Showing posts with label Jersey Fantasi. Show all posts
Showing posts with label Jersey Fantasi. Show all posts

Class Is Permanent - Review Persija Legend 2021 Home Shirt

6 Maret 2021, akun media sosial apparel asak Depok, @genesasports, menggoda para followernya melalui teaser bayangan sesosok pria disertai tagline "Class is Permanent". Mudah ditebak, hal ini terkait dengan Persija yang mana memang menjalin kerjasama dengan Genesa via foundationnya. Setelah jersey untuk Piala Soeratin dan Persija Muda dirilis, produk yang dinanti berikutnya tentu jersey Persija Old Stars. Perilisan jersey legend ini sendiri cukup heboh di lini masa penggiat jersey nasional hingga direpost oleh @hypebeastid, salah satu media sosial mengenai fashion & streetwear. Sejumlah artis tanah air seperti Rian D'masiv & Pandji Pragiwaksono juga tampak mengenakan jersey ini di media sosial masing-masing. Seperti apa jerseynya? Langsung simak artikel di bawah ya.


Tidak banyak yang bisa ceritajersey ulas sendiri tentang jersey ini. Apparel dengan tagline khasnya, #SetiapJerseyPunyaCerita mampu menjelaskan dengan runtut konsep serta tema dari jersey yang dibuat ini. Presentasi yang juga oke tentu sangat menunjang cerita yang ingin mereka sampaikan. Dikutip dari akun resmi apparel, jersey Persija Legend ini terinspirasi dari jersey lawas Persija Jakarta di era 1970an. Di masa itu, cukup lumrah dijumpai jersey dengan lengan panjang dan celana pendek sesuai dengan tren. Oleh karena itulah, diharapkan jersey ini mampu membangkitkan kenangan dari para legenda pada saat bermain seperti di masa lalu. Fyi, jersey yang sama juga menjadi inspirasi Specs saat mendesain jersey Persija Jakarta untuk musim 2019. Bentuk ujung kerah yang unik merupakan tribute ke jersey klub di era 1970an. Kalian bisa simak detailnya di artikel review jersey home Persija 2019.

Promotional images dari @genesasports

Dua legenda Persija, Dede Sulaeman dan Patar Tambunan, menjadi model dalam perilisan jersey Persija Legend ini. Diungkapkan oleh apparel, karena tema yang dipilih adalah klasik, bentuk logo hingga cuttingan jersey ini pun dibuat seperti jersey di masa lalu. Namun begitu, bahan yang digunakan saat ini jauh lebih baik sehingga pemain lebih nyaman memakainya. Jersey ini bisa diperoleh di marketplace Genesa ataupun rekanannya seperti Topscore.

Logo Persija Legend di jersey

Logo Persija di jersey ini dibuat secara khusus dengan tambahan elemen padi untuk melambangkan kejayaan klub. Material logo dicetak di kain dan dijahit di jersey untuk memberikan sentuhan klasik.

Logo Genesa yang disamarkan dengan warna merah

Logo Genesa selaku apparel dicetak dengan warna merah sehingga terlihat samar dalam jersey ini. Upaya "tidak narsis" ini menjadi nilai plus karena kesan retro dari jersey menjadi tetap terjaga. Di masa lalu pun nama atau logo apparel juga tidak ditampilkan di bagian depan, melainkan hanya di sisi dalam kerah.

Kerah legendaris dari jersey Persija era tahun 1970an

Elemen paling menyita perhatian di jersey ini tentu adalah kerahnya. Sama halnya seperti Bukta (apparel Inggris) yang jerseynya digunakan Persija di tahun 1975, kerah putih pada jersey Persija Legend dipadu dengan segitiga di sisi leher depan dengan ukuran yang cukup mencolok. Mungkin justru di sinilah menariknya. Di sisi dalam, Genesa menambahkan grafis memori peringatan kejayaan klub yang berisi tahun-tahun kompetisi dimana Persija menjadi juara. Dikutip dari penjelasan apparel, harapannya hal ini mampu membangkitkan kenangan serta rasa bangga akan prestasi yang berhasil diraih oleh para legenda Persija.

Cuttingan di sisi bahu & lengan jersey Persija Legend 2021

Ujung lengan panjang jersey Persija Legend 2021 memberikan kesan retro maksimal

Bagian dalam jersey Persija Legend 2021

Jersey ini hanya dibuat dalam lengan panjang (LS/long sleeve) untuk mereplikasi jersey Persija di tahun 1970an. Meski dibuat dengan inspirasi masa lalu, bahan yang digunakan apparel di jersey 2021 ini jauh lebih baik yaitu kain drifit smash. Keunggulan produk Genesa seperti teknologi anti UV, anti odor, dan fast drynya membuat jersey ini menjadi lebih nyaman dipakai. 

Hang tag Genesa yang bisa digunakan untuk diskon 10% pemesanan custom jersey

Jersey ini telah digunakan oleh Persija Legend dalam sebuah pertandingan eksibisi menghadapi Genesa Eleven pada April 2021 lalu. Di pertandingan inilah sepertinya para legenda Persija membuktikan ke anak-anak muda dari Genesa Eleven bahwa "age is just a number, class is permanent" 😁. Apparel berharap jersey ini dapat mengangkat kembali nama-nama legenda klub supaya generasi terbaru tidak melupakan jasa-jasa mereka. Dari ceritajersey sendiri berharap kerjasama Genesa bersama Persija Foundation terus berlanjut. Cerita kuat yang mengiringi proses pembuatan hingga perilisan jersey mereka ke publik menjadi nilai plus dari kesuksesan produknya. Masih ada event Liga 3 Zona DKI Jakarta 2021 yang menampilkan duet Persija Foundation dan Genesa, semoga bukan yang terakhir dari kerjasama ini.
Share:

Bedah Jersey Equinoc Soccer Team 2021

Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai keseruan fun football rekan-rekan Equinoc bersama apparel se-Jabodetabek, di tulisan ini @ceritajersey akan mengulas tentang detail jersey yang digunakan dalam pertandingan tersebut. Fyi, ada sekitar 35 apparel yang mengikuti acara ini, berarti kurang lebih ada 35 jersey yang dirilis dengan basis desain jersey dari Fajar Ramadhan. Belum dihitung juga jersey dari temen-temen apparel regional Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Nah di sini kita bahas yang @ceritajersey gunakan waktu ikut tanding aja yaa. Thanks @wayankapparel untuk supportnya! 


Jersey tim bola Equinoc 2021 ini dirancang oleh Fajar Ramadhan. Ada yang belum kenal? 😂
Mas Fajar ini merupakan desainer dari jersey timnas Indonesia yang diproduksi oleh Mills. Beliau juga dikenal sebelumnya lewat karyanya bersama Persija & League serta Persela Lamongan di musim 2019. Untuk Equinoc, ada dua jersey yang dirilis: home berwarna biru-hijau & away berwarna merah-putih.

Jersey home Equinoc Soccer Team

Jersey home berwarna hijau-biru dengan strip vertikal ini merupakan hal yang unik jika merujuk "sejarah" Indonesia yang acapkali menggunakan warna merah sebagai jersey homenya. Untuk Equinoc yang melingkupi apparel & peralatan olahraga di seluruh Indonesia, Fajar memilih warna berbeda dengan tetap menonjolkan dua unsur yang tetap lekat dengan negara kita: maritim untuk warna biru dan pertanian untuk warna hijau. Vibes klasik didapat dari garis-garis vertikal di jersey yang didesain dengan sedikit variasi sehingga memunculkan kesan yang dinamis.

Jersey home Equinoc Soccer Team versi Wayank Apparel, dikenakan oleh Gerardo Gusti. Photo by: Equinoc

Logo apparel Wayank di jersey home Equinoc

Untuk informasi, Equinoc memberi kebebasan ke seluruh apparel yang mengikuti event ini untuk melakukan modifikasi di jerseynya, selama tidak mengubah desain dasar yang ditetapkan. Poin-poin yang bisa diubah antara lain: kerah, pola, jahitan, material, hingga penambahan aksesoris. Apparel juga bebas menggunakan mesin sublim serta memilih font type nomor punggung. Yang jelas, apparel wajib memasang masing-masing logonya di jersey ini. 

Logo Equinoc Soccer Team

Logo Equinoc Soccer Team didesain oleh Tony Syaukat dari Bono Studio. Siluet burung garuda dalam perisai ini merepresentasikan Indonesia dengan gabungan tiga unsur lainnya dari kata Equinoc yang merupakan asosiasi, jersey, dan tentu elemen bola sebagai "soccer team". Wayank menggunakan material 3D rubber on velvet untuk logo Equinoc di jerseynya, baik home maupun away.

Rhinoflex, sponsor event Fun Football Equinoc Jabodetabek

Kesamaan dari semua jersey apparel peserta Fun Football adalah logo sponsor yang menempel di bagian depan. Baik home maupun away seluruhnya memasang polyflex logo Rhinoflex yang menjadi sponsor utama event terkait. Hal ini memang menjadi kewajiban antara penyelenggara dengan sponsor, termasuk posisi peletakannya. 

Aksen tulisan Equinoc di bagian bahu jersey oleh Wayank

Wayank menambahkan elemen baru dalam desain dasar dari Fajar, yaitu tulisan Equinoc dengan material polyflex yang dipasang memanjang dari bahu kanan ke kiri. Warna biru yang digunakan serupa dengan warna bagian bahu sehingga sedikit menyamarkan tulisan ini. 

Tab authentic product dari Wayank

Tak lupa tentu tab authentic khas Wayank dipasang di pojok kiri bawah jersey. Fashion statement "This is Not Football Jersey" masih ditekankan oleh apparel di produk-produknya.

Eiiiits, ceritajersey ikutan main lho di sini

Wayank menggunakan font type klasik untuk jersey Equinoc Soccer Team. Hal ini mirip dengan beberapa produk "retro" rilisan apparel, termasuk saat merilis jersey fantasy timnas Indonesi era xxx bersama Komunitas Kolektor Jersey Timnas Indonesia.1991/1992.

Jersey away Equinoc Soccer Team

Warna merah putih khas bendera Indonesia diimplementasikan di jersey away oleh Fajar Ramadhan. Motif diagonal menjadi sesuatu yang fresh di jersey. Eksekusi dari rekan-rekan apparel Equinoc pun cukup apik di masing-masing jerseynya, termasuk Wayank.

Perayaan gol dari Gerardo Gusti dalam balutan seragam away Equinoc Soccer Team. Photo by: Equinoc

Detail material yang digunakan Wayank untuk sponsor di jersey away

Salah satu hal unik dari Wayank di jersey away ini adalah implementasi material velvet untuk bagian sponsor. Polyflex dari Rhinoflex dipasangkan di atas velvet sehingga kita mendapatkan kesan klasik layaknya jersey-jersey era lawas.

Tulisan "Equinoc" di bagian bahu untuk jersey away

Sama seperti jersey home, tulisan Equinoc juga dipasang di sisi bahu kanan & kiri jersey dengan material polyflex, kali ini berwarna putih menyesuaikan kain. Ciri khas Wayank dengan tiga logo lingkarannya tampak diletakkan di bawahnya.

Detail nomor punggung dari Wayank di jersey Equinoc Soccer Team

Material velvet flock premium digunakan untuk semua NNS di jersey Equinoc buatan Wayank. Hal ini selaras dengan konsep klasik yang diusung apparel untuk hasil akhir jersey.

Aksi Bramantyo menggocek bola dalam Fun Football Equinoc

Jersey ini mampu melambangkan keseragaman dan persatuan apparel dari seluruh Indonesia. Basis desain jersey dari Fajar Ramadhan dapat diolah sedemikan rupa hingga menghasilkan bermacam produk akhir yang ciamik. Sekilas bedah detail dari jersey Equinoc Soccer Team versi Wayank ya. Ada lebih dari 30an modifikasi jersey lagi yang dilakukan oleh rekan-rekan apparel yang tergabung dalam Equinoc di seluruh Indonesia. Seluruhnya mantabbb & menarik serta menonjolkan kekhasan masing-masing. Temen-teman bisa cek jersey & produk dari apparel-apparel ini di media sosial untuk portofolionya ya. Yang jelas, jaya selalu apparel Indonesia! Maju terus untuk kebaikan brand lokal & industri olahraga di dalam negeri.

Share:

Wayank Apparel x SMBD: BANGKIT Collaboration Project

Setelah sukses dengan kolaborasi yang pertama, kampanye kebaikan Wayank dilanjutkan dengan kolaborasi bersama SMBD. Project bersama kali ini bertajuk BANGKIT, yang kental dengan nuansa Sleman dengan tidak lupa menonjolkan ciri khas dari Wayank dan SMBD.


Berbeda dengan seri pertama dari #JerseyforAPD, jersey seri BANGKIT ini berwarna hijau gelap. Filosofinya masih sama, menunjukkan suasana kelam akibat pandemi COVID-19 namun tanpa meninggalkan budaya lokal Sleman yang lekat dengan warna hijau. Tulisan "Bangkit" dalam aksara Jawa tertulis besar-besar di bagian depan jersey.

Wise words dalam bahasa Jawa di sisi dalam kerah

Di sisi dalam kerah, terdapat tulisan berbahasa Jawa "Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi" yang kurang lebih artinya adalah mengasah ketajaman akal budi, membasuh malapetaka bumi. 

Material rubber 3D silicon diterapkan di seluruh elemen jersey ini

Dua logo apparel, Wayank & SMBD terpasang di dada kanan jersey menggunakan material rubber 3D silicon yang cukup tebal dan menonjol. Ternyata ada arti di baliknya, yaitu menunjukkan bahwa kita harus tetap menonjol & aktif dalam keadaan kelam sekalipun seperti saat pandemi ini.

Duet logo Pancasila dan candi khas Sleman dalam Jersey BANGKIT

Logo Pancasila di dada kiri masih berupa siluet putih, sama seperti Jersey For APD seri pertama. Menariknya, kali ini di lengan kanan & kiri jersey terdapat logo candi khas Sleman yang mana hal ini menampilkan semangat gotong royong masyarakat yang aktif membantu dan menolong dari segala sisi untuk bangsa dan negaranya

Kolaborasi antar apparel ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya project Unite Against COVID-19

Pembelian jersey BANGKIT ini juga termasuk stiker kolaborasi antara Wayank & SMBD. Fyi, SMBD sebelumnya kita kenal sebagai Sembada Apparel yang juga mensponsori tim Liga 1, PS Sleman. Jadi jangan heran jika nuansa-nuansa PS Sleman juga kita dapat di jersey, ini bahkan sampai model name & number setnya.

Bendera Merah Putih di bagian belakang jersey, mengingatkan kita pada jersey home PS Sleman 2020

Unsur bendera kecil yang berada di belakang jersey ini juga merupakan salah satu elemen yang identik dengan jersey PS Sleman musim 2020. Dalam jersey ini, bendera merah putih di belakang menyimbolkan bahwa dalam setiap hal yang kita lakukan selalu ada Indonesia di belakang kita sebagai tulang punggung dan tonggak persatuan serta perdamaian. 

Masker BANGKIT dalam paket Jersey For APD

Masker yang kita dapatkan dari pembelian jersey ini juga memiliki tulisan "Bangkit" dalam aksara Jawa. Warnanya senada dengan jersey, hijau gelap.

Sertifikat Kemanusiaan. Di edisi pertama Jersey For APD, namanya "Certificate of Humanity"

Di Jersey For APD seri 2, sertifikat yang diberikan berjudul "Sertifikat Kemanusiaan". Dengan membeli jersey ini kita juga berperan dan ikut membantu penanggulangan pandemik COVID-19. Pembelian satu jersey ini berarti kita ikut menyumbang satu buah APD bagi tenaga medis yang membutuhkan

Satu hal yang harus dicatat dari jersey ini adalah ukurannya yang slim fit. Jadi supaya aman, pastikan kalian order satu nomor di atas jersey yang biasanya kalian gunakan. In summary, dua jersey yang dirilis oleh Wayank dalam rangka Jersey For APD ini (baik kolaborasi dengan Classiconesia maupun SMBD) seluruhnya cool dan nyaman dipakai. Kerja sama ini memiliki impact positif dan memberikan warna baru juga untuk produk-produk dari tiga apparel yang terlibat. Satu lagi yang pasti, niat kemanusiaan di atas segalanya ini wajib kita apresiasi. Kembali kita berdoa semoga seluruh pandemi COVID-19 di dunia, termasuk Indonesia, bisa segera berakhir dan kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

Share:

Wayank Apparel x Classiconesia: UNITE Against Covid-19

Di akhir 2019, bahkan hingga saat ini, dunia masih dilanda pandemi virus COVID-19. Meski diduga sudah masuk di Indonesia sejak awal tahun, kasus COVID-19 pertama baru muncul di publik pada Maret 2020 lalu. Sejak itu hingga artikel ini ditulis, terhitung sudah ada 135ribu lebih kasus terkonfirmasi positif di Indonesia, dengan 6.000+ di antaranya meninggal dunia dan 89.000+ orang sembuh. Hingga Juli 2020 terhitung 89 tenaga medis di Indonesia meninggal dan 878 terinfeksi. Di awal masa pandemi bahkan sempat terjadi kelangkaan APD, baik bagi masyarakat maupun tenaga medis. Harga masker yang diperuntukkan bagi dokter & perawat melonjak drastis di pasaran termasuk juga harga baju hazmat dan alat pelindung diri lainnya.


Kelangkaan ini mendorong berbagai pihak akhirnya berinisiatif untuk membuat APD sendiri sesuai standar, membuka donasi, dan banyak inisiatif aktifitas positif lainnya. Tidak terkecuali untuk Wayank, apparel asal Bandung yang mengesampingkan rivalitas dan berkolaborasi dengan Classiconesia dalam project UNITE Against Covid-19. Dua apparel lokal ini meluncurkan jersey blackout yang mana sebagian besar keuntungan dari penjualannya dikonversikan dalam bentuk bahan APD untuk digunakan produksi dan donasi.

Jersey ini dilepas ke pasaran dengan harga 200.000 dan tentu saja: limited, sebagaimana produk-produk Wayank lainnya. Dalam kurun waktu singkat, ready stocknya habis dan open pre order yang ada juga langsung full kuota. Sejujurnya, jersey ini memang keren. No more words buat njelasinnya.

Doa "Get Well Soon Indonesia" tertulis di bagian dalam kerah jersey

Dua logo apparel bersanding di sisi kanan jersey

Warna hitam dipilih menjadi warna utama jersey untuk menunjukkan kondisi kelam yang dialami dunia dan Indonesia akibat pandemi virus COVID-19 ini. Semua elemen di jersey (kecuali siluet Pancasila), termasuk logo apparel Wayank & Classico dibuat dengan warna hitam untuk menunjukkan soladaritas bersama dalam melewati masa-masa ini. 

Logo Pancasila berupa siluet berwarna putih

Siluet Garuda Pancasila merupakan satu-satunya elemen warna putih di jersey ini untuk menunjukkan bahwa Garuda harus tetap bersinar terang walaupun kondisi gelap seperti sekarang. Sablon rubber untuk logo ini juga lebih tebal dibandingkan material lainnya di jersey.

Nameset Cerita Jersey di jersey against COVID-19

Name & number set pada jersey ini menggunakan font type Bosic 1.0 yang dirancang oleh Bono Studio. Dalam ordernya, kalian juga bisa request menggunakan warna hitam atau putih untuk NNS di jersey ini.

Double layer di bagian depan jersey

Jersey UNITE Against Covid-19 ini memiliki dual layer di bagian panel depan dengan mesh technology yang membuatnya cukup nyaman dikenakan. Model seperti ini cukup jarang kita lihat, utamanya setelah era Nike di awal 2000an. Koreksi di komentar jika ceritajersey salah yaa.

Boxset dan sertifikat jersey

Jersey ini dikemas dalam boxset yang berisikan "Certificate of Humanity" dan juga masker Football vs Covid-19. Model boxset khas Wayank ini telah digunakan sejak musim 2019 lalu saat mereka bekerjasama dengan Tira Persikabo Kartini.

Seri pertama dari Jersey for APD ini keren dan cukup laris. Ready stoknya sold out dalam waktu kurang dari 28 jam. Jersey ini juga menjadi saksi pertama kalinya ada kolaborasi antar apparel lokal dalam satu jersey. Yang terpenting dari ini semua adalah, kita juga ikut berkontribusi dalam penyediaan APD bagi para tenaga medis di tengah masa pandemi ini. Semoga niat baik ini dicatat dan wabah COVID-19 ini bisa segera berakhir. Stay safe yang teman-teman semua.

Share:

Road to Glory, Fantasy Jersey Timnas 2020 Kolaborasi GardaVIP x Mattch

Menyambut bulan Agustus ini, reviewer jersey Garda VIP berkolaborasi dengan apparel Mattch merilis jersey fantasi timnas Indonesia yang cukup "berbeda". Bisa dikatakan, jersey ini menjadi alternatif di antara deretan warna merah, putih, dan hijau jersey-jersey fantasi timnas yang selama ini rutin wara-wiri menghiasi timeline media sosial menjelang hari kemerdekaan. Apa yang membuat jersey ini mencolok? Langsung saja kita simak ceritanya di bawah.

Jersey fantasi ini didesain oleh desainer muda asal Malang, Elang Kevin, dengan konsep kejayaan dan kekuatan. Optimisme ini dimunculkan dalam rangka menghadapi era emas Indonesia yang akan berusia 75 tahun pada 17 Agustus 2020 nanti. Oleh karena itu, warna kuning (yessss, kuning!) dipilih menjadi warna utama jersey fantasi ini. Warna ini dikombinasikan dengan hitam dan list putih di bagian pundak yang menunjukkan kekuatan dan kedewasaan berlandaskan rasa cinta yang suci kepada negara. Filosofi yang cukup dalam. Kombinasi warna yang unik ini sekilas mengingatkan kita dengan jersey Barito Putera saat masih disponsori oleh Riors (dulu Superior) dan self apparel yang juga kental dengan warna kuning-hitam.

Mattch menjadi apparel partner Garda VIP dalam mewujudkan jersey fantasi timnas ini. Track record apparel ini cukup baik, mengingat tahun 2019 lalu, jersey home Cilegon Unitednya terpilih menjadi jersey terbaik di Liga 2 pilihan dari para reviewer-reviewer jersey. Logo apparel di jersey ini bermaterialkan flock, beludru lembut yang memberi kesan wah saat diraba. Pilihan warna hitamnya konsisten dengan warna-warna utama di jersey ini.


Mengikuti trend yang ada saat ini, jersey fantasi ini pun menggunakan logo 3D TPU pada crest Pancasilanya. Jika biasanya perisainya berbentuk lingkaran, maka di jersey ini berbentuk Octagon alias segi delapan. Delapan sendiri bisa diartikan banyak arti. Dari kesan infinity, stabil, dan tentu saja 8 merupakan bulan kemerdekaan negara kita tercinta, Indonesia. Namun dari desainer sendiri menyatakan bentuk segi 8 ini menyimbolkan delapan arah mata angin. Di sisi atas jersey ini terdapat watermark berupa bulu burung Garuda yang susunannya terinspirasi dari bentuk perisai Pancasila. Bentuk V yang jika dilihat dari depan mengartikan kegagahn dan kejayaan.


Kerah jersey merupakan varian dari model V-neck dengan aksen kuning di bagian depannya. Size label dicetak dengan teknik screenprint di bagian dalam.

Di lengan kanan ada logo dari Channel Youtube Garda VIP. Bang Garda ini juga merupakan reviewer jersey original di Indonesia. Channelnya cukup aktif berbagi konten menarik mengenai jersey-jersey liga domestik, dari level Liga 1 sampai Liga 3. Beberapa jersey futsal juga dibahas di sini plus dengan konten Bincang Bintang dengan pemain-pemain bola ligina. Kalian bisa subscribe channelnya di sini atau follow IGnya. Jersey fantasi timnas ini merupakan salah satu bentuk supportnya juga untuk mengenalkan dan mendukung apparel lokal.

Bagian "mewah" lain dari jersey ini adalah ujung lengannya yang menggunakan rib. Jadi kesan slimfit di lengan didapat dari sini.

Di bagian belakang jersey, tepatnya di bawah kerah, terdapat polyflex berwarna merah putih bertuliskan letak koordinat Indonesia. Refresh buat kalian yang mungkin sudah lama ga belajar geografi niih, Indonesia terletak di 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan. Di garis bujur, Indonesia terletak di 95 derajat BT hingga 141 derajat BT. Konsep penulisan letak lokasi dalam garis lintang & bujur ini juga diadopsi di jersey Persib Bandung musim 2020 ini.

Nah untuk name & number set ini, jersey menggunakan font Curvexa 1.0 rancangan Elang Kevin yang terinspirasi dari garis lengkung yang dinamis. Font type ini sendiri bisa diunduh gratis di exa.my.id. Jangan lupa untuk upload kreasi kalian dan tag @exa1707 nanti ya jika menggunakan font Curvexa ini.


Material jersey ini menggunakan kain drifit mesh yang sepertinya sudah menjadi standar untuk digunakan di jersey bola klub-klub ligina. Walaupun warna kuning di bagian panel depan merupakan sublimasi, beda halnya dengan panel belakang yang menggunakan warna asli kain. Dan seperti jersey Cilegon United 2019 lalu, pola unik khas Nike era pertengahan 2000an kembali terlihat di sini. Apparel menyematkan washing & hangtag di sisi dalam jersey.

Authentic tab jersey berupa print polyflex di pojok kanan bawah jersey dengan tulisan Mattch Fightwear "duet" dengan lambang negara Indonesia, Pancasila. Rubber tag Mattch berada di sisi kanannya.

Overall jersey ini menjadi penyegar di antara jersey fantasi lainnya. Kuning memang cukup jarang digunakan oleh timnas, terlebih warna kuning hitam sudah menjadi identitas jersey negara tetangga, Malaysia. Namun begitu, dengan filosofi & cerita yang ada serta dapat disajikan, respect patut diberikan untuk jersey ini. Thanks untuk bang Garda Visaka alias GardaVIP yang sudah provide jersey fantasi ini. Sukses selalu dan tetap dukung apparel lokal. Tetap berkarya juga untuk Elang Kevin & apparel Mattch. Maju terus Sport Designer & Apparel lokal Indonesia. 

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels