#TerbaikTerbaik Episode 2 - Jersey Ligina Terbaik 2014/2015 versi Goal Indonesia

Berselang sebulan dari episode pertama #TerbaikTerbaik yang mengangkat jersey Arema FC musim 2011/2012, di episode kedua ini kita akan membahas jersey ketiga Persib Bandung yang menjadi jersey Liga Indonesia terbaik dalam listing yang dirilis Goal.com Indonesia pada musim 2014/2015.


27 Februari 2015 lalu, Goal.com Indonesia merilis artikel 100 Jersey 2014/2015. Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel #TerbaikTerbaik sebelumnya, proses panjang penilaian dimulai dengan keterlibatan pembaca Goal.com dalam memilih jersey terbaik yang dibagi dalam sepuluh kategori: Inggris, Spanyol, Jerman, Prancis & Belanda, klub Eropa lan, klub belahan dunia lain, Asia, Timnas Eropa, dan Timnas non Eropa. Setelah proses voting pembaca, penilaian berikutnya melibatkan redaksi Goal.com dan juri. Di tahun 2015, ada delapan juri (list lengkap dapat dibaca dalam gambar di bawah), yang beberapa di antaranya merupakan member aktif komunitas Jerseyforum seperti Angga Wirastomo, Fajar Ramadhan, Rizki Ananda, dan Galih Satrio. Presenter olahraga seperti Pangeran Siahaan dan Putri Violla juga menjadi juri dalam proses penilaian jersey terbaik musim 2014/2015 ini. Baik pembaca, redaksi, dan anggota dewan juri memiliki masing-masing satu suara dengan sistem penilaian 1 hingga 100, sehingga maksimal nilai yang bisa diperoleh adalah 1000.

Jersey third Persib Bandung yang digunakan dalam ISL 2014

Dalam hasil akhir penilaian, jersey edisi spesial Lazio 2015 "Eagle Kit" terpilih menjadi jersey terbaik dengan 501 poin, disusul dengan jersey third Persib Bandung musim 2014 (482 poin) dan jersey away timnas Belanda tahun 2015 di peringkat ketiga (431 poin). Yessss temen-temen, ada jersey klub Liga Indonesia di peringkat 2, mengalahkan jersey-jersey epik lain seperti jersey third Real Madrid (hasil collab dengan Yohji Yamamoto (peringkat 6)), jersey home Shimizu S-Pulse yang ikonik dengan peta dunianya (peringkat 21), dan banyak jersey lain. Hal ini sekaligus menjadikan jersey third Bandung musim 2014 menjadi yang terbaik di antara jersey-jersey Liga Indonesia lain. Tercatat, jersey home Sriwijaya 2015 dengan Joma berada di peringkat 36 dengan 174 poin dan jersey home Arema Cronus (juga dengan Joma) berada di peringkat 69 dengan 134 poin. 

Berikut kutipan dewan juri mengenai jersey third Persib Bandung musim 2014
Seharusnya Persib berani menggunakan jersey ini untuk pertandingan resmi! Motif camo cocok dengan julukan Persib, Maung Bandung. Juga warna dan desain nomor punggung motif kujang berkesan Jawa Barat. Hanya ada satu kekurangan, penempatan sponsor tidak mengenal hierarki sehingga terlihat ruwet. - Moh Ridwan Widiyana (juri)
Susunan dewan juri penilai jersey terbaik 2014/2015 versi Goal.com Indonesia dan artikel yang menobatkan jersey third Persib Bandung sebagai jersey terbaik kedua musim terkait. Images by @goalcomindonesa

League menjadi apparel Persib Bandung di musim 2014

Musim 2014 menjadi musim penuh keceriaan untuk Persib Bandung. Dalam gelaran ISL 2014, klub berjuluk Pangeran Biru ini meraih gelar juara setelah mengalahkan Persipura Jayapura melalui adu penalti di Stadion Jakabaring, Palembang. Salah satu jersey yang dikenakan mereka dalam kampanye musim tersebut pun dinobatkan menjadi jersey terbaik di tanah air oleh Goal.com Indonesia. Jersey yang diproduksi oleh apparel League ini dilaunching pada 29 Januari 2014. Didesain oleh Raka Gemma, ketiga jersey Persib di musim tersebut memiliki cerita yang berbeda-beda. Jersey home (biru) terinspirasi dari jersey klub yang dikenakan saat berhadapan dengan AC Milan pada tahun 1994. Jersey away (putih) terinspirasi dari jersey Persib yang digunakan dalam medio 80-an. Jersey third atau alternatif, yang menjadi topik utama dari artikel ini, terinspirasi dari event heroik "Bandung Lautan Api". Sesuai pendapat juri, jersey bermotif camo ini memang cocok dengan Persib. "Tactical" & "Stealthy" menjadi menjadi poin utama dari jersey Persib ini seperti yang diusung desainer.

Persib Bandung meraih gelar Liga Indonesianya yang kedua di musim 2014 ini

Material logo diheat press pada jersey ini untuk memberikan massa yang lebih ringan. Meski Persib telah menjuarai liga sekali pada waktu itu (era Liga Indonesia, musim 1994/1995), klub tidak memasang bintang di atas logo.

Salah satu logo sponsor Persib Bandung di bagian bahu

Di tahun 2014, memang masih cukup asing bagi kita melihat banyak logo sponsor di jersey klub Indonesia. Juri sendiri memberikan sorotan mengenai penempatan sponsor "yang tidak mengenal hierarki" di jersey Persib Bandung. Namun begitu, jika dibandingkan dengan situasi yang sama di Liga Indonesia beberapa tahun terakhir, layouting Persib terhitung cukup rapi mengenai sponsor di tahun 2014.

Patch ISL 2014 di lengan kanan jersey Persib

Menggunakan collar rib di ujung lengan & kerah menjadi poin plus jersey ini. Jersey menjadi lebih fit in dan nyaman digunakan. Perpaduan warna biru gelap dan merah memberikan kesan unik di jersey.


Bandung Lautan Api, yang menjadi konsep utama jersey ini, merupakan salah satu peristiwa penting yang terjadi di Bandung dalam rangkaian event perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dikutip dari Wikipedia, pada 23 Maret 1946 sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka & meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung untuk mencegah tentara Sekutu dan NICA Belanda menggunakan kota Bandung sebagai markas strategi militer. Peristiwa ini juga mengilhami terciptanya lagu "Halo, Halo Bandung" yang legendaris.

Semangat dari peristiwa heroik ini diterjemahkan dengan apik melalui motif camo di jersey ketiga Persib Bandung 2014. Warna merah yang ada di collar rib merepresentasikan api & semangat masyarakat Bandung. Sementara julukan klub, "Pangeran Biru", tertulis di neck tape jersey untuk menegaskan identitas khas Persib.

Detail motif camouflage di jersey ketiga Persib Bandung 2014

Bagian samping jersey ketiga Persib bermotif V dengan selang-sering warna merah & biru gelap

Name & number set Persib Bandung musim 2014

Hal menarik lain dari jersey Persib Bandung musim 2014 adalah tipografinya. Kultur lokal Jawa Barat ditampilkan dengan apik melalui unsur senjata kujang di bagian nomor punggung. Sementara tahun lahir Persib (1933) dan satu bintang representasi juara dipasang di ujung bawah nomor. Tipografi yang unik ini juga menjadi poin plus penilaian dalam komentar dewan juri jersey terbaik 2014/2015 Goal.com Indonesia sesuai kutipan di atas.

Logo Quick Dry, teknologi yang digunakan League dalam jersey produksi mereka

Material jersey berbahan 100% polyester dan berteknologi Quick Dry. League menggunakannya untuk produksi jersey Persib Bandung 2014, termasuk jersey third. Teknologi ini mampu menjaga tubuh pemain tetap fresh dan kering. Versi home dari jersey Persib musim 2014 pernah @ceritajersey bahas dua kali: versi authentic di artikel blog dan boxset Victory Jersey di instagram.

Dengan konsep matang serta cerita yang dalam untuk jersey ketiga Persib Bandung 2014, tidak heran jika akhirnya jersey ini menjadi yang terbaik di Indonesia pada tahun tersebut. Kebanggaan lain dari prestasi ini adalah keberhasilan League selaku apparel lokal menempatkan produknya menjadi yang terbaik kedua di dunia. Ditambah prestasi Persib yang meraih gelar juara ISL di akhir musim tentu membuat jersey ini semakin ikonik. Apresiasi penuh untuk League, Persib, dan semua pihak yang ada di belakang kesuksesan jersey ini. Sampai jumpa lagi di artikel #TerbaikTerbaik berikutnya yang membahas jersey terbaik 2015/2016 ya.
Share:

Class Is Permanent - Review Persija Legend 2021 Home Shirt

6 Maret 2021, akun media sosial apparel asak Depok, @genesasports, menggoda para followernya melalui teaser bayangan sesosok pria disertai tagline "Class is Permanent". Mudah ditebak, hal ini terkait dengan Persija yang mana memang menjalin kerjasama dengan Genesa via foundationnya. Setelah jersey untuk Piala Soeratin dan Persija Muda dirilis, produk yang dinanti berikutnya tentu jersey Persija Old Stars. Perilisan jersey legend ini sendiri cukup heboh di lini masa penggiat jersey nasional hingga direpost oleh @hypebeastid, salah satu media sosial mengenai fashion & streetwear. Sejumlah artis tanah air seperti Rian D'masiv & Pandji Pragiwaksono juga tampak mengenakan jersey ini di media sosial masing-masing. Seperti apa jerseynya? Langsung simak artikel di bawah ya.


Tidak banyak yang bisa ceritajersey ulas sendiri tentang jersey ini. Apparel dengan tagline khasnya, #SetiapJerseyPunyaCerita mampu menjelaskan dengan runtut konsep serta tema dari jersey yang dibuat ini. Presentasi yang juga oke tentu sangat menunjang cerita yang ingin mereka sampaikan. Dikutip dari akun resmi apparel, jersey Persija Legend ini terinspirasi dari jersey lawas Persija Jakarta di era 1970an. Di masa itu, cukup lumrah dijumpai jersey dengan lengan panjang dan celana pendek sesuai dengan tren. Oleh karena itulah, diharapkan jersey ini mampu membangkitkan kenangan dari para legenda pada saat bermain seperti di masa lalu. Fyi, jersey yang sama juga menjadi inspirasi Specs saat mendesain jersey Persija Jakarta untuk musim 2019. Bentuk ujung kerah yang unik merupakan tribute ke jersey klub di era 1970an. Kalian bisa simak detailnya di artikel review jersey home Persija 2019.

Promotional images dari @genesasports

Dua legenda Persija, Dede Sulaeman dan Patar Tambunan, menjadi model dalam perilisan jersey Persija Legend ini. Diungkapkan oleh apparel, karena tema yang dipilih adalah klasik, bentuk logo hingga cuttingan jersey ini pun dibuat seperti jersey di masa lalu. Namun begitu, bahan yang digunakan saat ini jauh lebih baik sehingga pemain lebih nyaman memakainya. Jersey ini bisa diperoleh di marketplace Genesa ataupun rekanannya seperti Topscore.

Logo Persija Legend di jersey

Logo Persija di jersey ini dibuat secara khusus dengan tambahan elemen padi untuk melambangkan kejayaan klub. Material logo dicetak di kain dan dijahit di jersey untuk memberikan sentuhan klasik.

Logo Genesa yang disamarkan dengan warna merah

Logo Genesa selaku apparel dicetak dengan warna merah sehingga terlihat samar dalam jersey ini. Upaya "tidak narsis" ini menjadi nilai plus karena kesan retro dari jersey menjadi tetap terjaga. Di masa lalu pun nama atau logo apparel juga tidak ditampilkan di bagian depan, melainkan hanya di sisi dalam kerah.

Kerah legendaris dari jersey Persija era tahun 1970an

Elemen paling menyita perhatian di jersey ini tentu adalah kerahnya. Sama halnya seperti Bukta (apparel Inggris) yang jerseynya digunakan Persija di tahun 1975, kerah putih pada jersey Persija Legend dipadu dengan segitiga di sisi leher depan dengan ukuran yang cukup mencolok. Mungkin justru di sinilah menariknya. Di sisi dalam, Genesa menambahkan grafis memori peringatan kejayaan klub yang berisi tahun-tahun kompetisi dimana Persija menjadi juara. Dikutip dari penjelasan apparel, harapannya hal ini mampu membangkitkan kenangan serta rasa bangga akan prestasi yang berhasil diraih oleh para legenda Persija.

Cuttingan di sisi bahu & lengan jersey Persija Legend 2021

Ujung lengan panjang jersey Persija Legend 2021 memberikan kesan retro maksimal

Bagian dalam jersey Persija Legend 2021

Jersey ini hanya dibuat dalam lengan panjang (LS/long sleeve) untuk mereplikasi jersey Persija di tahun 1970an. Meski dibuat dengan inspirasi masa lalu, bahan yang digunakan apparel di jersey 2021 ini jauh lebih baik yaitu kain drifit smash. Keunggulan produk Genesa seperti teknologi anti UV, anti odor, dan fast drynya membuat jersey ini menjadi lebih nyaman dipakai. 

Hang tag Genesa yang bisa digunakan untuk diskon 10% pemesanan custom jersey

Jersey ini telah digunakan oleh Persija Legend dalam sebuah pertandingan eksibisi menghadapi Genesa Eleven pada April 2021 lalu. Di pertandingan inilah sepertinya para legenda Persija membuktikan ke anak-anak muda dari Genesa Eleven bahwa "age is just a number, class is permanent" 😁. Apparel berharap jersey ini dapat mengangkat kembali nama-nama legenda klub supaya generasi terbaru tidak melupakan jasa-jasa mereka. Dari ceritajersey sendiri berharap kerjasama Genesa bersama Persija Foundation terus berlanjut. Cerita kuat yang mengiringi proses pembuatan hingga perilisan jersey mereka ke publik menjadi nilai plus dari kesuksesan produknya. Masih ada event Liga 3 Zona DKI Jakarta 2021 yang menampilkan duet Persija Foundation dan Genesa, semoga bukan yang terakhir dari kerjasama ini.
Share:

Satu Dilindungi Bersama - Review Persib Bandung 2021 Home Shirt

Di tahun keenamnya bersama Persib Bandung, Sportama menghadirkan jersey home dengan cerita yang kuat dan sejalan dengan keinginan klub untuk meraih kemenangan. Kombinasi material, desain, sampai presentasinya yang dalam membuat jersey ini layak menjadi salah satu kandidat jersey terbaik di kompetisi musim 2021/2022. Se-epik apa sih? Langsung kita simak di bawah artikelnya.


Akhir Agustus 2021 lalu, klub berjuluk Pangeran Biru ini secara resmi merilis jersey home anyarnya ke publik. Mengambil konsep dari unsur gunung & air di logo klub, Achmad Gunawan selaku desainer jersey ini mengangkat tema besar "Satu Dilindungi Bersama". Dikutip dari ofisial rilis klub, frasa ini merupakan interpretasi dari gugusan gunung yang mengelilingi kota Bandung. Unsur air tercermin di bagian lengan dan merupakan representasi dari aliran terus menerus. Hal ini sejalan juga dengan usia Persib di tahun 2021 yang menginjak 88 tahun. Selain jersey home, hingga saat artikel ini dirilis Persib Bandung juga telah merilis jersey away & third yang keduanya memiliki tema berbeda.

Promotional images dari @persib

Jersey ini dijual melalui official store Persib Bandung dengan harga 500 ribu untuk non member dan 450 ribu untuk member. Selain versi player issue, nantinya Persib juga akan merilis jersey versi suporter dengan menggandeng UMKM di kota Bandung. Untuk list lengkap jersey klub Liga 1 2021 yang dijual dapat dilihat via artikel "Shopping List".

Promotional video launching jersey home Persib 2021 oleh @persib

Boxset jersey home Persib Bandung 2021

Persib terakhir kali mengemas jerseynya dalam bentuk boxset saat masih bekerjasama dengan apparel League di kompetisi musim 2013 & 2014 lalu. Di tahun terakhir yang disebut, mereka bahkan menjadi juara Liga dan merilis secara terbatas Victory Jersey. Hampir 7 tahun absen, Persib mengikuti tren kekinian klub-klub di Indonesia yang mengemas jerseynya dalam box. Dan seperti halnya jerseynya yang penuh dengan cerita, begitupun box yang dirilis klub. Warna biru mendominasi box ini dengan mosaik unsur-unsur logo Persib Bandung seperti air dan gunung. "This is Our Shield" tertulis di bagian depan kotak, sejalan dengan tema besar klub "Satu Dilindungi Bersama".

Pesan yang dalam dari klub tertulis di sisi dalam kotak ini.
"Untuk para petarung, jadilah kuat bagai gunung.
Mengalir bagai air, bergerak dari hulu hingga ke hilir.
Untuk kemudian bersatu, menuju menang bersama"
Tidak ada nama pengurus klub atau pemain yang ditulis di sini, hanya nama klub (Persib) yang ada.
Hal ini menjadi salah satu poin penting yang menurut ceritajersey, semakin menegaskan bahwa klub berada di atas segala-galanya. Di dalam box ini kita juga mendapatkan sertifikat keaslian yang berisikan ucapan terima kasih serta penegasan bahwa jersey ini merupakan buah karya yang dirancang dan dibuat dengan kualitas. 

Bagian dalam box beserta sertifikat keaslian produk

Fitur-fitur jersey authentic Persib 2021 dan cerita dibaliknya

Sejujurnya, tanpa ceritajersey menulis panjang lebar pun teman-teman bisa langsung scan barcode yang disertakan dalam boxset ini untuk mengetahui lebih dalam kisah tentang jersey home Persib 2021. Klub menyediakan pamflet kecil yang berisi fitur-fitur jersey, termasuk cerita di balik desain dari jersey ini. Adanya hal ini tentu akan membuat kita semakin mengapresiasi sebuah karya.

Logo Sportama sebagai apparel jersey klub

Logo Sportama kembali terpasang di sebelah kanan depan, setelah di jersey 2020 lalu mereka menempatkan logo "S" mereka di sisi kiri bawah jersey, berdampingan dengan ikon-ikon trofi yang pernah diraih Persib.

Logo 3D TPU Persib Bandung di jersey 2021

Logo Persib Bandung menggunakan 3D crest timbul yang sekaligus difungsikan sebagai salah satu keaslian produk. Enam jersey home dalam enam tahun kebersamaan klub dengan Sportama, seluruhnya menggunakan material yang berbeda untuk logo klub. Btw tentang logo klub, seperti yang disebutkan di atas jersey ini memiliki unsur-unsur utama yang berasal dari logo Persib Bandung. Logo klub perserikatan ini menyerupai logo pemerintahan setempat, dalam hal ini Kota Bandung. Di bagian atas dengan latar kuning terdapat lukisan gunung yang berwarna hijau. Sementara bagian bawahnya memiliki lukisan empat bidang jalur mendatar berombak yang berwarna biru dengan latar putih. Unsur air ini juga ada di dalam logo lama Bandung saat era kolonial, melambangkan Bandung yang dialiri sungai Cikapundung, Citarum, dan sungai-sungai lain.

Model kerah jersey home Persib 2021

Kerah model V-neck dengan variasi dan kombinasi rib menjadi hal yang baru dari klub di musim ini. Unsur warna biru dan kuning dipadukan dengan putih sehingga membuatnya menjadi makin manis. Necktape bertuliskan "This is Our Shield" menegaskan semangat Pancasila yang diusung klub. Lambang negara Indonesia yang mencantumkan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" ini diselaraskan oleh klub dengan semangat "Satu Dilindungi Bersama" yang menandakan bahwa Persib menghargai keberagaman suku, ras, dan bahasa. Dikutip melalui laman resmi klub, Ezra Walian mengatakan bahwa Persib dihuni oleh pemain-pemain yang akan selalu setia dan saling melindungi. Para pemain akan bahu membahu berjuang meraih prestasi tertinggi di kancah sepakbola nasional dan internasional.

Bagian belakang kerah

Tidak asing dengan model kerah ini? Semenjak Nike mengenalkannya via desain jersey beberapa klub top Eropa musim 2020 lalu, beberapa apparel & klub mencoba menerapkan ulang dengan modifikasi. So far so good, memberikan warna dan pilihan baru untuk jersey klub Liga Indonesia.

Emboss deretan pegunungan di sekitar Bandung

Motif emboss di panel depan & belakang jersey ini merupakan ilustrasi dari deretan gunung di provinsi Jawa Barat, yang diasosiasikan sebagai pelindung Bandung. Dari inilah kita mendapatkan kesan "dilindungi" yang menjadi konsep utama dari jersey.

Jahitan bartack di bagian bahu jersey

Jahitan bartack kembali muncul di jersey ini setelah pertama kali Sportama menerapkannya di musim 2020 lalu. Berbeda dengan warna neon yang dipilih di jersey utama 2020, apparel menggunakan warna biru di jersey 2021 sehingga jahitan terkait tidak tampak. Bicara soal jahitan, salah satu keunggulan dari jersey ini adalah "strong seams" yang mana bahan-bahan yang ada dijahit dengan kuat sehingga jersey lebih fleksibel (lentur) dan awet ketika ditarik dengan kuat. 

Motif aliran air di lengan

Seperti dijelaskan di paragraf-paragraf awal, dua unsur utama pada logo Persib menghiasi jersey home klub. Selain gunung, aliran air tampak diemboss di lengan kiri & kanan jersey. Dikutip dari laman resmi Persib, hal ini menggambarkan aliran air yang tiada henti & mengalir dari hulu ke hilir. Aliran ini terserap kian dalam hingga akhirnya kembali ke puncak. Hal ini juga sekaligus menjadi harapan akan keabadian Persib Bandung di usianya yang ke-88 tahun 2021 ini.

Ada dua lubang di bawah ketiak jersey ini yang sepertinya dimaksudkan untuk ventilasi

Washing tag jersey di bagian dalam

Jersey ini berbahan dasar 100% polyester dengan warna kain biru. Washing tag jersey berada di sisi dalam dengan deretan tulisan #ngahiji di labelnya. Persib Bandung mengklaim jersey ini cukup ringan dan memiliki fitur "centralized mass", dimana jersey akan selalu kembali ke bentuk semula walaupun digunakan untuk berbagai gerakan. Beberapa hal lain seperti breathable fabric, odor control, dan anti UV sepertinya sudah menjadi standar untuk jersey di Liga Indonesia dan ketiganya juga diaplikasikan di jersey Persib ini.

Bagian kiri & kanan hem jersey ini memiliki cutting yang unik, berwarna kuning, biru, dan putih sama seperti kerah

Name & number set jersey home Persib 2021

Ceritajersey memilih nameset Ezra Walian untuk dipasang di jersey home. Striker yang direkrut dari PSM Makassar menjelang awal musim 2021 ini pernah menimba pengalaman di AZ Alkmar & Ajax Amsterdam di masa juniornya. Dikutip dari wikipedia, setelah dinaturalisasi oleh Indonesia, Ezra kemudian memperkuat timnas U23 sebanyak 5 kali dengan sumbangsih 1 gol. Berusia masih cukup muda, Ezra memiliki potensi dan masa depan cemerlang untuk karir sepak bolanya.

Untuk namesetnya sendiri cukup unik. Persib memberikan tanda air berupa angka 88 yang menjadi usia Persib di 2021 ini disertai dengan tulisan Menang Bersama. Untuk harga 50ribu sih NNS ini sangat worth it.

Label Persib di sisi kiri jersey

Alih-alih menggunakan black tab woven untuk label authentic product, Sportama menempatkan "lidah kain" untuk labelnya di sisi kiri jersey. Tulisan "Persib" ada di sisi depan dan ikon air berada di sisi sebaliknya. Menurut ceritajersey, secara keseluruhan jersey home Persib Bandung musim 2021 ini merupakan yang terbaik dari Sportama sepanjang kerjasamanya dengan klub enam tahun terakhir. Gebrakan yang dinanti dalam artikel review jersey 2020 lalu dijawab dengan gemilang oleh klub melalui karya ini. Nilai 5 dari 5 layak diberikan untuk jersey home Persib 2021. Desain jersey yang epik dipadu dengan presentasi atas ceritanya yang mengalir menjadi poin plus. Semoga Persib bisa meraih kejayaannya kembali sesuai harapan mereka di usia 88 tahun ini.
Share:

#TerbaikTerbaik Episode 1 - Jersey Ligina Terbaik 2012/2013 versi Goal Indonesia

Segmen baru dari @ceritajersey mengambil tema #TerbaikTerbaik. Frasa ini memang identik dengan album yang, menurut ceritajersey sendiri, merupakan album terbaik dari Dewa 19. Dirilis pada tahun 1995 lalu, album ini menempati urutan 26 dari daftar "150 Album Indonesia Terbaik" yang disusun oleh majalah Rolling Stone pada edisi Desember 2007. Siapa yang tak ingat dengan hit "Cinta 'Kan Membawamu Kembali"?

Soal jersey pun begitu. Jersey terbaik memang sepantasnya dipilih oleh yang terbaik. Oleh karena itu, melalui segmen ini ceritajersey mencoba sharing jersey-jersey Liga Indonesia terbaik dari beberapa artikel pilihan @goalcomindonesia, yang notabene sejak 2013 lalu mereka rutin mengadakan pemilihan jersey terbaik dari seluruh dunia, termasuk tentunya Indonesia.

Dengan dewan juri yang expert di bidangnya masing-masing, pilihan mereka layak kita jadikan referensi untuk tahu mana jersey yang terbaik dari yang ada di tiap tahunnya. Untuk edisi pertama #TerbaikTerbaik, kita sambut jersey terbaik dari klub Liga Indonesia tahun 2012/2013: jersey home Arema FC dalam putaran kedua ISL 2011/2012.


Goal.com merupakan situs web berita sepak bola internasional yang berbasis di Inggris. Dikutip dari wikipedia, Goal.com menyediakan pengguna dengan berita terkini, live skor, prediksi pertandingan, editorial, artikel ekslusif, dan berita terbaru klub melalui situs web interaktif dan forum komunitas. Goal.com memiliki 22 versi bahasa untuk lebih dari 200 negara, salah satunya Indonesia. Bicara tentang jersey, Goal Indonesia selalu rutin merilis daftar jersey terbaik setiap tahunnya. Tidak cuma jersey klub, jersey tim level negara pun ikut serta dalam nominasi mereka. Mekanisme pemilihannya cukup ketat dengan Goal.com sudah memiliki sederet dewan juri yang expert di bidangnya masing-masing serta adanya polling untuk fans yang hasilnya menjadi salah satu aspek utama dalam penilaian "100 jersey terbaik". 

Biasanya ada sekitar 25 jersey di masing-masing kategori yang sudah diseleksi terlebih dahulu untuk dipilih. Kategori yang ada  antara lain: Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, Liga Eropa Lain, Klub Sisa Dunia (Rest of the World), dan Tim Nasional. Setelah polling, barulah masuk ke tahap penilaian akhir yang ketat untuk menentukan 100 jersey terbaik di dunia.

Jersey home Arema FC dalam paruh kedua musim 2011/2012

Di edisi jersey terbaik 2012/2013 versi Goal Indonesia, jersey home Arema FC di paruh kedua musim 2011/2012 terpilih menjadi yang terbaik di antara jersey-jersey lokal. Di level internasional, jersey ini menempati posisi nomor 6 dari 100 jersey terbaik. Lima jersey di atasnya antara lain: jersey away Olimpique Lyon (peringkat 5), jersey home Glasgow Rangers (peringkat 4), jersey away Manchester United (peringkat 3), jersey away Chelsea (peringkat 2), dan jersey home Brondby (peringkat 1). Dewan juri di edisi ini dapat dilihat dalam grafis di bawah. Ada Angga Wirastomo (juri tamu & pakar jersey), Bima Said (Deputy Managing Director Goal SEA), Agung Harsya (Chief Editor), Moh. Ridwan Widiyana (Desainer Grafis), dan lain-lain.

Jersey ini memperoleh skor cukup tinggi: 94,2. Menurut Goal Indonesia, jersey home Arema tersebut mewakili semangat untuk membuat Arema bangkit dan bersemangat lolos dari degradasi di putaran kedua Indonesia Super League musim 2011/2012. Memang benar, jersey ini baru digunakan di paruh kedua musim itu, setelah di paruh pertama mereka hanya mengenakan jersey tanpa apparel dengan motif di api di kedua lengan.

Jersey yang diproduksi oleh apparel lokal, ULTRAS, ini dirilis juga dalam rangka perayaan ulang tahun yang ke-25 dari klub (silver anniversary). Dalam tanggapan klub setelah mereka meraih title jersey terbaik, Arema menyatakan bangga jerseynya bisa diterima oleh masyarakat. Desain eksklusif  untuk jersey silver anniversary ini cukup berbeda dan mampu memenuhi selera pasar. Perubahan warna biru menjadi lebih terang dibanding paruh pertama melambangkan spirit of blue, yang menandakan semangat klub untuk menjadi lebih baik. 

Infografis dari @goalcomindonesia mengenai dewan juri penilaian jersey terbaik 2012/2013 dan mapping 100 jersey terbaik berdasarkan negara, apparel, dan jenis jerseynya.


ULTRAS, apparel yang sebelum musim 2011 ini juga pernah menjadi apparel partner Arema (di awal tahun 2000an) kembali mendukung tim kebanggaan kotanya di paruh kedua musim 2011/2012. Hal ini menjadi kejutan karena di tahun tersebut, Liga Indonesia sedang ramai dengan bombardir apparel-apparel impor seperti Diadora, Joma, Umbro, dan Lotto. Dengan kepercayaan ini, ULTRAS menjadi termotivasi untuk memberikan produk yang terbaik bagi Arema & Aremania. Btw detail jersey yang akan ceritajersey share di sini merupakan versi reproduksi dari ULTRAS.

Logo silver anniversary Arema FC pada jersey

Logo perak klub di jersey ini merepresentasikan perayaan ulang tahun klub yang ke-25. Warna yang digunakan cocok dengan warna terbaru jersey, yang menjadi lebih cerah dibandingkan sebelumnya. Warna silver juga diterapkan di logo apparel & sponsor. Bahan logo-logo di jersey ini bukanlah sablon, melainkan polyprint. Untuk jersey awaynya sendiri klub menggunakan warna merah dengan model serupa jersey home.

Garis horizontal berada di bagian depan & belakang, membentuk semacam motif zebra.

Model kerah dari jersey home Arema 2011/2012

Kerah pada jersey ini mengambil konsep dari kerah jersey home Manchester United 2011/2012 produksi Nike. Oleh karena itulah, model dan warnanya mirip, termasuk garis hitam keliling di tengah kerah. Size label yang digunakan masih menggunakan model lidah di sisi dalam kerah. Di versi first production, label ini memiliki gambar yang berbeda, berupa logo dengan perisai & tapak singa khas ULTRAS.

Rise to Fight, kata-kata penyemangat Arema untuk bangkit di paruh kedua ISL 2011/2012

Di bagian belakang, terdapat frasa "Rise to Fight". Tulisan ini menandakan semangat tim untuk bangkit dan lolos dari degradasi di musim 2011/2012. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, Arema masih menempati posisi 17 dari 18 tim setelah melalui 14 pertandingan dengan hanya meraih 11 poin. Perjuangan tim akhirnya berbuah positif setelah di akhir musim Arema finish di posisi 12 dengan 34 poin. 

Patch ISL 2011 menggunakan woven yang dibordir di sekelilingnya

Tape tapak singa di jersey ULTRAS

Jersey ini memiliki tape di bagian bahu & lengannya dengan motif berupa tapak singa, logo dari apparel ULTRAS. Tapak singa ini juga identik dengan julukan Arema (Singo Edan) sehingga kombinasi keduanya juga sangat cocok jika diadaptasi di jersey ini.

Panel di sisi samping jersey

Jersey ini menggunakan bahan 100% polyester

Hang tag jersey home Arema 2011/2012 versi reproduksi

Melihat detail jersey ini dan cerita klub yang akhirnya bangkit dan lolos degradasi di paruh kedua musim 2011/2012 Indonesia Super League, membuat kita makin yakin bahwa jersey ini memang layak dinobatkan sebagai jersey terbaik di Liga Indonesia tahun 2012/2013 versi Goal Indonesia. Prestasi apparel lokal menembus enam besar jersey terbaik dunia di tahun tersebut juga layak diapresiasi, hal ini membuktikan bahwa apparel lokal juga punya kualitas dan tidak kalah dengan apparel-apparel internasional. Sekian episode pertama dari #TerbaikTerbaik, kita jumpa lagi di artikel berikutnya yang membahas jersey terbaik 2014/2015. 
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels