Bedah Jersey Equinoc Soccer Team 2021

Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai keseruan fun football rekan-rekan Equinoc bersama apparel se-Jabodetabek, di tulisan ini @ceritajersey akan mengulas tentang detail jersey yang digunakan dalam pertandingan tersebut. Fyi, ada sekitar 35 apparel yang mengikuti acara ini, berarti kurang lebih ada 35 jersey yang dirilis dengan basis desain jersey dari Fajar Ramadhan. Belum dihitung juga jersey dari temen-temen apparel regional Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Nah di sini kita bahas yang @ceritajersey gunakan waktu ikut tanding aja yaa. Thanks @wayankapparel untuk supportnya! 


Jersey tim bola Equinoc 2021 ini dirancang oleh Fajar Ramadhan. Ada yang belum kenal? 😂
Mas Fajar ini merupakan desainer dari jersey timnas Indonesia yang diproduksi oleh Mills. Beliau juga dikenal sebelumnya lewat karyanya bersama Persija & League serta Persela Lamongan di musim 2019. Untuk Equinoc, ada dua jersey yang dirilis: home berwarna biru-hijau & away berwarna merah-putih.

Jersey home Equinoc Soccer Team

Jersey home berwarna hijau-biru dengan strip vertikal ini merupakan hal yang unik jika merujuk "sejarah" Indonesia yang acapkali menggunakan warna merah sebagai jersey homenya. Untuk Equinoc yang melingkupi apparel & peralatan olahraga di seluruh Indonesia, Fajar memilih warna berbeda dengan tetap menonjolkan dua unsur yang tetap lekat dengan negara kita: maritim untuk warna biru dan pertanian untuk warna hijau. Vibes klasik didapat dari garis-garis vertikal di jersey yang didesain dengan sedikit variasi sehingga memunculkan kesan yang dinamis.

Jersey home Equinoc Soccer Team versi Wayank Apparel, dikenakan oleh Gerardo Gusti. Photo by: Equinoc

Logo apparel Wayank di jersey home Equinoc

Untuk informasi, Equinoc memberi kebebasan ke seluruh apparel yang mengikuti event ini untuk melakukan modifikasi di jerseynya, selama tidak mengubah desain dasar yang ditetapkan. Poin-poin yang bisa diubah antara lain: kerah, pola, jahitan, material, hingga penambahan aksesoris. Apparel juga bebas menggunakan mesin sublim serta memilih font type nomor punggung. Yang jelas, apparel wajib memasang masing-masing logonya di jersey ini. 

Logo Equinoc Soccer Team

Logo Equinoc Soccer Team didesain oleh Tony Syaukat dari Bono Studio. Siluet burung garuda dalam perisai ini merepresentasikan Indonesia dengan gabungan tiga unsur lainnya dari kata Equinoc yang merupakan asosiasi, jersey, dan tentu elemen bola sebagai "soccer team". Wayank menggunakan material 3D rubber on velvet untuk logo Equinoc di jerseynya, baik home maupun away.

Rhinoflex, sponsor event Fun Football Equinoc Jabodetabek

Kesamaan dari semua jersey apparel peserta Fun Football adalah logo sponsor yang menempel di bagian depan. Baik home maupun away seluruhnya memasang polyflex logo Rhinoflex yang menjadi sponsor utama event terkait. Hal ini memang menjadi kewajiban antara penyelenggara dengan sponsor, termasuk posisi peletakannya. 

Aksen tulisan Equinoc di bagian bahu jersey oleh Wayank

Wayank menambahkan elemen baru dalam desain dasar dari Fajar, yaitu tulisan Equinoc dengan material polyflex yang dipasang memanjang dari bahu kanan ke kiri. Warna biru yang digunakan serupa dengan warna bagian bahu sehingga sedikit menyamarkan tulisan ini. 

Tab authentic product dari Wayank

Tak lupa tentu tab authentic khas Wayank dipasang di pojok kiri bawah jersey. Fashion statement "This is Not Football Jersey" masih ditekankan oleh apparel di produk-produknya.

Eiiiits, ceritajersey ikutan main lho di sini

Wayank menggunakan font type klasik untuk jersey Equinoc Soccer Team. Hal ini mirip dengan beberapa produk "retro" rilisan apparel, termasuk saat merilis jersey fantasy timnas Indonesi era xxx bersama Komunitas Kolektor Jersey Timnas Indonesia.1991/1992.

Jersey away Equinoc Soccer Team

Warna merah putih khas bendera Indonesia diimplementasikan di jersey away oleh Fajar Ramadhan. Motif diagonal menjadi sesuatu yang fresh di jersey. Eksekusi dari rekan-rekan apparel Equinoc pun cukup apik di masing-masing jerseynya, termasuk Wayank.

Perayaan gol dari Gerardo Gusti dalam balutan seragam away Equinoc Soccer Team. Photo by: Equinoc

Detail material yang digunakan Wayank untuk sponsor di jersey away

Salah satu hal unik dari Wayank di jersey away ini adalah implementasi material velvet untuk bagian sponsor. Polyflex dari Rhinoflex dipasangkan di atas velvet sehingga kita mendapatkan kesan klasik layaknya jersey-jersey era lawas.

Tulisan "Equinoc" di bagian bahu untuk jersey away

Sama seperti jersey home, tulisan Equinoc juga dipasang di sisi bahu kanan & kiri jersey dengan material polyflex, kali ini berwarna putih menyesuaikan kain. Ciri khas Wayank dengan tiga logo lingkarannya tampak diletakkan di bawahnya.

Detail nomor punggung dari Wayank di jersey Equinoc Soccer Team

Material velvet flock premium digunakan untuk semua NNS di jersey Equinoc buatan Wayank. Hal ini selaras dengan konsep klasik yang diusung apparel untuk hasil akhir jersey.

Aksi Bramantyo menggocek bola dalam Fun Football Equinoc

Jersey ini mampu melambangkan keseragaman dan persatuan apparel dari seluruh Indonesia. Basis desain jersey dari Fajar Ramadhan dapat diolah sedemikan rupa hingga menghasilkan bermacam produk akhir yang ciamik. Sekilas bedah detail dari jersey Equinoc Soccer Team versi Wayank ya. Ada lebih dari 30an modifikasi jersey lagi yang dilakukan oleh rekan-rekan apparel yang tergabung dalam Equinoc di seluruh Indonesia. Seluruhnya mantabbb & menarik serta menonjolkan kekhasan masing-masing. Temen-teman bisa cek jersey & produk dari apparel-apparel ini di media sosial untuk portofolionya ya. Yang jelas, jaya selalu apparel Indonesia! Maju terus untuk kebaikan brand lokal & industri olahraga di dalam negeri.

Share:

Serunya Fun Football & Talkshow bersama Equinoc

Minggu 25 April 2021 lalu, Equinoc bersama rekan-rekan apparel di Jabodetabek menyelenggarakan  pertandingan sepak bola persahabatan sekaligus buka bersama di Pancoran Soccer Field (PSF) Jakarta. Kurang lebih sebanyak 35 owner brand apparel serta peralatan olahraga di area Jabodetabek dan sekitarnya mengikuti event. Seluruh peserta dibagi dalam 4 tim dan secara bergantian menggunakan jersey home & away yang didesain secara spesial oleh Fajar Ramadhan, desainer jersey timnas Indonesia saat ini. Uniknya, Fajar hanya menyediakan desain dasarnya saja. Seluruh apparel yang terlibat di Equinoc bebas mengkreasikan jersey tandingnya dengan bahan, ornamen, atau NNS seperti apapun. Hal ini menjadikan tiap jersey menjadi lebih istimewa dan masing-masing apparel dapat menunjukkan ciri khas produknya.

Foto bersama owner brand apparel di Jabodetabek & pengurus Equinoc. Photo by: Equinoc

Deretan jersey home Equinoc dari berbagai apparel yang digunakan dalam Fun Football. Photo by: Equinoc

Deretan jersey away Equinoc dari berbagai apparel yang digunakan dalam Fun Football. Photo by: Equinoc

Deretan jersey away Equinoc dari berbagai apparel yang digunakan dalam Fun Football. Photo by: Equinoc

Deretan jersey home Equinoc dari berbagai apparel yang digunakan dalam Fun Football. Photo by: Equinoc

Setelah seru-seruan dalam fun football yang dilangsungkan hingga menjelang Maghrib, acara dilanjutkan dengan acara buka bersama dan talkshow di lantai 2 komplek PSF. Acara dibuka dengan penyampaian profil Equinoc serta visi & misinya. Buat kalian yang belum tahu, Equinoc didirikan untuk menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi antara produsen perlengkapan olahraga di Indonesia, jadi tidak hanya terbatas jersey. 

Pemaparan profil serta visi & misi Equinoc oleh Sekretaris Umum Equinoc, William. Photo by: Equinoc


Equinoc sendiri merupakan singkatan dari Equipment and Sports Apparel Industry Association of Indonesia. Equinoc memiliki visi besar untuk menjadikan produk serta merk olahraga asli Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Sebagai contoh, jika selama ini orang lebih mengenal jersey klub-klub Liga Inggris seperti Manchester United yang menggunakan brand Nike, tahukah kalian jika jersey tersebut diproduksi di Indonesia? Kualitas internasional dari produk dalam negeri ini sayangnya belum diikuti dengan image brand lokal yang dikenal secara global. Nah sesuai visinya tadi, Equinoc akan berupaya mengangkat brand & merk asli Indonesia ini di dalam negeri. Bersama-sama dengan anggota, Equinoc berusaha meningkatkan kualitas dan meningkatkan pasar produk olahraga asli Indonesia. Yang lebih penting juga adalah membangun kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk-produk Indonesia. Salah satu milestone dari Equinoc yang cukup dikenal hingga level nasional adalah kerjasama dengan federasi dalam penyediaan jersey bagi klub-klub yang berkompetisi di Liga 3 zona Jawa Timur.

Talkshow bersama sponsor Equinoc, Rhinoflex, dipandu MC Gerardo Gusti. Photo by: Equinoc

Pemberian gift ke peserta dalam doorprize talkshow Equinoc. Photo by: Equinoc

Dengan bergabung dalam satu wadah asosiasi yang besar, tiap apparel akan memiliki kesempatan meningkatkan awareness terhadap brand ke publik, berpeluang untuk meningkatkan bisnisnya, dan dapat saling berbagi akses & informasi mengenai industri olahraga di Indonesia. Sebelum dan selama pandemi dalam kurun waktu 2019-2021 ini Equinoc telah beberapa kali mengadakan seminar offline & online dengan berbagai topik untuk anggotanya, seperti branding, strategi produksi, hingga aspek legalitas dengan tujuan untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi apparel & membangun kembali business modelnya. Oh iya, selain di Jabodetabek, Equinoc juga mengadakan acara Fun Football & Gathering di Yogyakarta & Jawa Tengah serta Jawa Timur yang dikoordinir oleh pengurus daerah masing-masing.

Portofolio produk Rhinoflex bersama Arema, Persib, dan tim PFL, Cosmo Futsal

Dalam acara talkshow ini juga dilakukan apresiasi dari Equinoc kepada Rhinoflex sebagai sponsor event terkait. Fyi, Rhinoflex merupakan brand dengan bahan sablon polyflex di Indonesia yang memiliki kualitas terbaik dan memiliki pengalaman dalam mensupport kebutuhan tim-tim di Liga 1, seperti Persib Bandung & Arema FC. Profil dan informasi lengkap mengenai Equinoc bisa kalian simak melalui official websitenya di equinoc.org atau media sosial equinocindonesia. Sukses selalu ya untuk industri apparel lokal Indonesia!

Share:

Store Visit Episode 11 - PSIS Store

Di artikel Store Visit kali ini bersama @ceritajersey, kita akan mampir ke Semarang, ibu kota provinsi Jawa Tengah, markas dari salah satu klub legendaris Indonesia: Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS). Fyi, PSIS merupakan satu dari sedikit klub Liga Indonesia yang memiliki official store di komplek stadion. Menarik dilihat bagaimana mereka memanfaatkan hal ini dengan menyediakan spot "instagrammable" di bagian dalamnya. Tanpa pembuka panjang kali lebar, langsung aja yuk kita mampir ke storenya via tulisan di bawah.

Bagian depan PSIS Store di ruko Stadion Citarum, Semarang

PSIS Store berlokasi di Ruko Stadion Citarum, Bugangan, Semarang. Stadion yang baru saja direnovasi tahun 2020 lalu ini juga menjadi homebase PSIS Semarang sementara menunggu Stadion Jatidiri siap digunakan. Stadion Citarum sendiri diresmikan pada 14 Februari 1985 dan pertandingan pertama yang digelar di sini adalah PSIS vs PSP Padang dalam babak 6 Kecil Divisi Utama Perserikatan PSSI 1985. Salah satu legenda sepak bola Indonesia, Ribut Waidi, mulai dikenal ketika bermain di Stadion Citarum bersama PSIS. Oh iya, PSIS Store baru menempati ruko di Citarum juga di 2020 lalu, setelah sebelumnya berada di Jl. Semeru Dalam. Btw jangan berkunjung ke PSIS Store waktu hari Minggu atau libur yaa... Tutup gan. @ceritajersey pernah kecele sekali 😔

Map lokasi PSIS Store di google maps

PSIS Store memiliki range produk yang bervariatif, dari jersey, syal, kaos, maskot, tumbler, hingga masker. Sayangnya @ceritajersey mampir ketika sedang off season sehingga banyak produk yang stoknya kosong. Selain offline store, PSIS juga memiliki kanal distribusi produk melalui online via aplikasi PSIS Store dan whatsapp. 

T-Shirt BS91 alias Bruno Silva

Produk yang kita jumpai pertama di rak display adalah kaos oblong. T-shirt merchandise dari PSIS Semarang ini memiliki beberapa grafis menarik seperti variasi typography nama klub, tagline "Yoh Iso Yoh", atau selebrasi ikonik striker andalan mereka, Bruno Silva, saat merayakan gol bersama Hari Nur Yulianto. Range produk ini dibandrol antara 125 hingga 135ribu.

Masker kain PSIS Semarang

Masker menjadi salah satu hot item yang dicari selama pandemi Covid-19 seperti saat ini. Klub pun berperan untuk mengingkatkan kita agar aktif menjalankan protokol kesehatan 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Masker kain bergrafis logo & julukan klub bisa kita jumpai juga di PSIS Store ini dengan harga 12ribu/pcs.

Syal rajut PSIS Semarang

Nah.. ga afdol buat kita jika nonton klub kesayangan di stadion tanpa menggunakan atribut. PSIS menyediakan syal rajut dengan macam-macam desain, salah satunya syal biru-putih di atas ini. Bandrol untuk syal sendiri berkisar 200ribu rupiah. Ada pula syal print dengan harga yang lebih terjangkau, sekitar 125ribu.

Tumbler berbahan aluminium dari PSIS Store

Tumbler plastik dengan grafis logo klub & julukannya

Varian lain dari tumbler PSIS.. Kalau ga salah ada 4 jenis tumbler yang dijual

Produk-produk merchandise yang dirilis PSIS relatif banyak terkait dengan penggunaan sehari-hari. Untuk tumbler saja, klub memiliki beberapa varian seperti tumbler plastik, ace sport, hingga tumbler aluminium. Masing-masing memiliki kapasitas liter berbeda dan dibandrol dengan range 85ribu hingga 110ribu. Dalam promosinya klub mengajak para suporternya untuk membawa botol minum sendiri ketika berolahraga dan mengurangi sampah plastik.

Mug PSIS bertuliskan kalimat penyemangat untuk klub

Bantal rilisan PSIS bergrafis typography julukan klub, Mahesa Jenar dan tahun kelahiran PSIS, 1932

Totebag dari PSIS Store

Produk lain dari klub berupa bantal dan tote bag dibandrol sekitar 125ribu & 65ribu. Klub juga menjual tas raut atau string bag yang cukup lucu grafisnya (ceritajersey sebelumnya sempat beli online) dengan harga 140ribu. PSIS juga memiliki merchandise lain seperti lanyard, gelang, hingga hijab.

Jersey third PSIS 2020, most wanted jersey di 2021 ini saat Piala Menpora dilangsungkan

Jangan ditanya produk apa yang paling laris di PSIS Store... Tentu: jerseynya 😂😂😂😂.
Bekerjasama dengan Riors sejak 2017, lini produk fashion mereka bisa dibilang selalu sold out. Bersama apparel asal Tangerang ini, klub merilis jersey polo shirt, t-shirt, jersey training, jaket mid layer, jaket wind running, hingga jacket anthem, dan hampir semuanya sold out saat @ceritajersey berkunjung. Jersey yang sedang hits saat Piala Menpora 2021 lalu, jersey third black gold, hanya tersisa versi SV dengan size S atau XXL. Jersey musim 2018 & 2019 juga masih tersisa di rak display, dengan pilihan size yang cukup sedikit. Jersey PSIS U-18 dari Alfa Sport saat menjadi runner up Elite Pro Academy 2019 juga hanya tersisa yang versi away. Luar biasa antusiasme dari suporter PSIS ini dalam membeli jersey original. Sayangnya karena saat ini sedang off season, sepertinya belum ada plan untuk restock kembali. Ceritajersey berharap untuk musim 2021 nanti PSIS tetap berkolaborasi dengan Riors. Kualitas & desain produknya sudah jaminan mutu! Btw Ceritajersey sudah pernah mereview 3 kali jersey PSIS Semarang ini lho. Untuk jersey home 2018 bisa kalian simak detailnya di sini, klik di sini untuk review jersey away 2019, dan yang terbaru, simak elegannya jersey home 2020 mereka di sini.

Jersey home & away PSIS 2019, jersey home 2018, serta jersey away PSIS U-18 2019 masih tersedia di store saat #StoreVisit

Lapangan & tribun Stadion Citarum dilihat dari dalam PSIS Store

PSIS Store memiliki spot menarik di dalam tokonya, yaitu akses jendela kaca untuk melihat ke dalam lapangan di Stadion Citarum. Sejak PSIS Store posting kunjungan Arhan & Jorry, @ceritajersey sudah penasaran untuk ikut intip ke dalam. Cantiknya lapangan & tribun stadion bisa kita nikmati dari sini. Sebelum pulang, baiknya ambil foto dulu dengan belanjaan kita di sini nih, tentu dengan latar belakang lapangan Citarum.

Kunjungan Pratama Arhan & Jorry dalam salah satu post @psisstore

Potret bagian dalam PSIS Store

Meskipun area dalamnya cukup terbatas, langkah PSIS memiliki official store sendiri ini patut diapresiasi. Sebagai klub Liga 1 dengan basis suporter yang cukup besar seperti Panser Biru & Snex, adanya store akan memudahkan mereka untuk lebih dekat dengan suporter dan suporter pun akan lebih mudah untuk memperoleh merchandise resmi klub dan membantu memberi pemasukan. Semoga makin banyak klub Liga Indonesia yang membuka store resmi ya.

Disclaimer: harga yang disebutkan di artikel ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Jangan lupa cek juga official store PSIS di Instagram @psisstore untuk info lebih detail.
Share:

Kembali Ke Semarang - PSIS Semarang 2020 Home Shirt

PSIS Semarang sejatinya bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang. Banyak memori kejayaan klub tercipta di sini, namun beberapa tahun terakhir PSIS harus rela menjadi musafir selama Stadion Jatidiri direnovasi. Terhitung sejak 2017, Jatidiri mengalami renovasi besar-besaran, dan sejak itu pula PSIS sempat menggunakan beberapa stadion di luar kota seperti Stadion Kebondalem (Kendal) dan Moch. Soebroto (Magelang). Akhirnya setelah dua tahun lebih, menjelang awal musim 2020 PSIS bertekad untuk bisa kembali ke Semarang dan semangat ini dituangkan dengan sangat apik di balutan seragam punggawanya untuk musim tersebut.


PSIS bersama Riors merilis jersey teranyarnya untuk Liga 1 2020 pada 24 Februari 2020 lalu, dalam rangkaian acara launching liga yang bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta. Konsep sederhana namun elegan diterapkan dalam desain jersey kandang mereka, melalui penggunaan kain melange berwarna dual tone biru-biru tua yang sekaligus menjadi warna kebesaran klub. Detail menarik terdapat pada aksara Jawa di bagian kerah dalam jersey, yang bertuliskan "Kutha Semarang". Hal ini menjadi representasi keinginan klub untuk berkandang di Semarang dan mengembalikan sejarah serta nama besar PSIS.

Video presentasi lini fashion PSIS Semarang 2020 oleh Riors (video by: @psisfcofficial)

PSIS Semarang mulai identik dengan Riors, apparel yang setia mensupport tim sejak 2017 lalu, atau saat klub masih bertanding di Liga 2. Rilisan jerseynya tidak pernah mengecewakan, sebut saja jersey camo yang klub gunakan pada pertandingan 16 besar Liga 2, lalu jersey third PSIS 2018 yang menyabet gelar jersey terbaik versi Goal.com Indonesia, sampai jersey away mereka di musim 2019 yang dinobatkan rekan-rekan kolektor jersey sebagai jersey terbaik tahun itu. Akhir-akhir ini jersey third PSIS 2020 pun mendapat sorotan setelah digunakan secara resmi pada kompetisi Menpora Cup 2021. Riors mampu menyajikan desain jersey PSIS yang simple namun mewah dan tetap memberikan kenyamanan dari segi inovasi yang diberikan. Kesannya cukup dalam bagi penikmat jersey.

Promotional images dari @psisfcofficial dan @riors.id untuk jersey home & away PSIS 2020

Logo Riors yang konsisten digunakan sejak 2017

Di 2020, Riors bersama PSIS merilis rangkaian jerseynya dalam tiga versi: player issue, P2R (player to replica), serta supporter. Dua versi yang disebutkan terakhir ini dijual bebas via klub & apparel, sementara versi Player Issuenya hanya diperuntukkan bagi para pemain. Yeppp, bisa dibilang jersey matchwornnya nanti tentu akan berbeda dengan yang bisa kita beli secara umum. Jersey ini dilepas dengan range harga 200.000 (SV bersponsor) hingga 450ribu (P2R LS bersponsor). @ceritajersey akan bahas jersey home ini dari versi P2Rnya ya.

PSIS menggunakan kerah v-neck di jersey musim 2020. Tampak aksara Jawa "Kutha Semarang" di sisi dalam kerah

IOR-Dry, Innovation of Riors, teknologi yang dikembangkan oleh apparel untuk kenyamanan saat menggunakan jersey buatannya

Authentic tab jersey bertuliskan Riors - Chassis Concept

Versi P2R ini memiliki spesifikasi menyerupai jersey yang dipakai oleh pemain sehingga umum disebut Player to Replica. Perbedaan antar keduanya hanyalah fitting, dimana versi P2R menggunakan standard Asia. Didevelop sendiri oleh tim Riors, jersey ini menggunakan bahan 100% micropoly 2tone. Teknologi IOR DRY masih diterapkan oleh Riors di jersey ini sehingga memberikan rasa nyaman karena keringat cepat memuai saat dikenakan. Fyi, IOR disini merupakan singkatan Innovation of Riors. Apparel memiliki terobosan memadukan benang kain polyester dengan microfiber dalam rajutan berbentuk zona ventilasi. Riors juga memberikan treatment khusus berupa UV protection & anti bacterial di kain jersey ini.

Motif panah di sisi kiri & kanan lengan jersey sebagai identitas apparel

Pola raglan ala Riors yang disebut Pattern Saddel v.01

Potongan pola jersey ini cukup unik, jika kita memperhatikan bagian belakangnya, maka nampak bentuk sambungan lengan & bahu yang berbeda dengan jersey lain. Pola ini disebut apparel sebagai Chassis Development Pattern Saddel v.01. Identitas Riors juga ditunjukkan melalui garis-garis panah di bahu hingga lengan jersey. Untuk jersey lengan panjang sendiri memiliki thumbhole di bagian ujung untuk memasukkan jempol 😬

Satu bintang pada logo PSIS merujuk pada prestasi klub menjuarai Ligina V (1998/1999)

Deretan sponsor pada jersey PSIS Semarang musim 2020

Material logo klub menggunakan 3D medallion transfer system, sama seperti jersey tahun sebelumnya. PSIS merupakan satu dari sedikit klub yang merilis jersey dengan & tanpa sponsor. Riors menggunakan bahan PU transfer yang water based di material sponsor sehingga menjadi lebih halus, tipis, dan tahan lama.

Penampakan bartack di ujung bawah jersey

Nah hal unik lain di jersey ini adalah adanya bartack. Bartack sendiri merupakan jahitan yang berfungsi untuk memperkuat bagian-bagian rentan (stress point) di pakaian. Jahitan ini berbentuk zigzag dengan kerapatan yang tinggi. Di jersey PSIS, jahitan bartack ini terdapat di beberapa tempat seperti kerah, bahu, dan bagian lipatan bawah. Aksen warna pink secara konsisten diterapkan klub bersama Riors selama dua tahun terakhir.

Hang tag Riors di jersey

Warna jersey ini asli dari kain dan tidak ada sublimasi motif, hal berani yang dilakukan klub & apparel lokal serta "melawan arus" ketika banyak klub yang beramai-ramai membawa filosofi klubnya ke dalam jersey bersublim. Hanya sedikit klub & apparel lokal yang mampu menyajikan produk & jersey tanpa sublim namun kualitas & "value" jersey tetap tinggi. @ceritajersey memberikan nilai 5 dari 5 untuk jersey PSIS Home 2020, salah satu jersey terbaik di Liga Indonesia untuk tahun tersebut menurut pendapat pribadi.
Share:

Ala Panini! Bedah Persita Tangerang 2020 Sticker Book


Persita Tangerang, salah satu peserta Liga 1 2020, merilis produk merchandise yang bisa dibilang cukup unik untuk kalangan suporter di Indonesia: Sticker Book. Sama halnya dengan Panini, salah satu merk internasional yang cukup dikenal di kalangan kolektor kartu & stiker, Persita mengajak para suporter (dan kolektor tentunya) untuk melengkapi stiker-stiker bergambar pelatih & pemain klub asal Tangerang ini dan menempelkannya dalam satu album koleksi khusus. Sekitar 30an stiker, termasuk lima di jajaran pelatih, dapat dikumpulkan dengan membeli sticker pack yang  berisi 10 stiker random. Sangat menarik. Teman-teman bisa melihat bagaimana @ceritajersey mulai unboxing beberapa sticker pack dan memasangkannya di album via video di bawah ini:


Sticker Book ini bisa dibeli di Persita Store dengan harga 100ribu saja, termasuk 1 pack stiker. Jika membeli per pack, per satunya dijual seharga 25ribu rupiah dengan 1 pack isi 10 stiker. Halaman-halaman awal buku ini cukup informatif dengan menjelaskan mengenai sejarah klub dan prestasinya. Mungkin ke depannya bisa lebih menarik lagi jika untuk halaman pemain & pelatih disertai biodatanya masing-masing.

Promotional images Sticker Book dari @persitastore_official

Cover depan album sticker dari Persita Tangerang 2020

Informasi mengenai sejarah, identitas, serta prestasi klub dalam album stiker ini

Bonus poster skuad Persita 2020 yang terselip di dalam album

Stiker pemain & pelatih Persita yang akan kita pasang ke dalam album

Untuk stiker-stiker yang dobel, kita bisa pasangkan ke dalam halaman formasi di atas

Dalam promosinya waktu itu, Persita Store juga menghadiahkan satu jersey original bertanda tangan pemain klub jika stikernya lengkap. Luar biasa... So far sih menyenangkan juga bisa isi-isi album ini. Sayangnya @ceritajersey masih kurang beberapa stiker.. Sudah waktunya untuk tukar menukar stiker dengan sesama kolektor ya kalau seperti ini, hehehe. Btw nice product, Persita! Semoga makin banyak inovasi seperti ini lagi di klub-klub Liga Indonesia.
Share:

Unboxing Official Repro Jersey Home Persela 2006


Persela Lamongan merupakan salah satu klub di Liga Indonesia yang cukup kreatif dalam membaca peluang dan memanfaatkan sejarah mereka dalam hal merchandising. Dua tahun terakhir mereka aktif mereproduksi beberapa jersey yang pernah mereka kenakan dalam kompetisi. Nah salah satunya adalah jersey musim 2006 ini. Yuk deh kita unboxing bareng-bareng aja. Jangan lupa like & subscribe channel Cerita Jersey yaa.

Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels