Matchday Journal Episode 1 - Leg 2 Final Piala Presiden 2022 Borneo FC Samarinda vs Arema FC di Stadion Segiri

Setelah bertahun-tahun, akhirnya @ceritajersey berkesempatan juga nonton langsung pertandingan bola di stadion 😭😂. 17 Juli lalu, bersamaan dengan agenda di beberapa kota di Kaltim, ceritajersey mampir ke Samarinda menyaksikan leg 2 final Piala Presiden 2022 antara Borneo FC Samarinda & Arema FC. Suasana riuh ramai sudah dimulai sejak sebelum masuk ke dalam Segiri, dimana pertandingan ini disaksikan banyak masyarakat & suporter, termasuk Aremania.

Suasana mendekati pintu masuk Stadion Segiri Samarinda 

Pintu VIP Barat 2

Deretan jersey home player issue & SV Borneo FC 2022/2023

Tidak lupa, kita sempatkan juga beli jersey teranyar Borneo FC di Borneo FC Store. Beruntungnya, store mereka terletak di pintu masuk VIP Stadion Segiri, sehingga aksesnya cukup mudah. Di hari itu juga menjadi penjualan fisik secara perdana jersey home Borneo FC musim 2022, baik spesifikasi player issue maupun supporter. Borneo menjadi satu-satunya klub yang menggunakan jersey utama sejak gelaran kompetisi pra musim di Piala Presiden ini. Patut diapresiasi. Sayangnya karena big size PI-nya sold out saat itu, jadilah size 2XL SV-nya yang dibeli. Sungguh worth it harga 150rb dengan kualitas yang didapat. Nice move dari apparel Etams. No sublim sublim untuk jersey versi supporter ini. Warna orange yang digunakan merupakan warna asli kain.

Keriuhan penonton leg 2 final Piala Presiden 2022

Penampilan band Ungu yang menghibur penonton

Pertandingan eksibisi anak-anak SSB vs legenda timnas Indonesia

Catatan selama pertandingan ini mungkin membludaknya penonton di dalam stadion, dimana hampir di tiap sudut (termasuk tangga di area VIP) dipenuhi oleh warga yang datang. Bahkan sayangnya beberapa masuk tanpa tiket. Terlepas dari itu, acara ini berjalan lancar. Pembukaan dari Judika & Ungu serta DJ Hathoris dilanjutkan dengan marching band. Acara yang dipandu oleh Valentino Simanjuntak dan Sheila Purnama ini kemudian menampilkan eksibisi antara puluhan anak-anak SSB vs 4 legenda timnas Indonesia.

DJ Hathoris feat. Judika

Kedua kesebelasan memasuki lapangan pertandingan

Kick off Borneo FC vs Arema

Papan skor pertandingan menunjukkan skor kacamata

Pertandingan sendiri berjalan seru dengan Borneo FC menampilkan permainan menyerang. Sayangnya pertahanan disiplin Arema & sigapnya Maringa sebagai goalkeeper mereka membuat leg 2 final berakhir imbang tanpa gol. Selamat untuk Arema yang tampil sebagai kampiun Piala Presiden 2022 & tetap semangat untuk Borneo FC mengarungi Liga 1. Uniknya mereka akan berjumpa lagi di Segiri dalam pekan perdana Liga 1 2022 di weekend berikutnya. 😂

Striker Borneo FC, Pato, meraih gelar top skorer Piala Presiden 2022

Kiper Arema FC, Maringa, meraih gelar Best Player di Piala Presiden 2022

Perayaan gelar juara Piala Presiden Arema FC yang ke-3

Pengalaman menyenangkan bisa datang langsung ke Stadion Segiri. Tuntas sudah satu keinginan untuk nonton langsung Borneo FC Samarinda & belanja di store mereka. Well, semoga ada kesempatan lagi untuk nonton langsung pertandingan bola lokal di Indonesia.

Share:

Bring Back Glory, Timnas Indonesia! - Review Indonesia 2022 Home Shirt

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-77!

Hari ini, negara kita tercinta merayakan kemerdekaannya yang ke -77 tahun. Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya kemarin juga menyampaikan banyak pencapaian dari Indonesia yang patut disyukuri, termasuk salah satunya kemampuan kita yang mampu melewati pandemi covid-19 melalui kerjasama dari berbagai elemen bangsa, dari masyarakat, ulama, tokoh agama, tenaga kesehatan, Polri, TNI, hingga lembaga-lembaga negara dan Pemerintah.

Anak-anak muda Indonesia juga menorehkan prestasi manis di olahraga favorit kita semua (sepakbola) beberapa waktu lalu, berkat raihan gelar juara di AFF U16 Boys Championship 2022. Iqbal Gwijangge dkk mengalahkan Vietnam 1-0 melalui gol tunggal Kafiatur di final yang diselenggarakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 12 Agustus lalu. Selamat, Indonesia!

Gelar tersebut sekaligus merupakan debut juara timnas di era jersey Mills, even baru di level kelompok usia. Jersey away yang mengambil konsep keindahan gunung & laut menjadi saksi keperkasaan timnas U16 di partai puncak. Jersey ini pertama kali diperkenalkan saat turnamen AFF U19 2022 lalu yang juga diselenggarakan di Indonesia.




Di artikel ini, kita akan membahas jersey utama tim nasional Indonesia (spesifikasi player issue), jersey home skuad Garuda yang terinspirasi dari kejayaan timnas saat meraih medali emas SEA Games 1987 silam.

Promotional images dari @millsportid

Jersey timnas 2022 dan 1987

Jersey timnas 2022 dan 1987

Tampilan seragam baru ini berkesan klasik namun futuristik. Jersey ini menjadi simbol harapan akan kembalinya prestasi & gelar juara untuk timnas Indonesia. Dan oleh karenanya tema besar yang dipilih adalah "Bring Back Glory". Keterlibatan Rully Nere & Robby Darwis dalam media promo dan mengkolaborasikannya dengan anak-anak muda seperti Marcelino dan Ronaldo merupakan langkah yang tepat karena merepresentasikan Past & Future dari timnas. Masa depan timnas, seperti tim U16 yang meraih gelar lalu, menjadi cikal bakal prestasi di masa yang akan datang. Bukan tugas mudah mempertahankan prestasi & kemampuan di level tertinggi dalam waktu yang lama hingga sampai di level senior. Tapi sebagai warga negara & suporter timnas, mari kita percaya bahwa mereka bisa.

Tampilan depan boxset jersey home timnas Indonesia 2022

Sama seperti rilisan sebelumnya, jersey timnas terbaru ini juga dikemas dalam boxset premium dengan logo anyar skuad Garuda di bagian depannya. Paduan warna hitam, merah, dan emasnya surprisingly goooood dan membawa ingatan kita ke era 1987 silam.

Sertifikat keaslian produk dari Mills

Ucapan terima kasih karena telah membeli produk asli dituangkan dalam sertifikat keaslian yang ditandangani oleh Ketua Umum PSSI, Bapak Mochamad Iriawan. Well, salah satu bentuk dukungan kita kepada timnas memang dengan membeli merchandise resmi, termasuk jersey yang sudah tiga tahun ini diproduksi oleh apparel lokal Indonesia, Mills. Sertifikat keaslian ini juga diberikan stiker berhologram dengan serial number yang berbeda-beda.

Logo Mills di bagian depan jersey

Kerah jersey home & siluet angka 35 dalam SUGBK

Jersey ini menggunakan kerah flatknit dengan strip merah putih, warna utama bendera Indonesia. Di sisi dalamnya, kita bisa melihat adanya siluet Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan angka 35. Hal ini merujuk ke prestasi Indonesia 35 tahun silam (1987) yang meraih emas sepak bola SEA Games setelah mengalahkan Malaysia 1-0 di Senayan melalui sepakan first time Ribut Waidi di menit 94. Nice artwork dari Fajar Ramadhan yang kembali mendesain jersey timnas tahun ini.

Logo anyar skuad Garuda di jersey timnas

Logo yang digunakan timnas di jersey anyar mereka ini juga mengundang kekaguman. Bahan logo tidak lagi menggunakan TPU, melainkan rubber yang diklaim lebih awet dari sebelumnya. Crest baru timnas ini merupakan salah satu bentuk representasi prestasi 1987 silam, dengan tiga komponen utama yang masing-masing memiliki makna filosofis. Yang pertama, perisai yang digunakan melambangkan perjuangan, pertahanan, dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan. Bentuk perisai ini mengacu pada desain Garuda pada jersey tahun 1987. Kedua, garis pendar cahaya . Pendar di belakang burung Garuda menyimbolkan harapan, supaya Timnas Indonesia dapat bersinar dan berprestasi seperti ketika mendapat emas di SEA Games 1987. Komponen ketiga adalah burung Garuda & tulisan Indonesia. Dirunut dari sejarahnya, penggunaan lambang Garuda di jersey Timnas merupakan perintah langsung dari presiden Soekarno pada tahun 1954. Menurut beliau, gagahnya garuda dapat memberikan aura positif kepada para pemain. Garuda juga memiliki karakter yang kuat dan sangat percaya diri.

Cuffs jersey home dengan strip merah putih

Teknologi baru Mills untuk kain jersey timnas, Mills Zaguarknit

Bagian dalam jersey home timnas 2022

Jersey keluaran Mills terbaru ini menggunakan material polyester dengan teknologi yang disebut Mills Zaguarknit. Teknik computerized knitting yang dipakai diklaim mampu memberikan efek 3D. Rajutan ini mengacu ke strip-strip diagonal di jersey home 2022, yang juga merujuk ke strip diagonal jersey tahun 1987 silam meskipun tidak sepenuhnya sama. Dibandingkan jersey Player Issue sebelumnya (2020), jersey baru ini memang terasa lebih nyaman dan ringan dengan size chart yang sama. Model long tail yang saat ini banyak digunakan oleh jersey bola pun diimplementasikan pula di jersey ini, dengan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" tercetak di ujung bawah.

Authentic tab dari Mills untuk jersey home timnas 2022

Overall, kualitas dari jersey baru timnas ini, baik dari segi material maupun desain, meningkat dari jersey tahun 2020 lalu. Mills juga merilis versi replikanya dengan harga yang lebih terjangkau dan yeppp bisa dibilang jauh lebih murah dibandingkan dengan jersey replika sekelas dari apparel luar. Semakin banyak pilihan bagi kita untuk mendukung timnas dengan membeli produk originalnya. Nantinya, jersey ini juga akan digunakan oleh punggawa timnas di event Piala AFF 2022 dan Piala Asia 2023. Semoga harapan yang ada di jersey ini bisa dicapai ya untuk berprestasi di level internasional.
Share:

The Legendary Stripes - Review PSPS 2021 Home Shirt

"Tuah sakti hamba negeri
Esa hilang dua terbilang
Patah tumbuh hilang berganti
Takkan melayu hilang di bumi"


Takkan Melayu Hilang Di Bumi, kembali menjadi tema besar dari set jersey PSPS Riau di musim 2021 lalu. Kalimat petuah dari pahlawan legendaris Melayu, Laksamana Hang Tuah, ini tertulis di ujung kanan bawah setiap jersey home, away, dan third dari PSPS Riau. Implementasi tema ini selaras dengan sentuhan Melayu yang nampak di ujung lengan jersey home PSPS Riau, berupa bendera kebesaran hijau-kuning-merah serta ikon pucuk rebung di sisi belakang jersey. Pucuk Rebung menyimbolkan kekuatan yang terpancar dari dalam.

Masuknya Norizam Tukiman sebagai owner baru PSPS Riau membawa perubahan dalam pengelolaan klub, termasuk kerjasama anyar dengan brand apparel yang dikelola Norizam, 93 Sports. Sejauh ini 93 Sports juga menjadi apparel klub Norizam lain yang berlaga di Liga Premier Malaysia, TRW Kelantan FC.

93 Sports masuk sebagai apparel baru PSPS Riau di musim 2021 lalu

Crest PSPS Riau, setia dengan woven heat press

Kembali tentang jersey home klub, motif strip biru-putih yang terakhir dikenakan PSPS Riau di musim 2013 hadir kembali dengan gaya baru di desain 2021 ini. Jika kita perhatikan di detil dalam tiap garis vertikal biru atau putih, ada lima garis di lagi di bagian dalamnya yang mana ini mewakili tahun kelahiran PSPS Riau (1955). Berkat strip biru-putih ini seragam kandang klub juga disebut sebagai The Legendary Stripes.

Sony Andrio, kembali berperan dalam desain jersey PSPS Riau. Tahun 2021 lalu merupakan tahun kelimanya berkontribusi di jersey klub asal kota Pekanbaru ini. Kemenangannya dalam sayembara jersey tahun 2017 lalu membuka serangkaian kisah manis dan sejarah untuk jersey PSPS Riau sejak bekerja sama dengan apparel Classico, Kelme, Curva, hingga 93 Sports.

Corak bendera kebesaran Melayu di ujung lengan jersey home

Ikon Pucuk Rebung diposisikan di atas nameset pemain

Tema besar jersey PSPS Riau 2022: Takkan Melayu Hilang di Bumi

Sisi dalam jersey home PSPS Riau 2021

Jersey home PSPS Riau 2021 memiliki kombinasi potongan kain yang unik di sisi depannya. Meski sisi depan menggunakan motif strip putih-biru, tidak demikian dengan bagian belakangnya. Warna full biru dipilih di sisi ini untuk mengakomodir jika ada potensi logo baru sponsor masuk ke dalam jersey. Tapi positifnya, warna ini cocok dengan pilihan warna NNS yang berwarna merah dengan outline putih.

Pori-pori pada kain polyester yang digunakan di panel belakang jersey ini cukup lebar dibandingkan kain drifit biasa sehingga memberikan kenyamanan lebih baik untuk penggunanya. Begitupun varian lubang di sisi samping yang berfungsi sama sebagai ventilasi jersey. Jersey ini menggunakan premium drifit untuk material fabricnya, sementara untuk sponsor sudah menggunakan bahan DTF.

Authentic tab untuk keaslian produk PSPS Riau

Tahun perdana kerjasama 93 Sports dengan PSPS Riau berhasil memberikan throwback manis bagi jersey kebanggaan Askar Bertuah, meski belum mampu membawa klub kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia seperti harapan yang disematkan dalam jersey ini. PSPS Riau harus puas finish di peringkat 3 grup A Liga 2 2021 di bawah Sriwijaya FC dan PSMS Medan.

Ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey home PSPS Riau 2021 ini. Konsistensi tema dari tahun sebelumnya & desain yang merupakan tribute untuk kiprah PSPS Riau tahun 2013 lalu menjadi hal manis yang bisa dikulik ceritanya dsri jersey ini. Nilai plus juga untuk PSPS Riau store yang debut di musim 2021 untuk distribusi merchandise resmi klub. Semoga pengelolaan yang baik ini menjadi nilai positif yang terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh klub.

Hang tag official merchandise dari PSPS Riau Store


Share:

Fight Together, Glory Forever - Review PSS Sleman 2021 Home Shirt

Well, musim 2021 sudah cukup lama berakhir. Kurang dari satu bulan lagi juga kick off Liga 1 2022 akan digelar. Tapi untuk ceritajersey, masih amat banyak jersey musim 2021 lalu yang belum dibahas kisah-kisahnya 😂 Kalian yang menanti berita tentang rilisan jersey-jersey anyar di musim 2022 ini bisa langsung follow akun instagram @agem.enggal ya. Ageman Enggal menyajikan informasi-informasi jersey peserta Liga Indonesia terbaru sekaligus mengarsipkan dokumentasi resmi dari klub-klub dan apparel saat perilisan jersey.

Nah di artikel ini kita akan angkat jersey home PSS Sleman musim 2021, yang mana perjalanan klubnya penuh dinamika selama kompetisi berjalan. Super Elja merilis set jersey untuk Liga 1 2021 pada 30 Mei 2021, sekaligus merayakan ultah klub yang ke-45. Tema #Kit45leman menjadi pilihan utama, disertai tagline "Fight Together, Glory Forever". Manajemen berharap, setiap elemen tim dapat melawan ego masing-masing dan bersama-sama menghadapi masalah dengan maju bersama dan bergandengan tangan. Cita-cita yang baik ini juga disambut oleh Bupati Sleman, yang menyampaikan harapan untuk jersey baru ini dapat menambah energi serta semangat baru bagi para pemain, pengurus, dan suporter di musim 2021.


Dua jersey utama (home & away) serta jersey kiper dirilis bersamaan dalam momen ini. Untuk jersey home PSS Sleman masih menggunakan warna hijau untuk identitas klub, dipadu dengan garis vertikal tipis di badan serta aksen putih di kerah & lengan. Untuk jersey awaynya, kesan klasik coba ditampilkan klub dengan menghadirkan reka ulang jersey musim 2003, dengan warna hijau di sisi tengah dan warna putih di bagian kiri-kanan. Seluruhnya mendapat sambutan yang baik dari Slemania serta kolektor jersey di Indonesia. Untuk jersey third sendiri dijadikan sebagai sayembara terbuka untuk umum, sehingga tidak tampak dalam event launching klub.

Promotional images jersey home & away PSS Sleman 2021 oleh @smbd_id & @pssleman_store

Promotional video untuk perilisan jersey PSS Sleman 2021 oleh @smbd_id

Di tulisan ini yang akan kita bahas adalah jersey home PSS Sleman 2021 untuk versi original. Hanya ada 2 versi yang dirilis oleh apparel serta klub ke pasaran: authentic ("player issue", sponsorless & full sponsor) dan original (versi replikanya, full sponsor atau sponsorless). Untuk versi player issue, kita bahas nanti di artikel terpisah ya, tepatnya untuk jersey third yang @ceritajersey sudah siapkan.

Di versi original ini, perbedaan dengan player issuenya tidak terlampau signifikan. Emblem klub paling mudah dilihat karena untuk versi original menggunakan plastisol, berbeda dengan authentic yang berupa rubber on tatami. Warna authentic tab juga berbeda, dimana versi PI menggunakan warna emas, sementara original menggunakan warna hitam.

Warna hijau pada jersey home dikombinasikan dengan garis-garis vertikal tipis di sisi depan & belakang. Ada cerita mengapa PSS Sleman memilih warna hijau sebagai warna kebesarannya. Wilayah Sleman terkenal dengan kondisi alamnya yang gemah ripah loh jinawi, dimana tanaman yang tumbuh di sana ijo royo-royo. Hal ini menjadi dasar para pengurus klub pada saat pendirian memutuskan menggunakan warna hijau untuk seragam utama PSS Sleman. 

Logo PSS Sleman di jersey versi original replika (bukan authentic PI)

Logo apparel dan Bank Mandiri ditempatkan berdekatan

Deretan logo sponsor PSS Sleman musim 2021/2022

Angka 1976 dalam aksara Jawa

Tahun kelahiran PSS Sleman, 1976, tertulis dalam aksara Jawa di sisi depan kerah jersey. Dikutip dari buku "History of PSS Sleman", Laskar Sembada lahir di era kepemimpinan Bupati Sleman KRT Drs. Suyoto Projosutoyo. Lima orang yang berperan penting dalam pendirian klub antara lain Sudarsono KH, H. Suryo Saryono, Sugiyarto SY, Hartadi, dan Subardi. Setelah tiga tahun aktif dalam kompetisi internal, barulah pada tahun 1979 PSS Sleman terjun dalam Liga Indonesia, diawali dari Kompetisi Divisi II PSSI.

Panel samping jersey home PSS Sleman 2021

Panel samping, yang biasanya digunakan untuk kain berpori-pori lebar, memiliki pola petir seperti yang ada pada jersey Nike keluaran musim 2020/2021. Adaptasi pola seperti ini bukan yang pertama di Indonesia, karena seperti yang kita tahu, beberapa jersey seperti Persib musim 2021 dan pre season Persija pada Piala Menpora 2021 lalu pun mengadopsi model kerah yang sama dari jersey apparel US ini. Bendera merah-putih Indonesia secara konsisten juga diterapkan oleh Sembada dan PSS Sleman di jersey, kali ini melalui tag di sisi kanan.

Bagian cuffs jersey home & patch Liga 1 untuk jersey versi original replika

Tagline PSS Sleman 2021: Fight Together, Glory Forever

Kain untuk panel belakang, baik versi authentic maupun original, didesain lebih panjang dibandingkan sisi depan. Di tail shirt ini tagline PSS Sleman musim 2021 dituliskan: Fight Together, Glory Forever.  Diawali dengan optimisme menjelang awal musim, berbagai drama muncul dalam perjalanan klub mengarungi Liga 1 musim tersebut. Dari mundurnya direktur utama PSS Sleman, Marco Gracia Paulo & manager Danilo Fernando, eksodus Arthur Irawan dkk, pergantian pelatih dari Dejan Antonic ke I Putu Gede, hingga akhirnya klub berhasil lolos dari jeratan degradasi di akhir musim. Super Elja finish di peringkat 13 dengan raihan 39 poin dari 34 pertandingan, 3 poin di atas zona degradasi.

Patch sponsor Viral Blast Global

Ikon Sleman, siluet candi Prambanan, ditampilkan di sisi belakang pada jersey ini. Tepat di bawahnya, logo sponsor yang sempat memicu kontroversi pada akhir musim 2021 terpasang: Viral Blast Global. Perusahaan yang memiliki produk "Robot Trading" ini terbelit kasus penipuan investasi, padahal ada beberapa tim di Liga Indonesia yang disponsori oleh Viral Blast: Persija, PSS Sleman, Madura United, dan Bhayangkara FC. Bahkan 3 dari 4 klub ini turut dipanggil kepolisan untuk diperiksa. Sebelumnya, pada 3 September 2021 klub memperkenalkan platform edukasi money management, Viral Blast Global, sebagai official sponsor klub di Liga 1 2021/2022.

Authentic tab product berwarna hitam untuk jersey versi original replika

Mungkin Liga 1 2021/2022 bukan musim yang layak diingat untuk Slemania. Namun begitu kita diperlihatkan bagaimana kekuatan & kekompakan suporter dapat mempengaruhi arah klub akan dibawa. Pada akhirnya PSS Sleman dapat bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia ini dan perubahan di awal musim 2022 ini sepertinya akan memberi dampak positif untuk prestasi tim ke depan.

Hangtag produk PSS Sleman

Jersey home PSS Sleman 2021/2022 mungkin bukan jersey terbaik yang pernah dirilis klub selama bersama apparel SMBD. Secara pribadi ceritajersey memberikan nilai 4 dari 5 untuk jersey ini. Compare dengan jersey musim 2020 lalu, cukup banyak terdapat perbedaan kualitas, utamanya di bahan (jika dibandingkan antar authentic PI). Selain itu, musim 2020 lalu SMBD & PSS Sleman mampu memberikan jersey hijau (home) dengan warna asli kain, namun di 2021 warna yang dihasilkan berasal dari sublimasi. Tapi tentu bagi kolektor jersey PSS Sleman, jersey musim 2021 ini tidak bisa dilewatkan begitu saja dilihat dari perjalanan klub yang menjadi pelengkap ceritanya.
Share:

Pamawas - Review Persiba Bantul 2021 Home Shirt

15 November lalu, Reds! memperkenalkan secara resmi rangkaian jersey anyar yang akan dikenakan punggawa Laskar Sultan Agung di Liga 3 2021 Zona DIY. Jersey home Persiba Bantul tetap mengusung warna merah untuk identitas tim, dengan "Pamawas" sebagai tema yang diangkat.



Kerjasama Reds! dan Persiba Bantul telah dimulai sejak musim 2013, dengan segala naik turun hubungan keduanya selama beberapa tahun terakhir. Upaya apparel yang berusaha mewangunkan atau membentuk Persiba dari "sudut pandang" lain diterjemahkan menjadi tema besar seragam klub musim 2021. Aroma nostalgia dan cinta untuk rumah serta marwah Persiba Bantul digambarkan dengan apik melalui goresan motif di jersey home mereka.

Promotional images dari @redswearmerch

Logo apparel ditempatkan di patch kain menyerupai saku

Model kerah jersey home Persiba Bantul 2021 

Salah satu hal unik dari jersey home ini adalah penempatan logo apparel dalam patch kain berkancing yang nyaris menyerupai saku. Reds juga menggunakan kancing untuk model kerah jerseynya, memberikan kesan kasual yang epik dengan padanan warna pink. Ilustrasi "Matur Nuwun Nakes" kembali muncul di bagian ini sebagai tribute untuk ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras semalam pandemi Covid-19. Tema jersey "Pamawas" ikut dituliskan di neck tape sisi dalam kerah.

Material woven digunakan untuk crest Persiba Bantul 

Persatuan Sepak Bola Indonesia Bantul atau disingkat Persiba Bantul merupakan klub bola yang dibentuk pada 21 September 1967 dan berhomebase di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sempat menjuarai Divisi Utama pada tahun 2010 lalu dan promosi ke Liga Prima Indonesia, empat tahun kemudian klub berjulukan Gajah Jawa ini terdegradasi kembali ke Divisi Utama setelah hanya menempati peringkat 11 Grup Timur di Liga Super Indonesia 2014. Di akhir musim 2017, Persiba Bantul menyelesaikan kompetisi di peringkat 8 Grup 4 Liga 2 dan harus terdegradasi ke Liga 3. Di Liga 3 2021 Zona DIY lalu, Persiba hanya menempati posisi 3 klasemen akhir grup A, di bawah Persig Gunung Kidul dan Mataram Utama.

Corak "Pamawas" dari Reds! yang memberikan sudut pandang berbeda dalam mendukung Persiba Bantul

Tulisan anthem "Kau Mampu" dari material rubber di sisi belakang jersey

Anthem Persiba Bantul & Paserbumi, Kau Mampu, tertulis di sisi belakang jersey Persiba musim 2021 ini, baik home maupun away. Lagu ini mengumandangkan semangat pantang menyerah dan keyakinan untuk punggawa Laskar Sultan Agung menjadi nomor satu.

Nameset Johan Manaji dengan nomor punggung 8

Johan Manaji comeback di Liga 3 dengan bergabung ke Persiba Bantul untuk musim 2021. Pemain yang identik dengan nomor punggung 8 ini sempat mengundurkan diri dari tim menjelang babak Pra Nasional tahun 2019 lalu karena alasan kesehatan. Kali ini, Johan kembali membela panji Persiba, klub yang telah dibelanya sejak musim 2008/2009.
Label Pamawas di sisi dalam jersey

Warna merah di jersey ini merupakan sublimasi printing langsung di kain. Apparel mengombinasikan beberapa jenis drifit seperti erbin & drop needle dengan cutting raglan. Reds! sangat detail menggabungkan pola-pola tersebut, hal ini tampak pada jahitan di sisi lengan, panel samping, dan sisi bawah jersey. Bentuk black tab yang digunakan apparel untuk menunjukkan keaslian produk juga tidak umum: segitiga siku-siku yang diletakkan di ujung kiri bawah.

Logo Pamawas di pojok kanan bawah jersey

Kombinasi pola & jahitan untuk lengan jersey home Persiba Bantul

Black tab unik dari Reds! untuk jersey Persiba Bantul 2021

Sayangnya, meski kerjasama keduanya selalu dinanti, usia kolaborasi Persiba dan Reds! di musim 2021 ini tidak lama. Per 20 November, kerjasama mereka berakhir setelah manajemen Persiba wanprestasi dalam salah satu pasal di kontrak.

Jersey home Persiba Bantul ini menutup rangkaian review produk Reds! yang ceritajersey sampaikan setelah artikel #StoreVisit lalu. Untuk jersey Pamawas, ceritajersey memberi nilai 5 dari 5. Sudut pandang Reds! dalam bercerita mengenai rasa cinta dan marwah klub tercermin dengan apik melalui wujud seragam merah menyala ini. Desain yang unik serta pecah pola yang cukup detail di beberapa bagian jersey tereksekusi dengan menawan. Tentu saja hal ini menjadi pelipur yang memuaskan setelah absennya Reds! untuk Persiba Bantul di musim 2019 lalu. Semoga di masa yang akan datang, kisah romantis mereka berdua dapat dimulai kembali.
Share:
@ceritajersey 2020. Powered by Blogger.

Search The Jersey

Labels