Mengetahui Tingkatan Kondisi Jersey Baru & Bekas

Dalam jual beli jersey, seringkali kita menemukan istilah-istilah dalam bentuk singkatan yang menggambarkan kondisi jersey. Nah apa saja sih istilah yang umum digunakan? Kita akan bagi jadi dua kategori ya: baru (new) & used (bekas). 

Untuk jersey dengan kategori baru, berikut pembagiannya:

1. BNWT (Brand New Without Tag)
Hang tag pada jersey Persib 2020
Jersey BNWT seharusnya masih benar-benar baru karena adanya hang tag dari store/apparel yang masih terpasang di jersey.

2. BNIB (Brand New In Box)
Jersey Sriwijaya FC musim 2014 dikemas dalam boxset hitam elegan
Jersey BNIB ini juga masih baru, lengkap dengan boxset atau polybag yang memang sudah menjadi satu paket dengannya.

3. BNWOT (Brand New Without Tag)
Jersey Persiku Kudus ini tidak memiliki hang tag sejak dijual oleh apparel terkait
Jersey BNWOT ini baru, namun tanpa tag. Bisa jadi memang sejak awal hang tagnya tidak disediakan oleh store/apparel atau sengaja dicopot oleh pemilik/kolektor sebelumnya.

Untuk jersey used atau bekas, pembagiannya lebih variatif lagi. Kurang lebih berikut rangkumannya:

1. Mint
Jersey Putra Sinar Giri musim 2019 ini dibeli dengan kondisi mint
Jersey mint berada dalam kondisi used namun masih seperti baru (tanpa cacat). Ada juga jersey-jersey boxset yang dijual dengan kondisi demikian, biasanya disebut BIB (Back In Box). BIB ini kondisi dimana jersey dikeluarkan dari boxnya hanya untuk dilihat atau dipajang kemudian dikembalikan lagi ke box.

2. VGC (Very Good Condition)
Patch Piala Presiden 2015 pada jersey Bali United yang terkelupas sedikit di bagian ujung
Jersey VGC berada dalam kondisi used, namun ada cacat kecil seperti 1-2 bobbles/pulls atau logo sponsor crack dikit.

3. Good
Lubang bekas rokok pada salah satu jersey Persipura koleksi @ceritajersey
Jersey Good merupakan jersey dalam kondisi used namun ada cacat yang cukup kentara walaupun masih layak dipakai. Biasanya yang model-model gini ada 1 bekas lubang rokok aja udah masuk "Good" nih... Jersey bekas main bola juga bisa dikategorikan di Good selama kondisinya masih layak.

4. Fair
Jersey used tapi kondisinya agak ancur..... Ya.. at least masih oke buat dipamerin.

Kurang lebih seperti itu pembagiannya walaupun kita tetap harus teliti dalam membeli dan si penjual juga harus benar-benar menjaga integritasnya. Jangan sampai ada jersey used menggunakan hang tag masih dibilang BNWT atau bilang mint tapi ternyata banyak bobbles dan bekas lubang rokok di jerseynya. Jika kurang yakin, sebaiknya saat kita membeli jersey used sih rajin-rajin aja minta detail jersey ke sellernya. Salah satu situs jual beli yang menarik adalah Classic Football Shirts. Mereka memberikan penjelasan yang menarik dan menetapkan standar kondisi pada setiap produk-produknya. Btw kalau kalian punya masukan lagi terhadap kriteria ini, silahkan tuliskan pada kolom komentar di bawah ya.

Share:

Grading Jersey Bola Original

Dalam mengoleksi jersey, ada beberapa jenis atau tingkatan yang kita harus ketahui. Karena belum ada standar resminya, @ceritajersey rangkum saja berdasarkan pengamatan pribadi ya. Monggo dikoreksi di kolom komentar jika ada masukan.

1. Matchworn.

Jersey matchworn Blitar United 2017. Klub ini bahkan tidak menjual jerseynya secara komersial pada tahun itu.
Jersey matchworn gampangnya merupakan jersey bekas pemain dalam pertandingan, baik resmi maupun tidak resmi. Nilainya bisa bergantung dengan seberapa signifikan pertandingan tadi, pengaruh pemain di lapangan, kondisi jersey, availability versi komersialnya, dan banyak hal lain. Jersey matchworn yang dijual secara resmi oleh klub biasanya juga disertai sertifikat keaslian dan tentunya punya harga yang lebih tinggi. Tapi jangan kaget kalau ada jersey Matchworn namun ternyata menggunakan versi komersial dari jersey replika atau bahkan SV. Kadang malah ada juga yang KW (di Indonesia). Yaa... kalian tau lah ya kebiasaan klub-klub lokal. PR terbesar dari hunting jersey matchworn adalah memastikan keasliannya.

2. Match Issue/Match Prepared

Jersey Bandung United yang dipersiapkan untuk pemain dalam satu pertandingan Liga 2 2019. Jersey ini juga tidak dijual untuk umum pada waktu itu.
Jersey match issue/match prepared merupakan jersey yang disiapkan untuk pemain dalam suatu pertandingan, termasuk yang duduk di bangku cadangan. Jadi seluruh patch & nameset pemain sudah terpasang. Harganya tentu lebih tinggi dari versi komersial Player Issue, namun kalian harus benar-benar memastikan bahwa jersey versi Match Issue ini memang diperuntukkan pemain dalam pertandingan.

3. Authentic/Player Issue

Jersey authentic PS Sleman musim 2020. Bisa dilihat material logo klub dari bahan yang lebih premium dibanding replikanya. Keterangan "authentic" juga dituliskan di sisi dalam kerah bersama dengan size.
Jersey authentic merupakan jersey versi komersial (untuk dijual umum) yang seringnya memiliki spesifikasi paling tinggi dari seluruh jenis jersey yang dijual. Kenapa "sering"? Ada beberapa klub yang versi player issuenya bahkan jersey full print atau beberapa patch/logonya tidak menggunakan material premium. Hal ini memang ditujukan untuk kemudahan perawatan & keawetan jersey ketika bertanding. Faktor kenyamanan untuk pemain juga memegang peranan penting dalam menentukan spesifikasi jersey. Asiknya jersey authentic yang dijual umum adalah: biasanya rilisan resminya dikemas dalam paket penjualan yang menarik (box set dengan merchandise, satu stel dengan celana, tambahan sertifikat resmi, dan lain-lain). Namun memang umumnya spesifikasi jersey authentic sama dengan jersey yang digunakan oleh pemain bertanding (player issue).

4. Replika

Jersey replika Persebaya 2019. Material logonya menggunakan bordir woven dan kemasannya tidak menggunakan boxset seperti versi authenticnya.
Jersey versi replika merupakan yang paling banyak dijual oleh brand-brand retail dunia dan beberapa tahun terakhir juga dilakukan oleh apparel-apparel lokal. Spesifikasinya memang di bawah versi authentic, namun keunggulan jersey ini adalah keawetannya karena memang ditujukan untuk penggunaannya yang kasual bagi para kolektor. Contohnya, logo klub dibuat menggunakan bordir woven. Di versi replika, hal ini merupakan favorit karena lebih awet dan mudah perawatannya. Beda dengan player issue yang kadang malah menggunakan print polylflex (bahkan sublim) karena secara bobot bahannya lebih ringan dan tentu hal ini mempengaruhi performa di lapangan. Namun jersey PI lebih unggul dari material kain yang digunakan (berkat teknologinya) serta cutting/polanya lebih sesuai dengan pemain.

5. Supporter Version

Jersey Supporter Version dari Persija di musim 2020 menggunakan material kain yang berbeda dengan versi authentic serta replikanya. Logo klubnya sendiri mereka menggunakan bahan yang berbeda-beda untuk tiap grade jersey. 
Jersey ini merupakan level paling bawah dari jersey versi komersial yang dijual oleh klub. Spesifikasi yang paling sering ditemui adalah keseluruhan elemennya merupakan full print (sublim), meskipun ada beberapa juga yang menggunakan polyflex untuk logo klub atau apparelnya. Harganya juga yang paling terjangkau, bisa jadi hanya sepertiga dari jersey versi player issue atau setengah dari yang replika. Tapi pricing ini tergantung dari masing-masing apparel sih. Jangan dijadikan patokan yaa.

Klub-klub Indonesia yang merilis penjualan jersey dengan berbagai kategori ini mulai banyak ditemui. Persebaya, Persija, PS Sleman, & Persikabo merilis jerseynya dalam tiga spesifikasi: authentic (player issue), replika, dan supporter version. Untuk Persija 2020, kalian bisa melihat perbedaan masing-masing gradenya di artikel ini. Persib Bandung & PSPS Riau merilis jersey dalam dua versi: player issue & replika. 

Jersey versi P2R dari PSIS Semarang. Riors tidak menjual versi Player Issuenya untuk publik. Photo by @riors.id

Ada juga yang unik: PSIS Semarang & Borneo FC. Dua klub yang bekerja sama dengan Riors pada 2020 ini merilis tiga jenis jersey: player issue, P2R Stadium version, dan supporter version, namun hanya dua yang disebut terakhir saja yang dijual untuk umum. P2R ini berbeda dalam hal cutting dengan versi player issuenya. Jadi yang mau punya versi PI dari PSIS & Borneo, sudah tentu kalian harus kejar matchwornnya. 

Salah satu jersey matchworn Arema FC yang dijual di store. Jersey di atas dikenakan saat Arema FC menjuarai SCM Cup 2015.
Yang unik adalah yang dilakukan Arema FC pada musim 2019 lalu. Mereka juga menjual jersey matchworn bekas tanding para pemainnya di official club store. Harganya lumayan tinggi, namun positifnya jersey ini firm memang pernah digunakan pemain Arema dalam pertandingan yang sudah dijalani. 

Masing-masing jersey ini (terutama spesifikasi Authentic, Replika, dan Supporter Version) tentunya dibuat supaya lebih terjangkau di kalangan para supporter. Tinggal kita yang menentukan mau beli yang mana sesuai dengan kemampuan masing-masing. Yang penting, pastikan jersey terkait original dan memberi kontribusi positif ke klub, apparel, serta pemain bolanya.

Share:

Stay Home, Save Lives - Persiku Kudus 2020 Home Shirt

Berhentinya roda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2019 ikut berimbas pada Liga 3 yang menjadi kasta terakhir Liga Indonesia. Pandemi COVID-19 mau tidak mau memaksa PSSI menghentikan seluruh aktivitas sepak bola hingga waktu yang belum ditentukan. Kabar terakhir, setelah Liga 1 & Liga 2 diputuskan untuk lanjut, Liga 3 pun juga akan digulirkan pada awal November nanti. Menarik untuk ditunggu format apa yang akan digunakan oleh federasi dengan waktu pelaksanaan yang begitu sempit. Per tengah tahun 2020 ini pun akhirnya seluruh kontestan mulai melakukan persiapan, dari pendaftaran klub, pembentukan tim, kerjasama sponsor, hingga peluncuran jersey. Persiku Kudus menjadi salah satu klub Liga 3 terdepan yang meluncurkan jerseynya sejak Juni 2020 lalu.


Juara bertahan Liga 3 zona Jawa Tengah ini bekerja sama dengan apparel asal Klaten, Total Sportswear, menggantikan Vilour yang menemani mereka selama 2019 lalu. Warna biru dipilih menjadi warna jersey utama klub asal Kudus ini, dengan didampingi jersey away berwarna putih dan black-gold sebagai warna jersey thirdnya. Bisa dilihat, motif loreng-loreng khas harimau menghiasi bagian atas jersey home Persiku Kudus, menunjukkan identitas klub berjuluk Macan Muria ini.

Material promo jersey dari Total Sportswear

Dalam material promosinya, jersey ini juga diperuntukkan sebagai wujud program kemanusiaan dari klub & apparel, yang mana sebagian keuntungan penjualan jersey ini akan disumbangkan untuk membeli APD tenaga kesehatan yang berjuang di masa wabah Corona Virus ini. Btw jersey ini bisa kalian peroleh senilai Rp.190.000 di Total Sportswear.

Logo baru Total Sportswear

Total Sportswear sebelumnya identik dengan logo TS di jersey-jersey produksinya, dari PSIK Klaten, Persebo Bondowoso, Persid Jember, sampai yang terakhir Persebi Boyolali musim 2019 lalu. Di awal musim ini, mereka merebranding logonya dengan harapan menumbuhkan harapan & semangat yang baru serta passion yang lebih baik dalam "babak baru"nya ini. Logonya tampak jauh lebih dinamis dan simpel.

Logo TPU Persiku Kudus di jersey musim 2020

Logo Persiku Kudus di jersey ini mengikuti tren penggunaan material TPU di klub-klub Liga Indonesia. Yang berbeda dengan logo di jersey musim sebelumnya, tidak ada tulisan "Persiku" di bawah logo utama. Bintang-bintang yang sebelumnya seluruhnya berwarna hitam, kali ini ada satu yang berwarna putih (di bawah elemen bola sepak).

Stay Home Save Lives. Logo kepedulian pada kesehatan selama masa pandemi COVID-19

Tambahan patch "Stay Home Save Lives" di bagian dada inline dengan tema #JerseyforHumanity yang dibawa klub dan apparel. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kampanye ini bertujuan untuk mengapresiasi tugas tenaga kesehatan dengan cara menyumbangkan sebagian keuntungan penjualan jersey untuk membeli APD tenaga kesehatan yang telah berjuang sebagai garda terdepan penanggulangan pandemi COVID-19. Di bawah patch tadi terdapat sublimasi printing City Branding dari Kudus: Kudus, The Taste of Java. "Taste of Java" merupakan slogan baru dari Kudus sejak 2018 lalu dan logonya mengkombinasikan Menara Kudus dan kupu-kupu untuk mempromosikan berbagai potensi daerah setempat.

Kerah jersey V-neck dengan paduan warna biru

Kerah jersey menggunakan V-Neck dengan slogan baru Total Sports terpampang di sisi dalam: Limitless. Size labelnya simpel, menampilkan ukuran dan keterangan bahwa produk ini 100% buatan Indonesia. 

Ujung lengan jersey yang memadukan kombinasi kain dua warna

Ujung lengan jersey ini tidak menggunakan rib, melainkan kain drifit dengan kombinasi warna biru muda dan putih. Namun begitu, jersey ini masih terasa nyaman kok di bagian lengannya. Sizechartnya untuk ukuran L ini sekitar 71 x 53. Buat ceritajersey sih cocok.

Bagian dalam jersey home Persiku Kudus 2020

Jersey ini menggunakan kombinasi kain drifit smash atau wave di bagian depan & belakang serta erbin untuk bagian samping yang berfungsi sebagai ventilasi. Bisa dilihat, warna biru panel depan dari jersey ini merupakan sublimasi printing, berbeda dengan panel belakangnya yang menggunakan warna biru asli dari kainnya.

Ikon Kudus, Gerbang Kudus Kota Kretek di bagian belakang jersey

Satu "kearifan" lokal yang Ceritajersey suka dari jersey ini adalah peletakan ikon kabupaten Kudus, Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK), di bagian belakang jersey. Seperti yang pernah kita bahas di artikel jersey Persiku Kudus musim 2019 lalu, Kudus identik dengan kretek karena di sinilah lahir rokok kretek yang berasal dari kisah H. Jamhari. Nah mengenai ikon GKKK sendiri, dikutip dari Wikipedia, Gerbang Kudus Kota Kretek merupakan sebuah monumen berupa gerbang masuk kabupaten Kudus yang berada di kawasan Taman Tanggul Angin, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Monumen ini melambangkan Kudus sebagai kota asal dari rokok kretek. Pembangunannya selesai di akhir 2014 dan dibuka untuk publik di awal 2015 dengan biaya sebesar 16 Miliar. Pembangunan GKKK difasilitasi oleh salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, PT. Djarum.

Tab authentic jersey dari apparel

Black tab woven dari Total Sports menjadi bukti otentik dari jersey Persiku Kudus musim 2020 ini. Logo baru apparel ini harus diakui cukup keren sih.  

Nah di akhir artikel tentu akan kita beri penilaian untuk jersey home Persiku Kudus musim 2020. Ceritajersey memberikan rating 4 dari 5 untuk jersey buatan Total Sportswear ini. Walaupun materialnya sama dengan jersey kebanyakan saat ini, namun eksekusinya mewah dengan desain yang tidak terlalu ramai. Identitas Macan Muria ditunjukkan dengan jelas pada tampilan depan jersey dipadu dengan City Branding Kudus. Elemen kecil "Kudus Kota Kretek" yang berada di bagian belakang menambah kesan manis dari jersey ini. Sayangnya Ceritajersey lupa untuk pasang nameset di jersey ini. Bulan Juni lalu memang kerangka pemain Persiku Kudus belum terbentuk, sehingga gambling juga untuk memilih nama di bagian belakang jersey ini. Ya overall sih menurut Ceritajersey, jersey Persiku Kudus ini layak menjadi salah satu kandidat jersey terbaik Liga 3 2020 sejauh ini. Jangan lupa, harganya juga sangat worth it.

Dengan segala spesifikasi di atas + nominal rupiah yang tidak terlalu mahal untuk menebusnya, semakin mengurangi alasan bagi kita untuk beli jersey KW kan? Nah.. di masa pandemi ini, yuk makin tingkatkan dukungan kita pada apparel & klub lokal dengan selalu membeli produk originalnya. Apalagi keuntungan jersey ini akan disumbangkan untuk para tenaga medis. Semoga semakin berkah & cepat pulih ya untuk Indonesia kita tercinta.
Share:

Wayank Apparel x SMBD: BANGKIT Collaboration Project

Setelah sukses dengan kolaborasi yang pertama, kampanye kebaikan Wayank dilanjutkan dengan kolaborasi bersama SMBD. Project bersama kali ini bertajuk BANGKIT, yang kental dengan nuansa Sleman dengan tidak lupa menonjolkan ciri khas dari Wayank dan SMBD.


Berbeda dengan seri pertama dari #JerseyforAPD, jersey seri BANGKIT ini berwarna hijau gelap. Filosofinya masih sama, menunjukkan suasana kelam akibat pandemi COVID-19 namun tanpa meninggalkan budaya lokal Sleman yang lekat dengan warna hijau. Tulisan "Bangkit" dalam aksara Jawa tertulis besar-besar di bagian depan jersey.

Wise words dalam bahasa Jawa di sisi dalam kerah

Di sisi dalam kerah, terdapat tulisan berbahasa Jawa "Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi" yang kurang lebih artinya adalah mengasah ketajaman akal budi, membasuh malapetaka bumi. 

Material rubber 3D silicon diterapkan di seluruh elemen jersey ini

Dua logo apparel, Wayank & SMBD terpasang di dada kanan jersey menggunakan material rubber 3D silicon yang cukup tebal dan menonjol. Ternyata ada arti di baliknya, yaitu menunjukkan bahwa kita harus tetap menonjol & aktif dalam keadaan kelam sekalipun seperti saat pandemi ini.

Duet logo Pancasila dan candi khas Sleman dalam Jersey BANGKIT

Logo Pancasila di dada kiri masih berupa siluet putih, sama seperti Jersey For APD seri pertama. Menariknya, kali ini di lengan kanan & kiri jersey terdapat logo candi khas Sleman yang mana hal ini menampilkan semangat gotong royong masyarakat yang aktif membantu dan menolong dari segala sisi untuk bangsa dan negaranya

Kolaborasi antar apparel ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya project Unite Against COVID-19

Pembelian jersey BANGKIT ini juga termasuk stiker kolaborasi antara Wayank & SMBD. Fyi, SMBD sebelumnya kita kenal sebagai Sembada Apparel yang juga mensponsori tim Liga 1, PS Sleman. Jadi jangan heran jika nuansa-nuansa PS Sleman juga kita dapat di jersey, ini bahkan sampai model name & number setnya.

Bendera Merah Putih di bagian belakang jersey, mengingatkan kita pada jersey home PS Sleman 2020

Unsur bendera kecil yang berada di belakang jersey ini juga merupakan salah satu elemen yang identik dengan jersey PS Sleman musim 2020. Dalam jersey ini, bendera merah putih di belakang menyimbolkan bahwa dalam setiap hal yang kita lakukan selalu ada Indonesia di belakang kita sebagai tulang punggung dan tonggak persatuan serta perdamaian. 

Masker BANGKIT dalam paket Jersey For APD

Masker yang kita dapatkan dari pembelian jersey ini juga memiliki tulisan "Bangkit" dalam aksara Jawa. Warnanya senada dengan jersey, hijau gelap.

Sertifikat Kemanusiaan. Di edisi pertama Jersey For APD, namanya "Certificate of Humanity"

Di Jersey For APD seri 2, sertifikat yang diberikan berjudul "Sertifikat Kemanusiaan". Dengan membeli jersey ini kita juga berperan dan ikut membantu penanggulangan pandemik COVID-19. Pembelian satu jersey ini berarti kita ikut menyumbang satu buah APD bagi tenaga medis yang membutuhkan

Satu hal yang harus dicatat dari jersey ini adalah ukurannya yang slim fit. Jadi supaya aman, pastikan kalian order satu nomor di atas jersey yang biasanya kalian gunakan. In summary, dua jersey yang dirilis oleh Wayank dalam rangka Jersey For APD ini (baik kolaborasi dengan Classiconesia maupun SMBD) seluruhnya cool dan nyaman dipakai. Kerja sama ini memiliki impact positif dan memberikan warna baru juga untuk produk-produk dari tiga apparel yang terlibat. Satu lagi yang pasti, niat kemanusiaan di atas segalanya ini wajib kita apresiasi. Kembali kita berdoa semoga seluruh pandemi COVID-19 di dunia, termasuk Indonesia, bisa segera berakhir dan kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

Share:

Wayank Apparel x Classiconesia: UNITE Against Covid-19

Di akhir 2019, bahkan hingga saat ini, dunia masih dilanda pandemi virus COVID-19. Meski diduga sudah masuk di Indonesia sejak awal tahun, kasus COVID-19 pertama baru muncul di publik pada Maret 2020 lalu. Sejak itu hingga artikel ini ditulis, terhitung sudah ada 135ribu lebih kasus terkonfirmasi positif di Indonesia, dengan 6.000+ di antaranya meninggal dunia dan 89.000+ orang sembuh. Hingga Juli 2020 terhitung 89 tenaga medis di Indonesia meninggal dan 878 terinfeksi. Di awal masa pandemi bahkan sempat terjadi kelangkaan APD, baik bagi masyarakat maupun tenaga medis. Harga masker yang diperuntukkan bagi dokter & perawat melonjak drastis di pasaran termasuk juga harga baju hazmat dan alat pelindung diri lainnya.


Kelangkaan ini mendorong berbagai pihak akhirnya berinisiatif untuk membuat APD sendiri sesuai standar, membuka donasi, dan banyak inisiatif aktifitas positif lainnya. Tidak terkecuali untuk Wayank, apparel asal Bandung yang mengesampingkan rivalitas dan berkolaborasi dengan Classiconesia dalam project UNITE Against Covid-19. Dua apparel lokal ini meluncurkan jersey blackout yang mana sebagian besar keuntungan dari penjualannya dikonversikan dalam bentuk bahan APD untuk digunakan produksi dan donasi.

Jersey ini dilepas ke pasaran dengan harga 200.000 dan tentu saja: limited, sebagaimana produk-produk Wayank lainnya. Dalam kurun waktu singkat, ready stocknya habis dan open pre order yang ada juga langsung full kuota. Sejujurnya, jersey ini memang keren. No more words buat njelasinnya.

Doa "Get Well Soon Indonesia" tertulis di bagian dalam kerah jersey

Dua logo apparel bersanding di sisi kanan jersey

Warna hitam dipilih menjadi warna utama jersey untuk menunjukkan kondisi kelam yang dialami dunia dan Indonesia akibat pandemi virus COVID-19 ini. Semua elemen di jersey (kecuali siluet Pancasila), termasuk logo apparel Wayank & Classico dibuat dengan warna hitam untuk menunjukkan soladaritas bersama dalam melewati masa-masa ini. 

Logo Pancasila berupa siluet berwarna putih

Siluet Garuda Pancasila merupakan satu-satunya elemen warna putih di jersey ini untuk menunjukkan bahwa Garuda harus tetap bersinar terang walaupun kondisi gelap seperti sekarang. Sablon rubber untuk logo ini juga lebih tebal dibandingkan material lainnya di jersey.

Nameset Cerita Jersey di jersey against COVID-19

Name & number set pada jersey ini menggunakan font type Bosic 1.0 yang dirancang oleh Bono Studio. Dalam ordernya, kalian juga bisa request menggunakan warna hitam atau putih untuk NNS di jersey ini.

Double layer di bagian depan jersey

Jersey UNITE Against Covid-19 ini memiliki dual layer di bagian panel depan dengan mesh technology yang membuatnya cukup nyaman dikenakan. Model seperti ini cukup jarang kita lihat, utamanya setelah era Nike di awal 2000an. Koreksi di komentar jika ceritajersey salah yaa.

Boxset dan sertifikat jersey

Jersey ini dikemas dalam boxset yang berisikan "Certificate of Humanity" dan juga masker Football vs Covid-19. Model boxset khas Wayank ini telah digunakan sejak musim 2019 lalu saat mereka bekerjasama dengan Tira Persikabo Kartini.

Seri pertama dari Jersey for APD ini keren dan cukup laris. Ready stoknya sold out dalam waktu kurang dari 28 jam. Jersey ini juga menjadi saksi pertama kalinya ada kolaborasi antar apparel lokal dalam satu jersey. Yang terpenting dari ini semua adalah, kita juga ikut berkontribusi dalam penyediaan APD bagi para tenaga medis di tengah masa pandemi ini. Semoga niat baik ini dicatat dan wabah COVID-19 ini bisa segera berakhir. Stay safe yang teman-teman semua.

Share:

Road to Glory, Fantasy Jersey Timnas 2020 Kolaborasi GardaVIP x Mattch

Menyambut bulan Agustus ini, reviewer jersey Garda VIP berkolaborasi dengan apparel Mattch merilis jersey fantasi timnas Indonesia yang cukup "berbeda". Bisa dikatakan, jersey ini menjadi alternatif di antara deretan warna merah, putih, dan hijau jersey-jersey fantasi timnas yang selama ini rutin wara-wiri menghiasi timeline media sosial menjelang hari kemerdekaan. Apa yang membuat jersey ini mencolok? Langsung saja kita simak ceritanya di bawah.

Jersey fantasi ini didesain oleh desainer muda asal Malang, Elang Kevin, dengan konsep kejayaan dan kekuatan. Optimisme ini dimunculkan dalam rangka menghadapi era emas Indonesia yang akan berusia 75 tahun pada 17 Agustus 2020 nanti. Oleh karena itu, warna kuning (yessss, kuning!) dipilih menjadi warna utama jersey fantasi ini. Warna ini dikombinasikan dengan hitam dan list putih di bagian pundak yang menunjukkan kekuatan dan kedewasaan berlandaskan rasa cinta yang suci kepada negara. Filosofi yang cukup dalam. Kombinasi warna yang unik ini sekilas mengingatkan kita dengan jersey Barito Putera saat masih disponsori oleh Riors (dulu Superior) dan self apparel yang juga kental dengan warna kuning-hitam.

Mattch menjadi apparel partner Garda VIP dalam mewujudkan jersey fantasi timnas ini. Track record apparel ini cukup baik, mengingat tahun 2019 lalu, jersey home Cilegon Unitednya terpilih menjadi jersey terbaik di Liga 2 pilihan dari para reviewer-reviewer jersey. Logo apparel di jersey ini bermaterialkan flock, beludru lembut yang memberi kesan wah saat diraba. Pilihan warna hitamnya konsisten dengan warna-warna utama di jersey ini.


Mengikuti trend yang ada saat ini, jersey fantasi ini pun menggunakan logo 3D TPU pada crest Pancasilanya. Jika biasanya perisainya berbentuk lingkaran, maka di jersey ini berbentuk Octagon alias segi delapan. Delapan sendiri bisa diartikan banyak arti. Dari kesan infinity, stabil, dan tentu saja 8 merupakan bulan kemerdekaan negara kita tercinta, Indonesia. Namun dari desainer sendiri menyatakan bentuk segi 8 ini menyimbolkan delapan arah mata angin. Di sisi atas jersey ini terdapat watermark berupa bulu burung Garuda yang susunannya terinspirasi dari bentuk perisai Pancasila. Bentuk V yang jika dilihat dari depan mengartikan kegagahn dan kejayaan.


Kerah jersey merupakan varian dari model V-neck dengan aksen kuning di bagian depannya. Size label dicetak dengan teknik screenprint di bagian dalam.

Di lengan kanan ada logo dari Channel Youtube Garda VIP. Bang Garda ini juga merupakan reviewer jersey original di Indonesia. Channelnya cukup aktif berbagi konten menarik mengenai jersey-jersey liga domestik, dari level Liga 1 sampai Liga 3. Beberapa jersey futsal juga dibahas di sini plus dengan konten Bincang Bintang dengan pemain-pemain bola ligina. Kalian bisa subscribe channelnya di sini atau follow IGnya. Jersey fantasi timnas ini merupakan salah satu bentuk supportnya juga untuk mengenalkan dan mendukung apparel lokal.

Bagian "mewah" lain dari jersey ini adalah ujung lengannya yang menggunakan rib. Jadi kesan slimfit di lengan didapat dari sini.

Di bagian belakang jersey, tepatnya di bawah kerah, terdapat polyflex berwarna merah putih bertuliskan letak koordinat Indonesia. Refresh buat kalian yang mungkin sudah lama ga belajar geografi niih, Indonesia terletak di 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan. Di garis bujur, Indonesia terletak di 95 derajat BT hingga 141 derajat BT. Konsep penulisan letak lokasi dalam garis lintang & bujur ini juga diadopsi di jersey Persib Bandung musim 2020 ini.

Nah untuk name & number set ini, jersey menggunakan font Curvexa 1.0 rancangan Elang Kevin yang terinspirasi dari garis lengkung yang dinamis. Font type ini sendiri bisa diunduh gratis di exa.my.id. Jangan lupa untuk upload kreasi kalian dan tag @exa1707 nanti ya jika menggunakan font Curvexa ini.


Material jersey ini menggunakan kain drifit mesh yang sepertinya sudah menjadi standar untuk digunakan di jersey bola klub-klub ligina. Walaupun warna kuning di bagian panel depan merupakan sublimasi, beda halnya dengan panel belakang yang menggunakan warna asli kain. Dan seperti jersey Cilegon United 2019 lalu, pola unik khas Nike era pertengahan 2000an kembali terlihat di sini. Apparel menyematkan washing & hangtag di sisi dalam jersey.

Authentic tab jersey berupa print polyflex di pojok kanan bawah jersey dengan tulisan Mattch Fightwear "duet" dengan lambang negara Indonesia, Pancasila. Rubber tag Mattch berada di sisi kanannya.

Overall jersey ini menjadi penyegar di antara jersey fantasi lainnya. Kuning memang cukup jarang digunakan oleh timnas, terlebih warna kuning hitam sudah menjadi identitas jersey negara tetangga, Malaysia. Namun begitu, dengan filosofi & cerita yang ada serta dapat disajikan, respect patut diberikan untuk jersey ini. Thanks untuk bang Garda Visaka alias GardaVIP yang sudah provide jersey fantasi ini. Sukses selalu dan tetap dukung apparel lokal. Tetap berkarya juga untuk Elang Kevin & apparel Mattch. Maju terus Sport Designer & Apparel lokal Indonesia. 

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels