Showing posts with label Sulut United. Show all posts
Showing posts with label Sulut United. Show all posts

Bage Jo! - Review Sulut United FC 2021 Home Shirt

Liga 2 2021/2022 telah memasuki putaran kedua per awal November lalu. Total ada 24 klub peserta yang terbagi dalam 4 grup. Dibandingkan tiga grup lainnya, persaingan grup D bisa dibilang yang paling ketat: jarak dari peringkat 1 hingga 6 hanya terpaut 3 poin! Sulut United meraih 11 poin, sama dengan Persiba Balikpapan, kemudian berturut-turut disusul oleh Kalteng Putra (10 poin), PSBS Biak, Persewar, dan Mitra Kukar yang mana ketiganya baru mengumpulkan 8 poin. Keenam klub di sini telah bertanding sebanyak tujuh kali, artinya masih ada sisa tiga pertandingan lagi untuk menentukan siapa yang lolos ke tahap berikutnya, bertahan di Liga 2, atau bahkan degradasi ke Liga 3 musim depan.

Sulut United, yang diasuh oleh Ricky Nelson, merupakan salah satu kandidat kuat untuk lolos dari fase grup Liga 2 2021/2022. Diperkuat oleh Patrich Wanggai, Dirga Lasut, Rossy Noprihanis, dkk, hingga artikel ini ditulis tim yang bermarkas di Stadion Klabat, Manado, ini belum terkalahkan dengan meraih dua kemenangan dan lima kali seri. Di luar prestasi mereka di lapangan, seragam tanding yang Sulut United kenakan musim ini juga berhasil mencuri perhatian. Di tahun ketiga keikutsertaan mereka dalam kompetisi sepak bola Indonesia, klub ini telah disupport oleh apparel yang juga bekerja sama dengan timnas Indonesia. Langsung saja kita simak detail jersey mereka ya.


Sulut United FC meluncurkan seragam kandang anyar  mereka pada 22 September lalu melalui media sosial apparel & klub. Warna biru yang menjadi identitas utama klub merupakan representasi dari keindahan laut Sulawesi Utara dan tentu hal ini menjadi inspirasi untuk jersey home Sulut United FC. Strip-strip di dalam jersey bermakna suku-suku di Sulawesi Utara yang kemudian bersatu dan bersinergi memberikan dukungan untuk Sulut United. Ada harapan untuk para pemain yang mengenakannya memiliki energi yang bergelombang, layaknya ombak yang selalu menerjang apapun yang ada di depannya. Kolaborasi apik antara klub dan apparel sungguh mampu menyempurnakan keindahan jersey ini. Mills & Sulut United melanjutkan perilisan jersey away dan third berturut-turut pada 23 & 24 September 2021

Promotional video launching jersey home Sulut United 2021 oleh @millssportid

Promotional images dari @millssportid dan @sulutunited.fc.store

Jersey ini dirilis dalam dua versi: player issue dan replika. Keduanya bisa diperoleh di marketplace dari apparel klub, Mills, atau belanja melalui official store klub, Sulut United FC Store. Untuk artikel ceritajersey ini, kita akan bahas versi player issuenya yaa.

Logo apparel terbuat dari material raised rubber

Setelah di tahun pertama tampil dengan menggunakan jersey self apparel, Sulut United menggebrak dengan kerjasamanya bersama Classico pada tahun 2020. Dua jersey apik, masing-masing untuk pre season dan kompetisi Liga 2 2020, diluncurkan oleh Classico dan klub. Sayangnya, Liga 2 2020 hanya berlangsung satu pekan dan harus dihentikan akibat adanya pandemi covid-19. Di saat kita kira jersey Sulut United tidak bisa lebih baik lagi dibanding 2020 (yang jujur, Ceritajersey beri nilai 5 dari 5!), klub mengumumkan kerjasamanya bersama Mills pada 15 Februari 2021. Mills, apparel timnas Indonesia, bekerja sama dengan beberapa klub Liga 1 & Liga 2 pada kompetisi Liga Indonesia musim 2021/2022 ini, termasuk salah satunya Sulut United FC. Logo apparel pun terpasang apik di bagian depan jersey dengan material raised rubber.

Logo Sulut United di jersey player issue menggunakan bahan yang sama dengan logo apparel

Sulut United, seperti yang pernah ceritajersey jelaskan sebelumnya, baru berdiri di tahun 2019 setelah sebelumnya bernama Bogor FC. Klub ini pindah domisili ke Manado, Sulawesi Utara, dan mengikuti kompetisi Liga 2 2019 setelah sebelumnya promosi dari Liga 3 2018 sebagai peringkat 3 grup Barat. Logo klub memiliki elemen alam seperti gunung Klabat dan laut yang identik dengan Manado & Sulawesi Utara. Logo Sulut United di jersey versi player issue ini menggunakan material yang sama dengan logo apparel: raised rubber. Dibanding TPU (yang makin lama makin hits di Indonesia), raised rubber lebih solid. 

Sponsor depan jersey Sulut United 2021

Detail logo sponsor yang menggunakan screenprint

Sponsor klub mengalami perubahan di tahun 2021 ini, dimana hanya ada dua logo terpasang di depan: Minahasa Cahaya Lestari & Nusatama Investama Indonesia. Keduanya diaplikasikan di jersey dengan sablon gesut alias screenprint sehingga jauh lebih awet. Persiapan apparel & klub untuk jersey Sulut United memang lebih baik karena desain seragam & sponsor klub sudah difixkan sejak lama.

Rib di ujung lengan jersey

Bagian ujung lengan jersey ini menggunakan rib dengan aksen garis biru muda & gelap mengelilingi ujungnya. Dipadu dengan model kerah polo berkancing, membuat jersey ini memiliki kesan kasual dan bisa digunakan untuk occasion apapun. 

Kerah polo berkancing untuk jersey home Sulut United 2021

Tulisan filosofi hidup Minahasa "sitou timou tumou tou" di sisi belakang jersey 

Di sisi belakang jersey, tepatnya di bawah kerah, terdapat kalimat "Sitou timou tumou tou". Filosofi hidup Minahasa ini dipopulerkan oleh salah satu pahlawan nasional Indonesia, Sam Ratulangi, yang berasal dari Sulawesi Utara. Kalimat ini bermakna bahwa manusia baru dapat disebut sebagai manusia jika sudah dapat memanusiakan manusia. 

Bagian dalam jersey home Sulut United 2021 versi player issue

Jersey player issue Sulut United terbuat dari material poly micro dan didukung dengan beberapa teknologi seperti sun protection yang melindungi dari sinar UV, moisture wicking untuk penyerapan keringat, serta cool omni yang menjaga pengguna tetap nyaman mengenakan jersey saat berkeringat. Apparel menyediakan kancing cadangan di tag bagian dalam jersey ini untuk antisipasi jika salah satu kancing di kerah jersey hilang.

Tailshirt jersey yang bertuliskan #TorangSulutUnited

Sama seperti seluruh jersey klub yang disupport oleh apparel Mills, Sulut United juga mendapatkan treatment pencantuman tagline di bagian tailshirt. #TorangSulutUnited, yang menjadi salah satu slogan klub selama ini terpatri di ujung bawah jersey dengan rapi. Torang sendiri bermakna "kita" dalam bahasa Manado, sehingga Torang Sulut United berarti kita Sulut United, sebuah penegasan atas 
identitas klub.

Tab keaslian produk dari Mills untuk jersey home Sulut United 2021

Hang tag jersey Sulut United 2021 dari Mills

In summary, ceritajersey memberikan nilai 5 dari 5 untuk jersey home Sulut United 2021 dari Mills. Jersey ini menggunakan model yang jauh berbeda dari dua jersey kandang sebelumnya sehingga memberikan kesan fresh atas ide jersey berkerahnya. Elemen filosofi hidup dari suku Minahasa serta penggambaran laut untuk boost semangat punggawa Sulut United menjadi cerita penting yang terangkat dari jersey ini. Baik Mills maupun Sulut United juga sepertinya menjalankan sinerginya dengan sangat baik sehingga produk ini dapat terdeliver dengan sempurna ke kalangan stakeholder jersey. One of the gems untuk best shirt 2021. Semoga apiknya jersey ini sejalan dengan prestasi klub di Liga 2 2021/2022. Bage jo, Sulut United!

Rangkaian jersey home Sulut United sejak berdiri hingga saat ini (2019-2021)

Share:

Baku Abis Jo! Sulut United 2020 Home Shirt - Part 2 (Liga 2)

Pertandingan PSBS Biak vs Sulut United di laga perdana Liga 2 2020 menjadi satu-satunya kesempatan klub asal Manado ini menggunakan jersey utamanya di ajang resmi. Jersey away (marun) dan third (black gold) mereka yang sama bagusnya pun urung dimaksimalkan karena selepas itu kompetisi dihentikan akibat pandemi Covid-19. Memang tak banyak cerita dari kompetisi ini, tapi tidak dengan jersey home Sulut United. Classiconesia kembali berhasil memberikan sentuhan stylish pada jersey ini setelah kesuksesan di jersey pre season. Jersey home Sulut United 2020 layak untuk ditempatkan pada salah satu jersey terbaik tahun 2020.

Jersey karya Benny Sebastian dari Classiconesia ini dirilis pada 12 Maret 2020 dan tersedia untuk dijual hampir 2 bulan setelahnya. Mengambil tema kearifan lokal seperti tarian Kabasaran dan senjata tradisional khas Sulawesi Utara, jersey ini menjadi simbol untuk harapan serta semangat baru klub dalam mengarungi Liga 2 2020. Warna biru muda, warna khas klub, menjadi warna utama dari jersey kandang Sulut United sekaligus untuk menunjukkan keindahan dari laut Bunaken. Padu padannya dengan warna merah di bagian kerah serta biru tua di sisi kiri & kanan jersey sangat cocok sehingga membuatnya semakin menarik. Sulut United bersama Classiconesia merilis jersey ini dalam dua kategori: Pro & Fans Class version. 

Video detail jersey dari media sosial Classiconesia & Sulut United

Promotional images dari media sosial ClassiconesiaSulut United & Sulut United Store

Penjualan jersey ini dilakukan di beberapa kanal. Selain apparel, kita bisa juga mendapatkannya di Sulut United Store atau topscore. Selain untuk dewasa, jersey ini juga tersedia versi anak-anaknya di official club store.

Logo apparel pada jersey

Classiconesia kembali tampil di Liga Indonesia setelah bekerja sama dengan Sulut United di musim 2020. Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu apparel asal Bandung ini sempat mendukung perjalanan PSPS Riau di Liga 2. Di 2020 ini logo Classiconesia tampil beda setelah mereka melakukan rebranding di akhir tahun 2019. 
 
Logo klub Sulut United di jersey home

Logo Sulut United di jersey versi Pro ini menggunakan material 3D TPU, material yang sedang naik daun di kalangan apparel & klub Liga Indonesia. Meski sekilas mirip dengan logo-logo klub dari City Football Grup, sesungguhnya Sulut United tidak memiliki kaitan sama sekali dengan mereka. Logo tim ini kaya dengan keindahan alam di Sulawesi Utara seperti Gunung Klabat yang menjadi gunung tertinggi di provinsi serta unsur pantai & laut yang dimiliki Manado.

Jersey home Persikad Depok untuk Liga 2017

Menilik sejarahnya, Sulut United baru berdiri di tahun 2019 setelah sebelumnya bernama Bogor FC. Bogor FC sendiri di tahun 2017 masih bernama Persikad Kota Depok dan bermarkas di Stadion Merpati, Depok. Terakhir berlaga di Liga 2 2017, Persikad Depok telah berdiri sejak 1990. Sempat diperkuat banyak talenta muda seperti Nehemia Solossa & Muhammad Roby, Persikad akhirnya mengalami krisis finansial semenjak Mendagri mengeluarkan Surat Edaran mengenai larangan penggunaan APBN untuk mengelola klub profesional. Klub asal Depok ini sempat konsisten berlaga di Divisi Utama selama musim 2009 hingga 2014. Sempat berpindah ke Purwakarta pada tahun 2015, Persikad akhirnya kembali ke Depok pada musim 2016. Musim 2017 menjadi akhir perjalanan Persikad setelah pada tahun 2018 klub ini dijual ke Bogor dan berganti nama menjadi Bogor FC.

Jersey home Bogor FC untuk Liga 3 2018

Bogor FC, yang jerseynya pernah @ceritajersey bahas pada tahun 2018 lalu, juga tidak bertahan lama. Berkiprah di Liga 3 2018 dan meraih tiket promosi ke Liga 2 2019, klub ini justru mengalami penolakan di daerahnya sendiri meskipun memiliki potensi yang cukup besar setelah diperkuat banyak pemain bintang menjelang musim bergulir. Alhasil, menjelang dimulai Liga 2 2019, klub berjuluk Laskar Kujang ini akhirnya pindah domisili ke Manado dan menjadi Sulut United seperti yang kita kenal saat ini.

Jersey home Sulut United 2019 dan 2020


Menggunakan V-neck pada kerahnya, jersey ini memberikan aksen merah di sisi bawah untuk menekankan makna Victory (kemenangan). Label Classiconesia & size berada di sisi dalam kerah dengan neck tape berwarna biru gelap. Di bagian depan jersey ini terdapat titik-titik seperti tanda air yang jika dilihat dengan perspektif lebih luas menggambarkan penari Tarian Kabasaran. Tarian ini merupakan tari perang tradisional dari suku Minahasa. Watermark di jersey kandang ini untuk menunjukkan kekuatan, semangat, dan daya juang tim Sulut United sebagai prajurit perang yang siap untuk mengalahkan lawan-lawannya.

Elemen pedang Bara Sangihe di sisi belakang jersey

Unsur tradisional & perang lain yang bisa kita jumpai di jersey ini adalah pedang Bara Sangihe. Pedang yang digunakan oleh salah satu pahlawan Sulawesi Utara ini, Hengkeng U Nang, memiliki gagang bercabang dua, begitupun ujungnya. Pedang Bara Sangihe menjadi senjata kebanggan masyarakat Sulawesi Utara dan tentunya juga merupakan salah satu kekayaan dari budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Classiconesia dengan apik menempatkannya di area merah pada sisi belakang jersey dengan teknik cutting polyflex.


Di sisi kiri & kanan jersey terdapat kain drifit berpori-pori lebar yang difungsikan sebagai ventilasi. Warna biru gelap dan dipadu garis merah membuat sisi ini cocok dengan warna terang dari tema utama jersey. Seluruh elemen warna di jersey ini memang diambil dari logo klub Sulut United yang memiliki kombinasi biru muda, gelap, kuning, dan merah. Pola jersey ini meskipun raglan sesungguhnya cukup rumit dan detail di beberapa bagian seperti di bagian samping dan bahu & lengan. 

Unsur gunung & laut pada logo Sulut United kembali tampil secara monokrom di bagian ujung bawah nomor punggung. Ceritajersey memilih nama Rossy Noprihanis karena pemain kelahiran Lombok Barat ini menjadi satu-satunya pencetak gol Sulut United di pertandingan pembuka Liga 2 2020 menghadapi PSBS Biak.

Washing label di sisi dalam jersey

Label Authentic Product dari Classiconesia untuk jersey Sulut United 2020

Jersey ini menggunakan material drilite dengan 100% polyester. Keterangan bahan & washing labelnya bisa disimak di bagian dalam jersey ini. Warna biru di jersey ini bukan sublimasi lho, melainkan warna asli dimana semua bahan jersey tadi melewati proses khusus untuk pemilihan warna. Classiconesia benar-benar melakukan riset & development sendiri untuk pengembangan jersey Sulut United ini sehingga produk yang dihasilkan pun bisa dibilang salah satu yang terbaik di kelasnya.

Paket pembelian jersey Sulut United 2020 versi Pro Class

Classiconesia & Sulut United mengemas dengan apik pembelian jersey ini di dalam map coklat bertuliskan Sulut Utd dengan typography bold yang tegas. Lanyard serta beberapa stiker disertakan dalam paket ini. Overall, @ceritajersey menilai jersey home Sulut United 2020 versi Pro Class ini 5 dari 5. Pola jersey yang fresh, kombinasi warna jersey dan material yang nyaman dipandang & dikenakan, serta cerita yang dapat dijelaskan dengan baik oleh apparel & klubnya membuat seragam kandang Sulut United ini layak disejajarkan dengan deretan karya jersey terbaik di Indonesia tahun 2020. Beruntung lah kalian yang sudah memiliki jersey ini. 😁

Share:

Baku Abis Jo! Sulut United 2020 Home Shirt - Part 1 (Pre Season)

Kolaborasi Classiconesia dengan klub Liga Indonesia merupakan hal yang @ceritajersey nantikan, sama halnya dengan menunggu Ghanior terjun ke kompetisi yang sama tahun 2020. Sayang, jersey kedua apparel ini hanya digunakan sekali secara resmi di ajang Liga 2 2020. Namun begitu, jangan salah... produk mereka termasuk yang terbaik (menurut ceritajersey ya). Setelah Ghanior feat Semen Padang sudah kita bahas beberapa bulan lalu, sekarang giliran kita bahas Classiconesia, yang musim 2020 bekerja sama dengan tim asal Manado, Sulut United.

Sulut United, yang mulai berkompetisi di Liga Indonesia pada tahun 2019, mengumumkan kerjasama apparelnya dengan Classiconesia pada 15 Januari 2020. Produk pertama yang dirilis dari kolaborasi keduanya adalah jersey pre season untuk ujicoba klub sebelum Liga 2 dimulai, yang desainnya cukup simple namun stylish. Warna biru langit khas klub ditampilkan full di jersey ini, dikombinasikan dengan karakter khas Classiconesia di sisi bahu & model kerah yang modis.

Promotional images dari @sulutunited.fc.store

Jersey ini cuma bisa didapat melalui pembelian di official store klub dengan jumlah yang terbatas. Saran @ceritajersey sih dengan lokasi yang cukup jauh (pengiriman dari Manado), sebaiknya pembelian di atas satu item biar mayan hemat ongkir. Ceritajersey sendiri beli jersey pre season ini sekalian dengan jersey Sulut United musim 2019.

Logo & identitas baru Classiconesia

Classiconesia, yang baru melakukan rebranding logo pada akhir tahun 2019 lalu sebelumnya sudah banyak dikenal mensupport tim-tim olahraga di Indonesia, salah satunya PSPS Riau di musim 2017. Apparel asal Bandung ini juga pernah mensponspori perwakilan Indonesia yang berlaga di Homeless World Cup dalam kurun waktu 2017 hingga 2019. Sejak 2013, Classiconesia sudah aktif dalam industri apparel dan spesialisasi brand ini mencakup desain, pengembangan, produksi, hingga penjualan produk-produknya seperti jersey, jaket, perlengkapan serta aksesoris olahraga lainnya ke seluruh dunia. Kalian juga bisa berkunjung ke flagship storenya di Jl. Gudang Selatan no. 22 di kota Bandung. Btw selain logo baru, ciri khas apparel ini yang melekat di jersey pre season Sulut United adalah motif flag "checkerboard petir"nya yang ada di bahu kiri-kanan memanjang ke lengan. Beberapa produk mereka mengaplikasikannya di bagian yang sama.

Logo Sulut United, menggambarkan keindahan obyek alam di Sulawei Utara

Pada awalnya, banyak yang mengira Sulut United memiliki kaitan dengan Manchester City & New York City sebagai sister club mereka yang tergabung dalam City Football Group (CFG). Alih-alih satu grup, ternyata klub ini tidak ada hubungan sama sekali dengan CFG, yang mana bisa dibilang warna khas & logo klub Sulut United mungkin hanya terinspirasi dari mereka. Jika diselami lebih dalam, sebenarnya logo klub sangat mencerminkan identitas Sulut United. Warna birunya menggambarkan wilayah Manado yang terkenal dengan pantai serta taman bawah laut. Gambar gunung di dalamnya diasosiasikan dengan Gunung Klabat, yang menjadi gunung tertinggi di Sulawesi Utara. Nama Klabat (stadion) juga dikenal sebagai markas tim yang sebelumnya bermarkas di Bogor, Jawa Barat ini.

Necktape Classiconesia di dalam kerah jersey

Game On Style On. Tagline dari Classiconesia ini tepat menggambarkan jersey ini: stylish! Berbasiskan kain drifit benzema dengan sublimasi biru muda , ditambah dengan kerah putih bermodel V-neck & motif khas di bahu menjadikan produk ini sangat kasual dan menurut ceritajersey jauh dari kesan kalau ini adalah jersey bola. Secara pribadi, jersey ini termasuk yang paling sering ceritajersey gunakan untuk jalan-jalan. Fittingnya pas. Pola raglannya juga nyaman untuk pergerakan lengan. One of my favorites lah ini.

Dua jersey Sulut United dari Classiconesia: pre season & home 2020

Rilisan Classiconesia untuk Sulut United mencakup jersey pre season dan jersey utama untuk kompetisi Liga 2 2020. Kerjasama mereka terhitung singkat, hanya setahun. Tapi yakinlah, produk mereka sangat berkualitas dan memorable. Untuk jersey pre season Sulut United 2020 ini ceritajersey nilai 4,5 dari 5. Worth it! Ulasan tentang jersey home Sulut United 2020 akan kita bahas di artikel berikutnya ya.

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels