Kuda Hitam Jawa Timur - Review Malang United 2021 Home Shirt

Kota Malang memiliki beberapa wakil dalam kompetisi Liga 3 Zona Jawa Timur 2021 lalu. Selain NZR Sumbersari yang meraih gelar juara, ada juga Arema Indonesia, ASIFA, Persema, dan Malang United. Klub yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-5 pada 30 Januari lalu ini menempati posisi 4 klasemen akhir di grup C babak penyisihan Liga 3 Zona Jatim 2021. Dengan hasil ini, Malang United pun gagal lolos ke babak 32 Besar. Di artikel ini kita akan membahas jersey home yang dikenakan oleh punggawa Malang United dalam Liga 3 2021 hingga Piala Soeratin.U-17 lalu.


Warna baru digunakan klub asal Malang ini di jersey homenya. Hitam kali ini dipilih sebagai warna utama, setelah beberapa tahun sebelumnya berganti-ganti dari hijau army di 2017 dan dua musim berturut-turut memakai warna orange. Di jersey home musim ini pun sebenarnya aksen orange tetap dipertahankan oleh klub di bagian samping, lengan & kerah. Konsistensi warna ini bahkan sampai ke level logo sponsor yang dijadikan monokrom oleh klub dan apparel.

Logo apparel tersublimasi printing di jersey

Apparel asal Banyuwangi, TMSportswear menjadi apparel partner Malang United di musim 2021. Kerjasama yang dilakukan oleh asprov PSSI di Pulau Jawa dengan Equinoc memungkinkan apparel-apparel lokal seperti TMSportswear mendukung beberapa klub peserta Liga 3 Zona Jawa. TMS sendiri mensupport Malang United, Banyuwangi Putra, Persewangi, dan Bojonegoro FC di musim 2021. Untuk jersey latihan, Malang United telah melakukan kerjasama dengan apparel lokal lain, Ness Clothes.

Logo Malang United yang ketiga setelah berdiri sejak 2017

Malang United berdiri pada 30 Januari 2017 dengan nama awal DPFF Malang United. DPFF merupakan singkatan dari Djoko Purwoko Football Foundation. Dikutip dari Indosport.com dan wikipedia, Mayor Djoko Purwoko merupakan perwira aktif di TNI yang memiliki background luar biasa dalam bidang sepak bola. Djoko pernah menjadi media officer PS TNI dari 2015 hingga 2017, manager PS TNI U-21, dan wakil manajer PSMS Medan tahun 2017 lalu saat tim ini menorehkan prestasi promosi ke Liga 1 di penghujung musim. Malang United didirikan dengan fokus pada pembinaan sepak bola anak-anak usia dini di Malang Raya. Klub ini masih aktif hingga saat ini mengikuti Liga 3 Zona Jawa Timur, Piala Soeratin U-13, U-15, hingga U-17.

Logo Malang United ini sebelumnya sempat menuai pro dan kontra saat dilakukan sayembara logo baru pada tahun 2018 lalu. Hadiah dari manajemen yang dinilai terlalu kecil membuat banyak pihak justru mengirimkan logo yang terkesan asal-asalan dan berunsur komedi. Setelah manajemen melakukan klarifikasi dan meningkatkan apresiasi untuk hadiah pemenang, sayembara logo tetap dilanjutkan. Tiga unsur yang menjadi kriteria dalam sayembara ini adalah maskot kuda, tahun kelahiran klub, dan unsur warna kombinasi hitam-putih dan kuning. Logo yang digunakan dalam jersey 2021 ini merupakan logo ketiga klub sejak berdiri. Saat menggunakan jersey dari MBB di 2017, logo klub masi bergambar kuda jingkrak dengan tulisan besar DPFF di bagian bawah. Di 2018, saat menggunakan jersey dari Fitsee, logo Malang United berupa perisai dengan siluet kuda di dalam dan tulisan "Malang United FC". Logo yang kita lihat di gambar atas digunakan sejak kompetisi musim 2019.

Fyi, fakta unik mengapa logo Malang United menggunakan kuda jingkrak sebagai ikonnya: Djoko Purwoko merupakan Juventini alias pendukung kesebelasan klub asal Italia, Juventus. Juventus identik dengan logo kuda jingkrak/zebra sejak medio 1960an sebelum bertransformasi dengan logo yang lebih simpel saat ini. Referensi tentang logo kuda Malang United ini juga didukung oleh salah satu cuitan dari akun official klub di tahun 2017 lalu.

Sublimasi printing patch logo MS Glow for Men Liga 3 2021 

Untuk jersey spek player issue di Liga 3 Jawa, hampir semuanya menggunakan sublimasi printing untuk unsur-unsur logo di jersey, termasuk jersey Malang United ini. Terhitung dari logo sponsor hingga patch kompetisi pun berupa printing langsung di kain. Hanya logo klub saja yang berupa bordir woven untuk versi authentic replica ini.

Salah satu sublimasi logo sponsor di jersey Malang United 2021

Model kerah jersey home Malang United

Kerah jersey Malang United menggunakan model V-neck dengan variasi. Aksen warna orange memberikan efek stabilo yang apik karena kontrasnya dengan hitam sebagai warna utama jersey. Tampak di sisi dalam kerah ini terdapat size label dari apparel dan neck tape berlogo TMSports.

Aksen orange di sisi samping jersey home Malang United

Warna orange sepertinya tidak bisa lepas dari Malang United. Menjadi warna utama klub di musim 2019, orange sebenarnya masih digunakan untuk jersey away Malang United di musim 2021. Di jersey utama, warna ini dipertahankan sebagai aksen di jersey home.

Motif abstrak di jersey home Malang United

Sisi dalam jersey home Malang United produksi TMSportswear

Jersey Malang United dari TMSports ini menggunakan kain drifit rhabit. Seluruh warna di kain merupakan hasil dari sublimasi printing, terlihat dari sisi dalam jersey. Terdapat tag yang menjelaskan material jersey beserta tagline apparel "Never Give Up". Authentic tab product berupa woven patch berada di sisi depan bawah, dengan keterangan Made in Indonesia dan inisial TMSW selaku apparel.

Authentic tab product TMSportswear

Jersey home Malang United ini merupakan satu dari sekian banyak jersey klub Liga 3 musim 2021/2022 yang menawan. Cukup jarang ada klub di Liga Indonesia dengan warna utama jersey hitam. TMSportswear mampu mengeksekusinya dengan apik dan memberikan identitas baru untuk Malang United. Sizing dan material jersey juga nyaman ketika dikenakan. Harganya cukup terjangkau, sekitar 219ribu saat awal rilis untuk versi authentic replica. Ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey home Malang United 2021. Worth it!

Share:

Store Visit Episode 17 - Borneo FC Store

Borneo FC mencatatkan debut mereka di pentas sepak bola Indonesia pada tahun 2014, setelah Nabil Husien Said melakukan akuisisi terhadap klub Perseba Super Bangkalan. Di tahun pertama mereka tampil, klub berjuluk Pesut Etam ini mampu meraih gelar juara Divisi Utama 2014 dan berhak promosi ke Liga Super Indonesia 2015 (QNB League). Hingga tahun 2021, Borneo FC terus tampil konsisten di kasta tertinggi ini dan mampu meraih beberapa achievement, termasuk gelar pramusim di turnamen Piala Gubernur Kaltim 2016.

Pada April 2017, Borneo FC membuat terobosan dengan membuka kafe & official store untuk menjual berbagai pernak-pernik klub di Stadion Segiri, Samarinda. Dikutip dari GoNews, pemasukan dari merchandise store ini bahkan sampai dapat membantu membiayai kebutuhan Borneo FC U19. Klub juga banyak melakukan inisiatif dan kerjasama dengan produk lokal sekitar untuk saling bersimbiosis mutualisme. Dari apparel Town (2014) hingga Etams (2021) sampai peluncuran campaign #DukungDariRumah merupakan langkah nyata klub untuk mendukung perekonomian Samarinda.


Ceritajersey berkesempatan mengunjungi Borneo FC Store beberapa bulan lalu. Kunjungan ini merupakan kesempatan kedua, setelah di tahun sebelumnya kurang beruntung karena toko sedang proses renovasi. Borneo FC Store dengan tampilan yang lebih fresh baru dibuka pada April 2021 lalu. Lokasinya masih sama, terletak di komplek Stadion Segiri, Samarinda. Store mereka merupakan salah satu dari sedikit official store klub liga Indonesia yang terletak di stadion/markas tim.

Lokasi Borneo FC Store di Stadion Segiri, Samarinda, via gmaps

Saat kunjungan dilakukan, merchandise Borneo FC yang dijual mostly masih berupa produk apparel seperti jersey, kaos, jaket, atau polo. Dalam perjalanannya, mereka juga menjual produk lain seperti lanyard, tumbler, dan pouch. Klub juga berkolaborasi dengan beberapa brand seperti Valent Magazine dan Never Too Lavish untuk merilis produk fashion.

Display jersey away Borneo FC 2021/2022

Produk paling laris di store tentu saja adalah jersey resmi klub untuk musim 2021/2022. Borneo FC menggandeng apparel Etams untuk apparel partner mereka sepanjang musim kompetisi ini. Debut mereka bersama produk asli Samarinda ini terjadi di kompetisi pra musim Piala Menpora 2021. Jersey pre season mereka juga sempat @ceritajersey bahas via artikel "Kejutan dari Borneo".

Deretan jersey home Borneo FC 2021/2022

Jersey utama Borneo FC musim 2021/2022 berwarna merah marun dengan motif loreng. Dibandrol seharga 395ribu, jersey ini memiliki karakter slim fit sama seperti jersey-jersey Borneo FC sebelumnya. Ceritajersey pun sempat mereviewnya via artikel "Semangat Korsa, Manyala!". Klub juga menyediakan packaging boxset dengan tambahan biaya sebesar 70ribu rupiah. Untuk celana, store memasang harga 150ribu rupiah. Baru-baru ini mereka juga merilis jersey untuk kids, boys, youth, dan ladies dengan harga bervariasi. Jika ingin memiliki versi full set, Borneo FC Store pun menyediakan kaos kaki untuk dibeli.

Display jersey goalkeeper Borneo FC musim 2021/2022

Jersey training anyar Borneo FC untuk musim 2021

T-shirt dengan berbagai grafis tersedia di Borneo FC Store dengan harga yang cukup terjangkau. Dari kaos bertuliskan "Borneo" seharga  125ribu hingga "We Are Samarindans" seharga 130ribu. Klub juga sempat merilis t-shirt spesial di ulang tahunnya yang ke-8 lalu. Beberapa produk ini bisa diperoleh via website Borneo FC Store di borneofcstore.com. Selain kaos, juga ada training kits dengan variasi kombinasi warna. Produk ini bisa diperoleh dengan harga 195ribu.

T-shirt We Are Samarindans, produk resmi Borneo FC

Tracksuit & trackpants Borneo FC produksi apparel Etams

Selain jersey dan training kits, Etams dan Borneo FC juga menjual tracktop dan trackpants. Keduanya dijual masing-masing dengan harga 260ribu dan 240ribu rupiah.

Poloshirt Borneo FC

Polo shirt dari apparel juga tersedia di Borneo FC Store. Hanya ada satu warna yang avaiable, hitam, produk ini dibandrol dengan harga sekitar 215ribu.

Busana muslim pria dari Borneo FC

Produk unik yang ceritajersey temui di store, tapi tidak tersedia secara online adalah busana muslim. Well.... Sejauh ini, dari pengamatan ceritajersey, baru sedikit klub yang merilis produk ini: Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, dan sekarang ada Borneo FC Store. Diproduksi oleh Etams, busana muslim dari Borneo FC Store ini berwarna putih dengan motif dayak di sisi kiri depannya disertai tulisan"Borneo".

Varsity jacket Borneo FC dari NH Apparel

Masih ingat dengan NH Apparel? Brand satu ini masih menyediakan produk-produk untuk Borneo FC, salah satunya adalah jaket varsity. Dibandrol dengan harga 250ribu rupiah, hoodie ini terbuat dari 100% fleece sehingga nyaman dikenakan.

T-shirt kids yang tersedia di Borneo FC Store

Beberapa tshirt untuk anak-anak juga tersedia di store, di antaranya kaos dengan grafis "Borneo" dan "We are Samarindans" yang masing-masing dijual seharga 100ribu rupiah. Selain kaos, produk untuk anak-anak lainnya adalah jaket varsity dari NH project yang dibandrol 240ribu rupiah. 

Jaket varsity Borneo FC untuk anak-anak

Sesi garage sale di Borneo FC Store 

Borneo FC Store juga beberapa kali menggelar sesi "cuci gudang" yang hanya ada secara offline. Tampak beberapa produk klub saat bekerja sama dengan Nike & NH Project dijual di sini. Varian produknya cukup banyak, dari rompi, tas, sweater, celana, polo shirt, dan mungkin jika beruntung menemukan: jersey.

Spot foto di Borneo FC Store

Salah satu spot foto yang instagrammable di store adalah bench pemain yang seolah-olah terletak di pinggir lapangan. Setiap pengunjung Borneo FC Store akan difoto di sini dan diabadikan momennya melalui unggahan story @borneofcstore.

Suasana kasir di Borneo FC Store

Borneo FC termasuk salah satu tim yang inovatif dalam menghadirkan dan menjual produk-produknya. Visi mereka untuk memajukan perekonomian masyarakat Samarinda juga konsisten dilakukan melalui kolaborasi-koleborasi dengan UMKM sekitar. Konsistensi permainan tim & kegigihan manajemen dalam mengembangkan klub harus diapresiasi dengan dukungan suporter, salah satunya ya dengan mensupport secara finansial melalui pembelian merchandise original Borneo FC. Semoga di masa yang akan datang Borneo FC mampu mencapai tujuannya menjadi yang terbaik di Liga 1 dan usaha merchandising mereka semakin maju. Temen-temen jangan lupa main ke Borneo FC Store ya jika lagi berkunjung ke Samarinda.

Disclaimer: harga yang disebutkan di artikel ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Jangan lupa rutin berkunjung ke media sosial Borneo FC Store di @borneofcstore untuk update harga & produk. Borneo FC Store juga memiliki kanal marketplace di Tokopedia dan website resmi di borneofcstore.com.

Share:

Siri' Na Pacce - Review PSM Makassar 2021 Home Shirt

PSM Makassar sesungguhnya telah merilis jersey anyar mereka pada 4 September 2021 lalu, H-1 sebelum digunakan dalam pertandingan perdana Liga 1 2021/2022 menghadapi Arema FC di Stadion Pakansari. Hingga pekan ke-31 (saat tulisan dibuat), PSM Makassar berada di peringkat 12 Liga 1 dengan telah meraih 35 poin dari 7 kemenangan dan 14 kali seri. Untuk urusan jersey mereka juga telah melakukan perubahan sebanyak 3 kali, hingga akhirnya yang dijual ke publik adalah versi terakhir. Di artikel kali ini, kita akan bahas rilisan terbaru jersey home anyar PSM Makassar 2021.


Dalam rilisan jersey home yang pertama di September 2021, PSM Makassar menggunakan warna merah dengan aksen putih di kerah serta lengan. Jersey mereka terinspirasi dari filosofi Bugis-Makassar yang penuh dengan semangat dan keberanian. PSM Makassar terakhir kali menggunakan jersey home versi pertama ini pada 27 September 2021 dalam pertandingan menghadapi Barito Putera. Di pertandingan berikutnya menghadapi Persib Bandung, Juku Eja menggunakan jersey home versi kedua yang berwarna merah marun dengan kombinasi warna silver di ujung lengan serta kerah. Umur jersey ini juga tidak lama, karena di pekan ke-14 Liga 1 saat menghadapi Persipura Jayapura, PSM telah menggunakan jersey home (versi ketiga) seperti yang dijual ke publik saat ini. Warna utamanya tetap merah marun seperti sebelumnya, hanya saja kombinasi kali ini dengan warna putih di bagian cuffs dan kerah.

Variasi jersey home PSM Makassar pada Liga 1 musim 2021/2022. Images by: @psm_makassar

Video promosi jersey home PSM Makassar 2021. Video by @psm_makassar

Display jersey PSM Makassar di official store mereka di marketplace Kerbel

PSM Makassar menjual jerseynya ke publik pada 7 Januari 2022 lalu melalui official store mereka di kerbel.id. Dibandrol seharga 429ribu, PSM Makassar hanya menyediakan satu varian dan sejauh ini baru versi homenya yang dijual. Penjualan resmi ini sangat dinanti oleh penggemar & kolektor mengingat laga pertama mereka sudah berlangsung sejak September dan bahkan sudah banyak beredar jersey versi KW/fakenya di pasaran.

Fyi, Keranjang Belanja (Kerbel) merupakan aplikasi e-commerce/marketplace jual beli online yang dihadirkan oleh PT Bosowa Berlian Motor serta PT Kreasi Binar Indonesia. Kerbel menargetkan untuk ekspansi bisnis online di kawasan timur Indonesia. PT Bosowa Berlian Motor sendiri bersama Bosowa Semen yang menjadi sponsor PSM Makassar merupakan bagian dari Bosowa Corp. Bosowa sendiri menjadi pemilik saham mayoritas klub berjuluk Juku Eja ini sejak tahun 2011 lalu.

Tulisan Ewako PSM di sisi depan

Selepas Umbro, PSM sempat bekerja sama dengan Marflex selaku produsen apparel untuk jersey home pertama. Di jersey kedua & ketiga, nama apparel lokal ini tidak lagi ditemui di bagian jersey PSM Makassar. Bermaksud menggunakan self brand, klub menuliskan jargonnya di sisi kanan depan jersey. PSM Makassar pernah menjelaskan dalam salah satu post media sosialnya bahwa Ewako merupakan serapan dari aksara Makassar Rewako. Rewa artinya berani, ewa adalah melawan, dan ko adalah kamu. Gabungan ketiganya dapat dimaknai sebagai ajakan untuk berani & berjuang. Oleh karena itu, Ewako PSM berarti "Berjuanglah, PSM".

Logo PSM Makassar berupa rubber

Logo PSM di jersey yang dijual masih menggunakan material yang sama dengan musim 2019 lalu, rubber 3D. Hal ini berbeda dengan jersey home 2021 versi kedua yang material polyflex. Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel jersey PSM Makassar sebelumnya, logo baru klub ini diluncurkan pada bulan April 2017, setelah melalui proses sayembara. Menggantikan logo lama yang masih serupa dengan logo Pemdanya, logo baru PSM menonjolkan unsur kapal Phinisi di dalamnya. Hal ini melambangkan keberanian dan nilai kearifan lokal seperti kerjasama, kerja keras, ketelitian, keindahan, dan religius. Perisai yang menjadi dasar logo melambangkan kepercayaan diri, keamanan, dan kesentosaan serta menyimbolkan kekuatan & pertahanan yang kuat dari PSM Makassar.

Sponsor bahu "Kalla Group" untuk PSM Makassar

Jersey home versi ketiga ini berpola raglan sama dengan versi sebelumnya. Musim ini juga ada tambahan logo sponsor di bahu dengan nama perusahaan "Kalla" terpampang. Ada empat sponsor yang mensupport PSM musim 2021 ini: Honda, Bosowa Semen, Kalla Group, dan Kuku Bima. 

Model kerah jersey home PSM Makassar 2021

Kerah jersey ini menggunakan model V-neck dengan variasi di ujung depannya. Tampak di sisi dalamnya terdapat necktape putih serta cetakan tagline Ewako PSM! beserta size label jersey. Secara samar jersey ini juga memiliki corak di sisi depan berupa grafis ombak. Hal ini sejalan dengan tema jersey di awal perilisannya yang mengangkat tema tentang keberanian menerjang ombak. Perbedaan dengan jersey home versi pertama adalah tampilan visualnya, yang mana di versi ketiga ini berupa ilustrasi garis-garis ombak sementara di versi pertama merupakan siluet foto ombak.

Cuffs jersey home PSM Makassar 2021

Jersey ini tidak menggunakan rib untuk cuffs atau lengannya, hanya berupa kain putih untuk membedakannya dengan bagian lengan. Hanya tertera satu logo sponsor di sini, Kuku Bima.

Filosofi masyarakat Sulawesi Selatan yang tertera di sisi belakang jersey home PSM Makassar 2021

Di bagian belakang jersey ini tertulis jargon yang menggambarkan identitas warga Sulawesi Selatan: Siri' Na Pacce. Dikutip dari budayawan.com, kata Siri' dalam bahasa Bugis bermakna "malu", sedangkan Pacce memiliki arti "tidak tega" atau "kasihan" atau "iba". Struktur Siri’ dalam Budaya Bugis atau Makassar memiliki empat kategori,yakni: 
  1. Siri’ Ripakasiri', terkait harga diri pribadi dan keluarga
  2. Siri’ Mappakasiri’siri’, terkait etos kerja
  3. Siri’ Tappela’ Siri (Bugis: Teddeng Siri’), terkait rasa malu yang hilang
  4. Siri’ Mate Siri’, terkait iman
Untuk melengkapi keempat struktur Siri’ itu maka Pacce atau Pesse menempati satu tempat, sehingga menyusun suatu kebiasaan (karakter) yang dikenal dengan sebutan Siri’ Na Pacce. Masyarakat Sulawesi Selatan menjadikan hal ini sebagai pedoman dalam berpikir, bertindak, dan melaksanakan aktivitas membangun dirinya menjadi seorang manusia.

Sisi dalam jersey home PSM Makassar 2021

Well.... material jersey ini berupa 100% polyester dengan kain yang cukup padat. Berbeda dengan dryfit yang umum digunakan jersey-jersey olahraga, tidak tampak rongga-rongga di jersey ini sehingga menjadikan jersey ini cukup berat. Warna kain sudah berupa merah marun sehingga hanya motif di sisi depan yang berupa sublimasi printing di jersey ini.

Black tab authentic untuk jersey PSM Makassar 2021

Black tab untuk keaslian produk berada di sisi bawah jersey ini dengan patch yang dijahit. Isinya simpel, hanya berupa logo dan tulisan authentic apparel dengan tahun 2021.

Hangtag official merchandise dari PSM Makassar

Jujur apakah ini merupakan big down grade dari jersey PSM Makassar di musim sebelumnya? Jersey Juku Eja produksi Umbro di musim 2019 menjadi jersey terbaik di Indonesia versi Goal.com di tahun terkait, dan sayangnya memang apparel ini tidak memberikan pembaharuan seragam lagi ke Pasukan Ramang bahkan selama 2 tahun berturut-turut. Keputusan manajemen klub yang akhirnya menggunakan self brand untuk apparelnya sepertinya menemui batu terjal di musim perdana: 3 kali ganti desain dengan proses penjualan yang baru dilakukan hampir 5 bulan setelah kompetisi berjalan. Ceritajersey memberikan nilai jersey ini 2,5 dari 5. Harga yang berada di level 400ribu ke atas (ukuran klub Liga Indonesia) memberikan ekspektasi lebih untuk customer akan adanya jersey berkualitas. Namun sayangnya, jersey yang diterima terkesan apa adanya dengan material yang relatif berat. Di luar logo rubber yang seakan menjadi "kewajiban" klub & apparel saat ini, harus ada value added lain yang diberikan dalam jersey. Klub pun hanya menyajikan cerita dari jersey home terkait untuk versi pertama dan video promotional berikutnya hanya menampilkan deretan detail jersey. Masih banyak waktu untuk berbenah bagi PSM Makassar. Semoga di musim 2022/2023 klub dapat meningkatkan prestasinya dan tentu saja, merilis jersey yang lebih berkualitas.

Share:

New Colour for Blitar Poetra FC Home Shirt 2021

Spesial untuk artikel ini, ceritajersey akan angkat jersey dari Blitar Poetra FC musim 2021, tribute untuk artikel pertama dari ceritajersey yang juga membahas klub asal Blitar ini.
Blitar Poetra FC ini kembali berkompetisi di Liga 3 2021 zona Jawa Timur dan kali ini berpartner dengan Lekaw Sportwear untuk apparelnya. Setelah menggunakan warna merah dan biru sebagai jersey home pada musim 2018 & 2019, kali ini mereka memilih warna hijau sebagai warna utama. Aksen V sebagai simbol Victory (kemenangan) masih awet digunakan di jersey, dipadu dengan kombinasi warna putih & hitam. 

Kiprah apik Blitar Poetra di babak grup lalu sayangnya harus terhenti di tangan Deltras setelah klub berjuluk Army Red ini takluk dengan skor 0-4 di babak 32 Besar.

Logo Blitar Poetra Football Club

Hanya ada satu tipe jersey yang dijual oleh apparel, yaitu supporter version. Seluruh elemen di jersey ini merupakan sublimasi printing, kecuali authentic tab. Logo klub yang merupakan siluet dari Candi Penataran pun merupakan hasil dari sublimasi.
Logo apparel Lekaw

Lekaw merupakan apparel asal Gresik dan setelah bergabung dengan Equinoc, mereka pun berpartisipasi dalam gelaran Liga 3 2021 ini. Selain Blitar Poetra, Lekaw juga menjadi apparel partner dari Mojokerto FC dan Lamongan FC.

Kerah jersey Blitar Poetra 2021

Apparel Lekaw menggunakan kerah bermodel V-neck untuk jersey Blitar Poetra 2021. Di sisi dalam kerah nampak size label & informasi bahwa produk ini dibuat di Gresik. Tagline apparel: Next Level!, juga tertera di bagian ini.
Black tab authentic product dari apparel

Black tab keaslian produk dari apparel merupakan satu-satunya bagian yang terbuat dari material polyflex. Selain berpartisipasi di Liga 3, Lekaw juga mensupport tim sepakbola pria provinsi Jawa Timur dalam gelaran PON 2021 lalu dan juga tim putri Dari Persebaya Surabaya.
Nomor punggung di jersey

Khas jersey di kasta ketiga liga, penggunaan nama pemain menjadi hal opsional, begitupun untuk Blitar Poetra FC. Ceritajersey hanya memasang nomor punggung 17 di jersey ini, nomor yang digunakan oleh xxx di klub. Apparel mendevelop sendiri font type dari nomor punggungnya dan menyebutnya Aurora. Typeface ini bisa dipilih saat kalian melakukan custom order juga di Lekaw. Yang unik dari Blitar Poetra ini, sponsor mereka tidak hanya berada di bagian depan jersey, melainkan juga di belakang. Tampak dua logo perusahaan: Greenfields dan xxx berada di bawah nomor punggung. Keduanya juga sama-sama disublimasi printing.

Jersey Blitar Poetra FC 2018-2021

Tiga musim terakhir Blitar Poetra menggunakan warna utama yang berbeda-beda. 2017 & 2018 mereka memilih warna merah sesuai julukan klub, Army Red. Musim 2019 mereka menggunakan warna biru-hitam untuk jersey home dan hitam-merah untuk jersey tandang. Si musim 2021, warna hijau dengan kombinasi putih hitam dipilih menjadi warna jersey home & awaynya menggunakan warna biru-putih. Satu yang tidak berubah dari jersey mereka adalah motif garis V atau Victory yang sering diartikan sebagai kemenangan. Harapan inilah yang diusung punggawa Blitar Poetra FC untuk tampil baik di lapangan dan meraih hasil maksimal.

Jersey versi suporter ini ceritajersey beri nilai 4 dari 5. Harga yang cukup terjangkau sepadan dengan kualitas yang didapat untuk jersey full sublimasi. Sebagai tim yang berlaga di Liga 3 dan belum memiliki basis pendukung yang besar, sungguh hal yang menggembirakan ketika kita bisa membeli produk original mereka dan memberikan kontribusi untuk klub serta apparel yang terlibat.

Share:

Persebaya for Surabaya - Review Persebaya 2021 Home Shirt

Empat musim menggunakan kain bermotif croco sebagai seragam kandang, Persebaya akhirnya merilis desain anyar dengan mengusung Surabaya sebagai identitas utamanya. Langsung kita simak saja review detail dari jersey klub berjuluk Bajul Ijo ini via artikel di bawah.


Persebaya meluncurkan jersey home & away teranyarnya untuk mengarungi Liga 1 2021/2022 pada 6 September tahun lalu. Masih didesain oleh Zulham Devan, tema yang diangkat untuk tahun ini adalah Persebaya for Surabaya. Tema ini dipilih karena klub membawa nama Surabaya dan berjuang untuk warga Surabaya serta seluruh masyarakat yang memiliki ikatan emosional dengan Persebaya. Tampak beberapa ilustrasi landmark kota Surabaya terpampang di jersey Persebaya, baik home maupun away. Untuk jersey homenya, Persebaya Surabaya memadukan warna hijau dengan kuning, sama seperti musim 2019 lalu.

Promotional images dari @persebayastore

Persebaya kembali merilis tiga versi jersey yang bisa dibeli: authentic player issue, replika, dan suporter. Uniknya, di musim 2021 ini mereka mengemas jersey PI dan replikanya dalam boxset. Jersey ini bisa diperoleh di Persebaya Store dan rekanannya. Ceritajersey akan membahas versi player issuenya ya.

Isi dari boxset authentic jersey Persebaya 2021

Berbagai variasi boxset telah digunakan Persebaya sejak musim 2017. Dua musim pertama sejak Persebaya kembali, boxset mereka hanya berisi sertifikat keaslian, jersey, dan beberapa merchandise seperti stiker, syal, stiker, dan gantungan kunci. 2019 mereka mengemas jersey full kit dalam satu box dan di 2020 Persebaya menggunakan tas untuk jersey dan syal disertai lembar infographic jersey Persebaya sejak 2017. Untuk edisi 2021, Persebaya mengemas jersey Player Issue mereka dalam box disertai sertifikat keaslian & tumbler exclusive.

Logo 3D Persebaya Surabaya

Crest Persebaya di jersey player issue menggunakan material 3D TPU selama 3 musim berturut-turut. Bahan woven seperti musim 2017 & 2018 hanya diterapkan di jersey versi replika. Berbeda seperti dua musim sebelumnya dimana logo AZA berada di sisi bawah, kali ini brand apparel dari Azrul Ananda ini memasang logonya di atas, di tengah logo Persebaya dan sponsor Extra Joss. 

Sponsor baru di bagian bahu jersey

Jersey Persebaya tetap menggunakan pola raglan, namun ada yang baru di musim ini: sponsor bahu. Baik di bahu sebelah kiri & kanan terdapat logo Pansaka. Dikutip dari situs resminya, Pansaka merupakan perusahaan direct selling atau penjualan langsung yang fokus pada pengembangan produk kecantikan dan kesehatan. Kerjasama mereka dengan Persebaya diumumkan secara resmi pada 4 September 2021 lalu pada acara penandatanganan kerjasama di JCC Senayan, Jakarta.

Rib dengan aksen kuning di cuffs jersey

Model kerah jersey dengan tulisan Green Force di sisi dalam

Kain rib digunakan di lengan serta kerah jersey ini supaya lebih fit dengan tubuh pemain ketika digunakan. Julukan klub, Green Force, tertulis di sisi dalam kerah dengan menggunakan warna kuning, paduan warna yang sama untuk list di lengan serta bagian samping jersey. Kombinasi dua warna ini diambil dari logo klub, yang masing-masing memiliki arti tersendiri. Hijau yang menjadi warna utama klub merupakan lambang atas kehidupan, perkembangan, dan religiusitas dan mendorong Persebaya untuk aktif dan berkembang meraih prestasi. Warna kuning menyimbolkan semangat pemuda yang pantang menyerah serta berjuang untuk mempertahankan kehormatan. Hal ini sesuai dengan sejarah panjang perjuangan arek-arek Suroboyo dalam era menuju & mempertahankan kemerdekaan.

Ilustrasi landmark kota Surabaya di jersey Persebaya

Baik jersey home & away Persebaya musim 2021/2022 ini memiliki motif yang sama di panel depannya: landmark Surabaya. Beberapa ikon yang bisa dilihat antara lain Monumen Jalesveva Jayamahe, Tugu Pahlawan, Monumen Bambu Runcing, patung Suro & Boyo, hingga Jembatan Suramadu. Motif ini diharapkan memberikan inspirasi untuk para pemain supaya bekerja lebih keras di lapangan dan membawa kebanggaan bagi seluruh masyarakat kota Surabaya. Menurut manajemen, motif croco yang tidak lagi digunakan juga untuk menggambarkan kesederhanaan dan mempertahankan kesan elegan, utamanya di kondisi pandemi seperti saat ini.

Motif Masjid Al Akbar di sisi samping jersey

Hal unik dari jersey ini adalah gesutan motif masjid Al Akbar di sisi samping jersey Persebaya. Masjid terbesar kedua di Indonesia yang terletak di Surabaya ini memiliki interior yang menerapkan elemen hias Islam seperti geometri, kaligrafi, pola Arabesque, dan pencahayaan sesuai dengan nilai-nilai Islami. Masjid Al Akbar diresmikan pada tanggal 10 November 2000 oleh Presiden RI kala itu, KH. Abdurrahman Wahid.

Marselino Ferdinan, punggawa muda Persebaya Surabaya

Ceritajersey memilih memasang nameset Marselino untuk jersey Persebaya ini. Marselino Ferdinan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pemain Persebaya pada laga terakhir Grup C Piala Menpora 2021 menghadapi PSS Sleman. Meski laga ini berakhir dengan kekalahan Bajul Ijo, Marselino bermain penuh selama 90 menit. Debut Marselino sendiri di laga resmi baru dilakukan saat Persebaya mengalahkan Persikabo 3-1 di lanjutan Liga 1 2021/2022 12 September lalu. 

Baru berusia 17 tahun lewat 2 hari saat menjalani pertandingan perdananya di Persebaya, Marselino tercatat sebagai pemain termuda yang pernah tampil untuk klub. Pemain jebolan Persebaya U-16 ini juga masuk dalam daftar Pemain Muda Terbaik Dunia 2021 versi The Guardian. Marselino sendiri telah membela timnas sejak Piala AFF U-15 2019 dan baru-baru ini juga mencatatkan caps perdananya di timnas senior dalam friendly match menghadapi Timor Leste.

Sisi dalam jersey & tag hologram di washing tag

Bahan kain yang digunakan masih sama seperti musim-musim sebelumnya, dilengkapi dengan teknologi anti odor, anti UV, dan juga quick dry. Tag hologram terpasang di washing tag jersey untuk menunjukkan keaslian produk.

Black tab jersey Persebaya 2021

Black tab official jersey 2021 terpasang di sisi bawah jersey dengan material woven. Tailshirt bertuliskan "Kami Haus Gol Kamu" kembali muncul setelah terakhir terlihat di jersey musim 2019. Branding ini sebenarnya sudah muncul sejak tahun 1987 lewat inisiasi yang dilakukan oleh Dahlan Iskan & Jawa Pos. Musim 2017 lalu Persebaya dikenal dengan "We Ara Back"nya dan "We Are Back Stronger" di musim 2018.

Hang tag product dari Persebaya Store

Overall, ceritajersey memberikan nilai 4,5 dari 5 untuk jersey home Persebaya musim 2021 ini. Desain yang fresh dengan warna kombinasi hijau & kuning memberikan kesan baru yang elegan setelah 4 musim lamanya mereka menggunakan kain croco. Tema yang diperuntukkan bagi kota Surabaya ini melengkapi City Series yang telah mereka susun dalam beberapa jersey pre season serta anniversary mereka yang ke-94. Melihat performa mereka dalam Liga 1 musim 2021 juga membuka peluang jersey ini memberikan sejarah manis bagi klub kebanggaan arek Suroboyo ini.

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels