Fight Together, Glory Forever - Review PSS Sleman 2021 Home Shirt

Well, musim 2021 sudah cukup lama berakhir. Kurang dari satu bulan lagi juga kick off Liga 1 2022 akan digelar. Tapi untuk ceritajersey, masih amat banyak jersey musim 2021 lalu yang belum dibahas kisah-kisahnya 😂 Kalian yang menanti berita tentang rilisan jersey-jersey anyar di musim 2022 ini bisa langsung follow akun instagram @agem.enggal ya. Ageman Enggal menyajikan informasi-informasi jersey peserta Liga Indonesia terbaru sekaligus mengarsipkan dokumentasi resmi dari klub-klub dan apparel saat perilisan jersey.

Nah di artikel ini kita akan angkat jersey home PSS Sleman musim 2021, yang mana perjalanan klubnya penuh dinamika selama kompetisi berjalan. Super Elja merilis set jersey untuk Liga 1 2021 pada 30 Mei 2021, sekaligus merayakan ultah klub yang ke-45. Tema #Kit45leman menjadi pilihan utama, disertai tagline "Fight Together, Glory Forever". Manajemen berharap, setiap elemen tim dapat melawan ego masing-masing dan bersama-sama menghadapi masalah dengan maju bersama dan bergandengan tangan. Cita-cita yang baik ini juga disambut oleh Bupati Sleman, yang menyampaikan harapan untuk jersey baru ini dapat menambah energi serta semangat baru bagi para pemain, pengurus, dan suporter di musim 2021.


Dua jersey utama (home & away) serta jersey kiper dirilis bersamaan dalam momen ini. Untuk jersey home PSS Sleman masih menggunakan warna hijau untuk identitas klub, dipadu dengan garis vertikal tipis di badan serta aksen putih di kerah & lengan. Untuk jersey awaynya, kesan klasik coba ditampilkan klub dengan menghadirkan reka ulang jersey musim 2003, dengan warna hijau di sisi tengah dan warna putih di bagian kiri-kanan. Seluruhnya mendapat sambutan yang baik dari Slemania serta kolektor jersey di Indonesia. Untuk jersey third sendiri dijadikan sebagai sayembara terbuka untuk umum, sehingga tidak tampak dalam event launching klub.

Promotional images jersey home & away PSS Sleman 2021 oleh @smbd_id & @pssleman_store

Promotional video untuk perilisan jersey PSS Sleman 2021 oleh @smbd_id

Di tulisan ini yang akan kita bahas adalah jersey home PSS Sleman 2021 untuk versi original. Hanya ada 2 versi yang dirilis oleh apparel serta klub ke pasaran: authentic ("player issue", sponsorless & full sponsor) dan original (versi replikanya, full sponsor atau sponsorless). Untuk versi player issue, kita bahas nanti di artikel terpisah ya, tepatnya untuk jersey third yang @ceritajersey sudah siapkan.

Di versi original ini, perbedaan dengan player issuenya tidak terlampau signifikan. Emblem klub paling mudah dilihat karena untuk versi original menggunakan plastisol, berbeda dengan authentic yang berupa rubber on tatami. Warna authentic tab juga berbeda, dimana versi PI menggunakan warna emas, sementara original menggunakan warna hitam.

Warna hijau pada jersey home dikombinasikan dengan garis-garis vertikal tipis di sisi depan & belakang. Ada cerita mengapa PSS Sleman memilih warna hijau sebagai warna kebesarannya. Wilayah Sleman terkenal dengan kondisi alamnya yang gemah ripah loh jinawi, dimana tanaman yang tumbuh di sana ijo royo-royo. Hal ini menjadi dasar para pengurus klub pada saat pendirian memutuskan menggunakan warna hijau untuk seragam utama PSS Sleman. 

Logo PSS Sleman di jersey versi original replika (bukan authentic PI)

Logo apparel dan Bank Mandiri ditempatkan berdekatan

Deretan logo sponsor PSS Sleman musim 2021/2022

Angka 1976 dalam aksara Jawa

Tahun kelahiran PSS Sleman, 1976, tertulis dalam aksara Jawa di sisi depan kerah jersey. Dikutip dari buku "History of PSS Sleman", Laskar Sembada lahir di era kepemimpinan Bupati Sleman KRT Drs. Suyoto Projosutoyo. Lima orang yang berperan penting dalam pendirian klub antara lain Sudarsono KH, H. Suryo Saryono, Sugiyarto SY, Hartadi, dan Subardi. Setelah tiga tahun aktif dalam kompetisi internal, barulah pada tahun 1979 PSS Sleman terjun dalam Liga Indonesia, diawali dari Kompetisi Divisi II PSSI.

Panel samping jersey home PSS Sleman 2021

Panel samping, yang biasanya digunakan untuk kain berpori-pori lebar, memiliki pola petir seperti yang ada pada jersey Nike keluaran musim 2020/2021. Adaptasi pola seperti ini bukan yang pertama di Indonesia, karena seperti yang kita tahu, beberapa jersey seperti Persib musim 2021 dan pre season Persija pada Piala Menpora 2021 lalu pun mengadopsi model kerah yang sama dari jersey apparel US ini. Bendera merah-putih Indonesia secara konsisten juga diterapkan oleh Sembada dan PSS Sleman di jersey, kali ini melalui tag di sisi kanan.

Bagian cuffs jersey home & patch Liga 1 untuk jersey versi original replika

Tagline PSS Sleman 2021: Fight Together, Glory Forever

Kain untuk panel belakang, baik versi authentic maupun original, didesain lebih panjang dibandingkan sisi depan. Di tail shirt ini tagline PSS Sleman musim 2021 dituliskan: Fight Together, Glory Forever.  Diawali dengan optimisme menjelang awal musim, berbagai drama muncul dalam perjalanan klub mengarungi Liga 1 musim tersebut. Dari mundurnya direktur utama PSS Sleman, Marco Gracia Paulo & manager Danilo Fernando, eksodus Arthur Irawan dkk, pergantian pelatih dari Dejan Antonic ke I Putu Gede, hingga akhirnya klub berhasil lolos dari jeratan degradasi di akhir musim. Super Elja finish di peringkat 13 dengan raihan 39 poin dari 34 pertandingan, 3 poin di atas zona degradasi.

Patch sponsor Viral Blast Global

Ikon Sleman, siluet candi Prambanan, ditampilkan di sisi belakang pada jersey ini. Tepat di bawahnya, logo sponsor yang sempat memicu kontroversi pada akhir musim 2021 terpasang: Viral Blast Global. Perusahaan yang memiliki produk "Robot Trading" ini terbelit kasus penipuan investasi, padahal ada beberapa tim di Liga Indonesia yang disponsori oleh Viral Blast: Persija, PSS Sleman, Madura United, dan Bhayangkara FC. Bahkan 3 dari 4 klub ini turut dipanggil kepolisan untuk diperiksa. Sebelumnya, pada 3 September 2021 klub memperkenalkan platform edukasi money management, Viral Blast Global, sebagai official sponsor klub di Liga 1 2021/2022.

Authentic tab product berwarna hitam untuk jersey versi original replika

Mungkin Liga 1 2021/2022 bukan musim yang layak diingat untuk Slemania. Namun begitu kita diperlihatkan bagaimana kekuatan & kekompakan suporter dapat mempengaruhi arah klub akan dibawa. Pada akhirnya PSS Sleman dapat bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia ini dan perubahan di awal musim 2022 ini sepertinya akan memberi dampak positif untuk prestasi tim ke depan.

Hangtag produk PSS Sleman

Jersey home PSS Sleman 2021/2022 mungkin bukan jersey terbaik yang pernah dirilis klub selama bersama apparel SMBD. Secara pribadi ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey ini. Compare dengan jersey musim 2020 lalu, cukup banyak terdapat perbedaan kualitas, utamanya di bahan (jika dibandingkan antar authentic PI). Selain itu, musim 2020 lalu SMBD & PSS Sleman mampu memberikan jersey hijau (home) dengan warna asli kain, namun di 2021 warna yang dihasilkan berasal dari sublimasi. Tapi tentu bagi kolektor jersey PSS Sleman, jersey musim 2021 ini tidak bisa dilewatkan begitu saja dilihat dari perjalanan klub yang menjadi pelengkap ceritanya.
Share:

Pamawas - Review Persiba Bantul 2021 Home Shirt

15 November lalu, Reds! memperkenalkan secara resmi rangkaian jersey anyar yang akan dikenakan punggawa Laskar Sultan Agung di Liga 3 2021 Zona DIY. Jersey home Persiba Bantul tetap mengusung warna merah untuk identitas tim, dengan "Pamawas" sebagai tema yang diangkat.



Kerjasama Reds! dan Persiba Bantul telah dimulai sejak musim 2013, dengan segala naik turun hubungan keduanya selama beberapa tahun terakhir. Upaya apparel yang berusaha mewangunkan atau membentuk Persiba dari "sudut pandang" lain diterjemahkan menjadi tema besar seragam klub musim 2021. Aroma nostalgia dan cinta untuk rumah serta marwah Persiba Bantul digambarkan dengan apik melalui goresan motif di jersey home mereka.

Promotional images dari @redswearmerch

Logo apparel ditempatkan di patch kain menyerupai saku

Model kerah jersey home Persiba Bantul 2021 

Salah satu hal unik dari jersey home ini adalah penempatan logo apparel dalam patch kain berkancing yang nyaris menyerupai saku. Reds juga menggunakan kancing untuk model kerah jerseynya, memberikan kesan kasual yang epik dengan padanan warna pink. Ilustrasi "Matur Nuwun Nakes" kembali muncul di bagian ini sebagai tribute untuk ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras semalam pandemi Covid-19. Tema jersey "Pamawas" ikut dituliskan di neck tape sisi dalam kerah.

Material woven digunakan untuk crest Persiba Bantul 

Persatuan Sepak Bola Indonesia Bantul atau disingkat Persiba Bantul merupakan klub bola yang dibentuk pada 21 September 1967 dan berhomebase di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sempat menjuarai Divisi Utama pada tahun 2010 lalu dan promosi ke Liga Prima Indonesia, empat tahun kemudian klub berjulukan Gajah Jawa ini terdegradasi kembali ke Divisi Utama setelah hanya menempati peringkat 11 Grup Timur di Liga Super Indonesia 2014. Di akhir musim 2017, Persiba Bantul menyelesaikan kompetisi di peringkat 8 Grup 4 Liga 2 dan harus terdegradasi ke Liga 3. Di Liga 3 2021 Zona DIY lalu, Persiba hanya menempati posisi 3 klasemen akhir grup A, di bawah Persig Gunung Kidul dan Mataram Utama.

Corak "Pamawas" dari Reds! yang memberikan sudut pandang berbeda dalam mendukung Persiba Bantul

Tulisan anthem "Kau Mampu" dari material rubber di sisi belakang jersey

Anthem Persiba Bantul & Paserbumi, Kau Mampu, tertulis di sisi belakang jersey Persiba musim 2021 ini, baik home maupun away. Lagu ini mengumandangkan semangat pantang menyerah dan keyakinan untuk punggawa Laskar Sultan Agung menjadi nomor satu.

Nameset Johan Manaji dengan nomor punggung 8

Johan Manaji comeback di Liga 3 dengan bergabung ke Persiba Bantul untuk musim 2021. Pemain yang identik dengan nomor punggung 8 ini sempat mengundurkan diri dari tim menjelang babak Pra Nasional tahun 2019 lalu karena alasan kesehatan. Kali ini, Johan kembali membela panji Persiba, klub yang telah dibelanya sejak musim 2008/2009.
Label Pamawas di sisi dalam jersey

Warna merah di jersey ini merupakan sublimasi printing langsung di kain. Apparel mengombinasikan beberapa jenis drifit seperti erbin & drop needle dengan cutting raglan. Reds! sangat detail menggabungkan pola-pola tersebut, hal ini tampak pada jahitan di sisi lengan, panel samping, dan sisi bawah jersey. Bentuk black tab yang digunakan apparel untuk menunjukkan keaslian produk juga tidak umum: segitiga siku-siku yang diletakkan di ujung kiri bawah.

Logo Pamawas di pojok kanan bawah jersey

Kombinasi pola & jahitan untuk lengan jersey home Persiba Bantul

Black tab unik dari Reds! untuk jersey Persiba Bantul 2021

Sayangnya, meski kerjasama keduanya selalu dinanti, usia kolaborasi Persiba dan Reds! di musim 2021 ini tidak lama. Per 20 November, kerjasama mereka berakhir setelah manajemen Persiba wanprestasi dalam salah satu pasal di kontrak.

Jersey home Persiba Bantul ini menutup rangkaian review produk Reds! yang ceritajersey sampaikan setelah artikel #StoreVisit lalu. Untuk jersey Pamawas, ceritajersey memberi nilai 5 dari 5. Sudut pandang Reds! dalam bercerita mengenai rasa cinta dan marwah klub tercermin dengan apik melalui wujud seragam merah menyala ini. Desain yang unik serta pecah pola yang cukup detail di beberapa bagian jersey tereksekusi dengan menawan. Tentu saja hal ini menjadi pelipur yang memuaskan setelah absennya Reds! untuk Persiba Bantul di musim 2019 lalu. Semoga di masa yang akan datang, kisah romantis mereka berdua dapat dimulai kembali.
Share:

Naga-naganya.... Review Naga Emas Asri 2021 Away Shirt

Jersey Reds! berikutnya yang akan kita bahas merupakan one the breakthrough shirt di Liga 3 2021 lalu. Langsung aja kita simak di artikel bawah ya. Naga-naganya~


Reds! membuat kejutan di Liga 3 2021 lalu. Selain Persiba Bantul & Persikup, satu tim lagi yang disupport oleh apparel asal Bantul ini justru berasal dari zona Jawa Timur. 2019 dan 2020 lalu Reds! sempat bekerjasama dengan klub Jatim: PSM Madiun dan Perseta Tulungagung, namun masing-masing hanya rilis jersey saat merayakan anniversary pendirian klub, bukan jersey yang digunakan dalam kompetisi. Nah di Liga 3 2021 zona Jawa Timur, ada satu tim yang dipilih Reds! karena keunikan namanya: Naga Emas Asri (NEA).

Promotional images dari @redswearmerch dan jersey NEA away ketika digunakan kapten NEA, Aji Hanggoro (@ajihanggoro) dalam pertandingan Liga 3 2021

Klub yang bermarkas di Stadion Rejo Agung, Tulungagung, ini awalnya berdiri sebagai Sekolah Sepak Bola (SSB). Prestasinya cukup mentereng dengan raihan gelar di beberapa kompetisi kelompok umur, baik level kota maupun regional. Liga 3 2021 merupakan kompetisi pertama yang Naga Emas Asri ikuti di pentas Liga Indonesia, setelah sebelumnya banyak berlaga di kejuaraan Piala Soeratin. 25 pemain yang didaftarkan seluruhnya merupakan hasil binaan SSB mereka sendiri. Naga Emas Asri tergabung di grup F yang bertanding di Stadion Gajah Mada, Mojokerto. Sayangnya kiprah NEA harus berakhir di babak awal ini setelah kalah 4 kali dalam 4 pertandingan yang dijalani.

Kerah jersey menggunakan pola warna biru-putih-emas dengan sisi dalamnya menampilkan ilustrasi "Matur Nuwun Nakes"

Ada empat varian jersey yang dirilis Reds! untuk Naga Emas Asri: home & away untuk pemain outfield serta home & away untuk kiper. Semuanya berkesan dengan gayanya masing-masing. Jersey home mereka mengambil konsep kain tenun dan tentu kalian sudah melihatnya berseliweran di media sosial & marketplace. Ceritajersey akan angkat jersey away mereka yang seperti nama klub, mengangkat tema naga.

Bukan pertama kali Reds! meluncurkan jersey dengan desain ilustrasi naga. 2020 lalu, Perseta yang merayakan ulang tahun ke-50nya merilis jersey berwarna hitam dengan gambar besar naga di sisi depan & belakang sesuai julukan mereka: Naga Gunung Wilis. Kali ini, sesama tim Tulungagung juga mendapat treatment serupa dari Reds!: jersey bergambar naga yang saking panjangnya ukurannya, grafisnya benar-benar memenuhi tiap sudut seragam. Tema apik ini dikolaborasikan dengan pesan Reds! yang terdapat di seluruh jersey produksi mereka tahun ini: ucapan terima kasih kepada para tenaga kesehatan selama pandemi Covid-19. Grafis ucapan ini diletakkan di sisi dalam kerah jersey.

Bordiran logo apparel Reds! di jersey
Ilustrasi naga di panel depan jersey

Btw, terdapat kisah menarik mengapa Tulungagung ini identik dengan naga. Dikutip dari salah satu tulisan di blog IAIN Tulungagung ada cerita mengenai pusaka Kanjeng Kyai Upas yang menjadi identitas Tulungagung. Sejarah pusaka ini tertulis dalam catatan keturunan Pringgo Koesoemo Diningrat, yang mana merupakan Bupati ke-4 Tulungagung. Singkat cerita, pusaka ini merupakan potongan lidah dari anak Ki Wonoboyo, Baru Klinthing, yang bersosok naga. Kayu yang menjadi lendean untuk tombak ini pun merupakan jelmaannya setelah Baru Klinthing melingkari puncak Merapi dan mendapat pengakuan sebagai anak dari Ki Wonoboyo.

Logo NEA tampak lebih modern dengan inisial 3 huruf utama dari Naga Emas Asri

Kembali mengenai jersey, seragam tandang NEA untuk musim 2021 dari Reds! ini berwarna dasar putih dengan kombinasi biru & emas. Ilustrasi naganya cukup menonjol, sekalipun jersey ini sudah dilengkapi dengan sublimasi logo-logo sponsor kompetisi di bagian depan. Emblem klub yang terpasang di jersey away menjadi lebih modern dengan hanya menampilkan 3 huruf inisial klub: NEA. Bersama dengan logo apparel Reds! keduanya disajikan dengan kombinasi warna putih-emas.

Patch MS Glow for Men Liga 3 2021 di lengan kanan jersey

Panel samping jersey yang memiliki dot lebih besar untuk ventilasi

Sisi dalam jersey dan label dari kolaborasi Reds! bersama klub

Hashtag Naga-naganya di sisi belakang jersey

Di sisi belakang, masih tampak goresan naga-naga gelap yang mengitari ekor naga utama. Sisi atasnya diblok putih memberikan ruang untuk menyorot hashtag Naga-naganya yang menjadi tema jersey Reds! untuk Naga Emas Asri.

Sublimasi nomor punggung berwarna emas dengan tambahan logo klub 

Nomor punggung berwarna gold tampak cocok dipadu dengan latar biru putih dari jersey ini. Kembali inisial NEA menjadi pemanis dengan peletakannya di ujung bawah nomor.

Tab keaslian dari produk Reds! yang disebut sebagai kriya autentik

Nama klub asal Tulungagung ini langsung populer begitu jersey kolaborasinya dengan Reds! dirilis. Desainnya sukses mencuri atensi para penikmat jersey di Indonesia. Untuk jersey away Naga Emas Asri 2021, kembali @ceritajersey memberikan nilai 5 dari 5. Konsep jerseynya yang to the point langsung menampilkan naga sesuai tema besar & nama klub membuat jersey ini tidak kalah oke dengan versi homenya. One of hidden gems yang jangan sampai terlewatkan.

Share:

Kuda Jawa - Review Persikup Kulon Progo 2021 Away Shirt

Menyambung artikel sebelumnya mengenai Store Visit ke Warung Reds Wearmerch, dalam beberapa postingan ke depan kita akan melihat kembali karya fenomenal dari apparel asal Bantul ini yang tampil dalam kompetisi Liga 3 2021. Di edisi perdana ini, kita akan bahas detail dari jersey away Persikup Kulon Progo yang sampai menyita perhatian salah satu platform media sepak bola internasional. Yuk kita langsung simak tulisan di bawah.

November 2021 lalu, apparel Reds! bersama dengan Persikup Kulon Progo memperkenalkan rangkaian jersey yang akan dikenakan oleh punggawa Pendekar Bukit Menoreh untuk kompetisi Liga 3. Dua jersey outfield mereka menyita perhatian publik, terutama untuk versi away. Saat jersey homenya masih meneruskan tema batik geblek renteng dari tahun 2019, jersey awaynya mengusung desain yang benar-benar out of the box. Rilisan jersey Persikup Kulon Progo mempesona The Kitsman, salah satu komunitas kolektor jersey yang berbasis di Inggris, dan Mundial Magazine, salah satu platform media sepak bola dunia, bahkan sampai menyatakan dukungannya ke Persikup Kulon Progo berkat apiknya jersey mereka. Untuk jersey away Persikup, Reds! menggambarkan indahnya alam Indonesia melalui perspektif anak-anak Nusantara yang selalu melihat dengan jujur dan kompak. Gambaran gunung kembar dan jalan melintasi area persawahan ini dikenal melalui lukisan Tino Sidin di acara "Gemar Menggambar" pada medio 1980an. Semenjak itu, obyek ini menjadi populer di kalangan anak-anak karena bisa digambar siapa saja dengan mudah. Lukisan pemandangan ini juga sejalan dengan kondisi alam Kulon Progo yang indah. Kontur topografinya yang tinggi ke rendah, dari daerah Menoreh, Nanggulan, hingga Wates cocok dengan yang digambarkan dalam panel depan jersey. Keindahan alam yang masih alami memang lekat dengan Kulon Progo, hingga city branding mereka pun disebut The Jewel of Java.

Lukisan gunung kembar dan area persawahan khas anak-anak kecil Indonesia

Promotional images jersey away Persikup Kulon Progo dari @redswearmerch dan @Persikupkp

Logo apparel Reds! dibordir di sisi kanan jersey

Di musim 2021 lalu Reds! menjadi apparel partner untuk Persiba Bantul, Naga Emas Asri, dan juga Persikup Kulon Progo. Seluruh rilisan jersey mereka diapresiasi oleh masyarakat luas, salah satunya berkat konsistensi Reds! mengangkat tema budaya lokal. Di jersey away Persikup Kulon Progo ini, Reds! juga memberikan sentuhan uniknya di bagian kerah, dimana V-neck mereka dipadukan dengan tambahan kain di baliknya, untuk memberikan kesan adanya aksen tali. Meski sayangnya, bagian ini hanya berupa sublimasi berbeda dengan jersey away Persiba Bantul 2021 yang mendapatkan treatment tali di bagian kerah. 

Model kerah unik untuk jersey away Persikup Kulon Progo

Bagian paling menyentuh juga ada di sisi dalam kerah ini, dimana terdapat ilustrasi bertema "Matur Nuwun Nakes". Ucapan terima kasih ini ditujukan untuk seluruh tenaga kesehatan yang berusaha & berjuang selama masa pandemi Covid-19. Seluruh jersey Reds! di Liga 3 2021 mengadopsi "Matur Nuwun Nakes" di kerah dan diproduksi juga dalam bentuk stiker yang disertakan dalam pembelian jersey.

Siluet patung Nyi Ageng Serang

Di bagian logo klub, kita tidak menemukan emblem Persikup yang biasanya, melainkan siluet patung berkuda dengan tombak. Elemen ini sebenarnya ada juga di dalam logo Persikup Kulon Progo. Patung tersebut adalah Nyi Ageng Serang yang merupakan salah satu Pahlawan nasional Indonesia saat berjuang melawan Belanda pada masa perang Diponegoro. Dikutip dari detik, beliau berjuang membantu Pangeran Diponegoro saat berperang di wilayah Menoreh. Nyi Ageng Serang wafat pada tahun 1828 saat perang masih berlangsung dan dimakamkan di daerah Kalibawang. Pemerintah menetapkan Nyi Ageng Serang sebagai pahlawan nasional melalui SK Presiden pada tahun 1974. Sosoknya digambarkan gagah dengan menunggang kuda dan membawa tombak melalui patung yang terletak di Proliman Wates.

Patch MS Glow for Men Liga 3 2021

Campaign #ayokup di bagian belakang

Tema "Ayo Kup" menjadi gambaran besar jersey Persikup Kulon Progo musim 2021 ini, baik untuk home maupun away. Dikutip dari media resmi klub, sapaan hangat khas Jawa ini ditujukan untuk seluruh stakeholder pesepakbolaan di Kulon Progo supaya akrab satu sama lain dan membantu proses bangkitnya sepak bola di Kulon Progo. Klub berjuluk Kuda Jawa ini sayangnya harus puas finish di peringkat 4 grup C Liga 3 Zona DIY 2021 setelah hanya meraih satu kemenangan dari empat pertandingan yang dilangsungkan.

Sublimasi logo Bela Beli Kulon Progo di sisi depan bawah

City branding Kulon Progo: the Jewel of Java di bawah nomor punggung

Logo yang konsisten ada di jersey Persikup Kulon Progo adalah logo Bela Beli Kulonprogo. Program "Bela Beli Kulonprogo" diluncurkan Bupati Kulonprogo tahun 2013, Hasto Wardoyo, bersama Wakil Bupatinya, Sutedjo, untuk mengangkat antusiasme masyarakat pada produk lokal yang dirilis di wilayah barat Provinsi DIY ini.

Sisi dalam jersey away Persikup & hang tag dari Reds!

Black tab original product dari Reds!

Tampilan dari jersey ini & cerita yang menyusunnya sudah menjelaskan bahwa jersey away Persikup Kulon Progo ini epik dan menarik dari banyak sisi. Ceritajersey memberikan nilai 5 dari 5 untuknya dan mungkin banyak dari kalian yang juga setuju dengan pendapat ini. Konsistensi Reds! dengan tema Trustdisionalnya membuat "kriya autentik" mereka menjadi semakin bernilai setelah dikolaborasikan dengan seni & budaya dari klub yang bekerjasama. Kesan & pesan yang disampaikan oleh Reds! dideliver dengan baik melalui jersey yang mereka produksi. Bagaimana dengan jersey Naga Emas Asri dan Persiba Bantul? Nah mari tunggu artikel berikutnya ya.

Share:

Store Visit Episode 18 - Warung Reds Wearmerch

Reds Wearmerch, biasa disebut dengan Reds!, pertama kali dikenal di Indonesia pada musim 2013 saat menjadi apparel partner dari klub Persiba Bantul. Dikutip dari wawancaranya bersama Skor.id, embrio Reds! sudah terbentuk sejak 2009, saat mereka masih menjual aneka merchandise klub sepak bola. Setelah bisnisnya berkembang, Reds! mulai merambah produksi jersey di tahun 2011. Sudah banyak karya apparel ini yang dikenal di dunia internasional, salah satu yang fenomenal dan kita kenal tentu jersey away denim Persiba Bantul di musim 2017 yang juga bertepatan dengan ulang tahun ke-50 klub. Fyi, jersey besutan Reds! tercatat beberapa kali masuk dalam nominasi jersey terbaik versi Goal Indonesia. Salah satu ritel jersey bola terkemuka di dunia, Classic Football Shirt, bahkan mengumumukan bahwa mereka merupakan exclusive European retail dari Reds! dalam memasarkan produk-produk apparel ini di Eropa. Sebelumnya, beberapa produk dari Reds! memang sudah terdaftar dalam katalog produk CFS, seperti jersey Persiba Bantul & Persig Gunung Kidul. Daftar produk ini tentu bertambah setelah di musim 2021/2022 lalu, Reds! mengeluarkan koleksi jersey teranyarnya yang ikonik bersama beberapa klub Liga 3 Jawa Timur & DIY. 

Beberapa minggu lalu Ceritajersey menyempatkan diri untuk berkunjung ke Warung Reds yang berada di Bantul. Siapa tahu, mungkin, ada 1-2 jersey denim Persiba yang masih available untuk dibeli di sana. 😉 Langsung saja kita simak artikel #StoreVisit episode 18 ini di bawah ya.


Warung Reds! (mereka menyebut store mereka sebagai "Warung") terletak di Jl. Rajawali No.257, Pringgolayan,Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sesampainya di sini, kalian akan melihat bangunan dua tingkat dengan banner besar Aresta Adv. Reds! terletak di lantai 2, kita bisa naik via tangga hitam kecil yang terletak di sisi depan. Ada xbanner berlogo Reds! Trustdisional yang menyambut kita sebelum menuju pintu masuk.

Lokasi Warung Reds Wearmerch di Bantul via gmaps

Pintu masuk ke Warung Reds!

Begitu kita masuk ke dalam, kita langsung disambut display jersey home Persiba Bantul untuk Liga 3 2021 lalu di sisi kiri pintu. Jersey yang mengambil tema "Pamawas" ini unik salah satunya karena ada kantong kecil di sisi kanan depan, tempat logo apparel biasa terlihat. Reds & Persiba Bantul kembali bekerjasama di musim 2021 lalu setelah di tahun 2019, Persiba menggunakan apparel lain untuk produksi jerseynya. Selama mengikuti kompetisi di tahun tersebut, Persiba Bantul tercatat menggunakan jersey dari dua apparel berbeda. Btw selain jersey tanding, Reds! juga menjual celana pendek, kaos kaki, serta polo shirt Persiba Bantul lho. Tentu hal ini menjadi kabar gembira untuk kalian yang menggemari koleksi jersey full kit.

Display jersey home Persiba Bantul 2021

Jersey away Persiba Bantul 2017 bersama dengan vandel jersey terbaik 2018

Jersey Persiba Bantul away 2017 ternyata memang masih ada di sini, tapi sayangnya tidak dijual. Jersey bernameset Johan Manaji ini dipajang dalam kotak kaca bersama vandel penghargaan jersey terbaik musim 2018. Fyi, tahun 2018 lalu, dua influencer jersey bola Indonesia, Lokalejersey bersama dengan Jerseyliginabox memilih jersey home Persiba Bantul 2018 menjadi salah satu jersey terbaik di tahun tersebut bersama dengan jersey home Persib Bandung.

Radio antik dan frame grafis Getok Tular dalam dekorasi Warung Reds!

Interior Warung Reds! didominasi warna merah dan ada beberapa radio antik yang dipajang untuk memberikan kesan vintage dan lokal di dalam. Beberapa grafis t-shirt produksi Reds! seperti Hompimpa, Urip Sejatine Agawe Urup, serta Mbahmu Salto ditampilkan juga untuk menambah keunikan dekorasi Warung Reds!. Untuk t-shirt ini, mereka memasarkannya dengan menggunakan brand berbeda: Getok Tular, yang mengangkat sisi keren dari budaya Jawa.

Boxset jersey anniversary PSM Madiun 90th dan Perseta Tulungagung ke-50 yang dipajang di atas rak produk

Beberapa jersey produksi Reds! dikenal karena perilisannya yang bertepatan dengan perayaan anniversary klub. Selain jersey away denim Persiba Bantul di musim 2017 yang ditujukan untuk perayaaan 50 tahun berdirinya klub, ada juga jersey anniversary PSM Madiun yang ke-90 pada tahun 2019 lalu, jersey anniversary ke-50 tahun Perseta Tulungagung, dan jersey ulang tahun PPSM Magelang yang ke-99. Seluruhnya disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh suporter dan kolektor jersey. Jersey seremonial PSM Madiun bahkan menjadi salah satu highest selling product dari Reds! hingga tahun 2021 lalu.

Display jersey kiper Persiba Bantul musim 2018 & jersey away PPSM Magelang unreleased 2018

Jersey home Persikup Kulon Progo musim 2021 dan beberapa jersey lain produksi Reds!

Di musim 2021, Reds! bekerjasama dengan Persiba Bantul, Persikup Kulon Progo, dan Naga Emas Asri yang berkompetisi di Liga 3. Istilah "quality over quantity" sangat pas disematkan di jersey produksi apparel asal Bantul ini. Meski hanya bekerjasama dengan tiga klub, seluruh jersey yang dirilis, baik home ataupun away, mendapat respon yang luar biasa berkat desainnya yang ikonik. Sebut saja jersey Naga Emas Asri yang membawa konsep tentang kain tenun dan naga. Lalu ada jersey away Persikup Kulon Progo yang menampilkan lukisan pegunungan khas Tino Sidin. Dan tentu kita tidak boleh melupakan jersey Persiba Bantul dengan tema Pamawasnya, bersama deburan ombak di jersey away mereka. Seluruh jersey ini dapat dibeli melalui mekanisme pre order sekitar bulan November 2021 lalu. Setelah lewat masa pre order, Reds! juga sempat menjual beberapa jersey yang ready stock, namun langsung ludes dalam hitungan jam. Nah saat ini, produk jersey 2021 Reds! mungkin agak sulit ditemui, kecuali kita search di marketplace via beberapa toko jersey. Melihat pengumuman Classic Football Shirt via media sosial mereka juga berarti nantinya akan ada stok di warehouse CFS untuk dijual. 

Selain jersey, Reds! juga memproduksi rompi latihan bola

Jersey dari komunitas Reds Army produksi Reds Wearmech

Apparel Reds! juga menyediakan layanan custom jersey sepak bola/futsal. Dalam portofolio mereka terlihat beberapa komunitas jersey seperti di Magelang, Jogja, dan Sidoarjo melakukan pemesanan jersey custom di Reds!, termasuk komunitas Reds Army yang jerseynya terpampang dalam foto di atas. Meskipun custom, bisa kita lihat bahwa produksi jersey mereka tidak sekedar print sublim menggunakan model/template jersey yang umum. Jersey-jersey ini tetap memiliki sentuhan khas dari Reds! dan menurut @ceritajersey hal ini merupakan hal positif dari apparel karena dapat memberikan sesuatu yang berbeda dan unik untuk customernya. 

T-shirt Sepakbola Rakyat terbaru dari Reds!

Lini t-shirt dari Reds! yang terkenal adalah Sepakbola Rakyat, seperti t-shirt di atas yang mengangkat tema "Glidik". Dijelaskan oleh apparel dalam media sosialnya, Glidik dalam istilah Jawa menggambarkan perjuangan kasta pencaharian terbawah dalam bertahan hidup. Konsep melawan keterbatasan serta menciptakan kesempatan ini juga terdapat dalam dunia persepakbolaan Tanah Air. Beberapa rilisan seri Sepakbola Rakyat dari Reds! ini memiliki pesan & makna yang dalam. Selain t-shirt, Reds! juga beberapa kali merilis jersey kasual yang "nyentrik" seperti PSBB dan Asukabeh yang cukup dikenal di kalangan penggemar jersey bola.

Jersey Silan99enerasi PPSM Magelang bersama dengan jersey produksi Reds! yang lain

Deretan jersey tim yang pernah diproduksi Reds! tersusun rapi dalam salah satu rak di Warung Redswearmerch. Tampak salah satunya jersey PPSM Magelang yang dirilis dalam rangka perayaan ulang tahun klub yang ke-99. Jersey ini diluncurkan secara terbatas dan bertepatan dengan pengenalan Reds sebagai apparel resmi klub di musim 2018 lalu. Sayangnya, jersey liga yang sudah disiapkan sebelumnya gagal digunakan di Liga 3 setelah PPSM Magelang mendapat sanksi larangan bertanding dari PSSI dalam kompetisi akibat klub memilih tidak mengikuti turnamen Piala Indonesia. Jersey anniversarynya sendiri dikenakan PPSM All Star dalam Laga Hari Jadi menghadapi FBI Magelang pada 18 Maret 2018. Reds! juga masih menjadi apparel PPSM Magelang dalam kompetisi Piala Soeratin 2018. 

Kaos kaki Persiba Bantul & Persikup Kulon Progo yang digunakan di Liga 3 2021

Polo shirt Persiba Bantul 2021

Selain jersey, Reds! juga menjual polo shirt serta kaos kaki yang menjadi kelengkapan tanding pemain Persiba Bantul. Desain polo shirtnya sangat meriah dengan doodles berupa dukungan untuk Persiba di sisi belakangnya. 

Logo Reds! dengan tema yang konsisten mereka usung beberapa tahun terakhir: Trustdisional

Kunjungan singkat di Yogyakarta yang cukup berkesan untuk ceritajersey. "Wisata" ini merupakan alternatif bagi kita yang menggemari sepak bola dan tentunya jersey. Sejauh ini #StoreVisit sempat menyambangi PSIM Store di Baciro, SMBD Store di Sleman, dan kali ini Warung Reds! di Bantul. Industri kreatif di Yogya sangat meriah dengan kehadiran penggiat lintas bidang seperti mereka. Tidak hanya menonjolkan kelayakan pakai untuk jersey yang diproduksi, apparel seperti Reds! juga tetap memberikan sentuhan seni & budaya lokal dalam tiap karya yang dihasilkan. Tak heran tema "trustdisional" begitu awet diterapkan oleh mereka dalam jersey klub-klub yang berpartner bersamanya. Semoga di masa yang akan datang, kekhasan seperti ini akan tetap ada di Reds! dan pesan-pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh khalayak penggiat bola di Indonesia & dunia.

Disclaimer: harga yang disebutkan di artikel ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Jangan lupa rutin berkunjung ke media sosial Reds Wearmerch di @redswearmerch atau marketplace mereka di Shopee untuk update harga & produk. 

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels