Ayo Mbaleni! Persik Kediri 2020 Home Shirt Part 2

Persik Kediri berkesempatan mengulang sejarah musim 2003 saat di tahun 2020 lalu berhasil kembali ke kasta teratas Liga Indonesia dengan status juara Liga 2 2019. Sebelumnya, mereka juga berhasil menjuarai Liga 3 2018 setelah sempat terdegradasi dari Liga 2 2017. Semangat mengulang sejarah inilah yang mendasari Noij, apparel partner baru mereka untuk lanjutan Liga 1 2020, meluncurkan jersey dengan tema #AyoMbaleni. Sayangnya, jersey ini tidak akan pernah digunakan oleh klub, mengingat kompetisi akhirnya dihentikan setelah sempat lama tidak ada kejelasan.


Jersey ini dilaunching dengan cukup heboh, dimana klub bersama apparel menggandeng Happy Asmara dalam promotional video jersey. Pernyanyi dangdut asli Kediri ini berjoget bersama beberapa pemain Persik Kediri diiringi salah satu top hitsnya, Sambel Terasi. Total ada enam jersey yang diperkenalkan oleh Noij: 3 set jersey (home, away, third) untuk outfield player dan 3 set jersey untuk goal keeper.


Promotional image & video dari Persik Kediri. Documentation by: @noijsportwear


Kerjasama Persik Kediri dengan Noij berlangsung selama dua musim, 2020 dan 2021. Dipilihnya apparel asal Malang ini melalui pertimbangan bahan material yang nyaman untuk jersey serta desainnya yang apik. Noij sebelumnya memiliki pengalaman mensupport tim Liga 1 2018, Perseru Serui, serta klub Pro Futsal League, IPC Pelindo 2.


Untuk outfield kit, warna kuning dipilih menjadi jersey away dengan corak loreng macan sesuai julukan klub. Sementara untuk jersey thirdnya, warna putih dikombinasikan dengan batik khas kota Kediri, Bandarkidul.

V-neck untuk kerah jersey. Kombinasi merah-putih dan ungu menjadi tribute untuk desain jersey juara 2003

Jersey homenya jelas berwarna ungu, dan karena mengusung semangat musim 2003 lalu, tampak warna merah dan putih dipadankan dalam jersey ini. Noij merilis jerseynya dalam 3 level: player version, authentic replica, dan supporter version. Nah, mari kita bahas yang player version ya.


Jersey dengan grade tertinggi ini memiliki spesifikasi sama dengan yang digunakan pemain. Noij hanya merilis 100 pcs untuk masing-masing jersey home, away, dan third.

Kemasan boxset jersey Persik Kediri 2020

Beberapa gift yang disertakan Noij dalam boxset jersey Persik

Versi player dari jersey ini sempat ditunda cukup lama perilisannya karena menunggu dimulainya lanjutan Liga 1. Namun begitu, akhirnya Noij menjualnya juga melalui kanal resmi mereka di noij.co.id. Gimmick yang disertakan dalam paket penjualannya cukup wah dengan pertimbangan harga sangat terjangkau. Setiap penjualan jersey player version dikemas dalam box dilengkapi dengan nomor seri. Nomor ini cukup penting karena dengan begitu kita bisa tahu seberapa ekslusifkah item yang dirilis. Nomor seri yang sama juga tertera di dalam jersey (di belakang logo klub) dan sertifikat keaslian. Apparel juga menyertakan lanyard, gantungan kunci, serta sticker pack di dalam boxset ini.

Logo apparel berbahan HD plastisol. Khas Noij sejak pertama kali mengenal mereka di jersey Perseru Serui

Logo berbahan polyflex di jersey PI yang sempat menjadi kontroversi. Dibanding TPU, polyflex memang jauh lebih ringan dikenakan pemain saat bertanding. Namanya juga versi Player Issue~

Nomor seri jersey di balik logo klub

Jersey player version & authentic replica memiliki kesamaan berupa bahan yang digunakan, dimana Noij menyebutnya dengan N-tech. Logo Noij di masing-masing jersey juga berbahan HD plastisol transfer. Nah baru perbedaan paling kentara terlihat di logo klub. Jika versi replika menggunakan 3D TPU, versi player versionnya justru berupa polyflex. Detail lain juga ada di balik logo klub tadi, dimana versi PI-nya berupa nomor seri jersey dan tagline Keep Our History, sementara versi replika berisi frasa "Ayo Mbaleni".

Main sponsor Persik Kediri 2020

Logo sponsor di jersey ini menggunakan heat transfer. Persik sendiri merupakan satu dari sedikit klub di Liga 1 yang menggunakan single sponsor di bagian depan jerseynya. Jadi yaa.. lumayan memanjakan mata kalau soal ini. Biznet telah menjadi main sponsor klub sejak Liga 2 musim 2019 lalu.

Laser cut di sisi kiri & kanan jersey

Detail lain yang menjadi keunggulan jersey player version adalah adanya laser cut di sisi kiri & kanan, berfungsi sebagai lubang untuk sirkulasi udara di jersey. Fitur seperti ini juga digunakan oleh PS Sleman untuk jersey versi player issuenya di 2020.

Bagian dalam jersey, disertai dengan washing label. Jersey PI ini bukan sublimasi ya. Warna ungu yang muncul memang merupakan warna asli kain. Konon jersey ini bisa dipakai bolak-balik.

Kembali mengenai desain, jersey ini bisa dibilang juga tribute untuk jersey serupa yang digunakan Persik di putaran kedua Liga Indonesia 2003. Di musim ini, liga mulai menggunakan format kompetisi penuh, yang mana mempertemukan tiap tim dua kali per musimnya (home & away). Dengan total 20 klub peserta, maka akan ada 38 pertandingan yang harus dijalani oleh masing-masing klub. Luar biasanya, Persik Kediri mampu menjadi juara di musim pertamanya promosi ke Divisi Utama. Musikan, striker lokal dari Persik Kediri, dinobatkan menjadi pemain terbaik Liga Bank Mandiri 2003.

Semboyan klub: Djajati, tertera di ujung lengan jersey

Nameset pemain legendaris Persik, Musikan

Aksi Musikan bersama Persik Kediri saat menghadapi Semen Padang di Liga Bank Mandiri 2003. Images by: Berita Sepakbola Ranah Minang

Duetnya bersama dengan Frank Bob Manuel mampu menghasilkan 69% dari 72 gol yang dicetak Persik di musim tersebut. Momen terbaiknya di LBM 2003 adalah saat mencetak hattrick menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan penentu, dimana Persik akhirnya menang 3-2 dan mengunci gelar juara. Musikan juga dikenal ketika mencetak salah satu gol tercepat di sejarah Liga Indonesia, saat membuka skor dalam pertandingan vs Arema Malang di detik ke-22. Pertandingannya sendiri berakhir imbang 2-2 dengan dua gol Persik dicetak oleh Musikan.

Authentic label Noij di jersey Persik Kediri

Hang tag dari Noij

Jersey Persik Kediri 2020 dari Noij ini jelas membangkitkan memori manis hampir dua dekade silam. Semangat untuk mengulangi kembali prestasi yang sama patut diapresiasi meski liga akhirnya harus terhenti. Ceritajersey menilai 4,5 dari 5 untuk jersey ini. Launching yang menarik, berbagai level jersey dengan harga terjangkau, dan bobot cerita yang diusung dari Persik & Noij mampu memberikan kesan yang dalam. Masih ada satu musim lagi kontrak Noij dengan Persik, menarik dinanti seperti apa jersey mereka di musim 2021 nanti. Semoga yang berikutnya bisa digunakan para pemain bertanding ya.
Share:

Macan Putih Kembali ke Kasta Tertinggi - Persik Kediri 2020 Home Shirt Part 1

Terhentinya kompetisi Liga Indonesia musim 2020 lalu menyisakan cerita, termasuk pergantian apparel yang dilakukan oleh beberapa klub menjelang dimulainya kembali liga (walaupun akhirnya Liga diputuskan berhenti). Yang cukup menyita perhatian adalah kabar mengenai MBB yang bangkrut (dikutip dari artikel Goal.com berikut) dan dampaknya pada klub-klub yang bekerja sama dengannya. Apparel terkait menghentikan produksinya akibat pandemi virus Covid-19.

Persik Kediri, juara Liga 2 2019 yang promosi ke Liga 1 2020, menjadi salah satu "klien" MBB yang memutuskan beralih apparel pada saat itu. Nah, sebelum kita review jersey teranyar mereka (rilisan Noij), sebaiknya kita throwback dulu ke jersey produksi apparel sebelumnya, MBB, yang sempat digunakan tiga kali dalam Liga 1 2020. Dua dari tiga pertandingan tersebut menggunakan jersey home (ungu).

Persik Kediri telah bekerjasama dengan MBB sejak 2019, saat klub masih berkompetisi di Liga 2 dan akhirnya meraih gelar juara di akhir musim. Selepas promosi, kerjasama ini diperpanjang dan Persik Kediri akhirnya merilis jersey terbarunya pada 13 April 2020. Kombinasi warna dan desain yang fresh menjadi pembeda di jersey mereka untuk Liga 1 2020. Warna ungu khas Persik dikolaborasikan dengan unsur biru muda untuk jersey home, sementara paduan klasik kuning-ungu menjadi warna untuk jersey tandang. Reversal warna jersey home tampak di jersey ketiga, dengan biru menjadi pilihan utama sementara warna ungu tampak di bagian kerah serta ujung lengan.

Untuk seragam kandang, motif loreng kulit macan menjadi watermark jersey, mengingatkan kita pada motif jersey 2019 lalu saat Persik Kediri meraih juara Liga 2. Sponsor tunggal yang sebelumnya lekat dengan Intersport (2018) atau Gopay (2019), berganti menjadi Biznet di musim 2020.

Promotional pics dari media sosial resmi Persik Kediri

Salah satu produk terakhir MBB sebelum rebranding

MBB sendiri sebenarnya bukan pertama kalinya bekerja sama dengan Persik Kediri. Saat Persik menjuarai Piala Gubernur 2015 lalu, MBB telah menjadi penyuplai jersey mereka, dengan kombinasi motif macan serta pentagon dari bentuk logo klub. MBB (Maniak Baju Bola) saat ini merebranding diri dengan nama baru: XTen Indonesa dengan lokasi masih sama di Bogor. Satu klub yang masih bertahan bekerja sama dengan apparel ini adalah Madura United.

Logo Persik Kediri lengkap dengan dua bintang penanda dua kali juara Liga Indonesia

Sama seperti musim sebelumnya, logo klub di jersey ini menggunakan material woven heat press, termasuk dua bintang yang ada di atasnya. Sejujurnya cukup deg-degan juga dengan cara pemasangan seperti ini karena logo jadi rentan lepas. Positifnya, karena bagian dalam tidak dijahit jadinya si pemakai jersey menjadi lebih nyaman saat mengenakannya.

Perhatian potongan rib di bagian kerah ini

Model kerah jersey home musim ini menggunakan V-neck, yang uniknya ada "secuil" rib di bagian belakangnya. Meski tidak seunik jersey musim 2019 lalu, kerah 2020 menarik perhatian karena warna biru cerahnya. Tidak banyak ornamen di bagian kerah, hanya ada neck tape bertuliskan slogan Better Fly dan size label dari MBB.

Ventilasi jersey di kiri-kanan jersey

Di panel samping, kain dengan lubang pori yang cukup besar dipasang untuk menjadi "ventilasi" jersey. Warna biru muda dipilih untuk menyesuaikan dengan tone jersey.

Rib di ujung lengan jersey

Warna serupa juga tampak di ujung lengan dengan rib yang cukup elastis. Kombinasi dua warna ini (ungu - biru muda) baru muncul di musim ini untuk Persik Kediri. Terobosan yang menyegarkan.

Panjalu Djajati, Kediri Menang!

Di bagian belakang, tepat di rib kerah tadi, terdapat slogan dari Persik Kediri: Djajati. Asal kata ini sempat ceritajersey bahas saat review jersey Persik musim 2018, dimana mereka menjuarai Liga 3 Nasional.

Sponsor di bagian belakang jersey

Dibanding musim 2019, penataan logo sponsor di jersey 2020 ini terlihat lebih clean. Selain Biznet di bagian depan sebagai single sponsor, di bagian belakang bawah NNS terdapat logo sponsor Greenland Kediri. Pemasangan logo ini menggunakan material polyflex.

Logo X-fly dari MBB

Jersey ini masih menerapkan teknologi X-fly sehingga membuat jersey lebih ringan dan nyaman dipakai. Yang berbeda hanya bentuk logo dari X-fly ini dan pengaplikasiannya yang dilakukan dengan printing polyflex.

Washing tag jersey di bagian dalam

Seluruh warna ungu di jersey ini berupa sublimasi, tampak dari bagian dalam jerseynya yang berwarna putih. Washing tag untuk petunjuk pencucian jersey disertakan di bagian dalam oleh apparel.

Holographic authentic tab di jersey Persik Kediri 2020

Yang menarik dari jersey ini adalah authentic tabnya yang berupa hologram. Di satu sisi tampak satu logo besar MBB, dan tampak banyak logo-logo kecil apparel jika dilihat dari perspektif lain. Sepertinya makin susah ya untuk meng-KW-kan jersey di Indonesia sekarang dengan inovasi seperti ini.

Jersey ini sempat dijual melalui Persik Store dan MBB Apparel. Meski sempat sulit diperoleh beberapa waktu lalu, jersey ini juga sering beredar di forum-forum lelang & jual beli dengan harga yang cukup terjangkau. Berapa rating @ceritajersey untuk jersey ini? 4 dari 5 sepertinya cukup untuk jersey home 2020 Persik Kediri versi MBB. Potongan rib di leher, kombinasi warna ungu-biru muda yang fresh, serta detil ornamen lain seperti authentic tab yang unik membuat jersey ini menjadi pembeda dibanding rilisan-rilisan sebelumnya.

Nah usai sudah bedah jersey home Persik Kediri 2020 versi MBB. Berikutnya, tunggu bahasan tentang jersey Persik Kediri 2020 versi dari apparel asal Malang, Noij, yaaa. Salam Djajatiii!

Share:

Review Starter Pack #DukungDariRumah! Terobosan Baru dari Borneo FC Samarinda


Euforia sepak bola nasional kembali! Semenjak diumumkan oleh PSSI dan PT. LIB bahwa akan ada kompetisi pra musim sebelum Liga 1 dimulai, klub-klub kasta teratas Liga Indonesia bergegas melakukan persiapan sebelum kick off perdana. Pengumuman transfer pemain, latihan perdana, dan vaksinasi Covid-19 menjadi hal yang umum kita simak dari media sosial para klub peserta liga ini.

Satu yang pasti dari seluruh campaign musim baru Liga Indonesia ini adalah tentang protokol kesehatan. Prosedur baru disusun sedemikian ketat untuk meminimalisir resiko penyebaran virus Covid-19 selama berlangsungnya kompetisi.


Yang terkini, campaign untuk menonton pertandingan dari rumah digaungkan oleh pihak federasi, liga, dan seluruh klub peserta kompetisi. Suporter memang tidak diperkenankan untuk hadir langsung di stadion, maka jadilah gerakan #DukungDariRumah menjadi hal yang paling memungkinkan dilakukan saat ini demi berjalannya kompetisi sepak bola di Indonesia. Bahkan event Nonton Bareng (nobar) menjadi hal yang riskan di era pandemi ini sehingga dilarang.


Respon klub di Indonesia juga sangat kreatif. Satu yang menarik perhatian @ceritajersey adalah inovasi Borneo FC. Mereka merilis Starter Pack #DukungDariRumah untuk menemani para pendukung setianya menonton pertandingan-pertandingan Borneo FC dari layar televisi di gelaran Piala Menpora 2021. Borneo FC sendiri bekerja sama dengan beberapa UMKM lokal di Samarinda dalam perilisan produk-produk ini.

Banner perilisan Starter Pack #DukungDariRumah Borneo FC

Ada tiga paket yang dirilis sesuai tiga pertandingan yang dijalani Borneo FC. Masing-masing berisi tiket pertandingan Borneo FC, voucher kopi, postcard, stiker, dan original merchandise klub. Nah merchandise ini terdiri dari masker, lanyard, dan penant yang semuanya bisa didapatkan jika kita membeli Paket Matchday 3. Coba simak isi masing-masing paketnya di bawah. Kebetulan karena @ceritajersey order Paket Matchday 3, jadi merchandise yang diterima cukup lengkap.

Isi paket Starter Pack #DukungDariRumah Borneo FC

Paket Matchday 1

Seluruh paket ini dikemas dalam paperbag berlogo Pesut Etam, logo baru Borneo FC semenjak rebranding di 7 Maret 2021 lalu. Paket 1 berisi postcard bergambar beberapa punggawa Borneo FC, voucher untuk ngopi, dan dua stiker masing-masing berlogo Etams (apparel partner baru klub) dan logo baru Borneo FC. Tiket Borneo FC vs Bhayangkara Solo FC disertakan di paket ini, disertai dengan masker dari Etams yang cukup gahar desainnya.


Paket Matchday 2

Paket 2 berisi postcard foto pemain Borneo FC saat merilis jersey pre season lalu, stiker Borneo FC & Etams, voucher kopi, dan tiket pertandingan Borneo FC vs Persija Jakarta. Merchandise yang disertakan di sini adalah lanyard Borneo FC.


Paket Matchday 3

Paket terakhir adalah memorabilia untuk pertandingan Borneo FC vs PSM Makassar. Selain tiket pertandingan (mayan buat dikoleksi), voucher, dan stiker-stiker, klub juga memberika postcard berupa foto full squad Borneo FC untuk turnamen Piala Menpora 2021 ini. Penant berlogo klub menjadi merchandise yang melengkapi Paket Matchday 3. Keseluruhan paket ini bisa kita dapatkan dengan pre order via Tokopedia Borneo FC Store jika kita ada di luar kota.


Dari video yang diupload instagram resmi Borneo FC di atas, tampak di balik layar tim saat pengemasan starter pack #DukungDariRumah dan distribusi ke pembeli. Bahkan pengiriman di sekitaran Samarinda pun melibatkan jasa pengiriman lokal, Kurirkuriran. Seru juga ya. 

Ada kontesnya gan buat dapetin jersey pre season Borneo FC 2021

Apresiasi untuk Borneo FC yang di tengah kondisi sulit ini masih berinovasi dengan menghadirkan ide starter pack #DukungDariRumah. Klub bahkan menyelenggarakan kompetisi berhadiah jersey pramusim jika kita post IG story dengan tiket dalam Starter Pack selama gelaran babak grup Piala Menpora 2021. Semoga @ceritajersey bisa menang yaa dengan foto-foto di bawah. 😂


Borneooo, Kasih Manyalaaaaa!

"Tiket" nonton Borneo FC vs Persija Jakarta di Piala Menpora 2021. Sayang Borneo FC kalah 0-4 😢

Merchandise ini sudah jelas wajib buat dikoleksi. Bahkan bisa jadi trendsetter hal sejenis nanti di gelaran kompetisi utama. Yang jelas, ini ide yang luar biasa dari klub apalagi menggandeng partner lokal (UMKM-UMKM) di Samarinda. Semoga hal ini juga dapat memberikan dampak positif bagi klub dan kota Samarinda. Manyala!
Share:

Ela Mikeh! - Kalteng Putra 2020 Home Shirt

Kalteng Putra harus rela berkompetisi di strata kedua liga Indonesia pada musim 2020 setelah menempati posisi juru kunci di Liga 1 semusim sebelumnya. Tim yang bermarkas di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya ini terhitung hanya semusim bertahan di kasta tertinggi setelah berhasil promosi di akhir musim 2018. Di awal musim 2020 ini pun, mereka harus menelan kekalahan 2-3 saat away ke Balikpapan. Dengan Liga 2 2020 diputuskan berhenti dan mulai dari awal kembali dengan titel Liga 2 2021, harapan baru timbul untuk tim asal Kalimantan Tengah ini untuk segera kembali ke Liga 1.

23 Maret 2020, Kalteng Putra melalui apparelnya, ADHOC, merilis jersey yang akan mereka gunakan di kompetisi musim 2020. Memang baru jersey hitam (away) saja yang terpakai dalam pertandingan resmi sepanjang tahun lalu (vs Persiba Balikpapan di pertandingan pertama). Jersey merah yang menjadi identitas tim berjuluk Laskar Isen Mulang ini belum sempat terpakai keburu kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19. Nah, karena jersey Kalteng Putra belum pernah ceritajersey bahas sama sekali, yuk deh kita mulai dengan review jersey homenya untuk musim 2020 lalu.


Kalteng Putra masih menggunakan merah sebagai warna utama jersey mereka di kompetisi 2020. Warna ini juga disebut sebagai "Bahandang" dalam bahasa Dayak, yang artinya adalah pemberani. Selain itu, sama seperti musim sebelumnya, garis-garis vertikal masih menghiasi bagian depan jersey dipadukan dengan motif khas suku Dayak. List warna kuning kembali muncul di jersey home 2020 setelah musim lalu Kalteng Putra mengkombinasikan warna merah dengan hijau. 

Media promosi jersey Kalteng Putra oleh @kaltengputrastore, @adhocmegastore, dan @appareladhoc

Btw jersey ini bisa kalian dapatkan di ADHOC Megastore atau Kalteng Putra Store ya. Ada dua versi yang dirilis: player issue & supporter version. Pemasangan namesetnya juga bisa dilakukan di sini, biayanya cukup murah: cuma 30ribu. Kita akan bahas versi player issuenya ya untuk artikel ceritajersey kali ini.

Logo yang terpasang di jersey adalah logo lama ADHOC Apparel

ADHOC Apparel mengumumkan Kalteng Putra sebagai tim kedua yang mereka sponsori di musim 2020 lalu. Daaaaan... dibanding dengan jersey klub lain yang mereka support, ada satu hal yang mencolok di jersey Kalteng Putra ini. Apa itu? Logo apparelnya. Alih-alih menggunakan ikon kepala banteng mereka yang lebih modern, ADHOC justru memasang logo lawas mereka di sisi kanan depan jersey. Chicago Bulls & Michael Jordan merupakan dua hal yang dicintai oleh pemilik ADHOC, jadi cukup beralasan ketika logo ADHOC terinspirasi dari kepala banteng khas klub basket NBA tersebut. Logo kepala banteng ini juga sepertinya cocok dengan Kalteng Putra yang identik dengan warna merah ya? 

Logo terkini Kalteng Putra mulai digunakan sejak musim 2013

Saat awal berdiri pada tahun 1970, klub ini masih menggunakan nama Persepar Palangkaraya dalam mengikuti kompetisi Perserikatan dan membawahi 48 klub internal. Persepar resmi menjadi anggota PSSI pada tahun 2001, pada saat mereka mengikuti kompetisi Divisi 2 Nasional dan berubah nama menjadi Persepar Kalteng Putra. Hal itu juga diikuti dengan perubahan logo klub, menjadi seperti yang saat ini kita lihat namun masih dengan awalan "Persepar". Nama Persepar Kalteng Putra semakin dikenal saat diketuai Walikota Palangkaraya, Tuah Pahoe, dan berkompetisi di Divisi 1 tahun 2006. Nama stadion mereka saat ini berasal dari nama beliau. Nama "Kalteng Putra FC" resmi digunakan mulai musim 2013 lalu, setelah semusim sebelumnya berhasil menjuarai Divisi Utama PT. LPIS. Satwa endemik Kalimantan, burung Enggang, menjadi elemen utama logo Kalteng Putra FC. Dikutip dari Borneo24, masyarakat Dayak meletakkan posisi burung Enggang layaknya menghormati sang Pencipta. Hampir keseluruhan bagian tubuh Rangkong selalu disimbolkan untuk benda yang digunakan dalam keseharian masyarakat Dayak. Misalnya rumah adat, baju adat, bahkan tattoo yang melambangkan burung ini.

Sponsor utama Kalteng Putra FC di bagian depan jersey

Dua logo sponsor masih konsisten terpasang di bagian depan jersey: Halo Dayak & Bank Kalteng. Jika diamati, banyak klub-klub di Liga Indonesia yang menggaet bank daerah masing-masing untuk mensupport dana tim selama kompetisi.

Model kerah jersey home Kalteng Putra FC 2020

Kerah jersey ini bermodel V-neck, dengan neck tape bertuliskan slogan ADHOC Apparel: Come from Behind. Informasi size label dan official jersey terletak di bagian dalamnya.

List kuning di bahu kanan & kiri jersey

List kuning yang ada di sisi bahu kanan dan kiri ini berupa sublimasi printing, menjadi batas dari garis vertikal di bagian depan dengan panel bagian belakang. Warna merah & kuning di jersey ini juga sesuai dengan pallete warna dari logo klub.

Free patch Liga 2 untuk pembelian jersey

Pembelian jersey Kalteng Putra FC di ADHOC juga sudah disertai dengan free patch Liga 2 yang terpasang di lengan kanan.

Motif Dayak di bagian depan jersey home

Motif suku Dayak tampak samar-samar terlihat di bagian depan jersey, gelap terangnya menyesuaikan dengan garis-garis vertikal yang ada. Sejak musim 2017, nuansa Dayak sangat terasa di jersey, mulai dari motif benang bintik, mandau, hingga siluet kepala burung rangkong.

Slogan klub, Ela Mikeh, pada bagian belakang jersey

Ela Mikeh adalah bahasa Dayak yang memiliki arti "Jangan Takut". Frasa ini menjadi slogan Kalteng Putra FC untuk memicu semangat tim di tiap pertandingan. Di jersey musim 2020, kata-kata pelecut ini berada di panel belakang, di atas NNS pemain.

Bagian dalam jersey home Kalteng Putra FC 2020 edisi player issue

Seluruh warna pada jersey ini merupakan hasil sublimasi printing. Kain drifit yang digunakan bertipe mtiis dengan pori-porinya yang berbentuk zigzag. Kain jenis ini umum digunakan sebagai pakaian olahraga karena bahannya yang ringan dan menyerap keringat.

Black tab jersey home Kalteng Putra FC

Authentic tab sebagai bukti keaslian jersey berada di pojok kiri bawah jersey Kalteng Putra FC 2020. ADHOC menggunakan woven dengan teknik heatpress untuk pemasangan tab ini.

Hang tag jersey terpasang di bagian dalam kerah

Berapa rating jersey home Kalteng Putra 2020 ini? Dengan harga yang ditawarkan dan material jersey yang dijual, ceritajersey memberi nilai 4 dari 5. Jersey ini termasuk yang paling murah dari beberapa produk klub yang dijual oleh ADHOC. Namun begitu beberapa komponennya masih menggunakan material polyflex dan woven, walaupun seluruh warna jersey adalah sublimasi. Pertimbangkan juga keunikan jersey ini, terutama logonya yang (jujur) memikat ceritajersey saat pertama kali melihat produk ini rilis. Ternyata kaya akan cerita bro. Belum lagi fakta bahwa jersey ini juga belum sempat terpakai di gelaran Liga 2 2020 lalu. Info tambahan lain, versi SVnya dijual hanya sekitar 135ribuan. Jadi makin tidak ada alasan bagi kolektor untuk beli jersey KW yaaaa.
Share:

Store Visit Episode 9 - ADHOC Megastore

Awal November 2020 lalu, @ceritajersey menyempatkan diri mengunjungi ADHOC Megastore, yang baru saja dibuka sebulan sebelumnya (4 Oktober). Store dari apparel ADHOC ini terletak di Ruko Prima Orchard Blok A5, Jl. Harapan Baru Regency, Bekasi. Peresmian tokonya berlangsung sangat meriah dan dihadiri juga oleh para wartawan serta rekan-rekan reviewer jersey pada saat itu. Bagaimana penampakan megastorenya sih? Yuk lah kita main ke dalamnya...

ADHOC mengawali kiprahnya di industri apparel dengan menjadi rekanan konveksi bagi beberapa apparel di Indonesia. Cukup banyak apparel yang memproduksi jerseynya di ADHOC ini, sampai pada tahun 2019 lalu akhirnya ADHOC merilis brandnya sendiri dan melakukan kerja sama pertamanya dengan salah satu klub profesional di Indonesia: PSMS Medan. Itu pula yang mendasari timbulnya slogan "Come from Behind" milik apparel. Bentuk keseriusan ADHOC di industri ini bisa dilihat dari diluncurkannya flagship store resmi mereka di Bekasi: ADHOC Megastore. Lokasi store ini bersebelahan juga dengan lokasi workshop mereka untuk memproduksi jersey.

Lokasi ADHOC Megastore di Google Maps

Tampilan dalam ADHOC Megastore

Nuansa sepak bola terasa di interior ADHOC Megastore begitu kita masuk ke dalam. Langit-langit store bermotifkan lapangan bola menyambut para pengunjung dan sederet display jersey dan produk-produk apparel.

Boxset jersey Persiraja Banda Aceh, salah satu klub yang disupport ADHOC

Selain PSMS Medan, ADHOC juga menjalin kerjasama dengan Persiraja Kutaraja, klub Liga 1 Indonesia dari Banda Aceh. Selain dijual via Persiraja Store. Produk-produk mereka juga bisa didapatkan langsung di ADHOC Megastore ini. Range harganya cukup terjangkau. Versi player issue yang dikemas dengan box di atas dibandrol seharga 350ribu.

Display product jersey-jersey klub yang bekerja sama dengan ADHOC

Display produk dari ADHOC sendiri cukup rapi dan lengkap. Pengunjung bisa bebas memilih jersey mana yang akan dibeli dari berbagai varian yang ada. Persiraja, PSMS Medan, hingga Kalteng Putra ditampilkan lengkap mulai home, away, hingga third, bahkan jersey goal keeper. Ukuran yang tersedia dari S hingga XXL, plus mereka juga menjual size untuk anak-anak.

Jersey supporter version ADHOC termasuk merchandise paling terjangkau di Liga 1 & 2 Indonesia

Selain player issue, ADHOC juga merilis jerseynya untuk versi suporter. Persiraja 2020 home & away supporter versionnya dibandrol seharga 150ribu, sementara PSMS Medan di harga 100ribu. Cukup murah untuk jersey original klub yang berstatus Liga 1 dan 2. 

Boxset klub pertama yang bekerja sama dengan ADHOC, PSMS Medan

PSMS Medan, yang menjadi klub perdana dengan lambang ADHOC di jerseynya, menjadi salah satu hot product dari apparel. Ini pertama kalinya juga untuk klub mendapatkan perilisan jersey dalam bentuk boxset. Berbeda dengan Persiraja, versi player issue dari jersey PSMS Medan ini dijual dengan harga 285ribu, belum termasuk nameset. Jika melihat akun medsos PSMS Store yang sudah lama vakum, sepertinya satu-satunya tempat kita bisa mendapatkan jersey PSMS Medan 2020 hanya di ADHOC.
Tracktop PSMS Medan musim 2020

Sebagai apparel, sudah tentu ADHOC tidak hanya menjual jersey. Di Megastore ini juga bisa dijumpai produk lainnya seperti official tracktop PSMS Medan. Tracktop ini dibandrol sebesar 350ribu dan bisa dilengkapi dengan inisial kita cukup dengan menambah biaya 10ribu.

Deretan produk tumbler dari ADHOC untuk klub yang disupport

ADHOC juga menyediakan lini produk tumbler collection, yang dijual dengan kisaran harga 65 hingga 75ribu rupiah. Jarang-jarang lho ada satu toko yang menyediakan berbagai bentuk merchandise untuk lebih dari satu klub. Kesempatan bagus untuk ADHOC yang memegang kerjasama apparel dengan banyak klub untuk mendistribusikan penjualan merchandisenya di Megastore ini.

Name & numberset PSMS Medan dari apparel ADHOC

Di ADHOC Megastore ini kita juga bisa pasang name & numberset untuk jersey klub yang telah kita beli. Biayanya cukup murah: 30ribu rupiah.

Jersey Lalenok United, juara COPA FFTL 2020, juga dijual di ADHOC Megastore

Terobosan apalagi yang telah dibuat ADHOC sejak resmi launching sebagai brand apparel? Selain kerjasama dengan klub lokal & membuka Megastore sendiri, ternyata mereka juga telah meluaskan jangkauannya hingga ke level internasional. Juara Copa FFTL (Timor Leste) 2020, Lalenok United, tercatat menjadi salah satu tim yang disponsori oleh ADHOC. Jersey mereka pun dijual di Megastore ini, dibandrol dengan harga 245ribu. Cukup murah untuk tim di luar Indonesia, apalagi berstatus juara di kompetisi domestiknya. Terkini, ADHOC juga sudah menjalin kerjasama dengan salah satu klub Singapore Premier League, Tanjong Pagar United, untuk musim kompetisi 2021. 

Shoes bag produksi dari ADHOC Apparel

Selain jersey & tracktop, produk lain yang diproduksi & dijual ADHOC adalah shoes bag. Tas untuk sepatu ini dijual dengan harga 75ribu dan tersedia dalam dua warna: biru dan hijau. Logo khas apparel yang berbentuk kepala banteng ini tampak mencolok di desainnya.

Duffle bag medium ADHOC

Memang layak ADHOC disebut sebagai apparel karena mereka tidak hanya memproduksi jersey. Selain produk-produk di atas tadi, masih ada lagi duffle bag, string bag, travel bag, short & long sweat pants, dan lain-lain. Apakah mungkin mereka nantinya akan masuk ke industri sepatu? Tidak ada yang tidak mungkin melihat potensi dari apparel ini.
 
Jersey away klub peserta Liga 2 2020, Kalteng Putra

@ceritajersey sendiri membeli jersey Kalteng Putra untuk musim 2020 ini di ADHOC Megastore. Satu hal yang unik dari jersey ini adalah tampilan logo apparel yang berbeda dari jersey untuk klub lain yang bekerja sama dengan ADHOC. Apa kisah di baliknya? Nantikan saja artikel berikutnya dari @ceritajersey.

"Wall of Fame" ADHOC Apparel

Spot ikonik dari ADHOC Megastore adalah satu wall khusus yang menampilkan logo-logo klub yang bekerja sama dengan ADHOC. Selain klub yang disebutkan di atas, ternyata ADHOC juga sudah menjalin kerjasama dengan klub Liga 2 PSKC Cimahi dan beberapa klub Liga 3 seperti Pekanbaru United & PSP Padang. Bahkan, untuk musim 2021 ADHOC juga sudah memastikan kerjasamanya dengan klub Liga 1: Persela Lamongan. Untuk apparel yang baru dua tahun launch brandnya, perkembangan ADHOC cukup pesat. Dengan semangat tinggi & resource yang dimiliki, muncul optimisme dari ADHOC untuk menjadi apparel timnas suatu saat nanti. Yuk deh mari kita dukung apparel lokal Indonesia untuk berjaya di tanah air sendiri. 

Disclaimer: harga yang disebutkan di artikel ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Jangan lupa cek juga official account ADHOC di Instagram @adhocmegastore atau @appareladhoc untuk info lebih detail.

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels