Store Visit Episode 7 - Persija Official Store

Semenjak pandemi Covid-19 di Indonesia, banyak aktivitas di luar rumah yang dibatasi, terutama setelah diberlakukannya PSBB di Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Mal-mal tutup, kerja kantoran harus dilakukan di rumah (WFH), dan banyak juga dampak di sektor informal lainnya. Saat pertandingan olahraga dihentikan sementara, termasuk sepakbola, klub-klub di Indonesia ikut terdampak dari segi pemasukan yang berimbas pada kelangsungan hidup masing-masing. Nah, salah satu sumber penghasilan klub di masa ini yang masih aktif adalah sektor merchandisingnya. Online store beberapa klub peserta ligina masih aktif dan menjadi sumber pendapatan. Salah satu klub yang gencar melakukan promosi produk resmi klub adalah Persija, juara Liga 1 Indonesia musim 2018. @ceritajersey berkesempatan mengunjungi official store klub pada 23 Juni lalu dan yuk, mari kita ulik apa saja yang ada di dalamnya.

Bagian depan Persija Official Store di Plaza Festival Kuningan, Jakarta

Persija Official Store resmi beroperasi sejak 15 Maret 2020 lalu. Bertempat di Plaza Festival Kuningan lantai 2, toko ini cukup mudah diakses melalui berbagai macam moda transportasi yang tersedia di Jakarta. Semisal kita baru turun dari halte Busway GOR Soemantri, langsung saja kita ke lantai 2 Pasfes dan di sana sudah ada papan penunjuk yang mengarahkan kita ke Persija Official Store.

Lokasi Persija Official Store di Google Maps

Display boxset jersey Persija 2020 versi player issue

Produk pertama yang akan kita jumpai begitu masuk store adalah parade jersey Persija musim 2020 yang dikemas dalam boxset. Ada 6 jenis jersey yang dijual, 3 outfield dan 3 goalkeeper dengan masing-masing varian home, away, dan third. Jersey ini dibandrol dengan harga yang cukup tinggi di awal perilisannya, kita akan bahas detail mengenai ini di artikel berikutnya yaa hehe.

Varian produk Balloon Clap Persija

Beberapa merchandise yang dijual di Persija Store terhitung unik dan mungkin belum kita temui di Club Store lainnya. Foto di atas adalah Balloon Clap Persija Day yang dipajang persis di sebelah kiri meja boxset. Merchandise lucu lainnya adalah Clapper Stadium Red yang dipajang di meja kasir.

T-Shirt Persija dalam berbagai macam desain

Masih di area yang sama, Persija Official Store juga menempatkan berbagai macam varian t-shirt resmi klub. Desainnya beragam, dari yang bertuliskan Persija 1928, Jakarta Warrior, hingga #Persijaday. Untuk t-shirt sendiri dibandrol di sekitar 179ribu per pc.

Area "ruang ganti" dengan display jersey dan mural menarik dari Jakarta Art Family

Pindah ke area sebelah kanan, ada mural bikinan komunitas Jakarta Art Family yang memang dilibatkan oleh manajemen store sebagai partnership dengan Jakmania yang bertalenta. Btw, untuk pengelolaan store ini Persija bekerja sama dengan Juara yang juga menjadi apparel resmi klub untuk beberapa tahun ke depan. Di dekat mural ini tampak display produk yang menyerupai area ruang ganti pemain. Beberapa jersey tampak cantik dipajang di sini.

Pouch bag Persija berwarna hitam

Dua varian topi resmi dari klub

Di depan etalase tadi, terdapat dua pilar yang juga dimanfaatkan untuk display beberapa produk klub, seperti pouch bag dan topi.

Fitting room di Persija Store

Di bagian pojok, terdapat tiga fitting room yang masing-masing pintunya bertuliskan nama & nomor punggung legendaris pemain Persija: Soetjipto Soentoro, Sofyan Hadi, dan Bambang Pamungkas. Sayangnya karena masih adanya covid-19, area ini belum bisa dipergunakan.

Bomber Jacket Persija dengan warna maroon dan orange

Display T-Shirt di Persija Official Store. Skema warna yang dipilih: merah, putih, dan hitam

Hoodie Persija ini sepertinya belum dijual di online store... Atau sudah ya?

Di sisi kiri dari area kasir, teman-teman bisa menjumpai produk jaket bomber Persija dan beberapa varian t-shirt. Jaket bomber ini dibandrol sekitar 599ribu rupiah jika sedang tidak diskon. Di area yang sama juga dijumpai hoodie Persija, yang sepertinya masih belum tersedia online di official club store.

Masker dari klub, gear resmi Jakmania untuk menghadapi Covid-19

Tepat di depan kasir, kita bisa menemukan juga variasi produk masker resmi klub, dari yang bergambar logo hingga bagian muka Marko Simic. Tentunya hal ini bisa menjadi salah satu gear wajib bagi Jakmania di masa pandemi seperti sekarang. Harganya cukup murah, sekitar 15ribuan.

Die-cast miniatur mobil Persija dengan berbagai model dan Car Sign Board

Di rak berikutnya kita akan menemukan produk unik lain yang belum kita lihat di klub Indonesia lainnya: miniatur die-cast mobil-mobilan. Seperti halnya Borussia Dortmund, Persija sepertinya bekerjasama dengan pabrikan die-cast Majorette untuk memproduksi beberapa varian mobil mini Persija. Meski desainnya terbilang simpel (hanya penambahan logo klub atau tulisan "Persija"), tentu saja hal ini tetap layak diapresiasi. Harganya cukup terjangkau, sekitar 39ribu rupiah. Di rak yang sama kita juga bisa menemui produk car sign board yang dilepas seharga 99ribu.


Botol metal sport bergambar logo Persija

Tumbler flip-flop Persija yang didisplay bersama boneka Bang J dan bantal berlogo klub

Ada dua jenis tempat minum yang dirilis oleh Juara: tumbler model tutup flip-flop dan botol metal sport. Keduanya didesain dengan warna merah-putih atau reversalnya, kecuali botol metal yang berwarna putih-hitam.

Bang J, maskot Persija yang berbentuk harimau sesuai julukan klub: Macan Kemayoran

Maskot Persija yang baru dirilis tahun ini, Bang J, juga dihadirkan dalam bentuk tas, helm, boneka, dan gantungan kunci. Semuanya lucu dan sebenarnya Juara juga merilis produk lain berupa jersey kids untuk anak-anak. Sayangnya waktu @ceritajersey berkunjung, barangnya udah sold out. Boneka Bang J ini dibandrol di angka 149ribu, harga standar untuk maskot klub-klub Liga 1.

Hayooo.. Ini jersey replika atau player issue?

Produk lain dari Persija Official Store: Bag pack logo Macan, jacket red player edition, dan polo shirt putih Persija

Jersey replika third Persija 2020. Salah satu produk yang paling worth it menurut @ceritajersey

Manekin ini mengenakan jersey SV away Persija 2020 dan mengenakan bandana berlogo macan

Bola resm berlogo Persija

Di sudut, kalian bisa komparasi produk juga antara jersey-jersey Persija musim 2020 dengan spesifikasi player issue, replika, dan supporter. Ketiganya memiliki ciri khas masing-masing, nanti lah ya kita bahas di sesi tersendiri.

Proses pemasangan nameset di Persija Official Store

Jangan lupa, kalau kalian punya jersey player issue (yang polos banget!) sekalian pasang aja nameset (replika & SV juga bisa) & logo sponsor (include patch liga) di Persija Official Store. Tarifnya sekitar 150ribu untuk nameset dan 125ribu untuk sponsor (@ceritajersey pasang nameset & sponsor untuk jersey PI Persija yang home merah). Sebaiknya kalian lihat dan perhatikan yaa proses pemasangan NNS/sponsornya, jika ada yang kurang pas kalian bisa diskusi langsung dengan tim di sana.

Persija Official Store, akhirnya salah satu klub besar di Indonesia ini memiliki merchandise shop

Kalau udah selesai belanjanya, jangan lupa ke kasir buat bayar, hehe.. Area ini ditata dengan simpel namun elegan. Gambar latar 6 pemain Persija dengan jersey yang berbeda-beda tampak mencolok dan menjadi pembeda di ruangan yang dominan dengan warna merah & putih ini.

In summary, Persija Official Store ini dapat merepresentasikan semangat juara yang diusung klub. Tone dari store dan pemilihan lokasinya menunjukkan bahwa tempat ini memang milik warga Jakarta. Hitungannya strategis sih, kita tahu Plaza Festival juga memiliki banyak tempat makan/nongkrong dan letaknya pas di pusat. Barang-barang yang dijual di sini cukup elegan dari segi desainnya. Valuenya mungkin di bagian desain ini ya... Bisa jadi ini alasa mengapa beberapa produknya dihargai sedikit lebih mahal. Tapi ini relatif ya temen2, karena ini pendapat pribadi @ceritajersey.

Jangan lupa juga, Persija Official Store memiliki online shop di Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Beberapa produknya sering dijual dengan harga promo di sana. Produk-produk utama seperti jersey juga didistribusikan melalui outlet-outlet resmi Jakmania. Yang pasti apapun pilihan kalian untuk channel distributionnya, belilah produk original klub ya.

Sampai jumpa di artikel Store Visit berikutnya, tapi stay tune di ceritajersey.com karena kita masih akan bahas jersey home Persija 2020 beserta komparasinya nanti. Sajete!

Disclaimer: harga yang disebutkan di artikel ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Jangan lupa cek juga official store Persija di Instagram @appareljuara untuk info lebih detail
Share:

This is Our Home! Bali United 2020 Home Shirt

Ini dia juara bertahan dari Liga 1: Bali United. Musim 2019 lalu, klub asal Pulau Dewata ini berhasil meraih 19 kali kemenangan dan 7 hasil imbang, sehingga berjarak 10 poin dari pesaing terdekatnya dalam perburuan gelar juara liga. Hal ini juga menjadi piala perdana bagi Bali United semenjak berdiri pada tahun 2015 lalu. Jersey Jawaranya sendiri pernah kita bahas dalam artikel "Serdadu Tridatu - Bali United 2019 Home Jersey"

Jersey home Bali United 2020
Jersey home Bali United 2020

Klub yang musim ini diperkuat Gavin Kwan Adsit serta Nadeo Argawinata ini meluncurkan jersey terbarunya untuk mengarungi musim 2020 ini pada 21 Februari lalu. Yang unik, mereka juga merilis video musik berjudul "Our Home", merujuk pada tema jersey 2020. Video ini diproduseri oleh Housman Pranoto dan mengajak serta para pemain Bali United, Yabes Tanuri (CEO Bali United) & staff klub menari bersama. Tarian yang diperagakan merupakan hasil karya kolaborasi dengan Eki Dance Company. Coba simak videonya di bawah ini. Asik buat berjoget.



Warna dasar untuk jersey home Bali United tetap lah merah, konsisten dengan warna Tridatu untuk jersey klub yang lain (putih untuk away, hitam untuk third). Tidak seperti musim lalu yang menempatkan motif Kebo Iwa di bagian depan, kali ini klub melalui Irvans Zulisando, desainer jersey Bali United 2020, memasang motif batu karang di bagian depan serta ombak di bagian bahu. Dua hal ini merujuk pada masyarakat Bali yang kehidupan sehari-harinya bergantung pada laut sebagai mata pencaharian. Untuk logo sponsor yang terpasang di jersey ini sendiri mengalami penyusutan dari tahun 2019, dari 20 ke 16. Somehow, banyaknya sponsor di jersey Bali United ini seakan menjadi sisi menarik yang lain dari klub. Sejauh ini finansial klub (untuk yang baru berdiri 5 tahun lalu) terhitung stabil dan bahkan mereka berhasil mencatatkan diri melantai di bursa efek. Development jersey sendiri cukup lama, sekitar satu tahun hingga mulai dirilis. Dikutip dari indosport.com, informasi dari Direktur Pemasaran dan Bisnis klub menyebutkan bahwa pembuatan jersey ini melibatkan para pemain dan dilakukan trial terhadap beberapa bahan yang menjadi opsi dari manajemen. Pemain Bali United memberikan pendapat bahkan hingga ke ukuran bahu.

Jersey home Bali United 2015 - 2020

Material promo dari klub untuk rilis jersey dari 2015 hingga 2020.

Jersey ini dapat dibeli di Bali United Store dan toko-toko rekanannya. Dibandrol seharga Rp.399.000, jersey ini hanya naik 9ribu rupiah dari musim lalu. Penambahan nameset dikenakan tarif Rp.120.000. Jika kita bandingkan material promonya dari tahun ke tahun, campaignnya semakin apik dan tentu hal ini menarik bagi pembeli. Setelah Bali United Festival di 2019, 2020 ini klub menyelenggarakan event Beach Clean Up sebelum merilis jersey secara resmi. Jangan lupa, ada music video "Our Home" juga...

Bagian depan jersey home Bali United 2020

Perbandingan material logo klub pada jersey musim 2015, 2018, dan 2020

Dibandingkan dengan jersey-jersey home Bali United musim-musim sebelumnya, jersey musim ini menggunakan O-neck dengan variasi rib. Model raglan diterapkan untuk jersey 2020 dan pola lengan & badan disambung dengan jahitan yang cukup rapi. Logo klub menggunakan material rubber on tatami, sama seperti musim 2019 lalu. Dari foto di atas kita juga bisa membandingkan kualitasnya antara logo jersey 2015, 2018, dengan 2020. Menariknya, logo musim ini mendapat tambahan unsur satu bintang, impact dari keberhasilan Bali United meraih gelar juara Liga 1 2019.

Motif batu Kresnananda pada lengan jersey

Motif di bagian lengan merupakan corak dari batu Kresnadana, yang mana sering digunakan untuk perhiasan. Terdapat "cipratan" berwarna emas yang berupa screeprint sehingga teksturnya timbul. Akibat dari hal ini, tidak heran jika logo sponsor yang menempel di bagian lengan tidak terlalu lengket.

Patch juara bertahan Liga 1 di lengan kanan jersey

Di lengan kanan jersey, terpasang patch juara bertahan Shopee Liga 1 2019 yang musim ini memiliki corak grafis baru berwarna biru di kiri & kanan tulisan Shopee. Dengan hal ini, maka selama 6 musim berturut-turut sejak 2015, jersey Bali United selalu mengenakan patch kompetisi utama yang berbeda-beda.

Unsur atas Stadion Dipta di bagian belakang jersey

Nah, ini dia "unsur" terpenting dari jersey ini: bordiran berwarna emas di bagian bawah kerah belakang. Bordiran ini merupakan siluet dari genteng tribun VIP Stadion Kapten I Wayan Dipta yang menjadi homebase Bali United. Dikutip dari situs resmi klub, lambang ini merepresentasikan simbol "dimanapun kita berada, home will always be with you". Home di sini merujuk ke Dipta. Klub juga mendedikasikan jersey ini kepada laut-laut di Bali serta berpesan bahwa kita harus bisa merawat kehidupan laut yang ada di sekitar. Hal-hal itulah yang akhirnya memunculkan tema jersey 2020 "This Is Our Home"
Motif kotak-kotak pada bagian belakang jersey

Model baru untuk nomor punggung jersey Bali United 2020

Berbeda dengan bagian depan yang motifnya sublimasi (walaupun kain berwarna merah), bagian belakang jersey ini menggunakan kain yang sedari awal sudah bermotif kotak-kotak merah. Hal baru lain yang ada di jersey ini adalah penggunaan font type baru untuk name & number set, termasuk pemasangan logo sponsor YCAB Foundation di bagian ujung bawah nomor punggung. Jika kita lihat dari musim ke musim, perubahan bentuk NNS memang paling menonjol selama dua musim terakhir ini.

Perbandingan nomor punggung jersey Bali United dari musim 2015 hingga 2020.

Washing tag di bagian dalam jersey

Hang tag dan hologram untuk bukti keaslian jersey

Jersey ini menggunakan material yang lebih ringan dari musim sebelumnya, efek positif dari riset yang dilakukan klub dengan pemainnya. Klub menyebut teknologi yang diusung jersey ini sebagai H-Tech, yang di samping anti UV, kainnya juga dapat menyerap keringat dan mengeringkannya dengan lebih cepat dibanding kain konvensional.

Kode produksi pada authentic tab jersey 2020 beserta komparasinya dengan musim-musim sebelumnya

Ini dia bagian yang menarik lain dari jersey ini. Walaupun sudah bukan woven seperti musim-musim sebelunya, authentic tab jersey Bali United musim ini memiliki serial number yang tentunya memberi kepastian ke kalian bahwa tiap jersey memiliki kode produksi yang berbeda-beda. Bahkan menurut kabar, proses pembuatan bagian ini sampai melibatkan anak magang untuk proses editing satu per satu nomor di kode produksinya. 

Ceritajersey memberikan rating 4,5 dari 5 untuk jersey home Bali United 2020 ini. Kualitas dari jersey ini cukup baik, baik dari spesifikasi bahan maupun kenyamanannya. Klub juga dapat menyampaikan maksud & filosofi dari desain jersey ini ke publik dengan jelas. Lamanya waktu riset, produksi, hingga akhirnya jersey siap dirilis di pasar memberikan kesan yang positif betapa niatnya jersey ini diciptakan. Harga yang dipatok juga setara dengan kualitasnya. Namesetnya sendiri (walaupun lebih mahal dari kebanyakan klub) terbukti memang lebih bagus kualitasnya. Warna merah tidak tembus ke NNS karena adanya lapisan hitam di baliknya. Satu lagi nilai plusnya, jersey ini mudah didapatkan di berbagai channel distribution klub.

Nah sekian review jersey home Bali United musim 2020 dari @ceritajersey. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi kalian untuk hunting jersey original klub favorit. Sampai jumpa lagi di cerita berikutnya ya.
Share:

Introduction of Batik Tirto Tejo - PSCS Cilacap Home Shirt 2020

Liga 2 pekan perdana memang belum sempat dituntaskan 100% setelah pandemi COVID-19 menyebar. Ada dua pertandingan di Wilayah Timur yang harus ditunda. Salah satu klub yang belum memulai pertandingan resmi pertamannya di 2020 ini adalah PSCS Cilacap, yang sedianya akan bertanding menghadapi Persis Solo pada 15 Maret 2020. Duel tim merah vs biru ini rencananya akan dilangsungkan di Stadion Manahan Solo yang diresmikan kembali di tahun ini. Nah, setelah kita menyimak review jersey home si tuan rumah, Persis Solo, pada artikel 17 April lalu, sekarang giliran kita bedah cerita dari jersey home tim Hiu Selatan, julukan dari PSCS Cilacap.

Akhirnya, setelah sejak 2016 selalu memasang motif bunga Wijaya kusuma di bagian depan jersey homenya, di tahun 2020 ini PSCS menggunakan grafis khas Cilacap yang disebut batik Tirto Tejo. Batik ini sudah menjadi ikon khas Cilacap sejak tahun 1980 dan masing-masing katanya memiliki makna yang cukup dalam. Tirto berarti air dan Tejo berarti cahaya, sehingga kombinasi keduanya melambangkan kemakmuran dan optimisme yang tinggi. Manajemen juga menegaskan adanya harapan bagi klub untuk memperoleh hasil yang maksimal melalui tekad, kekompakan, serta persatuan dan doa dalam iringan perjalanan PSCS Cilacap di setiap laga. Motif yang sama sebenarnya sudah "dibocorkan" oleh klub dan apparel saat mereka merilis jersey pre-seasonnya pada 19 Februari lalu, atau sebulan sebelum jersey resmi 2020 diluncurkan. Warna jersey home ini tetap biru, merujuk pada warna kebesaran klub dan juga apresiasi kepada para pendukung setia PSCS Cilacap.

Logo apparel Artland dengan heat transfer 3D
PSCS Cilacap bekerja sama dengan Artland, brand sportwear asal Sleman, yang akan membantu memenuhi kebutuhan apparel klub. Artland sendiri sudah berpengalaman menyediakan keperluan jersey untuk berbagai macam klub Liga Indonesia, seperti PSIP Pemalang, Persena Nagekeo, serta PPSM Magelang di Liga 3 2019, dan tim PSIS Semarang untuk kompetisi Liga 1 Putri 2019. Klub lain yang selama dua tahun ini bekerja sama dengan Artland adalah PSBS Biak. Logo apparel pada jersey ini diaplikasikan dengan metode heat transfer 3D, sehingga cukup tebal. Btw Artland bersama PSCS juga merilis jersey ini dalam dua versi: player issue dan supporter, yang masing-masing memiliki spesifikasi sendiri. Silahkan disesuaikan dengan budget masing-masing. Untuk versi player issue sendiri dilepas seharga Rp.300.000 dan kalian sudah bisa memperolehnya melalui @pscsofficialstore.

Material promosi dari @pscsofficialstore dan @artlandsport.id


Rubber on tatami. Trend baru untuk material logo klub Liga Indonesia pada jersey
Logo klub yang berdiri pada 1 Januari 1970 ini berupa ilustrasi dari bunga Wijayakusuma. Dikutip dari situs Pemkab Cilacap, bunga Wijayakusuma ini hanya ada dan tumbuh di Cilacap. Ada beberapa mitos yang mengiringi bunga ini, dari menjadi bunga favorit para raja dan ratu, bunga pembawa keberuntungan, hingga "legenda"nya yang mistis sehingga Wijayakusuma juga dikenal sebagai bunga gaib. Terlepas dari itu semua, Cilacap memang sudah identik dengan bunga ini sehingga nama "Wijayakusuma" pun terpatri di dalam logo klub. Warna biru tua yang menjadi warna kebesaran klub berasal dari letak Cilacap yang berada di pantai selatan, dekat dengan Samudra Indonesia. Tentang jerseynya sendiri, logo klub yang dipasang untuk versi player issue bermaterialkan rubber on tatami. Material ini tampak mulai banyak digunakan klub di Indonesia akhir-akhir ini, di samping TPU yang sudah menjadi trend.

Kerah jersey dengan aksen biru-putih, warna khas dari PSCS Cilacap
Kerah jersey menggunakan V-neck model dengan variasi. Neck tape di bagian kerah bertuliskan "Made with Pride" yang menjadi tagline dari apparel Artland. Untuk size labelnya sendiri terletak agak ke dalam, dicetak dengan screen print. Pesan @ceritajersey, hati-hati dengan size chartnya ya. Sizingnya cukup kecil, dengan ukuran L saja di 52 x 72. Mungkin sebaiknya dinaikkan 1 ukuran saja supaya lebih aman, dari yang biasanya M ke L, atau dari L ke XL, dst. Motif di kerahnya sendiri merupakan sublimasi printing garis vertikal biru, bukan collar rib.

Kain drifit pada bagian bahu jersey
Bagian lengan jersey yang menggunakan kain airwalk dengan aksen grafis Tirto Tejo di bagian ujungnya
Verticool, sebutan Artland pada kain yang digunakan sebagai bahan utama jersey home PSCS 2020
Bagian dalam jersey, tampak washing tag di sisi kain jala erbin
Apparel menggunakan material yang berbeda-beda untuk jersey PSCS Cilacap 2020 ini, meskipun basicnya tetap polyester 100%. Drifit jala erbin diterapkan untuk bahu, sisi kanan-kiri bawah dan belakang jersey sebagai ventilasi, dipadu dengan sulkul di samping. Untuk bagian utamanya (depan) dan lengan, jersey ini menggunakan kain airwalk yang karena bentuk & teknologinya disebut Verticool oleh apparel. Seluruh motif batik dan warna pada jersey ini merupakan printing. Hanya logo apparel, klub, dan patch-patch (autentik, sponsor, liga) yang bukan sublimasi.

Nama pemain yang dipilih @ceritajersey, M. Arifin, merujuk pada ban kapten yang dikenakannya
Grafis "Keberagaman Cilacap" di dalam nomor punggung jersey home PSCS Cilacap 2020
Satu hal yang @ceritajersey highlight dari jersey ini adalah grafis pada Name & Number Set-nya, terutama nomor punggung. Jika kita lihat baik-baik, ada semacam doodles di bagian dalam nomor punggung ini, yang ternyata memiliki cerita tersendiri. Dari apparel, nameset yang elegan ini menggambarkan keberagaman di Cilacap, sehingga kita bisa melihat adanya mercusuar Cimiring Kambangan (menara suar) yang memecah ombak, gambar penyu & ombak yang merepresentasikan teluk penyu, lalu ada ilustrasi Benteng Pendem, ikon bunga Wijayakusuma, dan tentu saja: Hiu Selatan, yang juga menjadi julukan bagi klub. Pemasangan NNS ini sendiri bisa kalian lakukan di apparelnya langsung, di @artlandsport.id.

Black tab authentic jersey home PSCS Cilacap 2020
Tab authentic pada jersey ini berupa bordir woven. Artland melakukan perubahan dibandingkan black tab musim sebelumnya yang berbentuk persegi panjang dengan text "Authentic Sportwear". Di 2020, black tab jerseynya lebih besar dengan bentuk segi enam dan tulisan "PRO" di bagian atas.

Box kemasan jersey PSCS Cilacap 2020
Kemasan dari jersey ini out of the box dengan tabung segi enam bergambar Stadion Wijayakusuma yang menjadi homebase klub. Paket pembelian ini disertai dengan sertifikat official product dan stiker dari klub. PSCS Cilacap sendiri sudah dua musim ini aktif dengan official storenya. Meski musim lalu sempat ada "tragedi" dengan X-Munich, sepertinya problemnya teratasi dengan kembalinya Calsie sebagai apparel di musim 2019 dan disambung dengan Artland di 2020 ini. Satu lagi yang ditunggu sebenarnya adalah aktifnya Umah PSCS, yang menjadi office sekaligus store fisik resmi dari klub. Musim lalu bahkan sudah ada progress pembangunannya, mungkin kalian yang update, bisa komentar di bawah ya mengenai kabar terakhirnya seperti apa.

Hang tag jersey PSCS Cilacap, menunjukkan status official merchandise klub berjuluk Laskar Nusakambangan
Untuk versi PI seharga 300ribu (plus NNS 65ribu) menjadikan jersey PSCS Cilacap ini berada di level menengah di kalangan klub-klub Liga 2, jadi masih terjangkau lah ya. Keberanian klub serta apparel yang mendobrak "zona nyaman bunga Wijayakusuma" selama 3 tahun terakhir melalui motif baru di jersey homenya juga layak diapresiasi. Dan tentu saja, Name & number set dari apparel lah yang menurut @ceritajersey harus kalian pasang di jersey home PSCS kalian. So much effort terlihat dari doodles yang ada di sana. In overall jersey home PSCS Cilacap 2020ini Ceritajersey beri rating 4 dari 5.

Jika harga 300ribu (include patch Liga 2) ini dirasa terlalu mahal, kalian masih bisa membeli versi suporternya. Ingat untuk tetap sesuaikan dengan budget yang ada dan perhatikan prioritasnya dibanding dengan kebutuhan primer lainnya. Yang pasti, utamakan untuk beli jersey original dari klub atau apparel jika ada kesempatan untuk beli. Nah sekian review dari Ceritajersey. Semoga sedikit sharing ini dapat mengisi waktu luang kalian di hari lebaran ini. Tak lupa Ceritajersey mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H dan mohon maaf lahir & batin jika selama ini kami ada salah kata & ucap dalam berinteraksi. Sampai jumpa lagi di cerita berikutnya ya.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels