Jersey Jawara Liga 3 2018 - Persik Kediri 2018 Home Jersey

Persik Kediri merupakan juara Liga 3 Nasional untuk musim kompetisi 2018. Tim ini identik dengan ungu yang menjadi warna utama jersey homenya. Bisa dibilang musim 2018 merupakan awal mula dari titik balik tim yang telah menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia sebanyak dua kali ini. Mari kita simak cerita dari jersey jawara Liga 3 Nasional 2018 ini.

Aksi kapten Persik Kediri, @galihfebrian95, dalam pertandingan Liga 3 menghadapi Persipon Pontianak, 4 Agustus 2018. Persik menang 2-1 dalam pertandingan ini. Musim 2018 merupakan capaian gemilang untuk Galih Akbar. Di samping berhasil memimpin rekan-rekannya menjuarai Liga 3 2018, Galih juga memperoleh penghargaan sebagai Best Player dalam kompetisi ini. Sebelum memperkuat Persik, di musim 2017 Galih memperkuat PSCS Cilacap. Photo by: @persikfcofficial

Skuad inti Persik Kediri di Liga 3 2018. Tim berjuluk Macan Putih menjuarai Liga 3 dengan mengalahkan PSCS Cilacap 3-2 secara agregat. Kapten Persik, Galih Akbar Febrian @galihfebrian95, menjadi pemain terbaik dalam gelaran turnamen ini. Selain itu, striker Persik, Septian Satria Bagaskara, memperoleh penghargaan sebagai top skorer Liga 3 dengan 28 gol dalam semusim. Dengan capaian ini, Persik Kediri berhasil kembali promosi ke Liga 2 untuk musim 2019. Photo by: @persikfcofficial

Galih Akbar dan rekan-rekan merayakan gol yang dicetak Septian Satria Bagaskara ke gawang PSBK Blitar dalam lanjutan Liga 3 Nasional 2018 (01/09/2018). Pertandingan berakhir dengan skor 2-2. Photo by: @persikfcofficial

Jersey Persik Kediri ini dapat diperoleh di @indonesiafits . Dikemas dalam boxset exclusive sebagai juara Liga 3, jersey player issue ini dibandrol dengan harga 300rb. Plus name set dan patch Liga 3, total sekitar 350rb.

Jersey home @persikfcofficial untuk musim 2018 tetap menggunakan warna kebanggaannya: ungu. Warna kerah dan ujung lengan memiliki warna ungu yang lebih gelap untuk variasi. Ada cerita unik mengapa warna kebesaran jersey Persik ungu, dan bukan merah hitam seperti latar logonya. Persik mulai menggunakan jersey ungu di kompetisi Divisi Utama 1999, saat masih dimanajeri Iwan Budianto. Ada regulasi yang mengharuskan setiap tim wajib memiliki 2 set jersey berbeda warna: 1 untuk jersey utama, 1 untuk jersey cadangan. Karena hanya bermodalkan 700ribu dan satu jersey paling bagus saat itu harganya berkisar 500ribu, tentu Iwan harus memutar otak untuk mendapatkan jersey yang sesuai. Jadilah dipilih jersey yang agak murah harganya dan warnanya jarang dipakai oleh tim lain: ungu. 😂😂😂😂😂 Tidak ada alasan historis yang khusus untuk menjelaskan berubahnya warna kebesaran Persik, selain hanya keterbatasan dana tim waktu itu. Tapi dengan jersey ungu ini, Persik berhasil menjuarai divisi utama Liga Indonesia 2 kali: 2003 dan 2006. Warna ungu pun tetap dipakai hingga saat ini, meski sempat ada wacana kembali ke warna merah hitam di 2007 lalu. 

Di dalam boxset juga terdapat sertifikat keaslian produk. Dengan beli merchandise yang asli, berarti kita juga membantu klub tersebut untuk makin berkembang. 

Semboyan Djajati yang lekat dengan Persik ini memiliki sejarah yang panjang, karena erat kaitannya dengan kota Kediri itu sendiri. Berasal dari prasasti Ngantang, terdapat tulisan "Panjalu Jayati", yang artinya Kediri menang. Dua hal yang relevan dengan Persik Kediri dari prasasti tersebut adalah dua hal: kesetiaan dan kemenangan. Kesetiaan artinya Persikmania akan selalu setia mendukung Persik dalam bagaimanapun keadaannya dan dengan cara yang sopan, kreatif, elegan, damai, dan santun. Kemenangan artinya Persik akan berusaha terus menerus meraih kemenangan dan gaung Jayati Persik Kediri pun akan semakin bergema ke pelosok nusantara.

Kerah jersey bermodel V dengan warna ungu kemerahan. Walaupun pendistribusian jersey dilakukan Fits Indonesia, namun Persik bekerja sama dengan Hiro Sport untuk menyediakan jersey tim selama berkompetisi di Liga 3 2018. Atau sebenarnya dua apparel ini entitas yg sama? 😂
Logo klub dan apparel sebagai official merchandise yang terpasang di kerah bagian dalam berupa printing polyflex.


Logo Persik berupa printing polyflex disertai dua bintang di atasnya, tanda Persik sudah menjuarai Liga Indonesia sebanyak dua kali: 2003 dan 2006. Dikutip dari blog parekita, Logo Persik ini dirancang oleh seorang seniman Kediri bernama Harsono. Beliau juga dikenal sebagai seorang guru di Kediri. Logo Persik berbentuk segi lima dengan warna latar merah dan hitam. Di dalam segi lima itu terdapat dua gapura berwarna kuning. Ini melambangkan kejayaan Kerajaan Kediri di masa lalu. Di antara dua gapura tersebut ada simbol bunga yang diambil dari logo PSSI, menunjukkan bahwa Persik Kediri adalah anggota dari organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia. Di atas gambar gapura terdapat tulisan PERSIK, sebagai nama kesebelasan dan tulisan KEDIRI di bawah gambar gapura, menunjukkan kota asal klub ini.

Logo sponsor dicetak secara sublimasi di jersey ini. Persik Kediri identik dengan Gudang Garam pada awal-awal kemunculannya di kasta teratas Liga Indonesia. Sejak keluarnya regulasi terkait sponsor dari perusahaan rokok untuk event olahraga, klub-klub sepakbola di Indonesia sempat kesulitan untuk menggaet sponsor utama. Intersport, yang telah menjadi sponsor utama Persik dalam beberapa musim terakhir merupakan anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk yang bersifat nonprofit untuk menyalurkan dana CSR perusahaan. Intersport sendiri merupakan platform olahraga bentukan Gudang Garam bersama Phibious Indonesia, yang awalnya hanya berisikan konten sepakbola.

Nameset pemain berupa cutting polyflex berwarna putih yang cukup clear dilihat. 

Identitas Persik Kediri ditegaskan kembali dalam tulisan di bawah kerah jersey. Ada motif segi enam yang unik di jersey ini. Pengaplikasian sublimasinya hampir di seluruh bagian jersey, kecuali di bawah kerah bagian belakang dan ujung lengan.

Patch Liga 3 Indonesia terletak di lengan kanan pemain, terbuat dari bahan printing polyflex.  

List ujung lengan jersey Persik berwarna ungu kemerahan agak gelap dengan aksen emas. 

Blacktab authentic product dari Hiro Sport terletak di bagian kiri bawah jersey dan berupa printing polyflex. Masa produksi yang cukup lama mungkin memang sempat menjadi isu saat masa pre order. Tapi in summary, dengan status Persik Kediri sebagai juara Liga 3 2018, jersey ini layak dibeli dan dikoleksi untuk memorabilia. Dipakai untuk jalan atau beraktifitas pun cukup oke dengan warna ungunya yang catchy 😁

Jersey yang dirilis dalam dua versi ini (authentic & replika) cukup layak untuk dikoleksi, melihat sejarah yang diukirnya di musim 2018 lalu. Harga cukup terjangkau dan disertai dengan sertifikat keaslian. Persikmania dan kolektor jersey wajib memiliki ini.
Share:

Bajul Ijo - Persebaya Surabaya 2018 Home Jersey

Tidak perlu banyak intro untuk menggambarkan cantiknya jersey home Persebaya musim 2018 ini. Mari langsung kita simak cerita jerseynya.
Osvaldo Haay merayakan gol yang dicetak David da Silva ke gawang Bali United pada pertandingan Liga 1 2018 (18/11/2018). Pertandingan berakhir dengan skor 5-2 untuk kemenangan tim tamu, Persebaya Surabaya. Photo by: @officialpersebaya

Skuad Persebaya Surabaya yang diturunkan sebagai starting eleven pada Liga 1 2018 menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta (18/11/2018). Di musim 2018, Persebaya berstatus sebagai tim promosi setelah di musim sebelumnya menjuarai Liga 2 2017. Bajul Ijo mengawali musim 2017 di Liga 2 setelah 6 tahun "dibekukan" PSSI. Di akhir musim 2018, Persebaya Surabaya menempati posisi 5 klasemen akhir. Photo by: @officialpersebaya

Para pemain Persebaya merayakan gol dalam kemenangan 3-0 atas Persija Jakarta di Gelora Bung Tomo dalam kompetisi Liga 1 2018 (4/11/2018). Tampak model name & number set pada jersey pemain Persebaya. Photo by: @officialpersebaya

Jersey authentic Persebaya dikemas dalam boxset yang cukup wah. Berwarna hitam dan bermotif croco atau kulit buaya, boxset ini memiliki tulisan besar-besar di atasnya: "We Are Back Strong!". Tema ini menandakan bahwa Persebaya telah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, yaitu Liga 1. Sebelumnya di 2017, Persebaya mengusung tema "We Are Back".

Persebaya, salah satu pelopor penyedia sertifikat kepemilikan resmi untuk jersey klub, kembali menyertakan sertifikat resmi di boxset ini. Namun bukan kertas, bahan sertifikat ini terbuat dari akrilik bertandatangan Presiden klub Persebaya, Azrul Ananda.

Dalam boxset ini juga disertakan syal edisi spesial, yang mana tidak dijual umum, bertuliskan "Persebaya Selamanya".

Persebaya memproduksi sendiri jerseynya. Melalui @persebayastore dan rekanannya, ada 3 jenis jersey yang dijual: authentic, replika, dan suporter yang masing-masing memiliki harga tersendiri. Untuk authentic yang direview ini dibandrol dengan harga 750ribu, atau dengan kata lain: ini jersey termahal di Liga 1 2018. Tapi ini sepadan dengan berbagai macam hal yang didapat dari boxset jersey Persebaya. Oh iya, dari foto ini kita juga bisa lihat, tidak ada perbedaan model kerah pada jersey musim ini dengan musim lalu. Sizetag terletak di dalam dengan konten yang lebih sederhana dari jersey 2017. Jika sebelumnya ada tagline "Kami Haus Gol Kamu", musim ini tagline di kerah bertuliskan #KitaPersebaya. Slogan ini mulai digulirkan menjelang bergulirnya musim 2018. Melalui #KitaPersebaya, diharapkan muncul spirit bersama-sama membangun Persebaya bukan untuk satu atau dua tahun, namun untuk selamanya.

Jersey home @officialpersebaya untuk kompetisi Liga 1 2018 ini berwarna hijau, warna kebesaran tim Bajul Ijo. Dan sesuai julukannya, motif jersey ini pun tampak seperti kulit buaya (croco). Bermaterial polyester, jersey juga memiliki aksen kuning di sekitar kerah yang berupa mesh. Mesh ini berfungsi untuk meningkatkan daya serap keringat dan memberikan aliran udara pada tubuh. Di musim 2018 cukup banyak logo sponsor yang tertempel di jersey, dari Kapal Api, Men's Biore, dan Safe Care di bagian depan, hingga Antangin dan Gojek di bagian belakang jersey. Tampak pula logo Honda Surabaya Center dan MPM Distributor pada lengan sebelah kiri. Mengenai motif croco pada jersey, motif ini bukan sublimasi lho. Dari riset dan eksperimen yang dilakukan manajemen, motif ini sudah terbentuk sejak proses pembuatan kain. Jersey ini diklaim sebagai jersey dengan teknologi paling canggih di Indonesia oleh Azrul Ananda. Jersey Persebaya musim 2018 ini didesain oleh @zetdevan.

Logo Persebaya di jersey berupa woven. Sejak masih bernama Soerabhaiasche Indonesische Voetball Bond (SIVB), logo Persebaya tetaplah bergambar ikan Sura (hiu) dan Buaya. Dikutip dari Indosport, Ikan Hiu dan Buaya yang juga lambang Kota Surabaya menggambarkan legenda Suro dan Boyo, yang dikisahkan selalu bertarung karena berebut mangsa sebelum akhirnya membagi wilayah kekuasaan. Sura dan Baya juga bermakna Sura ing Baya atau berani menghadapi bahaya. Warna hijau yang menjadi warna dominan melambangkan perkembangan, kehidupan, serta memiliki efek religius. Hal itu sesuai dengan semangat Persebaya yang aktif dan berkembang untuk mendapatkan prestasi lebih baik.

Logo sponsor di beberapa area jersey, termasuk bagian depan, berupa polyflex. 

Logo sponsor di bagian belakang pun dicetak dengan polyflex.

Kombinasi jahitan untuk menggabungkan beberapa kain jersey, termasuk mesh kuning di area kerah dan hijau hingga ketiak. Teknologi yang diusung antara lain sifat materialnya yang ringan, cepat kering, anti ultraviolet (UV), anti-odor (anti bau), dan antibacterial. 

Font yang digunakan untuk nameset jersey Persebaya adalah NCAA Michigan St. Spartans. Dengan penambahan logo kecil Persebaya di bagian ujung bawah nomor, membuatnya semakin ciamik. Sepertinya belum akan ada perubahan dari penggunaan font type ini, sejak mulai pertama digunakan di musim 2017.

Di bagian dalam jersey terdapat washing tag dan stiker hologram untuk keaslian produk. Dan coba lihat woven logo Persebaya, cuttingan di bagian dalamnya cukup rapi. 

Blacktab untuk jersey authentic Persebaya, yang menegaskan bahwa jersey ini didesain dengan spesifikasi khusus untuk pemain bola. 

Dengan harga 750ribu, dengan segala teknologi, sejarah, dan pride yang diusung jersey ini, serta kemasan yang "wah", angka tersebut cukup sesuai. Saran aja sih, untuk versi home sebaiknya buru-buru beli begitu launching. Jersey authentic home bisa dibilang fast moving 😂 bahkan jarang bisa nemu waktu flash sale di Persebaya Store (iyalaaah dah mau akhir tahun 😢). Jersey ini sendiri diperoleh di salah satu reseller Persebaya Store, di  @kjie_rumahsport        
Share:

Tribute to Legends - Persib Bandung 2018 Home Jersey

Di 2018, Persib Bandung menampilkan jersey yang benar-benar berbeda dibanding musim sebelumnya (2017). Warna dibuat lebih cerah dan dibanding hitam, Persib mengkombinasikannya dengan aksen putih. Tidak lupa tribute untuk para legenda juga ikut disajikan di jersey ini. Bagaimana detailnya? Yuk kita cek cerita jerseynya.
Penyerang asing Persib, Jonathan Bauman, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Persib vs Persela (16/07/2018). Walaupun banyak sponsor menempel, jersey Persib 2018 ini tetap nampak cantik dan oke dilihat di foto maupun layar televisi. Photo by: @persib_official

Starting line up Persib Bandung dalam salah satu pertandingan Liga 1 2018. Sempat memimpin di paruh musim, Persib akhirnya harus finish di peringkat 4 klasemen akhir. Photo by: @persib_official

Perayaan gol oleh para pemain Persib Bandung. Tampak name & number set pemain pada jersey yang memasukkan unsur kultur Sunda, kujang. Jika dilihat lebih dekat, kujang ini terbentuk dari rangkaian lubang berbentuk segi enam. Photo by: @persib_official

Jersey home Persib, baik player issue maupun replika, bisa didapatkan di Persib Merchandise Store @persibmerchstore di Sulanjana, Bandung. Untuk versi player issue atau authentic dibandrol dengan harga 400rb.

Fyi, jersey home @persib_official ini memperoleh penghargaan sebagai jersey terbaik 2018 bersama dengan jersey home Persiba Bantul, hasil penilaian duo sepuh @lokalejersey & @jerseyliginabox . Tidak berlebihan, jersey ini memang josgandos baik dari segi kualitas material, desain, teknologi, dan harga. Jersey home 2018 mengusung filosofi kejayaan saat Persib menjuarai Ligina pertama di musim 1994/1995. Klasik dan budaya memegang peranan penting dalam tema desain jersey ini. Hal ini terlihat dari bentuk kerah, model font, dan warna biru yang lebih cerah dibandingkan jersey home 2017. Jersey musim 2018 didesain oleh mas Achmad Gunawan @e1fergie1708 yang juga pernah mendesain jersey Persib untuk musim 2010/2011 saat Persib masih disponsori oleh Joma.

Logo Persib Bandung menggunakan rubber 3D dan timbul. Dua bintang di atas logo menunjukkan bahwa Persib telah menjuarai Liga Indonesia sebanyak dua kali, yaitu musim 1994/1995 dan 2014. Makin banyak klub Indonesia yang menggunakan teknik 3D untuk aplikasi logo klub di jerseynya. Selain Persib, ada Peseban Banjarmasin, Semen Padang, Persiba Bantul, dan PSIS Semarang.

Sama seperti musim 2017, Sportama masih menjadi apparel Persib di musim 2018 . Sportama sendiri telah menjadi partner Persib sejak gelaran TSC 2016 lalu. Logo Sportama terpampang di bagian kanan jersey dan bermaterial rubber.

Kerah jersey merupakan bagian paling gampang untuk membedakan mana versi authentic dan mana yang replika. Kerah jersey authentic seperti pada foto, yang mana bagian kiri terletak di atas kerah kanan. Sementara untuk replika merupakan kebalikannya, kerah kanan di atas kiri. Garis biru-putih pada kerah ini akan mengingatkan kita pada kerah jersey Persib musim 1994/1995 (saat disponsori Adidas), yang mana memang menjadi salah satu pendukung filosofi klasik pada jersey 2018. Di dalam kerah, selain size label terdapat keterangan 85 tahun Persib Bandung, yang ditandai dengan tahun peringatan (1933-2018) dan hashtag #persi85alawasna

Di bagian dada dan punggung terdapat siluet loreng yang terdiri dari titik-titik berbentuk heksagon atau segi enam. Selain merepresentasikan julukan Maung Bandung dan bola sepak, segi enam ini juga melambangkan sarang lebah, yang mana lebah merupakan hewan yang solid dalam bekerja sama.

Logo sponsor menggunakan print and cut polyflex. Peletakannya diatur sedemikian rupa supaya tetap terlihat jelas walaupun jersey dilihat dari jauh.

Motif loreng yang terdapat di bagian lengan jersey kembali menunjukkan kebersamaan sepakbola menurut manajemen Persib. Bahan yang digunakan sama seperti bagian kerah, yaitu campuran karet dan kain elastis.

Logo sponsor Indomie ini terletak di lengan kiri bagian belakang. Untuk materialnya masih sama, print & cut polyflex.

Jersey ini bermaterial 100% polyester dan di bagian samping atau bawah ketiak terdapat kain yang memiliki lubang atau pori-pori kecil yang berfungsi untuk sirkulasi udara supaya badan tetap adem saat berlari atau beraktifitas.

Julukan Persib, Pangeran Biru, terdapat di bawah kerah jersey bagian belakang. 

Unsur paling menarik dari jersey ini ada di bagian dalam dan paling bawah di jersey. Terdapat pita berwarna navy yang bertuliskan nama-nama pemain dan pelatih Persib Bandung saat menjuarai Liga Indonesia 1994/1995. Diharapkan atas hal ini, pemain Persib dapat berjuang dengan hati dan membawa Persib kembali menjadi juara supaya nama mereka juga akan tercantum di jersey Persib yang akan datang. Dengan harga yang ditawarkan manajemen plus sederet ornamen & kecanggihan jersey ini, jersey home 2018 Persib Bandung memang layak dicap sebagai jersey terbaik musim 2018.
Share:

The Golden Boys - Persemi Mimika 2018 Home Jersey

Papua tidak pernah berhenti melahirkan bintang-bintang baru di pesepakbolaan Indonesia. Banyak tim Papua yang sudah dan pernah malang melintang di Liga Indonesia: Persipura Jayapura, Perseru Serui, Persiram Raja Ampat, Persidafon Dafonsoro, dan Persiwa Wamena. Persewar Waropen dan Persemi Mimika berpeluang besar mengikuti jejak para seniornya dahulu. Persewar bahkan telah memastikan diri lolos ke Liga 2 musim 2019, sementara Persemi Mimika yang menjuarai Liga 3 2018 Regional Papua harus bersabar menunggu kesempatan promosi di musim berikutnya. Nah, ceritajersey kali ini akan membedah detail jersey dari Persemi Mimika di musim 2018. Mari kita simak!

Pemain Persemi Mimika, Yakob Sayuri, menggocek bola melewati kiper tim lawan dalam salah satu pertandingan Liga 3 Regional Papua 2018. Photo by: @yakobsayuri

Skuad Persemi Mimika berfoto bersama sebelum bertanding di Liga 3 Regional Papua. Tim berjuluk The Golden Boys ini berhasil menjuarai Liga 3 Regional Papua 2018 setelah memuncaki klasemen di babak 6 besar. Sayangnya, dalam babak pendahuluan II putaran nasional Liga 3, Persemi kalah head to head dari Persewar Waropen sehingga gagal melaju ke babak 32 besar nasional. Photo by: @yakobsayuri

Kapten Persemi Mimika, Alex Awom, dalam salah satu pertandingan Liga 3. Alex memimpin rekan-rekannya menyapu bersih poin dalam babak 6 besar Liga 3 Regional Papua 2018 dan mengantarkan Persemi menjadi juara regional. Photo by: @alexzandroawom

Jersey home 2018 Persemi Mimika ini didapatkan 1 set dengan celananya melalui apparel klub, @zestiendonesia

Jersey home Persemi Mimika musim 2018 berwarna dominan kuning dengan garis-garis vertikal hitam. Aksen papua juga ditambahkan melalui motif batik di dalam garis tersebut. Nama klub ditulis besar-besar di bagian dada, menegaskan identitas Persemi. Komponen lain yang ada dalam jersey ini adalah polyflex logo PSSI di pojok kanan atas, di bawah logo apparel.

Patch Liga 3 berupa polyflex disertakan dalam jersey ini. Bicara soal kiprah Persemi Liga 3 2018, tim ini mengalami perkembangan pesat selama setahun, setelah di musim sebelumnya (2017) hanya mampu menempati posisi juru kunci grup dan gagal lolos ke fase 6 besar regional Papua.

Btw, yang berbeda dari jersey ini dengan jersey pemain di pertandingan Liga 3 lalu adalah logo apparelnya. 😂 @zestiendonesia yang merupakan apparel asal Tasikmalaya ini mensupport beberapa tim liga 3, antara lain Persemi Mimika, Persikoban Kota Banjar, dan Persikotas Tasikmalaya. Berbeda dengan logo lama yang terletak di tengah jersey Persemi dan ditulis lengkap "zestien", logo baru ini lebih simpel dan diletakkan di pojok kanan atas jersey.

Unsur lokal dari klub tertuang di printing sublimasi motif batik papua yang ada di dalam garis vertikal hitam di jersey.

Logo klub 100% masih menggunakan logo Pemdanya, yaitu Kabupaten Mimika. Lambang bersudut lima merepresentasikan Pancasila sebagai wadah filsafat negara. Warna wadah dominan kuning menunjukkan kekayaan alam dan Taman Nasional Lorentz. Mungkin ini alasan mengapa kuning menjadi pilihan warna jersey kebesaran Persemi. Lukisan gunung di logo melambangkan kondisi geografis Mimika dan adanya salju abadi. Logo klub dicetak dengan polyflex dan hasil printingnya cukup detil menunjukkan elemen-elemennya.

Alex Awom merupakan kapten dari Persemi Mimika dan bernomor punggung 97. Bersamanya, Persemi Mimika dibawa menjuarai Liga 3 Regional Papua. Itu alasan mengapa namanya dipilih menjadi nameset jersey ini. 😁 Lalu mengenai jersey, pilihan warna dan font type name & number set-nya ini cocok berkolaborasi dengan background kuning jersey home.
Btw, sukses selalu pace @alexzandroawom !      

Jersey Persemi terbuat dari material 100% polyester, washing tagnya terdapat di bagian dalam jersey.

Black tab product original dari apparel juga ada di jersey, dilengkapi dengan serial number atas jersey yang dibuat.

In summary, dengan detail jersey dan dilengkapi dengan prestasi tim Persemi sebagai juara Liga 3 2018 Regional Papua, admin meyakini bahwa jersey home ini cukup worthed untuk dikoleksi. Yang demen klub Papua, jersey Persemi Mimika layak untuk diburu. 👍 
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels