia. Logonya barunya sangat pas ditempatkan sebagai "sponsor tunggal" di bagian depan jersey Persik (Biznet ada di bahu kiri & kanan).

Di lengan kiri jersey terdapat city branding Harmoni Kediri. Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri, menyampaikan bahwa branding Kota Kediri adalah Harmoni Kediri The Service City. Diharapkan keharmonisan yang ada di Kota Kediri bisa memberikan bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat.




Teknologi X-fly menjadi yang terkini diterapkan oleh MBB setelah Z-fly dan new Z-fly. Teknologi ini membuat jersey lebih ringan dan nyaman dipakai. Logo fabric technya diaplikasikan dengan heat transfer paper di pojok kanan bawah jersey.

Tagline Djajati masih menjadi ciri khas Persik di 2019. Seperti yang sudah dibahas pada review jersey Liga 3 2018 Persik, istilah ini berasal dari prasasti Ngantang, yang mana terdapat tulisan "Panjalu Jayati", artinya Kediri menang. Di musim 2019, tulisan Djajati pindah ke bagian belakang jersey, terletak di atas NNS dan berbahan polyflex.

Perpaduan warna kuning & ungu di jersey ini berlanjut hingga penggunaannya pada nameset. Penulisan nama lengkap pemain menjadi hal yang "menyenangkan" bagi kolektor yang menggemari nama panjang & nomor punggung besar (dua digit). Di bagian belakang jersey ini juga tampak jelas tekstur dari teknologi X-fly yang diterapkan MBB.

Logo authentic MBB pada jersey berada di kiri bawah. Bentuknya lingkaran dan materialnya seperti rubber. Simpel dan unik.


Persik Kediri meraih gelar juara Liga 2 2019 setelah mengandaskan perlawanan Persita Tangerang 3-2 dalam final yang diselenggarakan di Stadion I Wayan Dipta (25/11/2019). Gol kemenangan Persik dicetak oleh Wimba Sutan di menit ke-91, melengkapi dua gol lain yang dicetak oleh Risna Prahalabenta dan Sandrian. Photo by: @persikfcofficial

Menarik ditunggu jersey & kiprah Persik di Liga 1 2020. Apakah mereka bisa mengulang prestasi tahun 2003 lalu saat tiga tahun berturut-berturut Persik menjuarai Divisi 2, Divisi 1, kemudian Divisi Utama? Come on Macan Putih.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Jersey Archive

Labels