Showing posts with label Arema FC. Show all posts
Showing posts with label Arema FC. Show all posts

The Journey - Review Arema FC 2024/2025 Third Shirt

Di tengah perjalanan Arema FC mencari momentum kebangkitan, sebuah pesan kuat datang bukan hanya dari lapangan hijau, tapi juga dari kain yang membalut para pemainnya. Melalui jersey ketiga musim 2024/2025, klub Singo Edan kembali mengangkat spirit masa lalu dan membungkusnya dengan sentuhan masa depan. Ini bukan sekadar kostum alternatif — ini adalah simbol perlawanan, memori kejayaan, dan harapan baru.


Jersey ini hadir dalam dominasi warna hitam dengan aksen merah menyala di bagian kerah, lengan, dan sisi pinggang. Kombinasi ini bukan pilihan acak. Warna tersebut terinspirasi dari jersey legendaris Arema FC di tahun 2006 — tahun ketika mereka merengkuh gelar juara Copa Dji Sam Soe dengan seragam serupa. Tak heran jika tajuk kampanye "Back to Victory" digunakan untuk menggugah kembali semangat kemenangan yang sempat membara hampir dua dekade lalu.


Salah satu hal paling mencolok dari jersey ini adalah hadirnya dua versi logo klub. Pertama, versi klasik dengan singa mengepal — lambang kebanggaan dan keberanian Arek Malang. Kedua, logo bertuliskan AFC berwarna merah dengan sentuhan hologram, memberikan nuansa futuristik yang belum pernah terlihat sebelumnya di kostum Arema.

Menurut Manajer Bisnis Arema FC, ide menghadirkan logo hologram ini bukan tanpa alasan. Selain menegaskan identitas klub, desain ini bertujuan untuk menarik perhatian generasi baru Aremania dan menciptakan simbol kebanggaan baru di dalam maupun luar stadion.

Jersey ini merupakan hasil kerja sama dengan Etams Indonesia, apparel asal Kalimantan Timur yang kini menjadi mitra resmi Arema FC. Mereka memperkenalkan teknologi kain arrow knit — bahan yang lembut, tidak panas, dan elastis untuk mendukung pergerakan optimal para pemain. Selain nyaman digunakan di lapangan, material ini juga memiliki tampilan mewah yang cocok dikenakan oleh fans dalam berbagai suasana.

Pihak Etams menyebut jersey ini sebagai awal dari banyak inovasi yang akan datang. “Masih ada musim-musim berikutnya untuk terus berinovasi dan bersinergi,” ujar Sendy, CEO Etams Indonesia, dalam peluncuran resmi yang digelar 25 Oktober 2024 lalu — sehari sebelum laga melawan Persija.


Untuk Siapa Jersey Ini Dibuat?
Jawabannya sederhana: untuk Aremania. Seperti yang disampaikan oleh Tjiptadi Purnomo, Manajer Official Store Arema FC, jersey ketiga ini adalah bentuk dedikasi klub kepada suporter setia. Ini adalah ajakan untuk kembali percaya, kembali berjuang, dan tentu saja — kembali menang. Jersey ini masih tersedia di official store Arema FC dan sejumlah platform online. Bukan hanya sebagai koleksi, tapi sebagai bagian dari sejarah baru Singo Edan.

Musim 2024/2025 menempatkan Arema FC di posisi ke-10 klasemen akhir Liga 1 dengan torehan 47 poin dari 34 pertandingan. Dari segi statistik, Singo Edan membukukan: 13 kemenangan, 8 hasil imbang, serta 13 kekalahan.
Arema mampu mencetak 53 cetak gol, terbaik di antara peringkat 4 hingga 10 klasemen akhir, namun gawang mereka juga dibobol 51 kali.

Performa ini menunjukkan musim yang cukup stabil, meski belum cukup membawa Arema kembali ke papan atas kompetisi. Dengan jumlah gol yang cukup tinggi, Arema sebenarnya memiliki potensi serangan yang menjanjikan. Namun, sektor pertahanan yang kebobolan 51 kali menunjukkan masih ada celah yang perlu diperbaiki.

Elemen apik lain di jersey Arema 2024/2025 adalah font type untuk name & numberset, dimana musim ini mereka berkolaborasi dengan @bagerich.type. Ceritajersey sendiri memilih nameset Arkhan Fikri (nomor punggung 8) yang di akhir musim akhirnya terpilih sebagai pemain muda terbaik Liga 1.

Ceritajersey mencatat, ini adalah salah satu jersey third terbaik yang dirilis Arema dalam beberapa tahun terakhir — bukan hanya karena tampilannya yang berani, tapi karena kisah dan pesan yang dibawanya begitu dalam. Nilai 5 dari 5 untuk jersey ini, sebuah perpaduan antara warisan, inovasi, dan semangat untuk kembali berjaya.
Share:

Tanah Para Ksatria - Review Arema FC 2021 Home Shirt

Juni 2021, Arema FC menunjuk Gilang Widya Pramana, owner Juragan 99, sebagai presiden klub melalui statement yang disampaikan Iwan Budianto selaku perwakilan direksi. Dengan masa jabatan Presiden klub selama tiga tahun, Arema FC berharap dapat meraih prestasi terbaik di kompetisi Liga 1. Gilang juga bertekad memberikan kontribusi positif untuk membesarkan Arema FC.

Hingga pekan ke-18 Liga 1 2021/2022, Arema FC secara konsisten menjaga performanya sehingga mampu menempati posisi 2 klasemen sementara dengan raihan 37 poin. Klub berjuluk Singo Edan ini baru merasakan sekali kekalahan serta meraih 10 kali kemenangan dan 7 kali seri. Kolaborasi apik dari pemain asing yang diperkuat Fortes (striker) dan Maringa (kiper) serta punggawa lokal memberikan dampak positif untuk tim.

Sama seperti musim sebelumnya, Arema FC meluncurkan jerseynya secara bertahap dengan terlebih dahulu merilis jersey awaynya pada 24 Mei 2021. Barulah pada 17 Agustus, bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, klub meluncurkan jersey kandangnya bertempat di kantor Arema FC.


Arema FC mengusung tema Land of Fighters atau Tanah Para Ksatria untuk jersey mereka musim ini, baik home maupun away. Meski keduanya berbeda motif, tema utama ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa di bumi Arema ini banyak dilahirkan ksatria sejak jaman kerajaan dan pejuang pada era menuju kemerdekaan. Peta kota Malang Raya berada di jersey away untuk memicu semangat pemain yang diingatkan bahwa tanah yang dibela telah melahirkan banyak ksatria. Sementara di jersey utama, yang berwarna biru, bergambar relief dari candi-candi di Malang yang menggambarkan kegigihan, kokoh, dan juga kewibawaan. Kokohnya candi yang telah berdiri ribuan tahun ini diharapkan dapat menginspirasi perjalanan klub ke depan.

Video launching jersey home Arema FC 2021/2022. Promotional video by @aremafcofficial

Promotional images dari @aremafcofficialstore

Atensi Aremania terhadap jersey klub kesayangannya ini sungguh luar biasa. Beberapa kali rilis untuk versi player issue dan replika di official store selalu ludes. Selain di Arema Official Store, jersey mereka juga bisa diperoleh di Topscore dan beberapa rekanan lain seperti wearemania & Ultras. Harga jerseynya sendiri berkisar 225ribu hingga 500ribu, tergantung versi replika atau authentic yang dibeli. Angka ini belum termasuk penambahan nameset yang dibandrol sekitar 50ribu rupiah. Sampai 21 Desember lalu, dikutip dari bacamalang, Arema FC telah menjual sebanyak 2.250 pcs jersey authentic home, 5.000 pcs jersey authentic away, third 500 pcs, dan jersey replika sebanyak 1.500 pcs. 

Boxset dan sertifikat keaslian jersey home Arema FC 2021/2022 versi player issue

Arema FC kembali merilis jerseynya dalam kemasan boxset exclusive dengan sertifikat keaslian. Ini ketiga kalinya dilakukan bersama SEA setelah tahun 2020 lalu mereka meluncurkan boxset jersey reguler dan jersey anniversary Arema ke-33 tahun dalam packaging mewah. Bentuk boxnya juga tidak mainstream dengan bagian bukaan di atas membelah logo apparel, sementara logo klub & tulisan tema "Land of Fighters" berada di sisi samping.

Logo apparel SEA dari material rubber

In house Apparel yang paling terlihat progresnya dalam 3 tahun terakhir? Ya SEA alias Singo Edan Apparel ini salah satu jawabnya. Peningkatan kualitas kembali ditunjukkan oleh mereka sejak rilisan jersey "Victory" tahun 2020 lalu. Di jersey versi authentic ini logo apparel dibuat dengan material rubber dengan glitter sehingga warna silvernya semakin berpendar.

Logo Arema FC ini telah digunakan sejak musim 2017 lalu

Logo klub masih menggunakan material 3D TPU, sama seperti musim sebelumnya. Diambil dari warna dasar logo, merah & biru, keduanya teraplikasi dengan baik di jersey home Arema FC musim 2021/2022. Bagi yang belum tahu mengenai logo klub, logo Arema FC saat ini sebenarnya terhitung "berusia muda" karena baru dilaunching pada Februari 2017. Logo bertema "Reborn for the Future" ini diluncurkan untuk mengapresiasi generasi emas Arema saat menjuarai Liga Galatama tahun 1993 yang tampak dalam desain gambar singa pada logo. Penjelasan logo ini bisa dibaca via artikel ceritajersey yang mereview jersey away klub musim 2018 lalu.

Bagian kerah jersey home Arema FC 2021/2022

Model kerah V-neck dengan variasi menjadi pilihan SEA di jersey kandang Arema musim ini. Kain rib berwarna biru gelapnya pas dipadukan dengan aksen merah di ujung depan. "Land of Fighters" yang menjadi tema jersey 2021 dituliskan di bagian piterban atau neck tape, berpasangan dengan tag label SEA yang memiliki siluet peta Malang. Jika di 2020 aksen merah mengelilingi kerah, di 2021 terdapat garis merah di sepanjang bahu jersey, menyambung jahitan antara pola kain di bagian belakang dengan depan. Makna garis merah ini merupakan representasi dari besarnya tanggung jawab yang harus diselesaikan dengan berani.

Garis merah di bahu & lengan jersey yang menggambarkan keberanian

Di sisi kiri & kanan jersey ini terdapat kain drifit mesh dengan pori-pori lebih besar.untuk ventilasi

Motif relief Kinara Kinari sebagai tampilan utama jersey home

Jersey home Arema musim ini berwarna lebih gelap (navy) diambil dari warna dasar logo Arema. Motif yang digunakan terbilang unik: relief candi. Di Malang Raya terdapat beberapa candi yang terkenal dan Arema FC mengkombinasikan relief tiga candi: Badut, Kidal, dan Jago, ke dalam jersey utama mereka. Relief ini bercerita tentang Kinara Kinari, hewan mitologi berkepala manusia namun bertubuh burung yang bertugas menjaga Pohon Kalpataru. Pohon Kalpataru atau Pohon Keabadian ini merupakan representasi cita-cita untuk menjadi abadi dari Arema yang harus dijaga sampai kapanpun. Kokohnya candi yang menjadi tempat relief di motif pun diharapkan dapat menjadi inspirasi perjalanan klub di masa yang akan datang.

Tata letak sponsor di jersey ini juga cukup rapi. Kebesaran hati para sponsor untuk menjadikan logonya berwarna monokrom silver patut diapresiasi karena dengan ini maka tampilan jersey menjadi lebih menawan.

Sama seperti kerah, bagian ujung lengan ini juga menggunakan kain rib berwarna biru dipadu dengan kain yang disublimasi warna merah

Wording AremaFC di bagian belakang kerah. Di versi player issue untuk dijual, warnanya putih.

Nama klub "Arema FC" tertera di bagian belakang, di bawah kerah jersey. Meski terkesan simple, namun bagian ini krusial karena menjadi pembeda mana versi yang dikenakan pemain untuk bertanding dan mana yang versi untuk dijual, walaupun keduanya sama-sama player issue dan tidak ada perbedaan spesifikasi jersey. Ada yang tahu apa itu? 😉

Bagian NNS dari jersey home Arema FC 2021/2022 yang juga sarat makna

Biasanya di bagian NNS ini terpasang logo klub, paling tidak di bagian nomor punggungnya. Untuk Arema FC, nama sponsor lah yang tertera di bagian ini: Rhinoflex. Rhinoflex merupakan brand lokal dengan produk polyflex berkualitas terbaik dengan portofolio pernah bekerja sama dengan Persib Bandung pada tahun 2016 dan juga tim PFL Cosmo Futsal. Arema FC sendiri mulai berpartner dengan Rhinoflex sejak musim 2020. Di 2021 ini, mereka juga mendesain khusus font untuk Arema FC.

Font utama untuk nama pemain Arema FC ditampilkan lebih menarik dan modern dibandingkan sebelumnya untuk menunjukkan sifat sederhana dan tanpa basa basi. Sementara font angka ditampilkan lebih tebal untuk memberi kesan kuat dan kokoh bagi pemain. Di bagian nomor punggung juga terdapat aksen cakaran singa untuk menunjukkan makna semangat, gigih, dan berani bertarung. Untuk jersey home, NNS menggunakan warna silver karena warna ini melambangkan warna yang kuat dan membawa keharmonisan mental, fisik, dan emosional.

Sisi dalam jersey home Arema FC 2021/2022

Jersey home Arema musim ini menggunakan drifit Ultus, berbeda dengan versi awaynya yang menggunakan Urbina. SEA tetap memberikan keunggulan produk berupa sirkulasi udara yang lebih baik untuk mencegah kelembapan di dalam jersey. Bisa dilihat dari bagian dalam ini, kain biru yang berwarna lebih gelap di sisi belakang jersey merupakan hasil dari sublimasi.

Authentic tab SEA di jersey

Tab keaslian produk dari Singo Edan Apparel di jersey ini berupa woven heatpress. Tampilannya jauh lebih simple dan elegan dibanding musim sebelumnya, dengan background berupa siluet daerah Malang Raya sesuai tema Land Of Fighters dari Arema FC. Rubber tag apparel juga ada di sisi kirinya untuk penanda orisinalitas jersey player issue. Di versi replika, tidak ada rubber tag dan terdapat tulisan "Replika" pada tab SEA. 

Hang tag produk official merchandise Arema FC

Well, one of the best home shirts di musim ini sih. Ceritajersey memberikan nilai 5 dari 5 untuk jersey home Arema FC musim 2021/2022. Animo luar biasa dari Aremania saat peluncuran dan sesi pre order jersey ini cukup meyakinkan bahwa jersey ini memang menjadi salah satu yang terbaik dari klub dalam beberapa tahun terakhir. Ide relief candi betul-betul out of the box dari manajemen dan konsep keabadian yang diusung dapat diselaraskan dengan cita-cita klub secara apik. Eksekusi produk jadi dan material yang dipilih juga menjadi poin plus dari jersey home Arema FC, begitupun dengan packaging dan gimmick yang disertakan. Terlihat bahwa klub beserta apparel cukup serius dalam mendevelop jersey mereka di musim ini. Semoga semangat yang sama dapat menular ke tim sehingga Arema FC meraih prestasi yang baik di Liga 1 2021/2022. Salam satu jiwa!
Share:

#TerbaikTerbaik Episode 1 - Jersey Ligina Terbaik 2012/2013 versi Goal Indonesia

Segmen baru dari @ceritajersey mengambil tema #TerbaikTerbaik. Frasa ini memang identik dengan album yang, menurut ceritajersey sendiri, merupakan album terbaik dari Dewa 19. Dirilis pada tahun 1995 lalu, album ini menempati urutan 26 dari daftar "150 Album Indonesia Terbaik" yang disusun oleh majalah Rolling Stone pada edisi Desember 2007. Siapa yang tak ingat dengan hit "Cinta 'Kan Membawamu Kembali"?

Soal jersey pun begitu. Jersey terbaik memang sepantasnya dipilih oleh yang terbaik. Oleh karena itu, melalui segmen ini ceritajersey mencoba sharing jersey-jersey Liga Indonesia terbaik dari beberapa artikel pilihan @goalcomindonesia, yang notabene sejak 2013 lalu mereka rutin mengadakan pemilihan jersey terbaik dari seluruh dunia, termasuk tentunya Indonesia.

Dengan dewan juri yang expert di bidangnya masing-masing, pilihan mereka layak kita jadikan referensi untuk tahu mana jersey yang terbaik dari yang ada di tiap tahunnya. Untuk edisi pertama #TerbaikTerbaik, kita sambut jersey terbaik dari klub Liga Indonesia tahun 2012/2013: jersey home Arema FC dalam putaran kedua ISL 2011/2012.


Goal.com merupakan situs web berita sepak bola internasional yang berbasis di Inggris. Dikutip dari wikipedia, Goal.com menyediakan pengguna dengan berita terkini, live skor, prediksi pertandingan, editorial, artikel ekslusif, dan berita terbaru klub melalui situs web interaktif dan forum komunitas. Goal.com memiliki 22 versi bahasa untuk lebih dari 200 negara, salah satunya Indonesia. Bicara tentang jersey, Goal Indonesia selalu rutin merilis daftar jersey terbaik setiap tahunnya. Tidak cuma jersey klub, jersey tim level negara pun ikut serta dalam nominasi mereka. Mekanisme pemilihannya cukup ketat dengan Goal.com sudah memiliki sederet dewan juri yang expert di bidangnya masing-masing serta adanya polling untuk fans yang hasilnya menjadi salah satu aspek utama dalam penilaian "100 jersey terbaik". 

Biasanya ada sekitar 25 jersey di masing-masing kategori yang sudah diseleksi terlebih dahulu untuk dipilih. Kategori yang ada  antara lain: Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, Liga Eropa Lain, Klub Sisa Dunia (Rest of the World), dan Tim Nasional. Setelah polling, barulah masuk ke tahap penilaian akhir yang ketat untuk menentukan 100 jersey terbaik di dunia.

Jersey home Arema FC dalam paruh kedua musim 2011/2012

Di edisi jersey terbaik 2012/2013 versi Goal Indonesia, jersey home Arema FC di paruh kedua musim 2011/2012 terpilih menjadi yang terbaik di antara jersey-jersey lokal. Di level internasional, jersey ini menempati posisi nomor 6 dari 100 jersey terbaik. Lima jersey di atasnya antara lain: jersey away Olimpique Lyon (peringkat 5), jersey home Glasgow Rangers (peringkat 4), jersey away Manchester United (peringkat 3), jersey away Chelsea (peringkat 2), dan jersey home Brondby (peringkat 1). Dewan juri di edisi ini dapat dilihat dalam grafis di bawah. Ada Angga Wirastomo (juri tamu & pakar jersey), Bima Said (Deputy Managing Director Goal SEA), Agung Harsya (Chief Editor), Moh. Ridwan Widiyana (Desainer Grafis), dan lain-lain.

Jersey ini memperoleh skor cukup tinggi: 94,2. Menurut Goal Indonesia, jersey home Arema tersebut mewakili semangat untuk membuat Arema bangkit dan bersemangat lolos dari degradasi di putaran kedua Indonesia Super League musim 2011/2012. Memang benar, jersey ini baru digunakan di paruh kedua musim itu, setelah di paruh pertama mereka hanya mengenakan jersey tanpa apparel dengan motif di api di kedua lengan.

Jersey yang diproduksi oleh apparel lokal, ULTRAS, ini dirilis juga dalam rangka perayaan ulang tahun yang ke-25 dari klub (silver anniversary). Dalam tanggapan klub setelah mereka meraih title jersey terbaik, Arema menyatakan bangga jerseynya bisa diterima oleh masyarakat. Desain eksklusif  untuk jersey silver anniversary ini cukup berbeda dan mampu memenuhi selera pasar. Perubahan warna biru menjadi lebih terang dibanding paruh pertama melambangkan spirit of blue, yang menandakan semangat klub untuk menjadi lebih baik. 

Infografis dari @goalcomindonesia mengenai dewan juri penilaian jersey terbaik 2012/2013 dan mapping 100 jersey terbaik berdasarkan negara, apparel, dan jenis jerseynya.


ULTRAS, apparel yang sebelum musim 2011 ini juga pernah menjadi apparel partner Arema (di awal tahun 2000an) kembali mendukung tim kebanggaan kotanya di paruh kedua musim 2011/2012. Hal ini menjadi kejutan karena di tahun tersebut, Liga Indonesia sedang ramai dengan bombardir apparel-apparel impor seperti Diadora, Joma, Umbro, dan Lotto. Dengan kepercayaan ini, ULTRAS menjadi termotivasi untuk memberikan produk yang terbaik bagi Arema & Aremania. Btw detail jersey yang akan ceritajersey share di sini merupakan versi reproduksi dari ULTRAS.

Logo silver anniversary Arema FC pada jersey

Logo perak klub di jersey ini merepresentasikan perayaan ulang tahun klub yang ke-25. Warna yang digunakan cocok dengan warna terbaru jersey, yang menjadi lebih cerah dibandingkan sebelumnya. Warna silver juga diterapkan di logo apparel & sponsor. Bahan logo-logo di jersey ini bukanlah sablon, melainkan polyprint. Untuk jersey awaynya sendiri klub menggunakan warna merah dengan model serupa jersey home.

Garis horizontal berada di bagian depan & belakang, membentuk semacam motif zebra.

Model kerah dari jersey home Arema 2011/2012

Kerah pada jersey ini mengambil konsep dari kerah jersey home Manchester United 2011/2012 produksi Nike. Oleh karena itulah, model dan warnanya mirip, termasuk garis hitam keliling di tengah kerah. Size label yang digunakan masih menggunakan model lidah di sisi dalam kerah. Di versi first production, label ini memiliki gambar yang berbeda, berupa logo dengan perisai & tapak singa khas ULTRAS.

Rise to Fight, kata-kata penyemangat Arema untuk bangkit di paruh kedua ISL 2011/2012

Di bagian belakang, terdapat frasa "Rise to Fight". Tulisan ini menandakan semangat tim untuk bangkit dan lolos dari degradasi di musim 2011/2012. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, Arema masih menempati posisi 17 dari 18 tim setelah melalui 14 pertandingan dengan hanya meraih 11 poin. Perjuangan tim akhirnya berbuah positif setelah di akhir musim Arema finish di posisi 12 dengan 34 poin. 

Patch ISL 2011 menggunakan woven yang dibordir di sekelilingnya

Tape tapak singa di jersey ULTRAS

Jersey ini memiliki tape di bagian bahu & lengannya dengan motif berupa tapak singa, logo dari apparel ULTRAS. Tapak singa ini juga identik dengan julukan Arema (Singo Edan) sehingga kombinasi keduanya juga sangat cocok jika diadaptasi di jersey ini.

Panel di sisi samping jersey

Jersey ini menggunakan bahan 100% polyester

Hang tag jersey home Arema 2011/2012 versi reproduksi

Melihat detail jersey ini dan cerita klub yang akhirnya bangkit dan lolos degradasi di paruh kedua musim 2011/2012 Indonesia Super League, membuat kita makin yakin bahwa jersey ini memang layak dinobatkan sebagai jersey terbaik di Liga Indonesia tahun 2012/2013 versi Goal Indonesia. Prestasi apparel lokal menembus enam besar jersey terbaik dunia di tahun tersebut juga layak diapresiasi, hal ini membuktikan bahwa apparel lokal juga punya kualitas dan tidak kalah dengan apparel-apparel internasional. Sekian episode pertama dari #TerbaikTerbaik, kita jumpa lagi di artikel berikutnya yang membahas jersey terbaik 2014/2015. 
Share:

Store Visit Episode 12 - ULTRAS Malang

Selain mengunjungi Arema Official Store, destinasi lain yang bisa jadi tujuan wisata belanja pernak-pernik sepak bola & Arema di Malang adalah distro ULTRAS. Apparel lokal ini telah berdiri sejak November 1998 dan pernah menjadi apparel resmi Arema FC dalam kurun waktu tahun 2012 hingga 2013. Beberapa waktu lalu, @ceritajersey menyempatkan diri untuk mampir ke tokonya di Jl. Trunojoyo dekat Stasiun Malang Kota baru. 


Distro ULTRAS berlokasi di Jl. Trunojoyo no. 33A. Beberapa tahun lalu ULTRAS juga memiliki cabang di Jl. Bendungan Sutami & Jl. Brigjen Slamet Riadi namun sayang keduanya sudah tutup. Bangunan distro ULTRAS ini cukup dikenal dengan warnanya yang full black dan logo khas tapak singanya di sisi atas. Untuk menuju ke sana, kita cukup berjalan kaki dari stasiun Malang ke arah utara selama 5 menit.

Lokasi distro ULTRAS di google maps

Masuk ke dalam distro, di sisi ruangan sebelah kanan terdapat aneka produk kasual dari ULTRAS. Tagline apparel ini, "Build with Pride", terpampang di tembok dengan apik. Suasana tokonya cukup nyaman bagi pengunjung memilih-milih barang. Nuansa sepak bola dihadirkan dengan alas rumput sintesis layaknya lapangan bola.

Tagline Build with Pride terpampang dengan tegas di area dalam distro

Piagam atas kontribusi ULTRAS dalam gelaran event-event dari Aremania

ULTRAS terbilang cukup aktif mensupport kegiatan rekan-rekan Aremania di berbagai wilayah. Di salah satu sisi terdapat berbagai macam sertifikat atau piagam tanda terima kasih dari komunitas Aremania atas dukungan dan partisipasi ULTRAS di event-event yang telah diselenggarakan.

T-shirt ikonik dari ULTRAS Malang

ULTRAS memiliki banyak variasi produk, dari jersey sampai kaos kaki. Kita mulai jalan-jalan dari area t-shirt dulu yaaa. Logo tapak singa ULTRAS menjadi salah satu grafis t-shirt seri original dari apparel ini. Berbagai size disediakan, dari kids, junior, hingga adult dengan rentang harga 100ribu hingga 145ribu rupiah. 

Taped straight t-shirt ULTRAS

Variasi t-shirt lain yang dijual memiliki motif ULTRAS atau tagline "Build with Pride" di sisi bahu hingga lengan dengan model taped straight. Produk ini dibandrol dengan harga sekitar 160ribu hingga 165ribu rupiah.

Silenzo dan beberapa track top model lain dari ULTRAS

Tracktop ULTRAS dengan nama Silenzo ini juga apik dengan padanan warna biru terang-gelap & putihnya. Harga produk ini berkisar 340ribu rupiah.

Hoodie ULTRAS dengan berbagai macam model

Tas & polo caps dari ULTRAS

Rak display untuk tas pinggung serta bucket hat ULTRAS di bagian sudut

Range produk kasual ULTRAS cukup variatif. Dari hoodie, polo caps, beanie hat, bucket hat, tas punggung hingga windbreaker disediakan apparel ini di distronya. Harganya cukup terjangkau dengan desain simple yang elegan. Logo tapak singanya ikonik!

Deretan polo caps berlogo ULTRAS

T-shirt Arema dengan sizing kids

T-shirt Arema untuk dewasa. Grafisnya keren-kerennn

Sebagai apparel asli Malang, tentu saja banyak juga produk beraroma Arema di ULTRAS. T-shirt bergrafis logo atau tipography klub kebanggaan arek-arek Malang ini dibandrol dengan range harga 85ribu hingga 155ribu, tergantung sizenya yang tersedia dari anak-anak hingga dewasa. Material sablon yang digunakan juga apik, beberapa t-shirt menggunakan material flock untuk tulisan "Arema" atau logo singanya. 

Jersey home Arema saat menjalani pre-season 2013 tampak masih dijual di dalam distro

ULTRAS merupakan apparel resmi Arema di sejak pertengahan musim 2011/2012 hingga 2013. Pada saat itu, di tengah gencarnya serbuan apparel asing, Arema yang berlaga di Indonesian Super League justru memilih ULTRAS sebagai partner penyedia perlengkapan klub. Manajemen klub menilai kualitas produk ULTRAS tidak kalah dengan apparel asing dan hal ini juga sejalan dengan konsep klub yang berkeinginan menguatkan konten lokal Malang. Desain jersey dari ULTRAS yang apik terbukti dengan prestasi mereka yang meraih penghargaan sebagai jersey terbaik klub Indonesia di musim 2012-2013 versi Goal.com. Beberapa jersey Arema produksi ULTRAS juga masih bisa kita jumpai di distronya, antara lain jersey pre season mereka saat menjuarai Piala Gubernur Jatim 2013 lalu. 

Reproduksi dari jersey home, away & third Arema musim 2013 dipajang bersama jersey away 2020

ULTRAS merilis repro beberapa jersey lawas Arema di musim 2013, baik home, away, maupun thirdnya dengan harga sekitar 299ribu. Sayang versi spesial edition dengan boxsetnya udah ludes dari kapan tahun 😖.  Sebagai authorized dealer dari Arema Official Store, ULTRAS juga menjual jersey terbaru dari Arema di musim 2020 lalu. Tidak ada perbedaan harga antara keduanya. Jersey musim 2020 masih dijual dengan harga 450ribu rupiah. Harapannya dengan kerjasama ULTRAS & Arema ini dapat membantu untuk mendistribusikan jersey original klub ke Aremania dan masyarakat luas. 

Berbagai syal Arema dari ULTRAS

Salah satu produk yang sayang untuk dilewatkan jika belanja ke ULTRAS adalah syalnya. Syal ini sudah seperti aksesoris wajib bagi para suporter jika datang langsung ke stadion. Bahkan tidak sedikit lho orang yang mendedikasikan koleksinya untuk syal ini. Syal dari ULTRAS ini dibandrol dengan harga sekitar 399ribu hingga 439ribu. Pilihan grafisnya cukup beragam yang mencerminkan dukungan kepada Arema.

Mesin press nameset di ULTRAS

Kalian juga bisa melakukan pemasangan nameset di ULTRAS untuk jersey-jersey lawasnya cukup dengan biaya 70ribu (maksimal 7 huruf). Fyi, di tahun 2017 lalu Arema mengepress NNS di jerseynya di ULTRAS lho.

Deretan jersey home Arema untuk musim 2020

Bagian dalam distro ULTRAS. Yuk main ke sini

Keramahan menjadi poin plus dari ULTRAS dalam melayani pengunjung-pengunjungnya. Di era serba digital seperti saat ini juga mereka tetap laris manis dengan penjualan hingga pelosok Indonesia timur dan internasional. Kualitas produknya tidak perlu diragukan lagi. Prestasi mereka yang bisa menjadi partner bagi Arema dan desain jerseynya yang memperoleh award menjadi dokumentasi nyata dari ULTRAS untuk membuktikan eksistensinya. Semoga di masa yang akan datang ULTRAS Malang tetap awet dan semakin berkembang ya. Jangan lupa berkunjung ke sana jika berkesempatan ke Malang. Atau kalau mau shopping online, cek aja media sosial mereka di @ultrasmalang.

Disclaimer: harga yang disebutkan di artikel ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Jangan lupa cek juga official store ULTRAS di Instagram @ultrasmalang untuk info lebih detail.

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Jersey Archive

Labels