Showing posts with label PSM Makassar. Show all posts
Showing posts with label PSM Makassar. Show all posts

Pa'raga - Review PSM Makassar 2024/2025 Home Shirt


PSM Makassar menjadi salah satu dari 6 tim di Liga 1 2024/2025 yang bekerja sama dengan @drxwear sebagai apparel partner. Hal ini sekaligus menyudahi kerjasama klub dengan Rewako yang sudah berjalan selama 2 musim terakhir. Jersey jawara mereka di Liga 1 2022/2023 dan jersey perayaan ultah klub di musim 2023/2024 menjadi produk terbaik yang dirilis oleh Rewako bersama PSM Makassar.



Dirilis pada awal Agustus 2024, jersey anyar PSM Makassar terlihat simple & dinamis, yang justru menjadikannya memiliki kesan mewah. Pemilihan crest yang berupa kapal pinisi serta warna monokrom membuat jersey PSM Makassar musim ini menjadi salah satu yang memiliki desain terbaik. Jersey away mereka menggunakan putih dengan aksen hitam, namun begitu, nameset mereka yang colorful justru memberikan kontras yang unik untuk seragam tempur PSM Makassar ketika jauh dari kendang. Jersey apik ini bisa diperoleh melalui marketplace DRX Wear di blibli.

DRX Wear masuk di industri sepak bola Indonesia sejak musim 2023/2024 lalu saat menjadi apparel baru Dewa United. Semusim berkiprah di Liga Indonesia, musim kedua mereka membuat gebrakan dengan menggandeng 6 klub sekaligus di Liga 1 & 1 klub di Liga 2, PSKC Cimahi. Namun begitu, dari 6 klub Liga 1 ini, hanya tersisa PSM Makassar, Dewa United, Persik Kediri, PSIS Semarang, dan Madura United setelah PSS Sleman putus kontrak dengan DRX beberapa waktu lalu.


Kolaborasi kesenian Pa’raga & harga diri para pelaut Bugis Makassar yang selalu dijunjung tinggi menjadi inspirasi di balik pembuatan jersey home mereka. Dalam booklet yang disertakan dalam boxset jersey player issuenya, dijelaskan bahwa Pa'raga merupakan seni tari akrobatik mengola bola rotan yang merupakan kearifan lokal Makassar yang dimainkan secara berkelompok dengan kerjasama dan kekompakan yang menjadi kunci dari kesenian ini.

Pinisi yang menjadi ikon utama logo klub, sesungguhnya menjadi highlight di jersey PSM Makassar musim ini. Tampil tanpa tameng yang biasanya menyertai, logo klub ini justru terlihat semakin gagah. Dikutip dari booklet jersey, pinisi merupakan armada layar tradisional megah para pelaut Bugis Makassar untuk mengarungi lautan dengan gagah berani. Mereka punya prinsip kuat, "Sekali layar terkembang, pantang bidik surut ke pantai".




Warna marun di jersey utama mereka dipadukan dengan aksen putih & hitam yang tampak serasi sekali ditempatkan di ujung lengan. Penggunaan kain jacquard untuk jersey ini juga memberikan tekstur yang unik di panel kiri & kanan jersey yang berwarna putih. DRX merilis jersey PSM Makassar ini dalam beberapa versi; short sleeve player issue yang ada di batch pertama, lalu player issue dengan boxset berisi seragam, celana, serta kaos kaki, lalu ada juga jersey player issue dengan lengan panjang, dan tentunya jersey SV yang harganya lebih terjangkau bagi suporter.


Aksara lontara atau aksara Bugis bertuliskan Siri' na Pacce masih tertulis di jersey PSM Makassar ini. Ungkapan ini memiliki makna untuk memupuk rasa persatuan & kesatuan, membina solidaritas antara manusia agar mau membantu seseorang dalam berbagai kondisi. Prinsip ini dipegang betul oleh suku Bugis dalam hidup bermasyarakat.



Seperti halnya jersey produksi DRX Wear yang lain, jersey PSM Makassar ini juga memiliki tab NFC yang menjadi fitur unggulannya. Saat kita tap dengan handphone, link verifikasi produk akan ditampilkan di layar gadget kita, memberikan informasi tentang ukuran, musim, warna, serta kategori produk. Hal ini inline dengan tema #LegacyNotPiracy yang dikampanyekan apparel sejak awal musim.

Akhir dari artikel ini, dengan melihat betapa simple dan apiknya jersey home PSM Makassar musim 2024/2025, ceritajersey memberikan nilai 5 dari 5. Andai klub atau apparel juga menyediakan opsi untuk menambahkan nameset dan patch liga dalam pembeliannya, mungkin nilai 6 layak diberikan untuk jersey ini. Best shirt so far di Liga 1 2024/2025.
Share:

Siri' Na Pacce - Review PSM Makassar 2021 Home Shirt

PSM Makassar sesungguhnya telah merilis jersey anyar mereka pada 4 September 2021 lalu, H-1 sebelum digunakan dalam pertandingan perdana Liga 1 2021/2022 menghadapi Arema FC di Stadion Pakansari. Hingga pekan ke-31 (saat tulisan dibuat), PSM Makassar berada di peringkat 12 Liga 1 dengan telah meraih 35 poin dari 7 kemenangan dan 14 kali seri. Untuk urusan jersey mereka juga telah melakukan perubahan sebanyak 3 kali, hingga akhirnya yang dijual ke publik adalah versi terakhir. Di artikel kali ini, kita akan bahas rilisan terbaru jersey home anyar PSM Makassar 2021.


Dalam rilisan jersey home yang pertama di September 2021, PSM Makassar menggunakan warna merah dengan aksen putih di kerah serta lengan. Jersey mereka terinspirasi dari filosofi Bugis-Makassar yang penuh dengan semangat dan keberanian. PSM Makassar terakhir kali menggunakan jersey home versi pertama ini pada 27 September 2021 dalam pertandingan menghadapi Barito Putera. Di pertandingan berikutnya menghadapi Persib Bandung, Juku Eja menggunakan jersey home versi kedua yang berwarna merah marun dengan kombinasi warna silver di ujung lengan serta kerah. Umur jersey ini juga tidak lama, karena di pekan ke-14 Liga 1 saat menghadapi Persipura Jayapura, PSM telah menggunakan jersey home (versi ketiga) seperti yang dijual ke publik saat ini. Warna utamanya tetap merah marun seperti sebelumnya, hanya saja kombinasi kali ini dengan warna putih di bagian cuffs dan kerah.

Variasi jersey home PSM Makassar pada Liga 1 musim 2021/2022. Images by: @psm_makassar

Video promosi jersey home PSM Makassar 2021. Video by @psm_makassar

Display jersey PSM Makassar di official store mereka di marketplace Kerbel

PSM Makassar menjual jerseynya ke publik pada 7 Januari 2022 lalu melalui official store mereka di kerbel.id. Dibandrol seharga 429ribu, PSM Makassar hanya menyediakan satu varian dan sejauh ini baru versi homenya yang dijual. Penjualan resmi ini sangat dinanti oleh penggemar & kolektor mengingat laga pertama mereka sudah berlangsung sejak September dan bahkan sudah banyak beredar jersey versi KW/fakenya di pasaran.

Fyi, Keranjang Belanja (Kerbel) merupakan aplikasi e-commerce/marketplace jual beli online yang dihadirkan oleh PT Bosowa Berlian Motor serta PT Kreasi Binar Indonesia. Kerbel menargetkan untuk ekspansi bisnis online di kawasan timur Indonesia. PT Bosowa Berlian Motor sendiri bersama Bosowa Semen yang menjadi sponsor PSM Makassar merupakan bagian dari Bosowa Corp. Bosowa sendiri menjadi pemilik saham mayoritas klub berjuluk Juku Eja ini sejak tahun 2011 lalu.

Tulisan Ewako PSM di sisi depan

Selepas Umbro, PSM sempat bekerja sama dengan Marflex selaku produsen apparel untuk jersey home pertama. Di jersey kedua & ketiga, nama apparel lokal ini tidak lagi ditemui di bagian jersey PSM Makassar. Bermaksud menggunakan self brand, klub menuliskan jargonnya di sisi kanan depan jersey. PSM Makassar pernah menjelaskan dalam salah satu post media sosialnya bahwa Ewako merupakan serapan dari aksara Makassar Rewako. Rewa artinya berani, ewa adalah melawan, dan ko adalah kamu. Gabungan ketiganya dapat dimaknai sebagai ajakan untuk berani & berjuang. Oleh karena itu, Ewako PSM berarti "Berjuanglah, PSM".

Logo PSM Makassar berupa rubber

Logo PSM di jersey yang dijual masih menggunakan material yang sama dengan musim 2019 lalu, rubber 3D. Hal ini berbeda dengan jersey home 2021 versi kedua yang material polyflex. Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel jersey PSM Makassar sebelumnya, logo baru klub ini diluncurkan pada bulan April 2017, setelah melalui proses sayembara. Menggantikan logo lama yang masih serupa dengan logo Pemdanya, logo baru PSM menonjolkan unsur kapal Phinisi di dalamnya. Hal ini melambangkan keberanian dan nilai kearifan lokal seperti kerjasama, kerja keras, ketelitian, keindahan, dan religius. Perisai yang menjadi dasar logo melambangkan kepercayaan diri, keamanan, dan kesentosaan serta menyimbolkan kekuatan & pertahanan yang kuat dari PSM Makassar.

Sponsor bahu "Kalla Group" untuk PSM Makassar

Jersey home versi ketiga ini berpola raglan sama dengan versi sebelumnya. Musim ini juga ada tambahan logo sponsor di bahu dengan nama perusahaan "Kalla" terpampang. Ada empat sponsor yang mensupport PSM musim 2021 ini: Honda, Bosowa Semen, Kalla Group, dan Kuku Bima. 

Model kerah jersey home PSM Makassar 2021

Kerah jersey ini menggunakan model V-neck dengan variasi di ujung depannya. Tampak di sisi dalamnya terdapat necktape putih serta cetakan tagline Ewako PSM! beserta size label jersey. Secara samar jersey ini juga memiliki corak di sisi depan berupa grafis ombak. Hal ini sejalan dengan tema jersey di awal perilisannya yang mengangkat tema tentang keberanian menerjang ombak. Perbedaan dengan jersey home versi pertama adalah tampilan visualnya, yang mana di versi ketiga ini berupa ilustrasi garis-garis ombak sementara di versi pertama merupakan siluet foto ombak.

Cuffs jersey home PSM Makassar 2021

Jersey ini tidak menggunakan rib untuk cuffs atau lengannya, hanya berupa kain putih untuk membedakannya dengan bagian lengan. Hanya tertera satu logo sponsor di sini, Kuku Bima.

Filosofi masyarakat Sulawesi Selatan yang tertera di sisi belakang jersey home PSM Makassar 2021

Di bagian belakang jersey ini tertulis jargon yang menggambarkan identitas warga Sulawesi Selatan: Siri' Na Pacce. Dikutip dari budayawan.com, kata Siri' dalam bahasa Bugis bermakna "malu", sedangkan Pacce memiliki arti "tidak tega" atau "kasihan" atau "iba". Struktur Siri’ dalam Budaya Bugis atau Makassar memiliki empat kategori,yakni: 
  1. Siri’ Ripakasiri', terkait harga diri pribadi dan keluarga
  2. Siri’ Mappakasiri’siri’, terkait etos kerja
  3. Siri’ Tappela’ Siri (Bugis: Teddeng Siri’), terkait rasa malu yang hilang
  4. Siri’ Mate Siri’, terkait iman
Untuk melengkapi keempat struktur Siri’ itu maka Pacce atau Pesse menempati satu tempat, sehingga menyusun suatu kebiasaan (karakter) yang dikenal dengan sebutan Siri’ Na Pacce. Masyarakat Sulawesi Selatan menjadikan hal ini sebagai pedoman dalam berpikir, bertindak, dan melaksanakan aktivitas membangun dirinya menjadi seorang manusia.

Sisi dalam jersey home PSM Makassar 2021

Well.... material jersey ini berupa 100% polyester dengan kain yang cukup padat. Berbeda dengan dryfit yang umum digunakan jersey-jersey olahraga, tidak tampak rongga-rongga di jersey ini sehingga menjadikan jersey ini cukup berat. Warna kain sudah berupa merah marun sehingga hanya motif di sisi depan yang berupa sublimasi printing di jersey ini.

Black tab authentic untuk jersey PSM Makassar 2021

Black tab untuk keaslian produk berada di sisi bawah jersey ini dengan patch yang dijahit. Isinya simpel, hanya berupa logo dan tulisan authentic apparel dengan tahun 2021.

Hangtag official merchandise dari PSM Makassar

Jujur apakah ini merupakan big down grade dari jersey PSM Makassar di musim sebelumnya? Jersey Juku Eja produksi Umbro di musim 2019 menjadi jersey terbaik di Indonesia versi Goal.com di tahun terkait, dan sayangnya memang apparel ini tidak memberikan pembaharuan seragam lagi ke Pasukan Ramang bahkan selama 2 tahun berturut-turut. Keputusan manajemen klub yang akhirnya menggunakan self brand untuk apparelnya sepertinya menemui batu terjal di musim perdana: 3 kali ganti desain dengan proses penjualan yang baru dilakukan hampir 5 bulan setelah kompetisi berjalan. Ceritajersey memberikan nilai jersey ini 2,5 dari 5. Harga yang berada di level 400ribu ke atas (ukuran klub Liga Indonesia) memberikan ekspektasi lebih untuk customer akan adanya jersey berkualitas. Namun sayangnya, jersey yang diterima terkesan apa adanya dengan material yang relatif berat. Di luar logo rubber yang seakan menjadi "kewajiban" klub & apparel saat ini, harus ada value added lain yang diberikan dalam jersey. Klub pun hanya menyajikan cerita dari jersey home terkait untuk versi pertama dan video promotional berikutnya hanya menampilkan deretan detail jersey. Masih banyak waktu untuk berbenah bagi PSM Makassar. Semoga di musim 2022/2023 klub dapat meningkatkan prestasinya dan tentu saja, merilis jersey yang lebih berkualitas.

Share:

Pasukan Ramang - PSM Makassar 2019 Home Jersey

Bisa dibilang, jersey yang digunakan oleh PSM Makassar untuk Shopee Liga 1 2019 ini bukan kaleng-kaleng. Proses pembuatannya cukup panjang (6 bulan!) dan hasilnya benar-benar luar biasa. Tampak klasik namun tetap elegan dan mewah. Patut dinanti apakah jersey ini dapat berperan dalam perjalanan PSM Makassar menuju gelar juara Liga 1 di akhir musim nanti. Namun sebelumnya, mari kita simak detail-detail jersey home PSM Makassar 2019 dalam cerita jersey kali ini.

Skuad PSM Makassar di pekan ketiga Liga 1 2019 menghadapi Tira Persikabo di Bogor. Setelah musim lalu finish di posisi runner up di bawah Persija Jakarta, musim ini PSM Makassar berusaha menebusnya dengan menjadi juara Liga 1. Tekad tersebut tergambar dalam tema jersey musim 2019, yang bermakna mewujudkan kembali masa keemasan bagi PSM Makassar. Photo by: @psm_makassar
 
Perayaan gol para pemain PSM Makassar saat menghadapi Badak Lampung pada lanjutan Liga 1 2019 (24 Mei 2019). Tampak nameset pemain PSM yang berwarna emas, konsisten dengan tema warna jersey PSM musim ini. Photo by: @psm_makassar
 
PSM Makassar masih bekerja sama dengan apparel Umbro untuk musim 2019. Proses pembuatan bespoke jersey ini, seperti dikutip dari interview Ryan Gozali, CEO Umbro Indonesia, dengan kumparan.com, memakan waktu hingga 6 bulan. Warna merah marun dengan kombinasi emas di jersey home diangkat untuk membangkitkan kembali era keemasan PSM Makassar. Desain jersey yang sederhana mengingatkan kita ke era PSM di tahun 1991/1992 dimana PSM menjadi juara Perserikatan. Jersey warna merah marun polos yang dikenakan waktu itu mengantar klub berjuluk Pasukan Ramang ini merengkuh gelar kelimanya di Indonesia. Ditambah dengan aksen warna emas tadi, hal ini semakin menguatkan "kesederhanaan namun sarat makna" yang diusung oleh PSM Makassar. Kearifan lokal berupa kain tenun bermotif juga masih dipertahankan di jersey musim ini. Ada dua versi yang dijual: official jersey pro dan official jersey fans. Jersey pro akan menjadi bahan review ceritajersey kali ini. Jersey ini sendiri dilaunching pada 4 Mei 2019 lalu, bersamaan dengan launching tim, member card, dan sistem e-ticketing PSM Makassar.
 
Jersey home PSM Makassar 2019, baik versi pro maupun fans dapat diperoleh melalui mekanisme pre order di kiostix.com. Cukup unik pengalaman membeli jersey kali ini karena sistemnya yang mirip dengan membeli tiket konser. Informasi yang disampaikan di web kiostix mencakup perbedaan versi pro & fans, lalu kita bisa memilih seberapa banyak order jersey yang akan kita beli. Jersey versi pro dilepas dengan harga 799ribu, sedangkan versi fans di angka 249ribu. Cukup jauh bedanya. Untuk ceritajersey sendiri jersey PSM yang diorder diterima sekitar 7-8 hari dari proses payment selesai dilakukan. Jersey dikemas dalam paket berwarna abu-abu bergambar logo monokrom PSM Makassar dan keterangan bahwa produk yang dibeli asli atau official dari klub.
 
Umbro, yang berulang tahun ke-104 pada 2019 ini, menjalani tahun keduanya sebagai partner dari PSM Makassar. Logo apparel asal Manchester, Inggris, ini berwarna emas dan berupa polyflex yang diaplikasikan dengan heatpress. Btw, di Indonesia, musim ini Umbro hanya bekerja sama dengan PSM Makassar setelah lepas dari Barito Putera dan Bhayangkara FC.
 
Kerah jersey berbentuk V-neck dengan variasi, dimana bagian tengahnya (yang berwarna emas) merupakan kain terpisah dan menjadi penghubung kerah kiri dan kanan. Necktape di bagian dalam juga berwarna emas, terletak di atas size label.
 
Berbeda dari tahun sebelumnya, logo PSM Makassar di jersey pro version musim 2019 berupa rubber patch. Logo PSM Makassar ini terhitung baru karena baru diluncurkan pada bulan April 2017, walaupun sayembaranya sudah dimulai sejak tahun 2015. Menggantikan logo lama yang masih serupa dengan logo Pemdanya, logo baru ini menonjolkan unsur kapal Phinisi di dalamnya. Hal ini melambangkan keberanian dan nilai kearifan lokal seperti kerjasama, kerja keras, ketelitian, keindahan, dan religius. Perisai yang menjadi dasar logo melambangkan kepercayaan diri, keamanan, dan kesentosaan serta menyimbolkan kekuatan & pertahanan yang kuat dari PSM Makassar.
 
Sponsor yang terdapat di lengan kiri jersey juga berupa heatpress polyflex. Ada dua logo di sini: Kuku Bima Ener-G dan Kalla Group.
 
Nah, bagian ini yang paling menarik dari jersey home PSM Makassar 2019. Motif tenun khas Makassar yang ada di jersey ini memiliki tekstur alias bukan sublimasi. Emboss di jersey ini diklaim oleh apparel menggunakan teknik Jacquard, yang jika ditelusur lebih jauh, butuh metode dan mesin khusus untuk "menenun" kain hingga berpola seperti ini. Karakter dari metode ini pun terlihat dari kainnya yang tampak berkilau dan licin, jadi tidak heran jika jersey PSM Makassar cukup ciamik dan elegan untuk versi home 2019-nya.
 
Jersey home PSM ini berpola raglan dan jahitannya cukup rapi sehingga memudahkan lengan untuk bergerak.
 
Ciri khas Umbro berupa logo diamond tampak disusun melingkar di lengan kanan dan kiri jersey. Warna emas masih konsisten diterapkan di sini.
 
Logo sponsor utama PSM Makassar, Bosowa Semen, berada di bagian depan dan tampak cantik dengan warna emasnya. Warna merah marun dan emas seperti kombinasi tepat untuk jersey home PSM musim ini. Material sponsor utama masih berupa heatpress polyflex.
 
Jersey terbuat dari material 100% polyester dan mempunyai daya serap yang tinggi. Hal ini tentu membuat atlet lebih nyaman karena sirkulasi udara di dalam jersey lebih terjaga. Warna emas di bagian belakang bawah jersey bukan merupakan sublimasi, melainkan kain terpisah yang dijahit ke badan utama jersey.
 
Logo sponsor Honda yang tertelak di belakang jersey juga berupa heatpress polyflex berwarna emas.
 
Tag bahwa jersey ini authentic product dari Umbro terletak di bagian samping kiri bawah jersey, sedikit di atas bagian kain yang berwarna emas.
 
Di tahun kedua Umbro bekerjasama dengan PSM ini, Umbro sukses menghadirkan jersey yang klasik namun mewah. Inovasi yang dilakukan seakan membuktikan Umbro benar-benar mendedikasikan diri untuk jersey PSM Makassar di musim 2019. Harganya yang nyaris 800ribu mungkin cukup mahal, tapi bagi diehard fans jersey-jersey tim Liga Indonesia, terutama PSM Makassar, jersey ini wajib dimiliki. Untuk versi fans juga cukup worth it dimiliki dengan harga sekitar 249ribu. Perbedaan mencolok hanya di bahan logo klub dan grafis motif tenun Makassar. Setelah dilepas di Kiostix, sepertinya manajemen juga berencana menjual jersey original PSM di PSM Fest setiap matchday home dan juga official storenya.
Share:

Juku Eja - PSM Makassar 2016 Home Jersey

Di masa PSSI dibekukan oleh FIFA (2015-2016), kompetisi ISL tidak berjalan dan sebagai gantinya digelarlah Torabika Soccer Championship untuk mengisi kekosongan kompetisi. PSM Makassar yang menjadi salah satu tim peserta memiliki jersey yang cukup mudah diingat, dimana kerap disebut mirip dengan jersey home Ajax Amsterdam. Bagaimana detail dari jersey PSM tersebut? Mari kita simak ceritanya.

Rasyid Bakri, gelandang PSM Makassar yang mencetak 7 gol dan 8 assist dalam satu musim di ISC 2016. Photo by: bola.com

Skuad PSM Makassar yang berlaga di ISC 2016. PSM adalah klub tertua di Indonesia karena telah berdiri sejak 2 November 1915. Tim berjuluk Pasukan Ramang ini pertama kali menjuarai kompetisi Indonesia di era Perserikatan pada tahun 1957. Juara berikutnya diraih tahun 1959, 1965, 1966, dan 1992. Di era Liga Indonesia, PSM Makassar baru sekali menjadi juara, yaitu pada tahun 2000 lalu. Photo by: kompas.com

Para pemain PSM Makassar merayakan gol yang dicetak ke gawang Perseru Serui pada lanjutan ISC 2016 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar (16/09/2016). Pertandingan ini berakhir imbang 1-1. Photo by: bola.com 

Apparel asal Amerika Serikat, Nike, mensupport PSM Makassar sejak tahun 2013, tepatnya saat PSM bermain di Indonesia Premier League. Warna dan pola jersey yang hampir mirip dengan Ajax Amsterdam ini dimulai sejak musim 2014. Sebelumnya, pada masa awal Nike bekerja sama dengan PSM, warna jersey home masih merah polos. Logo Nike berupa bordir terpasang di dada kanan jersey ini.

Jersey home @psm_makassar saat mengarungi musim 2016 ini menggunakan teamwear Nike Park Derby berwarna merah dengan aksen putih. Sebelum berganti apparel ke Kelme pada 2017, PSM Makassar sempat identik dengan jersey Nike ini. Terkait warna merah, julukan Juku Eja (ikan merah) yang melekat pada PSM Makassar berasal dari warna seragam klub ini berpuluh-puluh tahun yang lalu. Sementara ikan karena masyarakat Sulawesi Selatan terkenal sebagai masyarakat Maritim. Lalu berikutnya tentang sponsor, PSM Makassar juga identik dengan brand Semen Bosowa di depan jerseynya. Yang menarik di jersey ini adalah untuk pertama kalinya brand tersebut bertuliskan "Bosowa Semen", bukan "Semen Bosowa" di 2016. Ternyata dari pihak sponsor sendiri memang melakukan rebranding dan hal ini baru terkonfirmasi resmi pada 7 Desember 2016. Padahal, sudah hampir setahun brand baru "Bosowa Semen" terpampang di jersey PSM Makassar.

Di tahun 2016, PSM Makassar masih menggunakan logo lama yang diambil dari logo pemerintah daerah,tepatnya logo kota Makassar. Logo ini berupa perisai putih yang di dalamnya terdapat benteng, padi kapas, serta perahu pinisi. Warna merah, putih dan jingga di sepanjang tepi perisai melambangkan kesatuan dan kebesaran Bangsa Indonesia. Awalnya PSM Makassar bernama Makassar Voetbal Bond dan berdiri pada 2 November 1915. Logo ini dipakai semenjak MVB berubah nama menjadi PSM Makassar sekitar tahun 1950an. Btw logo di jersey ini berupa print polyflex.  

Patch Torabika Soccer Championship 2016 ini berupa print polyflex terletak di lengan sebelah kanan. Nama asli turnamen ini adalah Indonesia Soccer Championship. Dikutip dari Wikipedia, ISC adalah kompetisi sepak bola strata profesional tertinggi di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2016. Indonesia Soccer Championship diselenggarakan oleh PT Gelora Trisula Semesta yang merupakan anak perusahaan PT Liga Indonesia. Ini merupakan kompetisi indenpenden tanpa melibatkan PSSI yang telah di bekukan oleh Pemerintah dan FIFA pada saat itu ISC A akan diikuti oleh 18 klub perserta liga tertinggi tanah air dan berformat kompetisi penuh. PSM Makassar sendiri finish di posisi 6 klasemen akhir dalam kompetisi ISC 2016 ini.

Nike Park Derby ini memiliki model kerah V-neck dengan rib. Tidak ada yang spesial dari size tag jersey ini, sama seperti jersey Nike pada umumnya. Btw, ada yang pernah compare dengan yang Made In Thailand?

Name and number set untuk pemain menggunakan material cutting polyflex dan terdapat logo kecil PSM Makassar di dalam nomornya. Tentang pemilihan NNS ini... Reinaldo sendiri tidak memperkuat PSM di ISC 2016 dan baru bergabung di tim pada awal musim 2017. Selain itu, lebih ke karena ada stoknya dengan NNS ini sih untuk size XL. 😗

Kopi ABC baru resmi menjadi sponsor pendamping PSM Makassar untuk musim 2017. Kenapa ada di jersey untuk ISC 2016? 😂😂😂 Bisa jadi ini lagtime dijualnya jersey setelah ISC 2016 dan sebelum Liga 1 2017 digulirkan. Saat rilis resmi kerjasama kedua pihak pun (05/02/2017) jersey yang ditunjukkan adalah jersey musim 2016 ini. Material sponsor Kopi ABC berupa cutting polyflex.

Nike Park Derby dibuat dari material 100% polyester daur ulang. Tiap panel di jersey ini dijahit atau dikampuh pipih (flat seam). Jersey ini juga telah menggunakan teknologi  dri-fit untuk mengontrol kelembaban.

  
Blacktab authentic jersey ini terletak di pojok kiri bawah jersey. Karena jersey ini teamwear, tidak ada yang khusus pada blacktab original dari jersey PSM Makassar ini. Teamwear Nike Park Derby ini dijual seharga $29.99 di beberapa web. Dari PSM sendiri menjualnya seharga 450ribu pada awal rilis dan sudah lengkap full patch, termasuk nameset.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Jersey Archive

Labels